Bengcu Menggugat Karena Philip Mantofa Bersaksi Palsu


Bertemu dengan Yesus. Ketika seseorang bersaksi bertemu dengan Yesus jemaat pun mempercayainya tanpa mengujinya. Karena pengkotbah alam roh getol sekali mengajarkannya maka jemaat pun meyakini bahwa kesaksian bertemu dengan Yesus harus diimani sebab mustahil dipahami dengan akal budi apalagi diuji secara ilmiah. Itu sebabnya sebagian besar jemaat Kristen percaya bahwa mereka yang tidak mempercayai kesaksian bertemu dengan Yesus adalah orang-orang yang tidak beriman dan tidak bahagia, sebab berbahagialah mereka yang percaya meskipun tidak melihat.

Memberanikan diri bertanya, Philip Mantofa  bersaksi:

Pada tanggal 3 September 2011 di hotel Swissotels Singapura, saya mengalami perjumpaan yang ajaib dengan Tuhan Yesus.  Tuhan ijinkan saya menjamah tangan Tuhan yang berlobang paku secara fisik, lalu Ia berkata kepada saya: “Pergilah ke Myanmar. Beritakanlah keselamatan besar kepada bangsa yang hidup dalam kegelapan.”

Di dalam KKR di Myanmar Philip Mantofa main Sinetron. Sambil memegang borgol dia berteriak, “In Jesus Name. Satan Lets them go!” Artinya, “Dalam Nama Yesus. Iblis lepaskan mereka!” Kemudian membanting borgol tersebut.

Bengcu Menjawab:

Tujuan menguji kesaksian seseorang adalah membuktikan apakah kesaksiannya adalah kisah nyata atau pepesan kosong belaka? Tujuan menguji ajaran seseorang adalah membuktikan apakah ajarannya adalah ajaran Alkitab  atau ajaran sesat? Ketika kita menguji kesaksian Philip Mantofa piknik ke Neraka. Hasilnya adalah: Philip Mantofa MENIPU jemaat dengan kesaksian PALSU. Philip Mantofa menyesatkan jemaat dengan mengajarkan ajaran tentang NERAKA yang bertentangan dengan ajaran Alkitab. Kali kita akan menguji kesaksiannya bertemu dengan Yesus. Apakah kesaksiannya adalah kisah nyata atau omong kosong belaka? Kali ini kita akan menguji yang diajarkannya kepada bangsa Myanmar. Apakah ajarannya adalah ajaran Alkitab atau ajaran sesat yang bertentangan dengan ajaran Alkitab?

Satu Saksi Tidak Sah

“Satu orang saksi saja tidak dapat menggugat seseorang mengenai perkara kesalahan apapun atau dosa apapun yang mungkin dilakukannya; baru atas keterangan dua atau tiga orang saksi perkara itu tidak disangsikan. ulangan 19:15

Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Matius 18:16

Kerabatku sekalian, Alkitab mengajarkan bahwa kesaksian dari SATU orang saksi sama sekali TIDAK SAH. Dengan kesaksian DUA atau TIGA orang saksilah maka suatu perkara tidak disangsikan alias diakui kebenarannya. Ayat-ayat di bawah ini adalah bukti bahwa Alkitab benar-benar menjaga prinsip SATU saksi tidak SAH kesaksiannya.

Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes. Wahyu 1:1

Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau–entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya–orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. 2 Korintus 12:2

Yohanes mencatat kesaksiannya piknik ke sorga dalam kitab Wahyu. Di dalam 2 korintus 12:2, Paulus bersaksi mendukung kesaksian Yohanes naik ke sorga. Karena ada dua saksi maka kesaksian Yohanes pun SAH adanya.

Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia. Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?” Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: “Akulah Yesus yang kauaniaya itu. Kisah Para Rasul 9:3-5

Di Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama Ananias. Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan: “Ananias!” Jawabnya: “Ini aku, Tuhan!” Firman Tuhan: “Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus. Ia sekarang berdoa, dan dalam suatu penglihatan ia melihat, bahwa seorang yang bernama Ananias masuk ke dalam dan menumpangkan tangannya ke atasnya, supaya ia dapat melihat lagi.” Kisah Para Rasul 9:10-12

Tetapi firman Tuhan kepadanya: “Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.  Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku.” Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: “Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus.” Kisah Para Rasul 9:15-17

Karena tadi malam seorang malaikat dari Allah, yaitu dari Allah yang aku sembah sebagai milik-Nya, berdiri di sisiku, dan ia berkata: Jangan takut, Paulus! Engkau harus menghadap Kaisar; dan sesungguhnya oleh karunia Allah, maka semua orang yang ada bersama-sama dengan engkau di kapal ini akan selamat karena engkau. Kisah Para Rasul 27:23-24

Paulus bersaksi bertemu dengan Yesus di jalan ke Damsyik. Ananias bersaksi mendukung kesaksiannya. Karena ada dua saksi maka kesaksian Paulus pun sah.

Ananias bersaksi bertemu dengan Yesus sedangkan Paulus bersaksi mendukungnya. Kesaksian Ananias sah adanya. Ananias bersaksi bahwa Yesus sendiri yang akan menunjukkan kepada Paulus betapa banyak penderitaan yang harus ditanggung oleh Paulus karena nama Yesus. Paulus bersaksi bahwa hal demikianlah yang terjadi. Ada dua saksi maka kesaksian Ananias tidak disangsikan kebenarannya.

Dalam suatu penglihatan, kira-kira jam tiga petang, jelas tampak kepadanya seorang malaikat Allah masuk ke rumahnya dan berkata kepadanya: “Kornelius!” Ia menatap malaikat itu dan dengan takut ia berkata: “Ada apa, Tuhan?” Jawab malaikat itu: “Semua doamu dan sedekahmu telah naik ke hadirat Allah dan Allah mengingat engkau. Kisah Para Rasul 10:3-4

Jawab mereka: “Kornelius, seorang perwira yang tulus hati dan takut akan Allah, dan yang terkenal baik di antara seluruh bangsa Yahudi, telah menerima penyataan Allah dengan perantaraan seorang malaikat kudus, supaya ia mengundang engkau ke rumahnya dan mendengar apa yang akan kaukatakan.” Kisah Para Rasul 10:22

Cornelius bersaksi bertemu dengan Yesus alias Malaikat Allah. Petrus bersaksi mendukung kesaksian Cornelius sehingga kesaksian Cornelius tidak disangsikan kebenarannya.

Tetapi waktu malam seorang malaikat Tuhan membuka pintu-pintu penjara itu dan membawa mereka ke luar, katanya: “Pergilah, berdirilah di Bait Allah dan beritakanlah seluruh firman hidup itu kepada orang banyak.” Kisah Para Rasul 5:19-20

Tetapi ketika pejabat-pejabat datang ke penjara, mereka tidak menemukan rasul-rasul itu di situ. Lalu mereka kembali dan memberitahukan, katanya: “Kami mendapati penjara terkunci dengan sangat rapihnya dan semua pengawal ada di tempatnya di muka pintu, tetapi setelah kami membukanya, tidak seorangpun yang kami temukan di dalamnya.” Kisah Para Rasul 5:23

Para rasul bersaksi bertemu dengan Yesus alias Malaikat Tuhan di penjara. Malaikat Tuhan lalu membebaskan mereka. Para penjaga bersaksi mendukung kesaksian para rasul. Dengan demikian maka kesaksian para rasul pun tidak diragukan lagi kebenarannya.

Kemudian berkatalah seorang malaikat Tuhan kepada Filipus, katanya: “Bangunlah dan berangkatlah ke sebelah selatan, menurut jalan yang turun dari Yerusalem ke Gaza.” Jalan itu jalan yang sunyi. Kisah Para Rasul 8:26

Lalu kata Roh kepada Filipus: “Pergilah ke situ dan dekatilah kereta itu!” Kisah Para Rasul 8:29

Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita. Kisah Para Rasul 8:39

Filipus bersaksi bertemu dengan Yesus alias Roh Tuhan. Yesus  menyuruhnya menemui Sida-sida.  Setelah membaptis tiba-tiba Roh Tuhan melarikan Filipus dari hadapan sida-sida itu. Kesaksian Filipus didukung oleh kesaksian sida-sida. Dua saksi adalah sah adanya.

Pada malam sebelum Herodes hendak menghadapkannya kepada orang banyak, Petrus tidur di antara dua orang prajurit, terbelenggu dengan dua rantai. Selain itu prajurit-prajurit pengawal sedang berkawal di muka pintu. Kisah Para Rasul 12:6

Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan dekat Petrus dan cahaya bersinar dalam ruang itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya, katanya: “Bangunlah segera!” Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus. Kisah Para Rasul 12:7

Lalu kata malaikat itu kepadanya: “Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu!” Iapun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya: “Kenakanlah jubahmu dan ikutlah aku!” Kisah Para Rasul:8

Pada keesokan harinya gemparlah prajurit-prajurit itu. Mereka bertanya-tanya apakah yang telah terjadi dengan Petrus. Kisah Para Rasul 12:18

Herodes menyuruh mencari Petrus, tetapi ia tidak ditemukan. Lalu Herodes menyuruh memeriksa pengawal-pengawal itu dan membunuh mereka. Kemudian ia berangkat dari Yudea ke Kaisarea dan tinggal di situ. Kisah Para Rasul 12:19

Petrus bersaksi bertemu  dengan Yesus alias malaikat Tuhan di penjara. Yesus lalu membebaskannya dari penjara. Para pengawal bersaksi mendukung kesaksian Petrus dan kehilangan nyama mereka. Kesaksian Petrus benar-benar sah.

Kesaksian Philip Mantofa Tidak Sah

Kerabatku sekalian, ketika Philip Mantofa bersaksi bertemu dengan Yesus, siapakah yang bersaksi untuk mendukung kesaksiannya? Tidak ada! Itu berarti Philip Mantofa adalah SATU-SATUNYA saksi atas kesaksiannya. Tentu saja kesaksian demikian TIDAK SAH karena Alkitab menuntut kesaksian DUA orang SAKSI atau lebih agar sebuah KESAKSIAN tidak disangsikan kebenarannya. Karena Alkitab mengajarkan hal demikian, itu berarti semua kesaksian umat Kristen yang hanya disaksikan oleh satu orang, sama sekali tidak sah.

Di dalam kesaksiannya, Philip Mantofa menyatakan tiga hal yaitu:

1.    Bertemu Yesus secara ajaib.
2.    Menjamah tangan Yesus yang berlobang paku secara fisik.
3.    Mendapat wahyu baru, “Pergilah ke Myanmar. Beritakanlah keselamatan besar kepada bangsa yang hidup dalam kegelapan.”

Philip Mantofa Bertemu Dengan Yesus Secara Ajaib

Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum. Yohanes 16:8-11

Dalam Yohanes 16:11, Yesus bersaksi bahwa setelah Dia pergi kepada Bapa, manusia tidak akan melihat-Nya lagi. Para rasul, Petrus, Paulus, Ananias, Filipus, Cornelius dan Yohanes; Semuanya bersaksi bertemu dengan Yesus namun Yesus yang mereka temui tidak dalam wujud DAGING. Itu sebabnya mereka menyebut-Nya malaikat Allah alias malaikat Tuhan alias Tuhan. Kesaksian Yesus dan kesaksian para rasul dan orang Kristen awal saling mendukung.  SAH adanya.

Bagaimana dengan kesaksian Philip Mantofa bertemu dengan Yesus di hotel Swissotels Singapura pada tanggal 3 September 2001? Kesaksiannya tidak SAH karena hanya hanya disaksikan oleh dirinya sendiri. Mungkinkah kesaksiannya adalah kisah nyata? Mustahil! Kenapa demikan? Karena kesaksiannya bertentangan dengan kesaksian Yesus dan para rasul serta umat Kristen awal yang tercatat di dalam Alkitab.

Apabila anda meyakini kesaksian Philip Mantofa adalah kisah nyata maka pada saat yang sama anda pun sedang meyakini bahwa Yesus membual ketika bersaksi: Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi.

Philip Mantofa Menjamah Tangan Yesus Yang Berlobang Paku Secara Fisik

Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!” Yohanes 20:19

Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ. Yohanes 20:24

Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: “Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka: “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.” Yohanes 20:25

Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!” Yohanes 20:26

Kemudian Ia berkata kepada Tomas: “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” Tomas menjawab Dia: “Ya Tuhanku dan Allahku!” Yohanes 20:27-28

Yohanes mencatat: Setelah dibangkitkan pada pagi harinya maka malamnya Yesus menampakan diri kepada murid-murid-Nya, namun, saat itu Tomas tidak bersama mereka. Atas kesaksian murid-murid lainnya, Tomas menyatakan bahwa dia baru akan percaya bahwa Yesus sudah bangkit dari kematian-Nya setelah mencucukkan jarinya ke dalam bekas paku di tangan Yesus dan mencucukkan tangannya ke dalam bekas tombak di lambung Yesus. Delapan hari kemudian, di tempat yang sama, Yesus kembali menampakan diri kepada murid-murid-Nya dan saat itu, Tomas ada bersama mereka. Yesus menantang Tomas untuk membuktikan ucapannya.

Philip Mantofa bersaksi: Ketika bertemu dengan Yesus di hotel Swissotels, Singapura pada tanggal 3 September 2011, dia diizinkan untuk menjamah tangan Yesus yang berlobang paku secara fisik. Aneh bin ajaib! Apabila anda memaku papan dengan paku lalu mencabutnya kembali maka lobang paku pada papan tersebut akan tinggal tetap. Demikian pula bila anda menombak papan dengan tombak. Hal itu terjadi karena papan adalah benda mati yang tidak bertumbuh kembang, itu sebabnya ketika dilobangi, lukanya tidak pernah sembuh.

Ketika tangan Yesus dipaku dan lambung-Nya ditombak, dengan berlalunya waktu, lukanya pun berangsur-angsur sembuh. Apabila tidak berangsur sembuh maka semakin hari lukanya akan semakin parah. Berapa lama waktu yang diperlukan oleh luka tusukan paku dan tusukan tombak Yesus untuk sembuh? Saya tidak tahu! Namun, luka-luka Yesus tidak sembuh dalam DELAPAN hari. Itu sebabnya ketika bertemu dengan Tomas delapan hari setelah kebangkitan-Nya, sebelas hari setelah terjadi, luka Yesus belum sembuh sama sekali.

Apa yang dapat kita simpulkan dari kesaksian Philip Mantofa menjamah tangan Yesus yang berlobang paku secara fisik? Apabila kesaksiannya memang kisah nyata, itu berarti luka bekas paku di tangan Yesus, belum sembuh. Anda bisa bayangkan luka bekas paku yang nggak sembuh-sembuh setelah 2000 tahun berlalu? Apabila luka-Nya yang nggak sembuh-sembuh namun tidak semakin parah, itu berarti Yesus bukan makluk hidup namun benda mati. Mungkinkah tubuh Yesus terbuat dari KAYU seperti boneka Pinokio? Itu sebabnya setelah dipaku, lukanya nggak pernah sembuh? Ha ha ha ha ha ha ha ….

Philip Mantofa Mendapat Wahyu Baru

Di dalam kesaksiannya, Philip Mantofa mengaku mendapat wahyu baru dari Yesus. Wahyu baru itu adalah: “Pergilah ke Myanmar. Beritakanlah keselamatan besar kepada bangsa yang hidup dalam kegelapan.”

Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.” Wahyu 22:18-19

Setelah kitab wahyu, mungkinkah masih ada orang yang mendapat wahyu baru dari Yesus Kristus? Benarkah Philip Mantofa mendapat wahyu baru? Mustahil! Kenapa demikian? Karena di dalam Wahyu 22:18-19 Yohanes bersaksi: TIDAK ADA LAGI WAHYU BARU! Apabila Philip Mantofa memang mendapat wahyu baru, bukankah itu berarti Yesus dan Yohanes membual, karena menyatakan tidak ada lagi wahyu baru? Ho ho ho ho ho … jangan-jangan Yesus mulai pikun, itu sebabnya Dia lupa bahwa Dia pernah berfirman kepada Yohanes: TIDAK ada wahyu lagi setelah WAHYU yang diberikan kepada Yohanes?

Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut. Ibrani 2:14

Bagaimana cara membongkar bualan seorang pembual? Biarkan pembual terus membual sampai menyangkal bualannya sendiri. Apabila kesaksian Philip Mantofa bertemu Yesus adalah kisah nyata, maka yang seharusnya dilakukannya ketika mengunjungi Myanmar adalah MENGGENAPI amanat yang diterimanya dari Yesus yaitu: MEMBERITAKAN keselamatan besar kepada bangsa yang hidup dalam kegelapan? Itukah yang dilakukan Philip Manofa di Myanmar? Bukan! Apa yang dilakukannya di sana? Dia memegang rantai dan borgol lalu berteriak: “In Jesus Name. Satan Lets them go!” Artinya, “Dalam Nama Yesus. Iblis lepaskan mereka!” Kemudian membanting borgol tersebut.

Ibrani 2:14 mengajarkan dengan TEGAS dan GAMBLANG bahwa oleh kematian Yesus, Iblis TELAH DIMUSNAHKAN. Yesus SUDAH mati 2000 tahun yang lalu bahkan Dia telah bangkit dari kematian tiga hari kemudian. Bukankah itu berarti IBLIS SUDAH MUSNAH 2000 tahun yang lalu? Karena SUDAH MUSNAH 2000 tahun yang lalu, mustahil Iblis MEMBELENGGU Myanmar pada tahun 2011 bukan? Karena sudah musnah 2000 tahun yang lalu, mustahil memerintah Iblis untuk melepaskan bangsa Myanmar dari belenggunya pada tahun 2011  bukan?

Ketika seorang lelaki, di Myanmar, di hadapan 8.000 orang Myanmar, memegang rantai dan borgol lalu berteriak: “In Jesus Name. Satan Lets them go!” Artinya, “Dalam Nama Yesus. Iblis lepaskan mereka!” Kemudian membanting borgol tersebut. Apa yang sedang diajarkannya? Tidak perlu menjadi Genius untuk mengerti bahwa lelaki itu sedang MENIPU bangsa Myanmar dengan mengajarkan bahwa mereka ada di dalam BELENGGU Iblis. Lelaki itu sedang MENIPU bangsa Myanmar dengan mengajarkan bahwa  dia memiliki KUASA untuk memerintah Iblis melepaskan belenggunya atas bangsa Myanmar. Lelaki itu sedang MENIPU bangsa Myanmar dengan mengajarkan bahwa  dia TELAH MELEPASKAN bangsa Myanmar dari belenggu Iblis. Adakah bukti lain bahwa lelaki itu SEDANG menipu bangsa Myanmar? Ada. Ini dia:

Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa. Kolose 1:13-14

Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa  murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Matius 28:18-20

Di dalam Kolose 1:13-14 Paulus bersaksi bahwa Allah TELAH melepaskan manusia dari KUASA kegelapan dan memindahkan manusia ke dalam kerajaan Anak-Nya yang kekasih yaitu Yesus Kristus. Di dalam Matius 28:18-20, Yesus bersaksi bahwa SEGALA KUASA di sorga dan di dunia telah diberikan kepada-Nya. Apabila Paulus tidak MEMBUAL itu berarti bangsa Myanmar pasti SUDAH dilepaskan dari kuasa kegelapan dan dipindahkan ke dalam kerajaan Yesus Kristus oleh Allah, bukan? Apabila Yesus Kristus tidak MEMBUAL, itu berarti bangsa Myanmar pasti ada di bawah kuasa-Nya, bukan? Apabila Yesus Kristus dan Paulus tidak MEMBUAL bukankah itu berarti LELAKI itu membual ketika bersaksi bahwa dia bertemu Yesus dan mendapat amanat dari-Nya untuk membebaskan bangsa Myanmar dari kegelapan. Bukankah itu berarti LELAKI itu MENIPU ketika BERSANDIWARA memerintah Iblis dalam nama Yesus untuk melepaskan bangsa Myanmar dari belenggunya? Kerabatku sekalian, anda bebas untuk memilih mempercayai bahwa kesaksian LELAKI itu adalah kisah nyata dan meyakini bahwa Paulus dan Yesus Kristus membual atau mempecayai ucapan Paulus dan Yesus yang tercatat dalam Alkitab dan meyakini bahwa LELAKI itu adalah Nabi palsu alias guru palsu yang sedang berusaha menyesatkan jemaat Allah.

Kenapa Banyak Jemaat Merasa Diberkati?

Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta  dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin. Roma 1:25

Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. 2 Timotius 4:4

Apabila Kesaksian Philip Mantofa palsu, kenapa banyak orang yang merasa DIBERKATI ketika mendengar kesaksiannya? Merasa diberkati artinya MENYUKAI kesaksian Philip Mantofa. Kenapa banyak orang menyukai kesaksian PALSU Philip Mantofa? Karena DONGENG memang mengasykkan untuk didengar. Kenapa anda merasa DIBERKATI oleh kesaksian palsu Philip Mantofa? Karena tidak belajar Alkitab dengan baik sehingga tidak memahami ajaran Alkitab dengan benar, maka anda pun  TERTIPU mentah-mentah oleh Philip Mantofa. Karena meskipun memahami ajaran Alkitab dengan baik namun anda menggantikannya dengan dusta Philip Mantofa. Karena anda memalingkan telingamu dari kebenaran ajaran Alkitab dan membukanya bagi dongeng Philip Mantofa.

Handai taulanku sekalian, inilah kebenarannya: Ketika bersaksi bertemu Yesus  di Swissotels hotel, Singapura pada tanggal 3 September 2011: Philip Mantofa NDOBOS! Philip Mantofa MEMBUAL! Philip Mantofa BERSAKSI PALSU. Kesaksian Philip Mantofa bertemu Yesus hanya DONGENG belaka. Philip Mantofa MENIPU jemaat dengan KESAKSIAN PALSU. Philip Mantofa MENIPU bangsa Myanmar dengan mengajarkan bahwa mereka DIBELENGGU oleh Iblis lalu main SANDIWARA memerintah Iblis melepaskan bangsa Myanmar dari belenggunya.

Mengajarkan yang tidak diajarkan Alkitab sebagai ajaran Alkitab adalah PEMBUAL. Mengajarkan yang bertentangan dengan ajaran Alkitab sebagai ajaran Alkitab adalah PENYESAT alias NABI palsu alias guru palsu.

NB.
Untuk membaca blog-blog hai hai yang lain tentang Philip Mantofa, silahkan Klik di SINI.

About these ads

1,401 thoughts on “Bengcu Menggugat Karena Philip Mantofa Bersaksi Palsu

  1. Siapa pun anda, saya mau bertanya dengan penuh rendah hati. Anda mengatakan kesaksian philip mantofa palsu? kerana dia berkata dalam nama Yesus, setan lepaskan mereka! Adakah mengusir iblis itu salah? Adakah bagi anda, iblis itu tidak perlu dikalahkan pada masa kini? sedangkan Firman Tuhan sendiri berkata, ‘tunduklah kepada Allah dan lawanlah iblis maka ia akan lari daripada mu’ Adakah kamu berpikir bahawa pada zaman moden ini iblis itu terkurung di neraka dan tidak dapat keluar ke bumi pada masa ini? Memang benar apa yang kamu katakan bahawa iblis itu suda dikalahkan 2000 tahun yang lalu. TAPI kamu tidak mengerti bahawa sejak dari mula, manusia sudah jatuh dalam dosa dan harus di menangkan melalui pertobatan. Manusia yang belum bertobat masih berada dalam kekuasaan iblis. Makanya iblis itu harus dikalahkan dahulu. Dosa itu harus dikalahkan dahulu. Melalui apa?? Melalui pertobatan di dalam Yesus Kristus. Menurut anda, mengapakah pembunuhan, pencurian, dan segala macam kejahatan di lakukan oleh manusia di dalam dunia ini?? Hal ini di sebabkan, manusia yang belum bertobat itu berfikiran dan berperasaan yang di kuasai oleh iblis. Itu adalah menjadi tugas orang percaya untuk mengalahkan iblis di dalam pimpinan Tuhan Yesus.

    • Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; ibrani 2:14

      Kisanak, tolong, baca ayat tersebut di atas dengan teliti dan hati-hati. BACA sampai NGERTI. kalau sudah NGERTI baru komentar lagi tentang mengusir Iblis ya? Ha ha ha ha ah …..

      • HALLAAAHHHH BONCU… BONCUU.. PERCUMA…. MESKIPUN DIKOMENTARI.. KAMU JUGA GAK BISA JAWAB… BONCUU… BONCUUU… HAHAHAHA
        AYO BONCU… COBA JAWAB KOMENTARKU DIATAS… BUKTIKAN..!!!
        MEMANG KAMU CUMA PENCUNDANG YANG BODOH LAGI STRES BONCUUU…
        HAHAHAHAHA

  2. Dari penjelasan Bro Bengcu banyak yang saya setujui, tapi ada bagian yang saya kurang puas dengannya, yaitu bagian bertemu Yesus secara ajaib, kemudian mengenai tanda-tanda fisik, misalkan luka di tangan dan lambung tentu saja Karena Yesus adalah Allah mungkin saja hal ini terjadi ( Allah omni presence, tidak dibatasi oleh ruang dan waktu ).

    dan kemudian kutipan atas ayat ini :

    “Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum. Yohanes 16:8-11″

    Rasul Paulus melihat Yesus ketika perjalanan menuju Damaskus dan bertobat.

    Kemudian ada cerita tradisi ( tentu ini hanya tradisi, yang tidak bisa diimani 100% sebagai kebeneran sama seperti Alkitab ) “Quo Vadis Domine” Ketika Rasul Petrus hendak meninggalkan Roma, beliau bertemu dengan Kristus dan bertanya : “Tuhanku, hendak kemanakah Engkau?” Kemudian Yesus menjawab : “Aku hendak menuju Roma untuk disalibkan untuk kedua kalinya.” Petrus sadar dan dia segera berbalik arah menuju kota adan akhirnya dia disalibkan terbalik disana, karena dia mau mengikuti Tuhannya untuk disalinb ( sebuah cerita yang mengharukan )

    Memang benar sekali sebagai orang-orang Kristen sekarang, bersikap kritis sangat dibutuhkan, jangan sampai kita mendasarkan iman kita kepada kesaksian-kesaksian manusia saja, yang terkadang sangat-sangat subjektif, dan bisa saja malah bertentangan dengan konsep Alkitab. Tetapi saya pribadi berpendapat orang bisa saja bertemu dengan Tuhan Yesus, dengan cara yang Allah tentukan ( selain kedatanganNya yang kedua kalinya ), yang bagaimanapun tetap kesaksian tersebut harus diuji dengan Firman Allah.

    Hampir secara keseluruhan saya setuju dengan bahasan saudara Beng Cu dalam tulisan diatas, dan saya sendiri pun tidak berniat mempercayai kesaksian yang seringkali sangat subjektif tersebut, tetapi saya pribadi mempercayai Tuhan Yesus yang saya sembah bersedia mempertemukan DiriNya dengan manusia berdosa dengan cara-cara yang ajaib yang tidak dapat dijelaskan. Walaupun sekali lagi ini harus diuji, namun pengalaman yang sejati dengan iman yang sejati tidak takut diuji.

    • Anggap saja anda BENAr. Yesus masih menemui manusia sampai hari ini. Bagaimana CARA membuktikan yagn ditemui seseorang adalah Yesus? Bagaimana MENGUJI bahwa Philip Mantofa memang BERTEMU dengan Yesus? untuk generasi ini MUDAH sekali. Asalah kita TAHU TAMPANG Yesus maka semua orang KETEMU Yesus bisa bikin FOTO kenanagan. Nanti kita bandingkan apakah yang DITEMUI itu Yesus atau bukan? Jadi, kisanak, tolong sebarkan ke seluruh dunia. Siapa pun yang MENGAKU bertemu Yesus dan mendapat PERINTAH untuk BERSAKSI akan pertemuan itu, silahkan bikin FOTO dengan Yesus. Ha ha ha ha ….. Kalau yesus mau MENEMUI-mu, mustahil dia tidak mau DIFOTO bersamamu. ha ha ha ha …

      • Saya pikir bukan pertemuan secara fisik yang saya maksud, kadang ada pengalaman rohani yang sangat subjektif yang sama sekali tidak bisa dijelaskan dengan bukti fisik, namun saya berpendapat kita bisa menguji yang mengunjungi kita tersebut, sesuai dengan yang tertulis didalam 1 Yohanes 4 : tentang pengujian roh, Roh yang mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Allah yang datang sebagai manusia keadalam dunia adalah dari Allah. Hanya saja memang saya harus mengkui dengan sangat, hal ini tetap menjadi sangat subjektif, dan sebaiknya tidak dijadikan sebagai dasar dari sebuah kesaksian untuk membangun iman orang lain. Namun apabila pengalaman tersebut teruji seperti apa yang diajarkan oleh Rasul Yohanes tentang hal ini dan membawa perubahan spiritual pribadi yang besar, saya rasa seperti inilah pertemuan pribadi dengan Kristus itu.

        Kita hidup diantara jaman dimana gereja mengalami 2 extrem, dimana extrem yang satu adalah terlalu longgar menilik iman Kristen, beriman tanpa pengertian dan pengajaran yang alkitabiah, dan extrem yang 1 lagi adalah mengutamakan doktrin dan theologia diatas segalanya, atau rasio diatas segalanya, dimana keajaiban dan supra natural ditolak.

        Ketika anda berbicara mengenai pertemuan fisik dan Mustahil Yesus tidak mau difoto bersama, anda seolah-olah membawa dan menyatakan bahwa setiap pertemuan dengan Kristus harus bersifat fisik, dan bukan bersifat rohani. Yang saya maksudkan justru bukanlah hal-hal yang fisik.

        Terima kasih atas tanggapannya saudaraku. Semoga diskusi ini bisa bermanfaat bagi kita dan diberkati oleh Tuhan Yesus

        • Kisanak, anda tahu HALUSINASI? HALUSINASI adalah PENGALAMAN indra TANPA ada perangsang pada alat INDRA yang bersangkutan. Misalnya mendengar SUARA tanpa ada SUMBER suaranya. MELIHAT sosok tanpa ada SOSOK-nya. Kisanak, itu bukan pengalaman ROHANI namun HALUSINASI. Halusinasi terjadi karena AKAL BUDI tidak dalam kondisi SEHAT alias JIWANYA tidak SEHAT alias sakit ROHANI alias sakit akal budi alias sakit JIWA.

          Kisanak, coba anda BACA Alkitab baik-baik dengan TELITI dan HATI-HATI. Tunjukkanlah bagian mana dari Alkitab yang MENCATAT kisah HALUSINASI alias pengalaman ROHANI? Tidak ada. Semua PERJUMPAAN dengan Yesus setelah Yesus naik ke sorga terjadi dalam KONDISI FISIK. Coba anda baca kisah perjumpaan Yesus dengan murid-murid-Nya, dengan Paulus, dengan Ananias, dengan Petrus, dll. Adakah yang ROHANI alias HALUSINASI? Semuanya NYATA dan FISIK.

          Apakah Philip Mantofa bersaksi dirinya bertemu dengan Yesus dalam ROHANI alias HALUSINASI? Ha ha ha ha …. Bacalah kesaksian TIPUAN-nya, kisanak, maka anda akan tahu BETAPA murahan dan DUNGUNYA kesaksian PALSU Philip Mantofa.

  3. cuman mau bilang alangkah baiknya kita hidup saling mengasihi, mengasihi yg kau anggap benar dan yang kau anggap tdk benar.
    yang berhak buat menghakimi hanya Tuhan saja. kita manusia sama skali tdk memiliki hak untuk mendakwa seseorang apa lg dalam zona yang menyangkutkan Firman.
    God bless you kak

    • Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. 1 Tesalonika 5:21

      Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia 1 Yohanes 4:1

      Janganlah menghakimi menurut apa yang nampak, tetapi hakimilah dengan adil.” Yohanes 7:24

      Kisanak, hanya orang kristen DUNGU yang TERTIPU sehingga meyakini HANYA Tuhan yang berhak menghakimi sedangkan manusia TIDAK berhak menghakimi. Orang Kristen BERAKAL BUDI pasti mengerti dan hidup menjalani ajaran ayat-ayat di atas. Kalau TIDAK menghendaki orang Kristen menghakimi mustahil Yesus memberi perintah untuk MENGHAKIMI dengan ADIL. Kalau tidak boleh menghakim mustahil Paulus mengajarkan untuk MENGUJI segala AJARAN dan HANYA memegang yagn BAIK. Kalau tidak berhak menghakimi mustahil Yohanes mengajakrn untuk MENGUJI setiap Roh untuk membongkar KEDOK nabi PALSU.

      Kisanak, hanya orang Kristen DUNGU yang meyakini ajaran TOLOL bahwa MENGASIHI beratri TIDAK BOLEH menyalahkan. Orang Kristen berakal budi hidup dengan MENGUJI dan menyatakan yang BAIK adalah BAIK dan yang JAHAT adalah JAHAT.

      Kisanak, hai hai MeNJALANKAN semua PERINTAH dalam ayat-ayat di ATAS itu sebabnya dia MENGUJI kesaksian Philip Mantofa dan menemukan FAKTA bahwa Philip Mantofa BeRSAKSI PALSU yang membuktikan MESKIPUN kesaksiannya terdengar ASYIK di telinga namun dia adalah NABI PALSU yang MENIPU umat Kristen dengan KESAKSIAN PALSU.

      Belajar Alkitab baik-baik kisanak. BELAJAR kerasa agar anda MENGERTI dan TIDAK DISESATKAN oleh ajaran PALSU dan ajaran SESAT. bedoalah minta bimbingan Roh KUDUS agar anda diberi HIKMAT untuk mengerti ajaran Alkitab dengan BENAR.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s