Philip Mantofa dikenal lewat KKR-KKR yang berthema: Awakening for Jesus, Before 30X, Festival of God’s Power, Promisen Land Crusade, Asia for Jesus. Dia bukan orang pertama yang bersaksi piknik ke Neraka dalam kesaksian yang dia beri judul a trip to hell. Pendeta Yesaya Pariadji dari Gereja Tiberias getol sekali bersaksi tentang hal demikian bahkan ketika bersaksi dia tidak segan-segan mengutuk dirinya bila kesaksiannya dusta belaka. Marry Katrina Baxter sudah bersaksi piknik ke neraka selama 40 hari pada tahun 1976. Walaupun banyak orang Kristen yang meragukan bahkan menuduh orang-orang yang bersaksi piknik ke neraka MEMBUAL namun hingga saat ini belum ada yang menguji kebenaran kesaksian-kesaksian tersebut dengan Alkitab sebagai STANDARD kebenaran dan sumber pustaka. Inilah saatnya kita mulai menguliti kesaksian-kesaksian piknik ke neraka helai demi helai seperti menguliti bawang bombai dengan Alkitab sebagai STANDARD kebenaran di depan banyak saksi. Kita memilih kesaksian Philip Mantofa karena dia orang Indonesia dan sarjana Teologi yang MAMPU membela diri alias ber-APOLOGETIKA dengan baik.
Memberanikan diri bertanya, Philip Mantofa bersaksi diajak Tuhan piknik ke Neraka, apakah kesaksiannya benar? Tentang hal itu, dia menulis:
Sahabat, Tanggal 1 Januari 2000 pukul 05.00 wib pagi, aku dibawa ke suatu daerah GURUN PASIR YANG LUAS, TANDUS, KERING-KERONTANG, SERTA PANAS TERIK SANGAT MENYENGAT. Aku melihat banyak binatang aneh dan menjijikkan yang tidak pernah aku temui sebelumnya.
Aku berjalan setapak demi setapak melewati gurun tersebut hingga sampai pada suatu tempat yang menyeramkan. Rasa aneh meliputi aku, tulang-tulangku serasa sakit semua, terlebih lagi tidak ada sedikitpun angin berhembus, suasana sunyi mencekam dan mendung menyelimuti daerah tersebut! Aku tidak dapat menggambarkan dengan lebih baik lagi sebab hanya kengerian yang ada di sana. Sebuah pintu gerbang berdiri menjulang di hadapanku dan dengan rasa gelisah namun ingin tahu aku mencoba membuka gerbang tersebut. Ternyata gerbang tersebut tidak cukup sulit untuk dibuka tetapi membuat aku tersentak sebab di hadapanku masih berdiri sebuah pintu gerbang lagi dan di atas gerbang tersebut terdapat papan palang bertuliskan “valley of torture” (lembah penyiksaan)!!!!
Aku sempat ragu apakah aku harus melanjutkan ‘perjalanan’ ini atau tidak, tetapi aku merasa ada sesuatu yg mendorong aku untuk melanjutkannya. Dengan jantung berdegup keras aku membuka gerbang berikutnya dan … oh Tuhan!!! aku tidak percaya pada apa yang kulihat tetapi itulah kenyataannya! Aku melihat suatu lorong yang diliputi oleh kegelapan. Saat itu aku berdiri di pinggir pintu gerbang, aku tidak tahu seberapa luas dan panjang lorong tersebut tetapi aku dapat melihat asap samar2 pada ujungnya dan aku merasa itu adalah lautan api yang dahsyat.
Di sepanjang lorong yang gelap itu aku melihat banyak orang disiksa oleh orang-orang berpakaian hitam-hitam serta bertanduk dan aku melihat mereka sangat bernafsu untuk menyiksa setiap orang yang ada di sana sebelum mereka semua dimasukkan dalam lautan api pada ujung lorong tersebut. Tangis ngilu serta erangan bercampur dengan tertawa yang menjijikkan aku dengar dalam tempat yang sangat kotor tersebut.
Di tepi lorong aku melihat seorang wanita muda, tangannya diikat pada sebuah kayu. Banyak sekali orang-orang bertanduk yang mengelilingi dia serta mentertawakannya Aku melihat wajahnya yang sudah putih pucat itu diliputi oleh rasa ketakutan yang amat sangat, di depan matanya terdapat suatu senjata aneh yang tidak pernah aku jumpai sebelumnya, aku tidak tahu namanya tapi bentuknya sejenis garpu penggaruk dengan mata pisau yang sangat tajam. Senjata tersebut dibawa oleh salah satu iblis bertanduk yang sedang mengerubuti wanita tersebut, aku mendengar si iblis mengancam wanita malang itu “Ayo berdusta!!! Ayo berdusta!!!” Aku melihat wanita muda itu makin ketakutan dan dia sudah sepenuhnya jatuh dalam kuasa para iblis bertanduk itu sehingga ia mau menuruti kemauan mereka. Jawab wanita itu, “Ya!! Ya!! aku berdusta!! aku berdusta!!!” Para iblis yang mengancam itu tertawa terbahak-bahak dan mereka merasa puas akan jawaban wanita muda tersebut.
Aku menyangka setelah wanita itu menuruti apa yang mereka mau maka ia akan dilepaskan tapi apa yang terjadi? Para iblis jahat itu malah menyorongkan garpu penggaruk dengan mata pisau yang tajam-tajam itu kedalam wajahnya dan darah segar menyembur keluar dari wajah wanita yang telah hancur dan tidak berbentuk itu. Pada saat itu aku mendengar wanita itu berteriak kesakitan, “AAAAAHHHH TOLong!!!!!” aku langsung berteriak “Stopp!!! Hentikan…!” Aneh! Mereka tidak mendengar teriakanku dan bahkan aku tidak terlihat oleh mereka walaupun aku ada di sana. Aku merasa muak melihat pemandangan yang mengerikan dan suara-suara itu tapi ternyata masih banyak lagi pemandangan yang lebih mengejutkan. Berikutnya aku melihat seorang laki-laki, rambutnya sudah hangus, wajahnya tinggal tengkorak yang membusuk dan ulat-ulat yang tidak dapat terbakar oleh api keluar dari lubang-lubang tengkoraknya.
Laki-laki tersebut diusung dari ujung lorong yang mendekati api, aku rasa mereka telah lama menyiksa orang tersebut, orang tersebut telah hangus dan dagingnya meleleh karena telah diletakkan dekat api yang tidak terhingga panasnya. Iblis-iblis yang mengusungnya tertawa-tawa mengejek laki-laki di atas usungan tersebut dan tidak ada yang dilakukan laki-laki tersebut selain pasrah. Ia sekarat! tetapi tidak bisa mati. mulutnya megap-megap seolah ingin memohon belas kasihan. Salah seorang dari iblis itu berteriak, “Ayo masturbasi!!!! ayo masturbasi !!!!” jawab pria itu dengan bergetar, “Ya aku masturbasi!! aku masturbasi!!” AHHHHH!!!!!! ” Aku melihat ulat-ulat yang amat sangat banyak keluar dari dalam tubuhnya .. Seluruh tubuhnya!!!!! Aku makin jijik melihat semua itu apalagi mendengar teriakannya! aku merasa ngeri!!!!!! masih banyak lagi teriakan dan perintah2 yang aku dengar, “Ayo minum! Ayo mabuk! Ayo judi! Ayo menipu!!!” dan para iblis itu tertawa-tawa menikmati serangan dan tangisan seolah-olah mereka sedang mendengar musik yang indah.
Aku tidak berani berjalan masuk lebih dalam. Aku hanya melihat sejauh mata memandang dan aku yakin masih banyak lagi jenis2 penyiksaan yang dilakukan sebab lorong tersebut lebih pas kalau disebut barak penyiksaan. Aku menemukan suatu pemandangan yang amat sangat mengagetkan, aku melihat banyak orang saleh beragama di sana ! aku tidak percaya….!!!! Tapi aku tidak berkuasa untuk menyangkalnya !!! Aku mendengar teriakan mereka saat disiksa, mereka menyebut nama Tuhan, “Tuhan tolong aku!!!!!” Tuhan bukankah aku selalu bersama dengan Engkau? Engkau mengajar di kota-kota kami. Aku melayani Engkau TUhan !!!!!”
Mereka memohon-mohon pada Tuhan tetapi mereka sudah tidak mendapat kesempatan itu, sampai pada akhirnya aku mendengar mereka menghujat Tuhan. Hancur hatiku melihat hal ini. Setelah itu aku betul2 berada dipuncak kengerian dan shock berat meliputi aku!!! aku sudah tidak kuat lagi untuk melanjutkan ‘perjalanan’ ini dan jika dilanjutkan kemungkinan besar aku akan ‘mati’ secara jasmani. “Tuhan , tolong bawa aku untuk keluar dari sini…. Tolong Tuhan…..!!!!”
Seketika itu juga aku……. aku tersadar! semua yg terjadi tadi adalah sebuah vision, sebuah penglihatan ……. penglihatan yang sangat mengerikan….. penglihatan tentang neraka….!!!!!!! aku senang menemukan diriku berada di rumah meski setelah itu aku harus mengalami sakit berhari-hari. Tulang dan sendiku ngilu semua. Penyakit maag ku kambuh dan shock masih membayangiku!!! Aku berdoa pada Tuhan, apa arti semua ini? Dan apa yang Tuhan mau terhadap pengalamanku itu? Tuhan memberiku suatu pengertian dan beban yang sangat mendalam bagi orang-orang di sekelilingku. Tuhan mau aku memberitakan apa yang telah terjadi dan yang akan terjadi kepada semua orang. Saat ini banyak dari mereka sedang bersenang-senang, makan-minum, pesta pora, pesta sex, narkoba dan banyak kesenangan lain yang seolah-olah mereka bisa nikmati selamanya, tetapi mereka tidak sadar bahwa neraka ada di depan mereka dan iblis2 bertanduk sedang menanti mereka untuk menjadi mangsa berikutnya!!!!!
Penutup:
Aku tahu Tuhan Yesus sangat mengasihimu oleh sebab itu Ia masih mau memberi kesempatan kepadamu!!! Untuk bertobat melalui ‘penglihatan’ yang telah ditunjukkannya kepadaku. Sahabatku, aku HARUS MENULIS SURAT INI padamu untuk mengingatkanmu sebab aku tidak mau kamu mengalami hal yang sama dengan mereka di sana. Sungguh, aku mengasihimu!! Dan aku harap kamu mau MERENUNGKAN semuanya ini dan benar2 bertobat, terima Tuhan Yesus secara pribadi, HIDUP BARU, dan jangan keluar dari jalan yang telah Tuhan Yesus TETAPKAN.
PS. Forwardlah pesan ini ke semua, masih ada waktu tersisa!! Atau anda akan menyesal bila suatu saat anda akan melihat orang2 yg saudara cintai berada pada “valley of torture!!”"
GOD BLESS US
HOPE AND PRAY!
KEEP THE FAITH THAT HE ALWAYS BE WITH US AND TRUST IN HIM THAT HE REALLY
KNOWS YOU!!
KISAH nyata ini disaksikan oleh Philip Mantofa. ditulis ulang tgl 20 oktober 2000.
http://www.akupercaya.com/kesaksian/4165-penglihatan-di-neraka.html
Bengcu menjawab:
Kerabatku sekalian, apakah yang dialami oleh Philip Mantofa adalah kisah nyata? MUSTAHIL! Apakah Philip Mantofa memang mendapat penglihatan tentang apa yang dia ceritakan? Saya tidak tahu! Namun, baiklah kita menganggap dia memang melihat apa yang diceritakannya. Menurutnya hal itu terjadi jam 05.00 WIB. Bisa saja dia bermimpi. Bila saat itu tidak tidur, bisa saja dia berhalusinasi. Adalah bijaksana bila kita tidak menuduh Philip Mantofa MEMBUAL.
Ketika bersaksi secara lisan dan direkam, Philip Mantofa menyatakan bahwa yang dialaminya bukan hasil imajinasi manusia namun pengalaman nyata yang dialaminya. Tuhan membawa rohnya ke neraka. Di dalam kisahnya, Philip Mantofa sama sekali tidak bertemu dengan Tuhan apalagi Allah. Dia juga tidak bertemu dengan malaikat. Dia berjalan sendirian dan kehadirannya sama sekali tidak disadari baik oleh Iblis-iblis maupun orang-orang yang disiksa di tempat yang bernama Lembah Penyiksaan. Bila demikian, atas dasar apa Philip Mantofa menyimpulkan bahwa yang dia alami adalah kisah nyata, bukan imajinasi atau halusinasi manusia? Nampaknya dia menarik kesimpulan berdasarkan hal tersebut di bawah ini:
Philip Mantofa: Aku berdoa pada Tuhan, apa arti semua ini? Dan apa yang Tuhan mau terhadap pengalamanku itu? Tuhan memberiku suatu pengertian dan beban yang sangat mendalam bagi orang-orang di sekelilingku. Tuhan mau aku memberitakan apa yang telah terjadi dan yang akan terjadi kepada semua orang. Saat ini banyak dari mereka sedang bersenang-senang, makan-minum, pesta pora, pesta sex, narkoba dan banyak kesenangan lain yang seolah-olah mereka bisa nikmati selamanya, tetapi mereka tidak sadar bahwa neraka ada di depan mereka dan iblis2 bertanduk sedang menanti mereka untuk menjadi mangsa berikutnya!!!!!
Menurutnya, dia mendapat PENGERTIAN dan BEBAN dari Tuhan.
Handai taulanku sekalian, apabila Philip Mantofa tidak MEMBUAL dan dia memang benar-benar mendapat PENGERTIAN dan BEBAN dari Tuhan maka itu berarti Lembah Penyiksaan memang ada dan kondisinya seperti yang dia ceritakan. Bila memang benar demikian, itu berarti Philip Mantofa adalah seorang RASUL yang mendapat wahyu baru alias firman baru dari Tuhan. Itu berarti yang diceritakannya harus dibukukan dan bukunya ditambahkan sebagai kitab ke 67 dari Alkitab yang kita miliki saat ini. Dengan cara demikianlah semua orang Kristen di seluruh dunia sejak generasi ini dan generasi-generasi selanjutnya bisa memberitakannya ke seluruh dunia.
Haruskah orang-orang Kristen generasi ini melakukan hal demikian? Apabila Philip Mantofa memang mendapat PENGERTIAN dan BEBAN dari Tuhan, maka itulah yang harus dilakukan. Apa akibatnya bila orang Kristen generasi ini melakukan hal demikian, menambahkan wahyu baru yang diterima oleh Philip Mantofa sebagai kitab ke 67 dari Alkitab yang kita miliki saat ini? Akibatnya adalah kita tahu bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah Pembual atau Dia lupa pada firman-Nya. Atau para penulis Alkitab Perjanjian Baru adalah pembual atau mereka salah ketika mencatat firman Allah. Kenapa demikian?
Karena di dalam Alkitab terjemahan LAI, kata Iblis diterjemahkan dari kata, Satan alias Satanos alias Diabolos. Lebih lanjut, Alkitab mencatat bahwa Satan alias Satanos alias Diabolos adalah Drakon Megas (naga besar) alias Ophis archaios (Ular Tua) alias Beelzebul (penghulu setan). Sementara di Perjanjian Lama, Satan juga disebut Nachas (ular) alias Tanniyn Gadowl (Naga besar). Kata setan-setan dalam Alkitab LAI diterjemahkan dari kata Daimonion. Selanjutnya Alkitab mengajarkan bahwa Iblis hanya ada satu sementara setan-setan jumlahnya banyak. Ketika bertemu dengan Yesus di Israel, setan-setan ketakutan dan menyembah-Nya sementara Iblis selain tidak menyembah-Nya bahkan mencobai-Nya. Setan-setan bisa diusir sementara Iblis hanya bisa didoakan.
Marilah kita anggap Philip Mantofa belum tahu kebenaran tersebut di atas karena kebenaran demikian memang belum pernah diajarkan kepada generasi sebelumnya. Itu sebabnya, Philip Mantofa sama seperti kebanyakan sarjana teologi dan jemaat Kristen generasi ini, menganggap Iblis dan setan-setan berasal dari jenis makluk hidup yang sama. Keduanya sama-sama malaikat yang memberontak kepada Allah. Namun, sekarang kita tahu bahwa Iblis alias Satan alias Satanos alias Diabolos alias Beelzebul adalah NAMA-nya sementara Ular alias naga alias Drakon alias Ophis alias Nachas alias Tanniyn gadowl adalah JENIS-nya. Karena hanya ada satu maka baik nama pribadi maupun nama jenis menjadi sama saja alias sama sekali tidak bermasalah bila ditukargunakan.
Lalu Yefta mengirim pula utusan kepada raja bani Amon. Hakim-hakim 11:4
Ketika fajar telah menyingsing, kedua malaikat itu mendesak Lot, supaya bersegera, katanya: “Bangunlah, bawalah isterimu dan kedua anakmu yang ada di sini, supaya engkau jangan mati lenyap karena kedurjanaan kota ini.” Kejadian 19:15
Kata Ibrani MALAK sama sekali bukan nama JENIS makluk hidup namun nama JABATAN bagi makluk yang DIUTUS sebagai DUTA. Itu sebabnya kata MALAK digunakan baik untuk makluk roh maupun manusia yang menjalankan TUGAS sebagai duta atau utusan. Baik kata UTUSAN dalam Hakim-hakim 11:4 maupun kata MALAIKAT dalam Kejadian 19:15 di atas sama-sama diterjemahkan dari kata Ibrani MALAK. Bila mempelajari Alkitab dengan teliti maka anda akan tahu bahwa pada zaman Perjanjian Lama sama sekali tidak ada setan-setan di dunia. Bila mempelajari Perjanjian baru dengan teliti dan hati-hati maka kita akan memahami bahwa setan-setan alias Daimonion adalah malaikat alias utusan Allah yang diutus untuk menyiksa manusia yang tidak memiliki meterai Allah di dahinya.
Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: “Semua malaikat Allah harus menyembah Dia.” Ibrani 1:6
Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan? Ibrani 1:4
Kata Yohanes kepada Yesus: “Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.” Markus 9:38
Itu sebabnya setan-setan takluk dan menyembah ketika bertemu Yesus dan melayani orang-orang yang HARUS memperoleh keselamatan. Itu sebabnya walaupun Yesus tidak memberinya kuasa namun orang yang bukan murid-Nya tersebut berkuasa untuk mengusir setan. Nama Yesus bukan Jimat juga bukan mantera. Apabila nama Yesus adalah jimat atau mantera itu berarti semua manusia dari generasi ke generasi yang bernama Yesus pasti sakti mandraguna. Namun hal demikian sama sekali tidak terjadi. Orang yang bukan murid Yesus itu tidak mengusir setan dengan jimat atau mantera nama Yesus namun karena dia memang berkuasa sebab dia adalah orang yang HARUS memperoleh keselamatan. Ingat! Orang tersebut BUKAN orang yang AKAN diselamatkan namun orang yang HARUS memperoleh keselamatan. Itu sebabnya walaupun belum menerima Roh Kudus dan Injil serta dibaptis namun dia sudah memiliki kuasa untuk mengusir setan.
Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajengking di bumi. Wahyu 9:3
Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya. Wahyu 9:4
Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia. Wahyu 9:5
Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka. Wahyu 9:6
Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa. Markus 5:1
Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia. Markus 5:2
Orang itu diam di sana dan tidak ada seorangpun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai, Markus 5:3
karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya. Markus 5:4
Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu. Markus 5:5
Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu menyembah-Nya, Markus 5:6
dan dengan keras ia berteriak: “Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!” Markus 5:7
Karena sebelumnya Yesus mengatakan kepadanya: “Hai engkau roh jahat! Keluar dari orang ini!” Markus 5:8
Kerabatku sekalian, apabila anda membaca ayat-ayat tersebut di atas dengan teliti dan hati-hati maka tidak sulit untuk memahami: Kenapa setan-setan HARUS minta izin Yesus untuk merasuki babi-babi dan tidak minta untuk merasuki manusia? Kenapa setan-setan tidak bebas merasuki manusia dan binatang? Karena mereka HANYA diutus oleh Allah untuk merasuki manusia yang tidak memiliki meterai Allah di keningnya. Kenapa orang-orang yang kerasukan menjadi gila dan menyakiti diri sendiri namun tidak mati? Karena setan-setan itu diutus untuk menyengat alias menyiksa, bukan untuk membunuh orang yang dirasukinya. Kenapa setan-setan itu takluk dan menyembah Yesus? Karena ketika Allah membawa PULA Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: “Semua malaikat Allah harus menyembah Dia.” Kenapa orang yang bukan murid Yesus berkuasa mengusir setan? Karena bukankah setan-setan adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?
Handaiku sekalian, tidak ada satu ayat Alkitab pun yang mencatat tentang keberadaan Lembah Penyiksaan. Juga tidak ada satu ayat Alkitab pun yang mencatat tentang setan-setan yang diutus untuk menyiksa arwah manusia di Lembah Penyiksaan bahkan tidak ada satu ayat Alkitab pun yang mengajarkan bahwa setan-setan diberi kuasa untuk menyiksa arwah-arwah orang berdosa, juga tidak ada satu ayat Alkitab pun yang mengajarkan bahwa setan-setan diberi kuasa untuk mengelola neraka dan sekitarnya. Bagaimana dengan Iblis alias Satanos alias Diabolos? Alkitab sama sekali tidak mencatat dan mengajarkan bahwa Iblis mendapat kuasa demikian.
Karena Alkitab tidak mencatat dan mengajarkannya, bukankah itu berarti Philip Mantofa tidak membual sebab dia MEMANG mendapat wahyu baru yang belum pernah diwahyukan sebelumnya untuk dikabarkan kepada dunia? Tentu saja hal itulah yang terjadi bila tidak ada ayat-ayat Alkitab yang mengajarkan kebenaran ini.
Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Wahyu 22:18
Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.” Wahyu 22:19
Handai taulanku sekalian, mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, apabila Philip Mantofa memang menerima wahyu baru, bukankah itu berarti ada bagian dari kitab Wahyu yang harus DITAMBAHKAN dan DIKURANGI? Bila hal demikian yang terjadi, bukankah itu berarti Tuhan Yesus Kristus yang mewahyukan kitab Wahyu kepada Rasul Yohanes adalah PEMBUAL atau Dia lupa pada firman-Nya? Itu sebabnya Dia memberi WAHYU baru kepada Philip Mantofa tentang Lembah Penyiksaan dan Neraka serta kuasa setan-setan untuk menyiksa arwah-arwah manusia di sana? Bukankah itu berarti ketika di atas kayu salib Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Lukas 23:34a, Dia MEMBUAL? Atau DOA Yesus sama sekali tidak dikabulkan oleh Allah karena ketika mengucapkannya Dia sedang sekarat dan tidak sehat jasmani dan rohani? Atau yang terjadi di atas kayu salib hanya sinetron belaka? Dibikin seru agar enak ditonton dan diceritakan?
Kesimpulan
Kerabatku sekalian, seperti yang telah saya katakan di atas, adalah bijaksana bila kita tidak menuduh Philip Mantofa MEMBUAL. Namun mustahil kisahnya piknik ke Neraka adalah kisah nyata. Kisah Tuhan membawa roh Philip Mantofa ke neraka dan Lembah Penyiksaan BERTENTANGAN dengan yang tercatat dan diajarkan oleh Alkitab.
Neraka memang ada karena Alkitab mencatat dan mengajarkannya. Namun yang tercatat dan diajarkan oleh Alkitab bertentangan dengan yang disaksikan oleh Philip Mantofa. Itu berarti Philip Mantofa boleh kekeh jumekeh meyakini dan bersaksi sampai kuda gigit besi namun FAKTANYA Tuhan sama sekali tidak memberi PENGERTIAN dan BEBAN kepadanya tentang neraka dan Lembah Penyiksaan.
Bila demikian, apa yang sesungguhnya terjadi pada Philip Mantofa? Anggap saja dia mimpi buruk atau berhalusinasi! Bukankah menurutnya setelah itu dia menderita sakit selama berhari-hari?
Apabila kesaksian Philip Mantofa mustahil kisah nyata karena bertentangan dengan ajaran Alkitab, kenapa banyak orang yang mengaku atau DIBERKATI oleh kesaksiannya? Kerabatku sekalian, orang-orang tersebut sama sekali tidak DIBERKATI sebab yang terjadi adalah mereka merasa ASYK dengan kesaksian PIKNIK ke Nerakanya Philip Mantofa seperti mereka merasa ASYK mendengar DONGENG Sun Go Kong menyerbu Neraka. Karena menyadari FAKTA demikianlah, itu sebabnya ketika menulis surat kepada Timotius, muridnya, Paulus mengingatkan:
Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. 2 Timotius 4:2
Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. 2 Timotius 4:3
Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. 2 Timotius 4:4
Dongeng memang mengasykkan namun walaupun mengasykan tetap saja dongeng namanya. Dongeng bukan ajaran Alkitab yang sehat dan benar. Itu sebabnya, jangan mengajarkan dongeng sebagai ajaran Alkitab. Bila pengkotbah mengajarkan dongeng sebagai ajaran Alkitab maka semakin hari jemaat menjadi semakin kekanak-kanakan. Main sinetron artinya bersandiwara. Itu bukan cara yang benar untuk kebaktian di gereja. Oleh karena itu, jemaat jangan terlalu banyak aksi untuk memancing pujian dari orang lain bahwa dirinya dipenuhi Roh Kudus. Malu-maluin tahu? Bila pengkotbah mengajari jemaat beraksi maka cepat atau lambat mereka akan bosan dengan perannya lalu pindah ke gereja lain untuk mendapatkan peran baru. Berkotbah artinya mengajarkan Firman Allah bukan show. Oleh karena itu lakukanlah dengan wajar, jangan terlalu banyak gaya. Bila pengkotbah terlalu banyak gaya maka lambat laun jemaat akan menganggapnya topeng monyet, itu sebabnya akhirnya jemaat lebih suka ngelamun dari pada menonton pertunjukkan itu lagi itu lagi.
[Matius 7: 15)"Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. 16)Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? 17)Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. 18)Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. 19)Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. 20)Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. 21)Bukan setiap orang yang berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak BapaKu yang di sorga. 22)Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi namaMu, dan mengusir setan demi namaMu, dan mengadakan banyak mujizat demi namaMu juga? 23)Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari padaKu, kamu sekalian pembuat kejahatan!"]
@urun0, Philip MANTOFA adalah NABI PALSU! Kenapa demikian? Karena dia MENGAJARKAN ajaran BARU. Namun sayang seribu kali SAYANG, ajarannya SESAT karena BERTENTANGAN dengan ajaran Alkitab. Ha ha ha ha ha ha ha ….. Alkitab mencatat: uPAH DOSA ADALAH MAUT. Namun Alkitab juga MENCATAT:
Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; Ibrani 2:14
Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api. Wahyu 20:14
alkitab mengajarkan bahwa IBLIS SUDAH MATI oleh Kematian Kristus dan MAUT serta KERAJAAN maut alias NERAKA sudah DILEMPARKAN ke dalam lautan API sedangkan Philip MANTOFA BERSAKSI dia ke NERAKA dan melihat orang MEMATUHI Iblis untuk melakukan MASTURBASI? Ha ha ha ha ha ha ha ….. KOCOK TERUS nabi PALSU, KOCOK terus sampai NGECRET. Ha ha ha ha ha ha ha …
o yes…o no…o yes…o no…orgasme baca tulisanmu beng…tulis lagi dunk…ahh..yes..no..yes..no..ahh..ah..ahhhh…..crot..crot…lemas deh..gemes deh lihatin kamu beng..jaminan orgasme ! crot…crot…crot…
Dua maniak ketemu jadi begini deh..
Apa ada Tour trip surga-neraka-dunia PP? Kalo ada kenapa Tuhan nda kasih tau saya? Sy ndak pernah dengar Tour model begini! Kalo Yesus buka Tour kaya gini kenapa cuma beliau yg boleh.
Waduh, tiket one way ada, mau? napaen Tuhan kasi tau loe? Emanknya sapa loe manusia? Uda syukur dikasi nafas buat hidup, mau pake nuntut2 lagi…