Diofisitisme (Diophysitism) berasal dari bahasa Gerika: Dyophysite. Artinya DUA HAKEKAT. Two nature. Diofisitisme adalah doktrin yang mengajarkan bahwa Yesus memiliki SATU pribadi dan DUA hakekat. Kedua hakekat Yesus itu adalah: Satu hakekat Allah (ilahi) dan satu hakekat MANUSIA. Walaupun berpadu namun kedua hakekat Yesus tidak menyatu. Itu sebabnya kedua hakekat Yesus tidak pernah manggung (tampil) bersama. Ketika hakekat manusia-Nya mentas hakekat ilahi Yesus CUTI. Ketika hakekat ilahi Yesus ngerumpi maka hakekat manusia-Nya pun ngimpi (tidur). Hakekat ilahi Yesus mahakuasa dan MAHATAHU. Hakekat manusia Yesus PAPA (tidak mahakuasa) dan tidak MAHATAHU. Karena hakekat ilahi-Nya maka Yesus disebut Allah sejati dan karena hakekat manusia-Nya Yesus pun disebut manusia sejati. Meskipun memiliki DUA hakekat namun Yesus hanya memiliki SATU pribadi yaitu pribadi yang dimiliki-Nya sebelum menjadi manusia. Ketika mengambil hakekat manusia menjadi milik-Nya, Yesus langsung MENYAMBUNG pribadi-Nya pada hakekat manusia tersebut. Itu sebabnya pribadi Ilahi Yesus pun menjadi pribadi manusia Yesus. Meskipun hanya memiliki SATU Pribadi namun KEDUA hakekat-Nya yang MANGGUNG bergiliran menjadikan Yesus TAMPIL dalam DUA KEPRIBADIAN (sifat hakiki yang tercermin pada sikap) yang berbeda. KEPRIBADIAN pertama-Nya kita sebut Yesus Manusia Sejati dan yang kedua namanya Yesus Allah Sejati. Continue reading
Category Archives: Kristologi
Bengcu Menggugat karena Inilah Anak-Ku yang Kukasihi kepada-Nyalah Aku berkenan Bukan Yesus
Lalu terdengarlah suara dari sorga (ouranon) yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Matius 3:17
Lalu terdengarlah suara dari sorga (ouranon): “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.” Markus 1:11
dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit (ouranou): “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.” Lukas 3:21-22
Kerabatku sekalian, perhatikan ketiga ayat tersebut di atas dengan teliti dan hati-hati. Matius mencatat: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” Sedangkan Markus dan Lukas mencatat: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”. INILAH bukan ENGKAULAH. Kenapa Matius mencatat kalimat yang berbeda dengan yang dicatat oleh Markus dan Lukas? Siapa yang BENAR dan siapakah yang MEMBUAL? Mustahilkah Matius dan Markus serta Lukas sama-sama mencatat hal yang BENAR? Apakah para sarjana teologi tidak tahu atau mereka berlagak pilon sehingga tidak pernah mengajarkan hal itu kepada jemaat? Apakah para pengkotbah tidak tahu atau mereka berlagak pilon sehingga tidak pernah memberitakan hal demikian dari atas mimbar? Kisanak, sudah waktunya kebenaran diungkapkan. Silahkan telepon pendeta anda dan mintalah pertanggungan jawabnya. Ha ha ha ha …. Continue reading
Bengcu Menggugat Karena Doktrin Yesus Satu Pribadi Dua Hakekat Adalah Ajaran Sesat
SOLA SCRIPTURA! Hanya Alkitab! Itulah yang diagul-agulkan oleh para teolog Kristen dari generasi ke generasi sejak 500 tahun yang lalu. Sacra scriptura sui ipsus interpres! Kitab suci menyatakan dirinya sendiri! Itulah yang mereka bangga-banggakan sejak 500 tahun yang lalu. Aneh bin ajaib! Walaupun getol sekali menyerukan kedua SLOGAN tersebut di atas namun para teolog, alih-alih memahami dan mengajarkan ajaran Alkitab tentang Yesus justru kekeh jumekeh melestarikan PENGAKUAN IMAN CHALCEDON yang merupakan kesepakatan konsili Chalcedon tahun 451 untuk SESAT dan MENYESATKAN manusia. Mereka yang pernah menonton film tentang makluk luar angkasa (Alien) sebagai PARASIT alias BENALU yang merasuki tubuh manusia sebagai INANG-nya pasti mudah sekali memahami doktrin Yesus SATU pribadi DUA hakekat dalam pengakuan iman Chalcedon. Continue reading
Bengcu Menggugat karena Doktrin Hari Ke 3 = Sesudah 3 Hari = 3 Hari 3 Malam Adalah Ajaran Sesat
Kenapa MENAFSIRKAN Alkitab? Seseorang menafsirkan Alkitab karena dia tidak mengerti atau menganggap yang tercatat tidak logis. Karena tidak paham maka dia pun menafsirkannya agar mengerti. Karena menganggap yang tercatat tidak logis maka dia pun menafsirkannya supaya logis. Apa pun alasannya, menafsirkan Alkitab berarti membuang peluang untuk memahaminya dengan benar. Kenapa demikian? Karena MENAFSIRKAN artinya menangkap maksud perkataan (kalimat) tidak menurut apa adanya saja, melainkan diterapkan juga apa yang tersirat (dengan mengutarakan pendapatnya sendiri). Tidak perlu menjadi GENIUS untuk mengerti bahwa frasa “3 hari 3 malam” dan “hari ke 3” serta “sesudah 3 hari” artinya berbeda-beda. Tidak perlu memiliki gelar yang lebih panjang dari namanya untuk mengetahui bahwa ajaran ngaco-belo “3 hari 3 malam” dan “hari ke 3” serta “sesudah 3 hari” memiliki arti yang sama mustahil ajaran Alkitab. Namun, kenapa para teolog bahkan Pdt. Budi Asali Mdiv dan Esra Alfres Soru STh yang menggelari dirinya Reformed SEJATI justru mengajarkan ajaran KONYOL demikian? Continue reading
Bengcu Menggugat Karena Yesus Mustahil Imam Nabi dan Raja Yahudi
Entah siapa yang memulainya namun Ahmed Deedat yang mempopulerkannya. Menurutnya, nabi seperti Musa yang tercatat di dalam Ulangan 18:18 adalah Muhamad SAW. Karena DENGKI maka orang-orang Kristen pun berlomba-lomba menentang ajaran demikian dengan menyatakan nabi seperti Musa itu adalah Yesus. Sejak itu orang-orang Kristen dan orang-orang Islam pun saling memaki dan saling menggasak dalam permainan SERUPA MUSA. Dengan Alkitab sebagai sumber pustaka dan standard kebenaran, baik Yesus maupun nabi Muhamad SAW yang disunat mustahil SERUPA MUSA yang tidak disunat. Musa anak perkawinan sah sedangkan Yesus anak di luar nikah. Musa hasil KUE paling enak di dunia (kue nggak orgasme dewek) sedangkan Yesus bukan dari dunia ini. Musa adalah nabi sedangkan Yesus Anak Allah. Musa adalah manusia sedangkan Yesus Anak Manusia. Musa diutus kepada bangsa Israel sedangkan Muhamad SAW diutus kepada orang-orang yang percaya bahwa dia rasul Allah. Musa mengucapkan kata-kata yang diletakkan oleh YHWH ke dalam mulutnya sedangkan Muhamad SAW, karena nggak bisa membaca maka mengucapkan kata-kata yang dibacakan oleh malaikat Jibril dari Alquran. Musa diutus oleh Allah yang mahakuasa (El Shadday) alias YHWH (TUHAN) sedangkan Muhamad SAW diutus oleh Allahhu Akbar (El Gadowl). Continue reading
Bengcu Menggugat hai hai Mengungkap Yesus Mati Hari Jumat dan Bangkit Hari Minggu
Ketika beberapa ahli Taurat dan orang Farisi minta tanda, Yesus berkata, “Seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam HATI bumi tiga hari tiga malam.” Para teolog menafsirkan HATI bumi adalah kuburan itu sebabnya mereka pun mengajarkan bahwa Yesus akan berada di dalam kuburan selama tiga hari tiga malam. Tiga hari artinya tiga kali mengalami siang dan tiga malam berarti tiga kali mengalami malam. Yesus mati hari Jumat siang dan bangkit Minggu malam, itu berarti dua hari dua malam. Untuk menyangkal tuduhn Yesus MEMBUAL, sebagian orang Kristen mendirikan teori Yesus mati hari Rabu dan bangkit Hari Sabtu. Sebagian yang lainnya menganut teologi kambing bandot dengan jurus pat pat gulipat elu ngotot maka gua lipat. Continue reading
Bengcu Menggugat Karena Berhala Maria Bukan Bunda Maria
Setelah keluar dari Mesir, bangsa Israel membuat patung anak lembu lalu menyembahnya sebagai TUHAN (YHWH) yang membawa mereka keluar dari Mesir. Perilaku demikian namanya menyembah BERHALA alias menyembah Mahatiada. Mereka menciptakan ROH lalu memberinya WUJUD anak lembu kemudian menyembahnya sebagai Mahatuan alias TUHAN. Walaupun dinamakan YHWH (TUHAN) namun yang diciptakan dan disembah bangsa Israel itu tetap Mahatiada, mustahil YHWH (TUHAN) sejati. Menciptakan ROH kemudian memberinya wujud patung perawan lalu berdoa kepadanya berarti menyembah berhala. Walaupun dinamakan Bunda Maria dan diimani keberadaannya namun faktanya ROH itu mahatiada. Kenapa demikian? Karena roh yang di namakan bunda Maria itu dongeng belaka. Continue reading
Bengcu Menggugat Doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat 7
Perempuan Berselubung Matahari
Walapun mengajarkan Diofisitisme alias Doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat sebagai ajaran Alkitab. Walapun mengajarkan bahwa Yesus adalah anak jasmani Maria karena Dia berasal dari benih Maria. Namun, Teologi Reformed justru MNYANGKAL bahwa perempuan yang melahirkan Mesias yang tercatat di dalam Wahyu 12 adalah Maria. Mereka mengajarkan bahwa perempuan itu bukan Maria namun Gereja alias umat Allah dari permulaan penciptaan sampai akhir dunia. Gereja melahirkan Mesias namun Maria melahirkan Juru Selamat? Kebenaran Yang Tidak KONSISTEN bukan Kebenaran Sejati. Mengenaskan! Continue reading
Bengcu Menggugat Doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat 6
Yesus HARUS Punya NAFSU Birahi
Doktrin Diofisitisme alias Satu Pribadi Dua Hakekat mengajarkan bahwa Yesus adalah anak JASMANI Maria karena berasal dari benih Maria. Apabila Yesus Kristus adalah anak jasmani Maria, Dia pasti punya NAFSU birahi. Karena punya nafsu birahi Dia pasti mengalami mimpi basah. Karena punya nafsu birahi lalu wanita seperti apakah yang membuat-Nya birahi? Yesus adalah Pencipta. Karena Yesus adalah PENCIPTA itu berarti semua kehendak-Nya pasti menjadi kenyataan. Ketika Yesus melihat seorang wanita yang membangkitkan birahi-Nya, bukankah keinginan-Nya pasti jadi? Apakah Tuhan Yesus Punya Nafsu Birahi? Continue reading
Bengcu Menggugat Doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat 5
Diofisitisme VS Hukum Kontradiksi
Doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat alias Diofisitisme didirikan di atas ilmu filsafat Yunani, khususnya ilmu logika. Itu sebabnya banyak teolog reformed yang menyatakan bahwa Diofisitisme walaupun tidak diajarkan oleh Alkitab namun adalah KESIMPULAN LOGIS dari apa yang diajarkan Alkitab. Walaupun ini adalah bagian dari keseluruhan tulisan saya dalam menggugat Doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat namun pada awalnya saya tidak bemaksud untuk mengunggahnya karena bagian ini sekedar untuk memenuhi rasa jail menggoda sebagian teolog Reformed yang sangat mengagul-agulkan ilmu logika. Namun saya memutuskan untuk mengunggahnya karena Kurniawan Sy mempertanyakan hal yang berhubungan dengan hal ini beberapa kali. Continue reading