Apakah Orang Kristen Bisa Murtad? Saya Tidak Tahu!


Apakah orang Kristen bisa Murtad? Murtad artinya MEMBUANG imannya. Murtad juga berarti tidak SETIA pada agamanya. Banyak sekali orang Kristen yang murtad dalam arti tidak setia pada agamanya. Adakah orang Kristen yang Murtad karena membuang imannya? ORANG KRISTEN adalah orang yang DIPILIH Allah untuk diselamatkan. Orang Kristen juga berarti orang yang yakin bahwa dirinya orang Kristen. Adakah orang Kristen yang kekeh jumekeh YAKIN dirinya Kristen namun bukan orang yang DIPILIH Allah untuk diselamatkan? ADA! Mungkinkah orang yang DIPILIH Allah untuk diselamatkan membuang imannya atau murtad? Apabila orang pilihan bisa murtad lalu di mana kedaulatan Allah? Apabila orang pilihan tidak bisa murtad lalu di mana kebebasan manusia? Kebebasan manusia di dalam kedaulatan Allah, mungkinkah? Saya tidak tahu!

Orang Pilihan Tidak Tahu

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Matius 7:21

Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Matius 7:22

Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” Matius 7:23

Dari mana saya tahu bahwa saya adalah orang yang DIPILIH Allah untuk diselamatkan? Saya tidak tahu! Adakah cara untuk mencari tahu apakah saya orang yang dipilih atau orang yang tidak dipilih? Saya tidak tahu! Yang saya tahu, TIDAK ADA!

Belas Kasihan Bukan Kasih Karunia

Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia. Roma 11:6

Apabila saya SELAMAT karena menerima TAWARAN keselamatan lalu hidup sebagai orang saleh dan kekeh-jumekeh menjadi orang Kristen sampai mati, bahkan mengorbankan nyawa demi menjalankan syariat agama Kristen, maka, keselamatanku itu bukan KASIH KARUNIA namun HASIL amal baktiku. Itu sama seperti seorang pengemis yang mendapat uang karena menerima sedekah dari seorang kaya. Itu bukan kasih karunia namun belas kasihan.

Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku. I Korintus 15:10

Apabila manusia MAMPU menolak kasih karunia, bukankah itu berarti  karunia Allah SIA-SIA? Apabila orang Kristen MAMPU Murtad bukankah itu berarti  karunia keselamatan SIA-SIA? Namun firman Allah katakan bahwa kasih karuniaNya tidak sia-sia. Apabila manusia mampu menolak karunia Allah, lalu di mana kadaulatan Allah? Mustahil manusia mampu menyia-nyiakan karunia Allah. Apabila Allah memilihku untuk diselamatkan, mustahil aku mampu menyia-nyiakannya.

Aku bekerja lebih keras dari mereka semua, tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertaiku. Apabila aku bekerja keras bukan karena kasih karunia Allah yang menyertaiku, maka semua kerja kerasku SIA-SIA. Aku memang bekerja keras, namun Allah yang mengaruniaku sehingga aku bekerja keras.

ANUGERAH bukan BELAS KASIHAN

Ketika Paimin memberi UANG kepada seorang pengemis dan pengemis itu menerimanya. Apakah uang yang diterimanya adalah ANUGERAH? BUKAN! Bukan ANUGERAH namun BELAS KASIHAN. Apabila pengemis itu menolak belas kasihan maka dia tidak akan MENDAPAT apapun sementara Paimin tidak bisa BERBUAT apapun. Paimin menawarkan belas kasihan, namun, pengemis itulah yang menentukan. Paimin boleh bangga dengan belas kasihannya namun pengemis itu bangga karena telah merendahkan diri.

Perahu yang saya gunakan untuk pergi memancing ke laut meledak. Ketika sadar saya menemukan diri di ranjang rumah sakit. Ternyata saya diselamatkan oleh seorang nelayan yang sedang lewat. Itulah yang disebut ANUGERAH atau KASIH KARUNIA. Belas kasihan yang tidak mungkin ditolak namanya Anugerah.

Orang Pilihan Tahu Ketika Diberi Tahu

Allah menaruh  BELAS KASIHAN kepada manusia, namun semua manusia MENOLAK belas kasihanNYA. Allah memberi ANUGERAH atau KASIH KARUNIA namun semua manusia yang menerima ANUGERAHNYA tidak TAHU bahwa mereka menerima ANUGERAH sampai Allah memberitahu mereka pada hari penghakiman akhir.

“Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Matius 25:31

Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, Matius 25:32

dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Matius 25:33

Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Matius 25:34

Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; Matius 25:35

ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Matius 25:36

Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? Matius 25:37

Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? Matius 25:38

Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? Matius 25:39

Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. Matius 25:40

Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya. Matius 25:41

Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum; Matius 25:42

ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku. Matius 25:43

Lalu mereka pun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau? Matius 25:44

Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku. Matius 25:45

Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.” Matius 25:46

SEMUA manusia menolak BELAS KASIHAN Allah. Namun pada hari penghakiman ternyata ada dua kelompok manusia di hadapan Allah. Kelompok pertama adalah orang-orang yang SELAMAT. Menurut Allah, mereka DISELAMATKAN karena seumur hidupnya mereka melakukan KEBAIKAN terhadap orang-orang HINA. Namun heran sekali, MEREKA tidak tahu kapan dan kepada siapa mereka MELAKUKAN kebaikan kepada orang-orang hina itu. KENAPA walaupun seumur hidupnya melakukan KEBAIKAN namun mereka tidak TAHU kapan dan kepada siapa mereka telah melakukan kebaikan? Apabila mereka tidak tahu KAPAN dan KEPADA siapa mereka melakukan kebaikan, lalu APA yang menyebabkan mereka melakukan KEBAIKAN? Apabila mereka tidak tahu kapan dan kepada siapa telah berbuat baik MUSTAHIL mereka MAMPU menolak berbuat baik. Allah MEMILIH mereka untuk berbuat baik, MURTAD berarti menolak untuk berbuat baik.  Karena tidak tahu kapan dan kepada siapa berbuat baik, MUSTAHIL mereka MURTAD atau menolak untuk berbuat baik. ANUGERAH atau KASIH KARUNIA Allah yang MEMBIMBING mereka melakukan kebaikan, itu sebabnya mereka tidak tahu kapan dan kepada siapa telah berbuat baik. Mereka adalah orang-orang yang DIPILIH Allah untuk diselamatkan. Bagaimana BISA murtad bila mereka tidak tahu kapan dan kepada siapa mereka berbuat baik?

Kelompok kedua adalah orang-orang yang TIDAK selamat. Menurut Allah, mereka tidak selamat karena tidak melakukan kebaikan kepada orang-orang hina itu. Sungguh MENGHERANKAN, walaupun seumur hidup tidak melakukan hal baik, namun KENAPA mereka tidak tahu kapan dan kepada siapa mereka TIDAK melakukan kebaikan? Dengan bertanya kapan dan kepada siapa mereka tidak berbuat baik, bukankah itu berarti bila mereka tahu, mereka akan berbuat baik? Mereka adalah orang-orang yang TIDAK dipilih Allah untuk diselamatkan, itu sebabnya mereka tidak mendapat ANUGERAH untuk melakukan kebaikan. TANPA anugerah untuk melakukan kebaikan, MUSTAHIL melakukan kebaikan. Bila TIDAK dipilih, mustahil TERPILIH.

Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Matius 7:22

Mari kembali pada kehidupan nyata. APA yang sesungguhnya terjadi? Kenapa yang melakukan dan yang tidak melakukan sama-sama TIDAK tahu? Bukankah orang-orang di dalam Matius 7:22 tersebut di atas TAHU bahwa mereka telah melakukan kebaikan? Kenapa mereka tidak selamat? Kenapa mereka tidak dipilih? Walau tidak dipilih, walau tidak selamat, kenapa mereka berbuat baik?

Handai taulan, pernahkah bertanya kepada diri sendiri, kenapa anda berbuat baik kepada seseorang? Anda berbuat baik kepada seseorang, mungkin karena anda menyayanginya, mengharapkan sesuatu darinya, takut dia berbuat jahat kepada anda, anda mengharapkan balasan dari Tuhan, menaruh belas kasihan. Ketika berbuat baik kepada seseorang, pada saat itu anda menyangka orang tersebut membutuhkan kebaikan dari anda. Pernahkah memikirkan, ketika berbuat baik, apakah orang tersebut MEMANG benar-benar membutuhkan kebaikan dari anda? Apabila dia tidak benar-benar membutuhkan kebaikan dari anda, bukankah kebaikan anda bukan kebaikan namanya, namun sekedar memuaskan diri anda? Dengan kondisi demikian, bukankah berarti KITA membutuhkan ANUGERAH untuk DAPAT berbuat baik?

Apakah semua perbuatan baik yang selama ini saya lakukan adalah perbuatan baik? Saya tidak tahu! Hanya Allah yang tahu! Saya akan diberitahu pada hari penghakiman nanti. Apabila tidak tahu, kenapa kekeh jumekeh melakukan perbuatan baik? IMAN! Saya melakukannya karena IMAN!

Karena Kasih Karunia Kamu Diselamatkan Oleh Iman

supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus. Efesus 2:7

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, Efesus 2:8

itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Efesus 2:9

Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. Efesus 2:10

Saya sudah sudah mempelajari apa yang dimaksudkan dengan Kasih karunia, namun apakah yang disebut Iman?

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Ibrani 11:1

Saya sudah tahu bahwa iman adalah DASAR dari segala sesuatu yang kita harapkan dan BUKTI dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Saya hafal ayat Alkitab yang dikutip tersebut, namun APA itu Iman?

Jawab Tuhan: “Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu.” Lukas 17:6

Saya sudah tahu bahwa iman sebesar biji sesawi dapat memindahkan gunung, namun, tolong beritahu saya, apa itu iman? Saya tidak tahu! Apa itu IMAN? Saya tidak tahu! Saya tidak tahu apa itu iman, namun saya tahu apa yang bukan iman. Apabila anda YAKIN Allah akan mengabulkan doamu, itu bukan iman, itu adalah KEYAKINANMU. Apabila anda yakin bahwa diri anda adalah orang pilihan, itu bukan iman, itu keyakinanmu atas prasangkamu. Walaupun keyakinanmu sebesar gunung, anda tidak bisa memerintah gunung untuk pindah apalagi MENGGERAKKAN Allah mengabulkan doamu dan memilihmu untuk diselamatkan.

Apabila tidak tahu apa itu iman, kenapa menyatakan bahwa anda kekeh jumekeh berbuat baik karena Iman? Karena tidak tahu kenapa kekeh jumekeh berbuat baik, maka saya mengatakan bahwa saya melakukannya karena iman. Apabila tahu kenapa kekeh jumekeh berbuat baik, maka saya tidak akan menyebutnya iman. Karena tidak tahulah maka saya sebut iman. Apabila tidak tahu apa itu iman, kenapa anda katakan itu iman? Karena iman adalah dasar dari segala sesuatu yang saya harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak saya lihat. Saya tahu apa yang saya harapkan, namun saya tidak tahu apa yang mendasarinya. Saya tidak melihat apa yang saya harapkan namun saya punya bukti tentang apa yang saya harapkan. Apa buktinya? Iman! Anda tidak tahu apa itu iman namun menyatakan bahwa iman adalah bukti? Benar! Bagaimana anda membuktikannya? Buktinya saya tetap berharap dan saya tetap yakin dengan apa yang tidak saya lihat. Buktikan kepada saya. Saya tidak bisa! Apabila saya mampu membuktikannya kepada anda, bukan iman lagi namanya.

Walau tidak tahu apa itu iman, namun, kenapa anda beriman? Saya tidak tahu! Apabila saya tahu, bukan iman lagi namanya. Saya tahu saya beriman, saya tidak tahu kenapa saya beriman, juga tidak mampu mendefinisikan apa itu iman. Namun, saya beriman.

Apa yang anda harapkan? Saya berharap bahwa saya adalah orang yang DIPILIH Allah untuk diselamatkan. Kenapa anda berharap? Saya tidak tahu! Saya bisa mencari seribu satu alasan namun sesungguhnya saya tidak tahu kenapa saya berharap. Apakah anda tahu bahwa anda adalah orang pilihan Allah? Saya tidak tahu! Apakah anda yakin bahwa anda adalah orang pilihan Allah? Saya tidak tahu! Saya tidak tahu! Saya tidak tahu!

Apabila tidak tahu bahkan tidak yakin, kenapa berprilaku seolah-olah anda orang yang dipilih Allah? Ho ho ho ho … Kalau itu saya tahu. Walaupun tidak tahu apakah saya orang pilihan Allah namun saya tahu orang-orang yang tidak dipilih Allah. Orang-orang yang tidak dipilih Allah adalah orang-orang yang tidak berprilaku seolah-olah mereka orang pilihan Allah.

Sampai kapan anda akan berharap dan berprilaku seolah-olah anda orang pilihan Allah? Saya tidak tahu! Namun, saya tahu, ketika tidak berharap lagi maka saat itulah saya tahu bahwa saya bukan orang pilihan Allah. Kenapa anda tidak BERHENTI berharap saja? Saya tidak tahu! Karena tidak tahu kenapa saya berharap maka saya tidak tahu bagaimana caranya untuk berhenti berharap. Sering kali saya ingin berhenti berharap namun saya terus berharap. Sering pula saya menyangka sudah tidak berharap lagi namun ternyata saya terus berharap. Itulah Iman.

Orang Kristen Mustahil Murtad

Orang Kristen adalah orang yang dipilih Allah untuk diselamatkan. Apakah orang Kristen bisa MURTAD? TIDAK BISA! Orang Kristen baru tahu bahwa dia orang Kristen ketika Allah memberitahunya pada hari penghakiman. Bagaimana bisa murtad bila dia tidak tahu bahwa dia adalah orang Kristen? Orang Kristen yang murtad adalah orang yang menyangka dirinya orang pilihan lalu memutuskan untuk tidak menjadi orang pilihan. Orang Kristen murtad adalah orang yang menolak BELAS KASIHAN Allah. Orang Kristen murtad adalah orang Kristen yang tidak dipilih Allah.

Allah memilih setelah manusia salah pilih, itu sebabnya manusia tidak dapat memilih lagi setelah dipilih Allah. Itulah yang disebut ANUGERAH. Untuk sebuah nama yang lebih baik, baiklah kita sebut PREDESTINASI.

Advertisements

2 thoughts on “Apakah Orang Kristen Bisa Murtad? Saya Tidak Tahu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s