SMU Methodist 2 Medan – Memanggil Hantu Gentayangan Ala M2MC


Para dukun mengajarkan bahwa roh manusia sakti mampu keluar dari tubuhnya dan gentayangan ke tempat-tempat yang diingininya. Arwah manusia yang mati tidak wajar atau mati penasaran atau mati sebelum waktunya gentayangan untuk membalas dendam atau mencari tempat perhentian. Roh dewa-dewi gentayangan untuk menyebar kebaikan. Roh-roh jahat gentayangan untuk mengganggu manusia atau melaksanakan tugas dari dukun-dukun sakti mandraguna. Delapan penjuru dunia dipenuhi roh-roh yang gentayangan, orang-orang awam menyebutnya HANTU. Walaupun banyak orang mengaku tidak percaya akan keberadaan hantu namun mereka jujur mengakui bahwa pada saat-saat tertentu, mereka bergidik karena takut hantu. Orang Indonesia umumnya percaya bahwa hantu itu ada. Banyak orang mengaku pernah melihat hantu. Banyak dukun mengaku mampu berhubungan dengan hantu bahkan memanggil, menangkap dan memenjarakan hantu di dalam botol. Pemuda sakti itu mengaku mampu memanggil, mengendalikan, menangkap, memenjarakan dan mengusir hantu gentayangan. Inilah kisahnya.

Pemuda itu berjalan ke tengah panggung lalu meletakkan sebuah botol bertutup merah di meja. Sekitar tiga belas buah lilin menyala di lantai, di depan meja itu. Pemuda itu menghadap para peserta seminar dan berkata, “Banyak orang mengaku pernah melihat hantu. Anda percaya hantu itu ada atau anda yakin hantu itu tidak ada? Itu terserah anda. Saat ini saya akan memanggil hantu untuk hadir di sini.” Para peserta seminar tertawa mengejek menanggapi kata-kata pemuda itu.

Nampaknya pemuda sakti itu tersinggung dengan ejekan itu, dia menatap jalang kepada para peserta seminar. “Anda! Ya … anda yang berbaju merah, maukah anda memberikan darah anda kepada saya untuk dipakai memanggil hantu?” Pemuda itu menunjuk seorang gadis berbaju merah yang ketika mengejek tawanya paling keras. Gadis itu menggeleng, wajahnya bergidik. NGERI! “Siapa yang bersedia memberikan darahnya untuk digunakan memanggil hantu?” Pemuda sakti itu mengedarkan pandangan menantang. Dua ratus orang lebih membalas tatapannya namun tak seorangpun yang berani menerima tantangannya. Tidak ada yang rela memberikan darahnya.

Dengan kecewa pemuda sakti itu turun dari panggung sambil berkata. “Baiklah, karena tidak ada yang bersedia memberikan darahnya, maka saya akan menggunakan darah saya sendiri.” Dia lalu menghampiri asistennya yang berdiri di bagian kanan ruangan. Dia mengambil sebatang besi sebesar jari-jari sepeda. Nampaknya itu memang jari-jari sepeda yang ujungnya diasah hingga tajam. Dia lalu berjalan ke tengah ruangan. “Saya akan menusuk tangan saya untuk mengeluarkan darahnya.” Dia berkata sambil menunjukkan jari-jari sepeda itu dan mengacungkan lengan kirinya untuk memperlihatkan siku bagian dalam lengan kirinya. Dia lalu berjalan kembali mendekati asistennya.

Pemuda sakti itu menekuk lengan kirinya sementara asistennya mendekatkan mangkuk yang diletakkan di atas nampan siap untuk menampung darah. Dengan tangan kanannya Pemuda sakti itu lalu menusuk siku bagian dalam lengan kirinya. Jari-jari sepeda itu menghunjam dagingnya bahkan menembusnya. Pemuda sakti itu lalu berjalan berkeliling mendekati peserta seminar sambil mengacungkan siku bagian dalam lengan kirinya. Saya dan banyak peserta lainnya menggumam kagum sementara banyak peserta wanita yang menjerit bergidik melihatnya. Jari-jari sepeda itu menembus daging siku bagian dalam lengan kiri pemuda sakti itu sementara darah merembes keluar dari lobang masuk dan keluar jari-jari sepeda itu.

Setelah meyakinkan semua peserta seminar dengan memperlihatkan jari-jari sepeda yang menembus daging siku bagian dalam lengan kirinya, pemuda itu lalu kembali mendekati asistennya. Dia lalu menarik jari-jari sepeda tersebut sehingga darahnya pun lalu mengucur ke dalam mangkuk yang dipegang asistennya. Setelah merasa cukup, dia lalu menggunakan perban dan lakban untuk menutup lukanya.

“Saya akan menggunakan campuran darah dan air ini untuk memanggil roh gentayangan.” Kata pemuda sakti itu setelah berada kembali di atas panggung. Setelah berkonsentrasi sebentar dia lalu mengedarkan pandangannya ke segala arah di panggung itu. Dia mencelupkan tangan kanannya ke dalam mangkuk lalu memercik-mercikkan darah delapan kali ke arah yang berbeda. Nampaknya dia memanggil roh-roh delapan penjuru untuk hadir.

Ketika pemuda sakti itu berjalan ke pinggir panggung guna menyerahkan mangkuk darah kepada asistennya, meja di tengah ruangan tiba-tiba bergerak. Awalnya saya tidak menyadari apa yang terjadi, namun ketika gerakan meja itu semakin keras, saya baru tahu bahwa roh delapan penjuru mulai merasuki meja itu. Mula-mula meja itu bergeser pelahan lalu berguncang-guncang hingga botol bertutup merah itu jatuh. Asap kemenyan mulai memenuhi udara. Dengan tenang pemuda itu berjalan mendekati meja itu lalu menyentuhnya.

Rupanya roh delapan penjuru yang hadir tidak suka pada pemuda itu. Ketika disentuh meja itu bergerak tak terkendali, berguncang bahkan melompat-lompat. Nampaknya roh delapan penjuru mengungkapkan kemarahannya. Pemuda itu menekan dengan tangan kanannya, namun meja itu bergerak semakin gila, ketika pemuda itu menekannya dengan kedua tangan, meja itu berusaha menyerangnya. Pemuda itu menahan serangan meja itu dan mengendalikannya. Asap kemenyan semakin padat memenuhi udara sementara meja yang kerasukan itu bergerak semakin gila. Kedua telapak tangan saya terasa dingin, sementara bulu kuduk saya merinding. Saya mengepalkan kedua tangan bersiap untuk menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan. Nampaknya peserta yang lain juga sama tercekamnya.

“DIAM!” Tiba-tiba pemuda sakti itu berteriak membelah angkasa sambil menggebrak meja dengan kedua telapak tangannya. Saya melonjak, kaget bukan kepalang. Banyak hadirin baik lelaki maupun wanita menjerit kaget. Aneh bin ajaib, meja yang kerasukan roh delapan penjuru angin itu langsung diam MENAATI perintah pemuda itu.

Pemuda itu mengelus meja dengan kedua telapak tangannya lalu berjalan mendekati peserta seminar. “Anda boleh tidak percaya namun roh itu sudah hadir di sini.” Dia lalu turun dari panggung mendekati hadirin. Saya dan hadirin yang lain diam. Kami masih tercekam dengan apa yang terjadi. Pemuda itu mengedarkan pandangannya sementara asistennya mendekatinya.

“Saya butuh tiga orang sukarelawan.” Kata pemuda itu kepada hadirin, namun tidak ada satupun yang menanggapinya. Nampaknya para hadirin ngeri! Dia lalu mengambil kertas dan amplop dari nampan dan menunjukkannya kepada hadirin. “Saya butuh tiga orang sukarelawan untuk memeriksa apakah kertas-kertas ini benar-benar kosong lalu memasukkannya ke dalam amplop. Siapa yang mau membantu saya?” Setelah mengetahui apa yang harus dilakukan, maka beberapa orang bangkit berdiri menawarkan diri. Para sukarelawan itu saling memandang, beberapa orang duduk kembali guna memberi kesempatan kepada yang lainnya. Akhirnya tinggal 3 orang yang berdiri.

Pemuda sakti itu lalu menghampiri ketiganya dan memberikan sehelai kertas putih dan sebuah amplop. Dia lalu kembali ke depan dan berkata. “Kepada ketiga sukarelawan kita, saya minta tolong agar anda memeriksa bahwa kertas yang anda terima benar-benar kertas HVS biasa yang utuh dan bersih. Saya juga minta tolong agar anda memeriksa bahwa amplop yang anda terima benar-benar utuh, bersih dan kosong. Periksalah kertas dan amplop itu bersama orang-orang di sekitar anda.” dia lalu membiarkan para sukarelawan itu memeriksa kertas dan amplop bersama-sama orang-orang disekitar mereka.

“Setelah memeriksanya, tolong masukkan kertasnya ke dalam amplop lalu kembalikan kepada saya.” Para sukarelawan itu lalu memasukkan kertas ke dalam amplop dan mengembalikannya kepada pemuda sakti itu. Setelah ketiga amplop itu terkumpul pemuda sakti itu lalu menatap ketiga sukarelawannya satu persatu sambil merasakan aura yang tepancar dari amplop-amplop di tangannya. Satu persatu amplop itu lalu dikembalikan kepada ketiga sukarelawan. Saya ingat pemuda itu mengatakan bahwa amplop akan dibuka setelah dia memberi perintah. Namun saya tidak ingat, apakah benar pemuda itu memerintahkan agar para sukarelawan menempelkan amplop itu ke dada kirinya dengan tanan kanan?

Pemuda sakti itu berjalan menaiki panggung sementara para sukarelawan menunggu perintah selanjutnya. Dia menatap hadirin satu persatu dengan tenang melalui tatapannya dia mengharapkan agar semua hadirin tenang. “Anda merasakan kehadirannya? Anda pasti sudah melupakannya, namun roh itu masih ada di sana.” Katanya sambil menunjuk meja. Untuk menunjukkan keberadaannya roh itu mengguncang meja yang dirasukinya. Pemuda itu mengangkat tangan kirinya untuk menenangkan. Mejapun diam.

“Saya akan memerintahkan roh itu untuk menandai orang yang dia sukai di antara ketiga sukarelawan kita.” Pemuda itu lalu menatap meja itu dan mengembangkan tangannya. Meja itu bergerak pelahan, nampaknya roh delapan penjuru angin itu benar-benar takluk pada pemuda itu.

Pemuda itu menjauhi meja dan menatap ketiga sukarelawan satu persatu. “Roh itu berkata bahwa dia sudah menentukan orang yang dipilihnya. Tandanya adalah lambang pentagram dari darah di dalam amplop anda. Silahkan anda membuka amplop anda dan melihat siapa yang telah dipilih oleh roh itu.” Ketiga sukarelawan itu membuka amplop mereka dalam waktu yang hampir bersamaan lalu mengagungkan kertas di dalamnya ke atas. Salah satu kertas sukarelawan  ujung-ujungnya terbakar sementara di tengahnya nampak sebuah pentagram yang digambar dengan darah. Aku seolah dapat mencium bau amis dari darah yang digunakan untuk melukis pentagram itu.

“Anda!” Pemuda sakti itu menunjuk sukarelawan yang memegang kertas yang ditandai roh delapan penjuru. “Anda telah dipilih itu sebabnya kertas anda ditandai. Anda dan roh itu memiliki ikatan saat ini.” Mendengar perkataan pemuda sakti itu, sukarelawan itu nampak sedikit bergidik. “Anda jangan khawatir. Saya akan memutuskan hubungan itu dengan mengembalikan roh itu ke tempatnya semula.” Nampaknya roh yang merasuki meja itu tidak suka dengan ucapan pemuda sakti itu. Ia mengguncang meja dengan keras, bahkan ketika pemuda itu mendekati, meja itu menyerangnya.

Pemuda itu menekan meja dengan tangan kanannya, ketika meja itu berusaha menabraknya, dia menggunakan kedua tangan untuk menekan. Meja itu berguncang keras, nampak jelas bahwa roh yang merasukinya nggak kuat menahan tekanan ilmu pemuda itu. Karena sadar kemampuannya kurang kuat untuk menyerang, meja itu pun berusaha melepaskan diri dari tekanan. Keduanya pun bergulat, pemuda itu dan meja yang dirasuki roh.

Pemuda itu menekan meja dengan tangan kanan dan tubuhnya sementara tangan kirinya berusaha meraih botol yang ada di atas lantai. Namun meja itu terus berguncang berusaha melepaskan diri. Dia memaksa menarik diri dari tekanan tubuh pemuda itu, bahkan ketika melihat kesempatan, dia berusaha membantingnya. Pemuda itu tidak mau melepaskan tekanannya, kuda-kudanya sangat kokoh. Dia melawan meja itu sambil berusaha meraih botol dari atas lantai. Akhirnya pemuda itu berhasil mengambil botolnya. Dia lalu membuka tutupnya dan memaksa roh delapan penjuru itu memasukinya. Roh delapan penjuru itu keluar dari meja yang dirasukinya, dia menyerang pemuda itu membabibuta, membuat pemuda itu kehilangan terjungkal menghantam meja. Pemuda itu segera bangkit dan mengerahkan kekuatannya. Kuda-kudanya kokoh, dia meraih roh itu lalu mendorongnya memasuki botol. Dengan sebuah hentakan tenaga yang luar biasa, roh delapan penjuru itupun memasuki botol. Pemuda itu segera menutupnya sambil menghela nafas lega.

“Saya sudah melumpuhkan rohnya. Sekarang saya akan mengirimnya ketempat asalnya.” Pemuda itu mulai mengerahkan kekuatannya lalu dia membuka tutup botol. Ketika roh itu meluncur keluar dari botol, dia mencomotnya lalu melemparkannya. Roh itu melesat dalam bentuk cahaya dan menghilang. Pemuda itu kembali menghela nafas lega, menghadap penonton, mengangguk lalu berjalan menghilang di balik panggung.

Advertisements

16 thoughts on “SMU Methodist 2 Medan – Memanggil Hantu Gentayangan Ala M2MC

  1. Dear Hai hai,
    Jadi ini beneran atau atraksi aja? bingung euuy…….

    Kalo dibilang hantu atau roh gentayangan tidak ada kayanya ga mungkin deh koh. Soalnya waktu SMP saya melihat sendiri teman-teman pria saya main jailangkung di bangku belakang dimana saya duduk juga disana.
    Pada mulanya saya tidak mengerti mereka main apa, setelah bertanya mereka menjelaskan bahwa mereka mau memanggil roh gentayangan. Saya bingung dan juga penasaran karena baru pernah mendengar permainan ini.

    Mereka menulis huruf A-Z di secarik kertas. Kemudian mereka meletakkan pinsil di atasnya. Setelah itu mereka melakukan pemanggilan dan meminta menuliskan nama arwah yang dipanggil. Saya hampir terpekik kaget dan terkejut karena dengan mata kepala sendiri saya melihat, pinsil tersebut bergerak (pinsil tersebut menunjuk ke huruf yang dimaksud) menuliskan namanya “A-n-t-o-i-n-e-t-t-e”. Kemudian teman lelaki saya bertanya asalnya dari mana. Kemudian pinsil tersebut menulis “F-r-a-n-c-e”. Teman saya bertanya lagi siapa dia sebenarnya. Pinsil tersebut bergerak dan menunjuk huruf-huruf yang berbunyi “Q-u-e-e-n”. Kami semua terbelalak, arwah yang datang adalah Ratu Marie Antoinette dari Perancis yang mati di pancung, istri dari Louis XIV.

    Wah perasaan saya waktu itu ga karu-karuan dan saya membubarkan diri karena ngeri dan takjub namun saya tidak mau melanjutkan melihat permainan tsb. Kemudian saya tidak tau lagi apa yang dilakukan teman-teman saya terhadap arwah tersebut.

    Nah, koh….saya ingin mempercayai 100% apa yang Alkitab tulis mengenai arwah atau roh gentayangan seperti yang Hai hai jelaskan di blog-blog lain, namun saya pernah melihatnya………..

    Bisakah memberi saya pencerahan? Terima kasih loh koh!

    • PaimaU, yang dilakukan oleh teman-teman dari Methodist 2 Magic Club 100% SULAP. Salah satu teman saya yang bernama Happy Lee, tahu pasti bahwa itu 100% trik sulap. Bahkan dia HADIR ketika acara glady resiknya. Namun ketika melihat ACARA sebenarnya, dia menjadi RAGU bahwa itu hanya TRIK. Dia berkata, “Siapa tahu kalian melakukan TRIK namun kebetulan ada yang LEWAT dan MAMPIR, bukan?”

      Itu TRIK yang dipersiapkan secara ILMIAH, baik dongengnnya, tata lampunya, gerak pesulapnya, gerak mejanya. semuanya DISUSUN secara DETAIL dan hati hati serta dilatih berkali-kali. Hasilnya adalah sebuah pertunjukkan yang LUAR BIASA.

      Anda kebetulan adalah SAKTI mata dari pemainan Jailangkung dan pandi bercerita. Maukah anda menceritakannya lagi dengan lebih DETAIL? Misalnya, apa saja yang menjadi UNSUR jailangkung, jangka, pinsil, apakah dipegang, atau ditancapkan di meja? Maukah anda menceritakannya SEDETAIL mungkin? Kemudian kita akan menganalisa berdasarkan cerita anda, apa yang sesungguhnya terjadi saat itu.

  2. Dear Hai hai,
    Saya tidak bisa menceritakannya secara detail karena banyak sudah lupa….kejadian itu hampir 34 tahun yang lalu.

    Yang masih saya ingat adalah pinsil, bukan jangka….tapi rasanya pinsil tersebut diikat dengan karet gelang, tidak ditancapkan namun di letakkan ditengah kertas tersebut yang sudah digambar seperti jam, namun angka2nya diganti dengan huruf. Pinsil tersebut bergerak seperti jam menunjuk huruf2.

    Pinsilnya diikat tp saya lupa detailnya dan saya tidak melihat (mungkin ada) media lain pada waktu itu. Menurut Hai hai pinsil tersebut ada yang mengendalikan kah?

    • PaimaU, IDEOMOTOR EFECT adalah gejala psikologi di mana OTOT bergerak tanpa disadari. Anda bisa membuat PENDULUM dengan mudah. CINCIN yang cukup berat dan kalung atau benang. Ada pegang tali atau rantainya lalu konsentrasilah. Pendulum akan bergerak. Maju mundur, kiri kanan, memutar ke kiri atau memutar ke kanan. Pada dukun pendulum mengatakan mereka punya INDRA Ke 6, untuk menggerakkan pendulum. Padahal yang terjadi adalah GERAKAN IDOMOTOR EFECT.

      Bila saya TEPUK punggung anda lalu bilang telah membuka jalan darah anda sehingga punya tenaga dalam yang bisa anda salurkan untuk menggerakkan pendulum, lalu anda mencobanya, maka saya yakin anda pasti berani sumpah bahwa suhu hai hai memang sakti dan mempu menyalurkan tanaga dalam kepada anda sehingga bisa menggerakkan pendulum.

      Jailangkung umumnye dipegang oleh 2 orang atau lebih. Banyak variasinya namun teknik dasarnya sama. HARUS ada JARI yang MENYENTUHNYA atau TANGAN yang MEMEGANGNYA. Itulah Ideomotor Efect.

  3. Hmmm….jadi ada penjelasan ilmiahnya ya dan bukan arwah yang datang. Mungkin jika berhadapan dengan hal seperti ini kita harus memperhatikan secara detail yang terjadi sehingga tidak mudah tertipu.

    Terima kasih atas penjelasannya koh.

    • Tetty MP-Hutabarat, SULAP adalah hal GAIB yang tidak AJAIB. Pesulap melakukannya untuk menghibur. Dukun melakukannya untuk MENIPU. Dan pengkotbah menyebutnya OKULTISME alias KUASA GELAP untuk mencari PUJIAN dengan MENCURI kebajikan. Jangan menghakimi berdasarkan yang kamu lihat namun hakimilah dengan ADIL.

  4. Negara kita dipenuhi dengan cerita-cerita tahayul, jadi begitu melihat sesuatu yang aneh sedikit, langsung dikaitkan dengan setan atau supranatural, padahal hanya trik sulap belaka. Dulu saya sendiri sempat terkagum-kagum dengan trik-trik tukang obat yang saya anggap sebagai kekuatan gaib. Tapi mungkin memang dasarnya saya juga berpikir logis, saya mencoba mencari tau yang sebenarnya. Dan sekarang, saya belum pernah menemukan trik-trik tersebut yang benar-benar berasal dari kekuatan gaib. Semua hanya permainan. Ironisnya saya jadi sering disebut tidak percaya setan itu ada atau tidak percaya dengan hal-hal gaib, sihir, dan lainnya, pada saat saya menceritakan yang sebenarnya kepada teman-teman saya.

    • Judy, Semuanya sudah dinubuatkan. Mereka lebih suka dengan dongeng dari pada kebanaran.

      Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. 2 Timotisu 4:4

  5. Ko Hai mau tanya kalo org gila yg kerasukan setan legion yg dikisahkan diALKITAB itu roh gentayangan bukan? dan ko Hai sendiri percaya TIDAK sama yg namanya arwah org mati yg gentayangan?

  6. Pak Hai Hai,

    jika saya ditanya apakah roh-roh lain itu ada atau tidak, saya bisa bilang itu ada, memang saya sendiri masih agak kikuk mempercayainya. ini pengalaman dari keluarga saya sendiri, Nenek saya punya anak ambar, sampai hari ini Nenek saya tersebut masih hidup, namun memderita stroke. anak ambar (selanjutnya saya sebut AB) tersebut datang tidak dengan keinginannya (nenek) sendiri, mama saya bercerita setelah Nenek saya keguguran ( atau anak tersebut digugurkan, kurang jelas ceritanya), beberapa bulan kemudian nenek kerasukan hampir sebulan, kelakuannya seperti anak kecil menangis, dan tertawa setiap mahgrib, pada waktu itu keluarga kami tidak kristen bahkan mungkin boleh dibilang atheis (sampai saat ini juga belum, hanya saya dan adik-adik atau generasi ke-3 yang sudah kristen) jadi kami tidak melakukan pengusiran.

    sampai akhirnya nenek menerima keberadaan si AB tersebut lalu nenek kembali pulih, si AB meminta meja sembayangan yang ada tempat tidurnya kecilnya untuk tempat dia bersemayam, selain itu si AB minta diberikan sajen setiap malam jumat dengan membakar menyan dan beberapa tetes darah nenek yang diteteskan ke dalam dupa menyan tersebut, si AB ini juga bilang tidak usah repot untuk nenek mencari peralatan-peralatan tersebut, nanti sore ada yang mengantarkan dan benar saja sore sore ada yang mengantarkan 2 buah ranjang kecil, dupa, menyan, bunga 7 rupa, dll untuk keperluan sajenan si AB dan ongkosnya sudah dibayar lunas ( ini berdasarkan cerita mama saya yang masih lajang pada saat itu, entah lebay atau tidak). si AB ini membawa serta 2 roh sakti yang menurut deskripsi nenek saya adalah kyai-kyai. semenjak itu nenek saya menjadi “dukun” menyembuhkan orang-orang sakit. dan sejak saat itu pula banyak benda-benda pusaka datang ke rumah seperti paku emas, keris emas, batu-batu jimat (seperti akik) ( cerita ini juga diperkuat papa saya yang saat itu berpacaran dengan mama saya).

    perlu dicatat, nenek tidak buka praktek pedukunan, kebanyakan orang-orang datang karena kabar dari mulut ke mulut, dan nenek pun tidak mau selalu menyembuhkan karena setelah kerasukan roh kyai-kyai tersebut dia sangat capek jiwa dan raga, bisa sampai seharian dia hanya berbaring saja. itu bisa dimaklumi, karena saya sendiri waktu kecil sampai dewasa (kurang lebih 4 kali saya melihat nenek kerasukan selama 36 tahun umur hidup saya ini) ketika melihat nenek kerasukan, nenek bisa berlompatan di atas genteng, salto -salto bahkah bisa silat sambil pegang keris atau paku emasnya. bagaikan pendekar-pendekar kungfu. bahkan tenaganya pun berlipat-lipat ganda, padahal sehari-harinya cuma jagonya masak sayur asem, rendang, nyuci baju, nyikat kamar mandi, masak nasi, & beres-beres rumah.

    jika nenek tidak kerasukan (atau roh-roh tersebut sengaja dipanggil untuk merasukinya), dia hanya nenek-nenek biasa pada umumnya, yang tiap musim ujan asam uratnya kumat, sendi-sendinya pegal-pegal minta diurutin, dan dari badannya selalu tercium parfum minyak angin atau koyo. tapi jika dia kerasukan lincahnya seperti kera, tembok di tinjunya sampai tercetak tulang-tulang tinjunya disana, bahkan meja makan marmer yang tebal dan berat di bachagi-nya (tendangan di taekwondo yang menghujam seperti kampak) sampai pecah. sebabnya si roh marah-marah karena tidak diperdulikan lagi, kami-kami cucu-cucunya (generasi ke-3) ingin mengajak nenek menerima Yesus, sehingga nenek pelan-pelan mulai meninggalkan ritual-ritualnya setiap malam jumat tersebut dan sesekali ke gereja, pertempuran ini berakhir sampai nenek kena stroke dan kami masih belum berhasil menyelamatkan nenek, kejadian itu yang terakhir saya melihat nenek kerasukan, kurang lebih 15 tahun yang lalu 2 bulan kemudian nenek terserang stroke, melihat kondisi Nenek, kami cucu-cucunya sepakat berdoa untuk menyerahkan nenek pada tangan Yesus dan tidak menginjilinya lagi,

    maksud saya menulis comment ini bukan ingin berdebat dengan Pak Hai Hai, tapi sekedar menceritakan pengalaman keluarga bahwa roh lain itu ada (saya tidak mau menyebutnya roh jahat atau setan, karena si AB tidak pernah mengusik saya, mencelakakan saya dan tidak pernah pula melarang-larang saya ke gereja, malah kami-kami yang “ngajakin ribut” dia dengan menginjili nenek) , Pak Hai Hai adalah orang yang ke-2 saya ceritakan langsung selain istri saya sendiri (tentunya juga untuk orang-orang yang membaca comment ini). saya sih tidak bangga menceritakan hal ini, bahkan ini sebetulnya merupakan beban, sahabat-sahabat terdekat saya pun sampai saat ini tidak tau tentang nenek saya itu, jika mereka tau pasti mereka terkejut bukan main. di comment ini kan saya gunakan nama samaran..he..he..he

    saya juga menganalisis-nya dengan ilmu pengetahuan dulu, apakah nenek punya kepribadian ganda..? saya pernah menonton di discovery channel, jika seorang punya kepribadian ganda, dia bisa merubah warna mata, selain berubah sifatnya, bahkan dia bisa berbicara dengan fasih bahasa-bahasa lain dimana awalnya diketahui dia tidak bisa bahasa-bahasa tersebut. tapi ada event-event yang masih belum bisa dijelaskan dengan ilmu pengetahuan.

    • J.don: sejak saat itu pula banyak benda-benda pusaka datang ke rumah seperti paku emas, keris emas, batu-batu jimat (seperti akik) ( cerita ini juga diperkuat papa saya yang saat itu berpacaran dengan mama saya).

      KERIS EMASNYA masih ada? kalau masih ada, sebaiknya dibawa ke toko emas untuk diuji.

  7. Maaf bukannya apa, tapi beberapa kisah tentang roh-roh jahat atau lainnya juga sering menggangu orang bukan hanya di Idonesia (saya pernah menonton film tentang ‘Ghost hunter’ , ‘Hunting australia’ dan beberapa film sejenisnya). Roh-roh itu bergentayangan dan mengganggu orang. Beberapa penampakan muncul karena mereka masih ada keinginankan (bisa di bilang mereka di bunuh dan belum sampai waktu untuk meninggal, bahkan ada yang kecelakaan). Beberapa film yang saya tonton itu memiliki hal-hal aneh ketika mereka mencarinya. Seperti halnya mereka mendengar langkahan kaki dengan alat pendeteksi suara lalu mereka merekam suara tersebut, setelah mereka kembali ke lab mereka untuk di teliti, ada suara laki-laki yang mengatakan ‘go home’ dan suara itu sebelumnya terdengar seperti ‘Wa…’ Saat saya melihat film tsb saya sempat mendengar kata ‘Wa…’. Dari beberapa film tsb juga ada yg mendengar bisikan, banting pintu serta lainnya, ketika di suatu gedung itu pemiliknya mengatakan “jika malam hari saya memeriksa ruang bawah tanah, karna mendengar ada yang jatuh dan menangis serta suara langkah kaki saya melihat menggunakan senter. Setelah di tangga senter saya mati padahal baru di isi”. Ketika malamnya tiba mereka menelitinya lampu senter dari kedua orang tsb mati bahkan senter kameranya juga mati, padahal kameranya tak mati. Memang pada sejarahnya mereka yg membangun sebuah gedung rumah sakit tsb banyak yang meninggal karna hal-hal aneh.

    Bukannya saya itu tak percaya dengan film itu, saya sedikit percaya dengan kejadian paranormal-paranormal seperti itu. Dan saya ga tau kalau itu sebuah trik sulap atau bukan. Tapi ga bermaksud juga membuat perkataan anda menjadi tidak mungkin, saya sempat berfikir bahwa mungkin ada orang yg melakukan trik tersebut. Maaf jika saya ada salah kalimat atau ada yg membuat anda jadi tersinggung. Terima kasih.

    • ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. Ketika ada di dalam KAMAR anda mendengar banyak SUARA. Apakah SEMUA suara yang anda DENGAR itu berasal dari DALAM kamar anda? TIDAK! Suara-suara yang anda DENGAR di dalam kamar bisa BERASAL dari mana saja.

      Mengenai film yang anda tonton, anda menontonnya dengan ASUMSI semua SUARA yang TEREKAM PASTI berasal dari dalam RUANGAN tersebut. Padahal? Coba sekali-sekali anda keluar rumah dan dengarkan suara kucing di kejauhan. Perhatikan dengan seksama, itu suara kucing atau suara anak kecil menangis? Coba bertanya kepada diri anda sendiri tentang SUARA singa. Setelah anda yakin, cobalah cari film di youtube tentang SUARA Singa.

      Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. UJILAH secara ilmiah dengan cara yang mudah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s