Dia sahabatku. Setelah ngomel habis-habisan atas berbagai tulisan di internet yang menuduh umat Islam menyembah berhala karena mereka bersujud menghadap Kabah dan mencium batu Hajar Aswad ketika ke Mekah. Mungkin karena bosan, begitu saja dia berhenti marah lalu menatapku yang sejak tadi mendengarkannya. “Demi Allah, tolong beritahu saya, benarkah orang Islam menyembah berhala Kabah dan Hajar Aswad?” Melipat tangan di dada, saya membalas tatapannya namun tidak menjawab pertanyaannya. “Apakah umat Islam menyembah berhala?” Dia kembali bertanya. Tersenyum, aku berakata, “Banyak yang tidak mau memasuki ruangannya meskipun melewati pintunya.” Sahabatku menatapku dan aku membiarkannya demikian. “Demi Allah, jawablah dengan jujur. Benarkah umat Islam menyembah berhala?” Tanyanya. Matanya tulus memancarkan rasa haus. Saya membalas tatapannya lalu berkata, “Saya bukan ahli Alquran.” Dia melotot lalu berkata, “Saya tidak bertanya kepada ahli Alquran. Aku bertanya padamu, apa pendapatmu tentang Ka’bah?” Tersenyum, saya menjawab, “Saya bukan orang Islam.” Dia berkata ketus, “Aku tidak bertanya kepada orang Islam namun bertanya padamu, apa pendapatmu tentang Ka’bah? Kamu menyebut diri Tionghoa Kristen. Apa pendapatmu tentang Ka’bah?” Kejarnya. Menatapnya, kumenjawab, “Saya bukan orang Islam dan bukan ahli Alquran, pendapat saya bisa saja salah bahkan bertentangan dengan ajaran Alquran.” Dia menatap saya tanpa menyembunyikan kesalnya, “Aku hanya ingin tahu, apa pendapatmu tentang Ka’bah?” Ngakak ku pun berkata, “Menurut saya, Kabah baik-baik saja!” Dia melayangkan tinjunya menghantam lengan atas saya. Sakit. Setelah rasa sakti hilang, aku menatapnya tajam, ku berkata, “Menurutku, umat Islam bersujud kepada Kabah karena, Kabah adalah ajaran tertinggi agama.” Sahabatku mengernyitkan dahinya, matanya penuh tanya, aku menganggukan kepalaku meyakinkannya. Continue reading
Category Archives: Kisah Indah
Rempah Rumah Karya Hadir Di JIEXPO Dalam IFFINA 2012 – We Save For The Next Generation
Rempah Rumah Karya hadir di JIEXPO dalam IFFINA 2012. JIEXPO adalah Jakarta International Expo di Arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta. IFFINA 2012 adalah International Furniture & Craft Fair Indonesia tahun 2012. Awalnya saya tertarik untuk hadir karena ingin bersilahturami dengan sang arsitek dan para stafnya. Namun ketika melihat fotonya di harian Kompas tanggal 12 Maret dan di wall Face Book Julia ekajati, saya yakin harus hadir untuk melihat gebrakannya. Besi dan gelas air mineral serta padi. Rempah Rumah Karya seperti apakah yang ditampilkan kali ini? Melepas kangen dan ngerumpi dengan para penikmat Rempah Rumah Karya yang hadir di JIEXPO pasti mengasykkan. Continue reading
Ketika Manusia Mendengarkan Material Pun Berbicara
“Sesungguhnya saya sendiri surprise dengan hasilnya! Ketika proses pembangunan berlangsung, saya hampir tidak berani berharap tentang hasilnya sebab sejak awal sudah berjanji untuk hanya membiarkan material-material itu bersolek sendiri, bukannya mengubah mereka untuk memuaskan keinginan hati. Itu sebabnya selama proses pembangunan, saya selalu menjaga kemurnian tekad itu. Ketika material diizinkan bersolek, mereka akan meng-inspirasi yang melihatnya lalu ruang pun terbentuk dengan sendirinya.” Continue reading
Terlalu Singkat – Jakarta Semarang Solo
Kopi darat blogger Kristen pasar Klewer di Solo dalam rangka memperingati hari ulang tahun SABDAspace yang kedua sudah berakhir. Saya dan Happy Lee meninggalkan Jakarta hari Sabtu tanggal 2 Agustus 2008 jam 06.15 dan mendarat kembali di jakarta hari Senin tanggal 4 Agustus 2008 jam 19.30. Acaranya terlalu singkat. Banyak air mata saya kucurkan selama di Solo tanpa berusaha untuk menyembunyikannya sebab itu bukan air mata duka namun air mata yang keluar karena gelak tawa. Tiga hari dua malam di Solo adalah kenangan indah tahun 2008 dalam hidupku. Mungkin Happy Lee sahabatku terheran-heran melihatku berkali-kali lepas kendali. Continue reading
624 Km bersama Priska
Hari Minggu jam 07.09, saya memarkir mobil dan melihat, 624Km, itulah Itulah jarak yang ditempuh selama Priska di Jakarta. Priska sudah sampai bandara jam 06. 37 tadi, mustahil dia terlambat lagi untuk penerbangan jam 07.30.
Pertemuan pertama kami terjadi hari Senin tanggal 7 Juli 08, untuk membaca kisahnya silahkan klik di sini. Dalam pertemuan pertama itu, ketika memarkir mobilku, aku mencatat jarak yang ditempuh, 164km. Continue reading
The Marriage in The Sound Of Music
Walaupun sudah berusaha semaksimal mungkin namun lalu lintas kota Medan sama sekali tidak berbelas kasihan. Aku dan Happy Lee terlambat sampai di Gereja. Dengan tergopoh-gopoh kami mendaki tangga lalu memasuki lift. Lift berhenti di lantai 6 kami keluar lalu berjalan ke kanan, ketika berbelok ke kanan lagi kami kaget karena Vantillian dan Minmerry Sedang duduk menanti. Vantillian nampak keren dengan stelan jass berwarana kuning muda, sementara Minmerry nampak cantik dengan pakaian pengantin dengan warna yang sama namun lebih muda. Ketika keduanya bangkit aku dan Happy Lee segera menyalaminya bergantian. “How do I look?” Minmerry bertanya dari balik kadarnya, Aku mendekatkan kepalaku agar dapat memandangnya lekat-lekat menembus cadar, “Cantik! Beautifull.” Seorang penerima tamu segera menggiring kami menjauhi kedua calon mempelai itu. Continue reading
Papamu Adalah Papaku
“Siapa tuh?” Dia bertanya sambil menunjuk lelaki yang duduk santai memeluk ibuku di beranda rumahku.
“Itu papaku, kenapa? Jawabku enteng.
“Papamu?” Dia bertanya sambil mencengkram tanganku. Dia menatapku dan entah mengapa, aku merasa dia nampak seolah orang yang baru melihat setan. Mungkin aku salah, namun menurutku, mata itu menyiratkan ketakutan. Oh ….. tiba-tiba aku merasa bulu kudukku berdiri, entah mengapa, aku pun merasa takut tanpa mengetahui sebabnya. Continue reading
Kiem VS hai hai – Tiga Nyawa Melayang
Sejak terdengar suara burung tentang rencana pertarungan kiem dan hai hai beberapa hari yang lalu, banyak suara burung yang berkicau berusaha menggambarkan pertarungan seperti apa yang akan terjadi? Apakah semboyan sahabat sejak 1000 tahun yang lalu akan kembali terbukti? Atau kita harus membuat semboyan kopdar yang baru?Kiem VS hai hai – Tiga nyawa melayang. Inilah kisahnya. Continue reading
Kebijakan SABDA Space
Ketika menemukan sebuah tulisan yang sangat bagus di Internet, anda yakin para blogger SABDASPace akan menyukainya. Anda lalu membuat sebuah blog baru dan menyalin rekat alias menyalin alias mengopy paste tulisan tersebut ke dalam blog anda. Tulisan anda akan diturunkan sementara anda akan ditegur oleh Admin. Anda kesal lalu balas menegur Admin karena menghalangi tujuan mulia orang Kristen. Anda lalu membuat blog baru dengan menyalin rekat tulisan yang sama namun kali ini dengan gamblang mencantumkan sumber tulisan tersebut. Kembali tulisan itu diturunkan dan anda mendapat teguran yang lebih keras dari Admin. Anda benar-benar kesal dan menuduh Admin menghalangi pekerjaan Tuhan. Continue reading
Si Murtad Charles Templeton
Saya baru melihat seseorang yang memberi warna baru pada agama. Dinamis, atletis dan tampan seperti aktor Hollywood. Dia seorang pemuda dari Kanada dengan nama Charles B Templeton yang lebih suka dipanggil “Chuck.” Alih-alih menggunakan cara kuno, menakut-nakuti orang dengan api neraka dan mengancam dengan kutukan, dia justru menggunakan bujukkan bak seorang salesman, sungguh, dia telah menetapkan standard baru penginjilan. Nampaknya, dia bukan hanya memenangkan orang-orang baru namun juga menguatkan orang-orang Kristen lama. Belum pernah ada gelombang kebangkitan rohani yang demikian tinggi yang melanda seluruh negeri, Chuck menjadi pusat perhatian di setiap gereja yang dikunjunginya. Dalam satu tahun dia berkotbah kepada 1.500.000 (satu setengah juta) orang lebih, di dalam setiap kebaktian yang dia pimpin rata-rata 150 orang mengambil keputusan. Jadwal kotbahnya sudah penuh untuk dua tahun ke depan. Saat melakukan KKD di Sidney, Australia, dari 30.000 penduduknya, pada malam terakhir KKRnya, 10.000 orang hadir mendengarkan kotbahnya. Continue reading