Komunitas Blogger Kristen


Di malam Natal tahun 2004 saya bermimpi dalam keadaan sadar dan sejak itu sering memimpikannya kembali.

Saya bermimpi tentang sebuah komunitas yang beranggotakan siapa saja namun mengakui atau minimal menghormati orang-orang yang menjadikan Alkitab sebagai standard kebenaran.

Kita berkumpul tanpa harus membuat janji atau mempersiapkan diri. Kita tetap dapat berkumpul walaupun jarak ribuan kilometer pun samudera memisahkan tubuh kita masing-masing.

Dalam komunitas itu hanya ada dua status sosial, yang tahu duluan dan yang belum tahu. Yang tahu duluan bebas menunjukkan pengetahuannya, yang belum tahu bebas untuk mencari tahu tentang apa yang ingin diketahuinya. Di situ kita tidak bisa membanggakan baik kekayaan, usia tua, pendidikan, ketampanan, kecantikan, kemashuran, jabatan, kesucian, bakat maupun kejelekan dan kemiskinan kita.

Kita boleh datang kapan saja dan pergi sekehendak hati. Tidak ada yang menuduh kita sok jual tampang ketika sering muncul dan tidak ada yang menegur kita malas ketika jarang muncul. Kita boleh datang sambil menampakkan diri, kita juga dapat datang sambil menyembunyikan diri. Kita tidak perlu menyambut orang lain juga tidak butuh disambut. Kita boleh menyapa siapa saja dan boleh mengabaikan siapa saja. Kita tidak perlu pura-pura ramah, juga tidak perlu pura-pura tidak ramah.

Kita dapat memperkenalkan diri sejauh yang kita kehendaki bahkan kita dapat memperkenalkan sisi-sisi paling gelap dari kepribadian kita tanpa rasa kuatir. Dan orang lain hanya mengenal kita sejauh yang kita ceritakan. Kita memperkenalkan diri tanpa kuatir dihakimi atau dihina orang lain, bilapun dihakimi dn dihina, kita tetap tidak merasa kuatir.

Kita boleh berbicara sebanyak yang kita inginkan tanpa kuatir dihentikan orang lain, kitapun dapat diam seribu bahasa tanpa kuatir diejek tidak tahu apa-apa. Kita boleh berbicara tentang apa saja, bahkan hal-hal yang nampak muskil sekalipun tanpa kuatir diejek apalagi dihakimi orang lain. Kalaupun diejek dan dihakimi orang lain, kita tetap tidak merasa kuatir.

Kita boleh ngomong apa saja yang kita tahu, kita juga boleh ngomong apa saja yang kita mau, sementara yang lain boleh ngomong apa saja yang mereka tahu dan ngomong apa saja yang mereka mau. Bila tidak mufakat, semuanya akan ngomong lagi. Namun yang utama adalah kita ngomong yang kita tahu dan kita mau, kita tidak membawa omongan orang lain. Kalaupun membawa omongan orang lain, maka kita harus menyatakan apa pendapat kita tentang omongan itu, bukan hanya sekedar menghafal lalu mengucapkannya begitu saja.

Saya mengakui Alkitab adalah standard kebenaran tertinggi sehubungan dengan hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan manusia dengan manusia. Itu sebabnya saya mau Alkitab juga diakui sebagai standard kebenaran tertinggi dalam komunitas itu. Namun saya sadar, ada banyak orang yang mengakui kitab lain sebagai standard kebenaran tertingginya, itu sebabnya, saya mau mereka yang tidak mengakui Alkitab sebagai standard kebenaran tertinggi, menghormati keyakinan saya yang mengakui Alkitab sebagai standard kebenaran tertinggi SAMA seperti saya menghormati keyakinan mereka bahwa kitab suci mereka adalah standard kebenararn tertingginya.

Itu berarti bagi mereka yang tidak mengakui Alkitab sebagai standard kebenaran tertinggi dan tidak menghormati keyakinan saya bahwa Alkitab adalah standard kebenaran tertinggi dan mereka yang hanya mengakui Alkitab sebagai standard kebenaran tertinggi dan menghormati keyakinan saya bahwa Alkitab adalah standard kebenaran tertinggi namun tidak mengakui  kitab lain sebagai standard kebenaran tertinggi dan tidak menghormati keyakinan orang lain yang menjadikan kitab lain sebagai standard kebenaran tertinggi, kurang cocok bahkan tidak cocok bagi komunitas itu. Orang-orang demikian tidak akan dihormati di komunitas itu, mereka juga tidak akan merasa nyaman di komunitas itu. Namun saya tetap akan menghormmati keberadaan orang-orang demikian. Walaupun tidak MENYUKAINYA namun saya MEMILiH untuk tidak membenci mereka alias mereka-reka cara untuk menyakikti mereka apalagi mengusir mereka dari komunitas itu.

Awalnya saya menyangka hanya saya yang memiliki mimpi demikian. Saya pun lalu membayangkan, betapa asyiknya membangun fasilitas untuk komunitas demikian lalu mengajak orang lain untuk bergabung. Saya ingin membangunnya sendiri untuk menjamin semua impian saya tentang komunitas itu terjamin. Dengan kata lain, saya ingin membangunnya sendiri agar dapat berlaku sebagai wakil Tuhan bagi komunitas itu.

Suatu malam, saya sadar, bila saya memimpikan komunitas demikian, mustahil tidak ada orang lain yang memimpikannya. Mungkin orang lain bahkan sudah mendirikan komunitas demikian. Sementara menunggu hingga mampu mendirikan komunitas demikian, sayapun mencari, siapa tahu komunitas demikian sudah ada. Saya menemukannya, SABDASPACE – KOMUNiTaS BlOggeR KRiSTeN. Saya pun lalu bergabung dan ngomong apa yang saya tahu dan apa yang saya mau serta melupakan mimpi saya untuk membangun komunitas demikian.

Mungkin anda berpikir selama ini saya berperilaku seolah komunitas ini adalah milik saya. Mungkin anda menyangka sayalah pemilik komunitas ini. Ha ha ha … saya bukan pendiri komunitas ini. Mohon maaf kalau selama ini saya berperilaku berlebihan. Namun, saya tidak berdaya, karena impian pendiri komunitas ini sama seperti impian saya, itu sebabnya saya mencangkokkan impian saya pada impian pendiri komunitas ini dan berusaha untuk membantunya menggapai impiannya, karena sekali impiannya tercapai, maka impianku juga terwujud.

Saya suka mimpi, setiap kali tidur saya bermimpi, bahkan dalam keadaan sadarpun saya bermimpi. Sesungguhnya saya tidak mampu berhenti bermimpi, bahkan tidak mampu untuk berhenti mengejar impian-impian saya. Berikut ini adalah impian saya tentang SABDASPACE – KOMUNiTaS BlOggeR KRiSTeN.

Saya bermimpi 10 tahun yang akan datang, SABDASPACE – KOMUNiTaS BlOggeR KRiSTeN menjadi komunitas Kristen berbahasa Indonesia terbesar di dunia. Saya bermimpi 10 tahun yang akan datang, setiap orang Kristen yang berbahasa Indonesia di manapun berada bila menjelajah internet, mereka akan tertarik untuk mampir di sabdaspace atau pasar klewer. Di pasar Klewer selain dapat belanja apa yang dibutuhkan, mereka juga menemukan teman yang sepadan.

Saya bermimpi 10 tahun yang akan datang, semua orang yang tidak mengakui Alkitab adalah standard kebenaran tertinggi ketika menjelajah internet, mereka akan tertarik untuk mampir di pasar Klewer. Di pasar Klewer selain dapat belanja apa yang dibutuhkan, mereka juga menemukan teman yang sepadan.

Saya bermimpi 10 tahun yang akan datang, para pengkotbah berbahasa Indonesia akan menguji kotbahnya di pasar Klewer sebelum mengkotbahkannya di mimbar gereja.

Saya bermimpi 10 tahun yang akan datang, bila ada jemaat yang meragukan kotbah pengkotbahnya, dia akan berkunjung ke pasar Klewer untuk mengujinya.

Saya bermimpi 10 tahun yang akan datang, orang Kristen berbahasa Indonesia akan merasa bangga ketika berkata, saya anggota pasar Klewer, SABDASPACE – KOMUNiTaS BlOggeR KRiSTeN.

Saya bermimpi 10 tahun yang akan datang, semua blogger yang terdaftar hari ini akan berkata, puji Tuhan, Natal 2007, saya sudah jadi blogger di pasar Klewer, karena itulah saya mengasihi Tuhanku dengan segenap hatiku, dengan segenap jiwaku dan dengan segenap akal budiku.

Apakah mimpi saya terlalu muluk? Bila belum mempunyai mimpi, maukah anda bermimpi bersama saya? Jangan-jangan anda juga memiliki mimpi yang sama? Apabila impian anda beda, maukah mendoakan agar mimpi saya menjadi kenyataan? Jangan-jangan anda sudah memiliki mimpi yang lebih dasyat? Kenapa tidak menceritakan mimpi anda sendiri, siapa tahu saya dapat mencangkokkan mimpi saya pada mimpi anda? Minimal saya bisa ikut mendukung dalam doa.

NB.
Kenangan atas Komunitas Blogger Kristen SABDA Space? Bukan! Impian itu masih kukejar sampai hari ini.

Advertisements

7 thoughts on “Komunitas Blogger Kristen

  1. @ hai hai bengcu.
    Sampai pesan kilat terhadap/kepada The VaticanErs.
    Isi pesan :
    Cukup dengan Narasi Just call Me Scor & *Kode Kunci* ( *Saudara* (*Surgawi*) *Yesus Kristus* ).
    Uang nya pasti sudah dapat di beri dan di kirimkan!.
    Kecuali Kalian ( The VaticanErs ) adalah KRISTIANI ABAL ABAL!,
    Bukan Kristiani Sejati!.

    He he.
    Cukup segitu pesannya.

    The VaticanErs : Kamu kontak saja kedubesan mereka di Indonesia.
    Agar dapat secepatnya mereka alih bahasa,
    terus di teruskan ke Roma ( Vatikan ).

    From : *Member & Son of Ada*,
    *Seseorang* yang *Ada*.

  2. Hihi. Gugat terus!.
    Bro, Kamukan pengen dahsyat.
    Scor cuma pengen uang saja!.

    Keknya ,,, uhm.
    Mungkin ada titik temu di antara *Kita?.
    Kamu ambil popularitasnya.
    Uangnya?, Bagian dari Scor? ;
    Kamu setorkan saja.

    Jujur saja.
    Hingga saat ini?,
    Ke 2 Asisten Scor adalah Payah.
    Maka sampai sekarang Scor masih tetap nyangkut di Indonesia.
    He he.

    Mainkanlah ngenai : Book of Heaven? Project & Decisions for sale.
    Jika ada yang tembus?.
    Kamu pun masih dapat jatah dari Scor.
    Selain dari penghasilan yang mungkin kamu dapatkan sendiri,
    Dengan cara meMain Mainkan Jurus Jurus Nya Scor !.
    Sekian.

    From : *Member & Son of Ada*,
    *Seseorang* yang *Ada*.
    Nb : Jangan menggugat terus.
    Entar para terdakwa panas lho.
    Hihi.

  3. Ternyata blog ini diunggah DUA kali. Saya HAPUS yang SATU dan komentarnya dipindahkan ke sini.

    kristenjadul: Terkesan muluk2. Tapi saya tidak punya yang lebih dahsyat. Saya sangat nyaman dengan nama blogger sabda semesta…God bless BLOSAS!
    ++++++

    hai hai bengcu: @kristenjadul, hai hai pernah BERMIMPI dan impiannya tentang Komunitas blogger Kristen SABDA Space kesampaian kesampaian tuh. Komunitas itu menjadi komunitas blogger Kristen berbahasa Indonesia terbesar di dunia. di sana, siapa boleh menjadi siapa saja dan menulis apa saja. Namun sayang, kemudian Admin SABDA Space. mengubah IMPIANNYA sehingga dia pun MULAI menentukan SIAPA boleh menulis APA dengan GAYA bahasa bagaimana menggunakan KATA-KATA apa saja. Sejak itulah siapa tidak bisa menjadi siapa lagi dan menulis apa saja. Namun itu bukan masalah. masing-masing borang bebas mengejar impiannya sendiri-sendiri namun kami tetap jalan bersama. hai hai dan blogger lainny juga Admin SABDA Space. PERSAHABATAN kami tidak pernah BERUBAH meskipun IMPIAN kami BERBEDA.
    +++++++

    kristenjadul: Mari berjalan bersama
    +++++++

    Patar B Hutabarat: @Bang Hai hai, saya liat ada beberapa yg menjadi janggal: “Saya mengakui Alkitab adalah standard kebenaran tertinggi sehubungan dengan hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan manusia dengan manusia. Itu sebabnya saya mau Alkitab juga diakui sebagai standard kebenaran tertinggi dalam komunitas itu.” akan kontradiktif dengan “itu sebabnya sejak TIGA tahun yang lalu hai hai pun bermimpi tentang: KOMUNITAS BLOGGER di mana para penduduknya tidak menyebut dirinya: “Saya blogger Kristen.” Atau “Saya blogger Islam.” Atau “Saya blogger Katolik.” Atau “Saya blogger Khonghucu.” Atau “Saya blogger Hindu.” Atau “Saya blogger Budha.” Atau “Saya blogger sunda wiwitan.” Atau “Saya blogger Kejawen” dan Komunitas “BLOSAS – BLOGGER SABDA SEMESTA” pasti mempunyai 1 atau beberapa admin sebagai penata/pengatur/pembuat_aturan/penindak, seperti terasa akan berbenturan dengan “Kita boleh ngomong apa saja yang kita tahu, kita juga boleh ngomong apa saja yang kita mau, sementara yang lain boleh ngomong apa saja yang mereka tahu dan ngomong apa saja yang mereka mau” dan Penamaan “BLOSAS – BLOGGER SABDA SEMESTA” yang mengandung kata SABDA, yang sudah menjadi merek sebuah website/komunitas, sepertinya tercium aroma pertengkaran hak cipta/hak nama. Tapi Pada dasarnya, saya ingin menjadi anggota BLOSAS atau apapun nanti namanya. God Bless.
    ++++++

    hai hai bengcu: @Patar B Hutabarat, di SABDA space, Alkitab adalah STANDARD kebenaran tertinggi itu sebabnya disebut Komunitas blogger Kristen. Kata SABDA dalam SABDA Space adalah SINGKATAN dari; Software Alkitab Dan Alat-alat. Kata SABDA dalam SABDA Semesta artinya firman alias Wahyu alias Dao alias Jalan alias KEHENDAK alias UCAPAN. Di komunitas Blogger SABDA Semesta, Adminnya adalah SEMESTA. Semuanya BEBAS memberi WARNA namun TIDAK ada yang main CURANG karena dia BERKUASA. Itu sebabnya tidak ada Admin yang akan MENGATUR siapa boleh menulis apa dengan gaya bahasa apa menggunakan kata apa.

    Samuanya saling menggesek untuk membentuk sinergi dalam harmoni. mungkinkah hal demikian terjadi? Kita lihat saja nanti.
    +++++

    Patar B Hutabarat: “Semuanya saling menggesek untuk membentuk sinergi dalam harmoni.” Terbayang dalam angan saya, sebuah pisau diasah berkali-kali untuk mendapatkan ketajaman yang terbaik. Tentu, pisau harus rela berkurang sedikit komposisinya. Demikian pula batu asah yg harus merelakan sedikit komposisinya berkurang. Maka akan didapatkan sebuah pisau dengan ketajaman yg diinginkan. Jika seperti itu adanya, saya rasa BLOSAS, bukan tidak mungkin juga bisa terwujud. Bravo!!!
    ++++++

    hai hai bengcu: Semoga. mari bahu membahu mewujudkannya.
    ++++++++

    berkata saja: Ko Bengcu, LIKE THIS TOOO..:) semoga ini juga menjadi impian RAKYAT INDONESIA..:)
    +++++++

    hai hai bengcu: @berkata saja, bila anda punya impian yang sama, mari kita mewujudkannya bersama-sama. bila anda punyaimpian berbeda, mari kita jalan bersama.
    ++++++

    kalebyosua: Submitted on 2012/06/22 at 11:38 am

    IKUTAN BERMIMPI…. Pengetahuan saya tentang Alkitab masih sedikit, tapi saya juga suka menulis di blog saya tentang kebenaran yang sudah saya ketahui dari Alkitab. SIAP bergabung dengan BLOSAS
    ========
    hai hai bengcu: Semoga. mari bahu membahu mewujudkannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s