YHWH Nama-Nya CEMBURU


africaw.com

Kecuali di sekolah minggu dan ketika menjalani katekisasi umumnya orang Kristen merasa tidak perlu mempelajari Sepuluh Hukum Allah dengan teliti karena yakin sudah memahaminya dengan benar. Walaupun sering disinggung dalam kotbah, namun jarang sekali ada pengkotbah yang mengotbahkan Sepuluh Hukum Allah dengan teliti. Pernahkah anda membaca Sepuluh Hukum Allah dengan teliti, terutama hukum pertama dan kedua? Apakah pemahaman anda selama ini benar? Adakah makna yang belum anda pahami dengan benar?

Salah satu keunikan Alkitab adalah keakuratan penggunaan kata-kata dan kalimatnya yang tidak memberi kesempatan kepada pembaca yang mempelajarinya dengan benar untuk menafsirkannya selain memahaminya. Salah satu keasykan mempelajari Alkitab adalah berusaha memahami makna yang terkandung di dalam keakuratan kata dan kalimat di dalam sebuah ayat dengan benar. Itu sebabnya, penguasaan bahasa menjadi unsur yang paling penting ketika kita mempelajari Alkitab. Itu sebabnya, saya percaya, ketika menulis, para penulis Alkitab dibimbing oleh Roh Kudus. Itu sebabnya saya juga percaya, ketika menerjemahkan, Allah turut bekerja melalui keterbatasan para penerjemah.

Hukum Pertama

Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Keluaran 20:3

Silahkan baca dengan teliti ayat tersebut di atas. Perhatikan dengan seksama penggunaan kata dan kalimatnya. Bukankah kalimatnya sangat unik? Kebanyakan orang Kristen memahami ayat tersebut dengan kalimat:

Jangan menyembah illah lain.

Pemahaman demikian nampak benar, namun SALAH. “Jangan menyembah ilah lain” adalah kalimat PERINTAH. Apabila Sang Pencipta memberi perintah untuk tidak menyembah ilah lain, bukankah itu berarti ilah lain itu ada? Ilah lain itu ADA, namun, tidak boleh disembah? Benarkah itu yang diajarkan Alkitab? SALAH! Kalimat tersebut diterjemahkan dari kalimat Acher elohim paniym artinya tidak ada ilah lain di hadapanKu. Acher (dibaca Akher), artinya tidak ada yang lain. Acher bukan kata KERJA namun kata SIFAT. Di dalam bahasa apapun kata SIFAT tidak pernah digunakan untuk memerintah orang lain. Acher elohim paniym bukan perintah untuk tidak menyembah ilah namun PENYATAAN tidak ada ilah lain.

Allah memberi kehendak bebas kepada manusia. Apabila ilah lain itu ada, maka manusia dapat memilih ilah yang hendak disembahnya. Namun, ilah lain itu tidak ada, itu sebabnya manusia hanya bisa memilih menyembah atau menyangkal Sang Pencipta.

Hukum Kedua

Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Keluaran 20:4

Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku. Keluaran 20:5-6

Asah pecel temuwnah Artinya jangan membuat patung yang menyerupai apa pun. Asah adalah kata KERJA artinya jangan membuat. Pecel artinya patung, temuwnah artinya yang menyerupai apa pun. Jangan membuat patung adalah kalimat perintah.

shachah abad artinya Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya. Shachah adalah kata KERJA, artinya Jangan sujud menyembah kepadanya. Abad adalah kata KERJA, artinya beribadah kepadanya. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya adalah kalimat perintah.

Ketika manusia membuat patung dan menyembahnya sebagai Pencipta, dia melakukan satu dari dua hal yaitu: MENDEFINISIKAN Sang Pencipta atau MENCIPTAKAN sang pencipta. Allah menyatakan diri kepada bangsa Israel melalui Musa. Ketika Musa menghadap TUHAN di gunung Sinai, bangsa Israel membuat lembu tuangan dari emas dan menyembahNya sebagai YHWH. Mereka MENDEFINISIKAN YHWH dengan cara yang salah. Mereka menyembah YHWH dengan cara yang salah.

Ketika bangsa itu melihat, bahwa Musa mengundur-undurkan turun dari gunung itu, maka berkumpullah mereka mengerumuni Harun dan berkata kepadanya: “Mari, buatlah untuk kami allah, yang akan berjalan di depan kami sebab Musa ini, orang yang telah memimpin kami keluar dari tanah Mesir — kami tidak tahu apa yang telah terjadi dengan dia.” Keluaran 32:1

Diterimanyalah itu dari tangan mereka, dibentuknya dengan pahat, dan dibuatnyalah dari padanya anak lembu tuangan. Kemudian berkatalah mereka: “Hai Israel, inilah Allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir!” Keluaran 32:4

Ketika Harun melihat itu, didirikannyalah mezbah di depan anak lembu itu. Berserulah Harun, katanya: “Besok hari raya bagi TUHAN!” Keluaran 32:5

Dan keesokan harinya pagi-pagi maka mereka mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan, sesudah itu duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria. Keluaran 32:6

Bangsa-bangsa menciptakan Sang Pencipta. Menyembah ciptaannya sebagai pencipta. Walaupun mereka adalah pencipta sang pencipta namun mereka menaklukkan diri dan melayani pencipta ciptaan mereka sebagai sang pencipta. Merekalah yang dimaksudkan Alkitab sebagai penyembah berhala.

Sebab besar TUHAN dan terpuji sangat, dan lebih dahsyat Ia dari pada segala allah. Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi TUHANlah yang menjadikan langit. 1 Tawarikh 16:25-26

Ada berbagai bentuk berhala. Ada yang berbentuk manusia, ada yang berbentuk binatang, burung, ikan, matahari, bulan dan bintang maupun tentara langit atau roh-roh penguasa atau dewa-dewi. Namun, apapun bentuknya, sekalianya itu adalah BERHALA.

Hati-hatilah sekali — sebab kamu tidak melihat sesuatu rupa pada hari TUHAN berfirman kepadamu di Horeb dari tengah-tengah api – Ulangan 4:15

supaya jangan kamu berlaku busuk dengan membuat bagimu patung yang menyerupai berhala apa pun: yang berbentuk laki-laki atau perempuan; Ulangan 4:16

yang berbentuk binatang yang di bumi, atau berbentuk burung bersayap yang terbang di udara, Ulangan 4:17

atau berbentuk binatang yang merayap di muka bumi, atau berbentuk ikan yang ada di dalam air di bawah bumi; Ulangan 4:18

dan juga supaya jangan engkau mengarahkan matamu ke langit, sehingga apabila engkau melihat matahari, bulan dan bintang, segenap tentara langit, engkau disesatkan untuk sujud menyembah dan beribadah kepada sekaliannya itu, yang justru diberikan TUHAN, Allahmu, kepada segala bangsa di seluruh kolong langit sebagai bagian mereka, Ulangan 4:19

Berhala BUKAN Iblis

Karena banyak pengkotbah yang mengajarkan maka umumnya orang Kristen MENYANGKA bahwa menyembah ilah lain sama dengan menyembah Iblis. Penyembah ilah lain adalah PEMUJA Iblis. Ketika manusia menyembah berhala, maka Iblis menyamar menjadi berhala yang disembah. Ajaran demikian walaupun nampak masuk akal, namun, BUKAN ajaran Alkitab. Ajaran demikian walaupun nampak benar namun SALAH.

Ketika bangsa Israel membuat patung lembu emas dan menyembahnya sebagai YHWH, mereka tidak menyembah Iblis, namun menyembah Allah dengan cara yang salah. Ketika bangsa-bangsa menyembah berhala, mereka tidak menyembah Iblis namun menyembah ilah lain. Berhala bukan Iblis. Iblis tidak memiliki KUASA untuk menjadi ilah lain.

Berhala adalah ILAH ciptaan manusia, bukan Iblis apalagi roh-roh jahat yang menyamar. Manusia menciptakan berhala dan memberinya sifat serta kuasa. Ada berhala yang bersifat baik ada pula yang jahat. Ada berhala yang diberi kuasa untuk mahakuasa ada pula yang terbatas kuasanya. Berhala yang baik disembah untuk mendatangkan berkat sementara yang jahat disembah untuk menghindari malapetaka. Berhala yang baik disebut dewa-dewi sedangkan yang jahat disebut roh-roh jahat. Namun, berhala bukan Iblis dan roh-roh jahatnya.

Mereka beribadah kepada berhala-berhala mereka, yang menjadi perangkap bagi mereka. Mereka mengorbankan anak-anak lelaki mereka, dan anak-anak perempuan mereka kepada roh-roh jahat, dan menumpahkan darah orang yang tak bersalah, darah anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan mereka, yang mereka korbankan kepada berhala-berhala Kanaan, sehingga negeri itu cemar oleh hutang darah. Mereka menajiskan diri dengan apa yang mereka lakukan, dan berzinah dalam perbuatan-perbuatan mereka. Mazmur 106:36-39

BERHALA, walaupun disembah dan dilayani namun tidak berkuasa. Walaupun dilayani namun tidak BERNYAWA. Walaupun disembah namun tidak memiliki ROH. BERKUASA namun TIDAK ADA. Itu sebabnya berhala tidak dapat berbuat JAHAT apalagi berbuat BAIK. Berhala adalah berhala, CIPTAAN manusia yang TIDAK ADA. Saya menyebutnya SANG MAHATIADA.

Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia, mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata, mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat, mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar, mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium, mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba-raba, mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan, dan tidak dapat memberi suara dengan kerongkongannya. Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya, dan semua orang yang percaya kepadanya. Mazmur 115:4-8

Orang-orang yang percaya kepada patung pahatan akan berpaling ke belakang dan mendapat malu, yaitu orang-orang yang berkata kepada patung tuangan: “Kamulah allah kami!” Yesaya 42:17

Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. Bukankah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tangan tukang kayu? Orang memperindahnya dengan emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu, supaya jangan goyang. Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun, tidak dapat berbicara; orang harus mengangkatnya, sebab tidak dapat melangkah. Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baik pun tidak dapat.” Yeremia 10:3-5

Berhala itu semuanya bodoh dan dungu; petunjuk dewa itu sia-sia, karena ia hanya kayu belaka. — Perak kepingan dibawa dari Tarsis, dan emas dari Ufas; berhala itu buatan tukang dan buatan tangan pandai emas. Pakaiannya dari kain ungu tua dan kain ungu muda, semuanya buatan orang-orang ahli. — Yeremia 10:8-9

Setiap manusia ternyata bodoh, tidak berpengetahuan, dan setiap pandai emas menjadi malu karena patung buatannya. Sebab patung tuangannya itu adalah tipu, tidak ada nyawa di dalamnya, semuanya adalah kesia-siaan, pekerjaan yang menjadi buah ejekan, dan yang akan binasa pada waktu dihukum. Yeremia 10:14-15

Apakah gunanya patung pahatan, yang dipahat oleh pembuatnya? Apakah gunanya patung tuangan, pengajar dusta itu? Karena pembuatnya percaya akan buatannya, padahal berhala-berhala bisu belaka yang dibuatnya. Celakalah orang yang berkata kepada sepotong kayu: “Terjagalah!” dan kepada sebuah batu bisu: “Bangunlah!” Masakan dia itu mengajar? Memang ia bersalutkan emas dan perak, tetapi roh tidak ada sama sekali di dalamnya. Habakuk 2:18-19

YHWH NamaNya CEMBURU

Sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada allah lain, karena TUHAN, yang nama-Nya Cemburuan, adalah Allah yang cemburu. Keluaran 34:14

ki lo tish·ta·cha·veh le·’el a·cher; ki Yah·weh kan·na she·mov, el kan·na hu.

Siapakah nama YHWH? YHWH nama-Nya CEMBURU. “ki Yah·weh kan·na she·mov, el kan·na hu” artinya karena YHWH yang cemburuan itu nama-Nya EL KAN NA.

Dalam generasi ini, sebagian orang Kristen yakin telah menemukan rahasia nama Sang Pencipta. Menurut mereka, Sang Pencipta namanya YHWH. Karena yakin nama tidak boleh diterjemahan atau diganti maka mereka kekeh-jumekeh mengajarkan bahwa menerjemahkan atau mengganti nama YHWH adalah penghujatan atau penyembahan ilah lain. Nampaknya, orang-orang tersebut belum pernah mempelajari Alkitab dengan seksama sehingga tidak tahu bahwa YHWH Sang Nama (ha Shem) itu ternyata namaNya  QANNA, artinya CEMBURU.

Mungkinkah Sang Pencipta cemburu pada ciptaanNya? Apabila ilah lain adalah Iblis bukankah itu berarti Sang Pencipta cemburu pada ciptaanNya? Apabila Iblis berkuasa menjadi berhala, bukankah itu berarti Sang Pencipta cemburu pada ciptaanNya? Apabila Iblis adalah ilah lain, apabila Iblis adalah berhala dan Sang Pencipta cemburu kepadanya bukankah Alkitab harus mencatatnya? Namun, kenapa tidak ada satu ayat Alkitab pun yang menyebutkannya?

Apabila Alkitab tidak pernah mengajarkan bahwa Iblis adalah ilah lain, Iblis adalah berhala lalu dari mana para pengkotbah mendapatkan ajaran demikian? Mereka mengaku, itulah wahyu baru, misteri yang tersembunyi dari generasi ke generasi. Apabila yang mereka katakan benar, bukankah itu berarti Allah lupa pada firmanNya sehingga mewahyukan hal yang bertentangan dengan Alkitab? Atau para penulis Alkitab adalah PEMBUAL karena menuliskan hal-hal yang tidak benar? Atau Allah selama ini MEMBUAL karena mewahyukan hal-hal yang tidak benar? Atau semakin hari Iblis semakin berkuasa sehingga pada generasi ini dia berkuasa untuk menjadi ilah lain atau berhala. Saya yakin, para pengkotbah itu belum mempelajari Alkitab dengan benar sehingga tidak tahu kebenarannya atau mereka memang sengaja MEMBUAL untuk mencari pujian guna mencuri kebajikan.

Apabila YHWH yang nama-Nya CEMBURU mustahil cemburu pada ciptaanNya, kenapa Dia cemburu pada ilah lain atau berhala? Kenapa Dia sangat BENCI pada para PENYEMBAH berhala? Berhala bukan ciptaan Sang CEMBURU namun ciptaan manusia. Apabila anda ingin tahu kenapa Dia cemburu pada ciptaan manusia maka inilah pemahaman saya.

Ketika Musa bertanya bagaimana tentang nama-Nya, Sang Pencipta menjawab, “Ehye asher ehye.” Artinya AKU ADA KARENA AKU ADA. Sang Pencipta adalah SANG MAHAADA. Sang Mahaada adalah Sang Pencipta yang mencintai manusia ciptaanNya, peta teladanNya, gambar rupaNya. Alih-alih membalas cintaNya, menyembahNya, melayaniNya, manusia justru MENCIPTAKAN berhala, sang mahatiada untuk dicintai, disembah dan dilayani.

Cemburu tanda tak mampu, marah tanda tak berdaya. Mustahil tidak CEMBURU bila SANG MAHAADA harus bersaing dengan sang mahatiada. Mustahil mengalahkan yang tidak ada. Mustahil tidak MARAH bila Sang Pencipta harus bersaing dengan sang pencipta CIPTAAN ciptaanNya. Harus bersaing dengan lawan tidak seimbang adalah PENGHINAAN.

Politeis Mengaku Kristen

Beberapa orang Kristen tidak mau merayakan Natal karena menurut mereka tanggal 25 Desember adalah hari ulang tahun dewa matahari. Mereka menyangka tindakannya benar dan alkitabiah, itu sebabnya mereka giat mengajak orang-orang Kristen untuk tidak merayakan Natal. Menurut mereka, merayakan Natal berarti menyembah ilah lain, sang dewa matahari. Apakah tindakan mereka benar dan alkitabiah? TIDAK!

Dengan mengakui tanggal 25 Desember adalah hari ulang tahun dewa matahari, sesungguhnya mereka percaya bahwa dewa matahari itu ada. Dengan meyakini bahwa dewa matahari itu adalah Iblis, mereka berarti mereka melakukan dua kesalahan yaitu: Membuat ilah lain dan menjadikan Iblis menjadi ilah lain.

Dengan mengakui keberadaan Dewa matahari, sesungguhnya mereka bukan orang Kristen namun penganut agama Politeis yang percaya akan keberadaan banyak ilah. Dengan mengangkat Iblis yang ciptaan sebagai sang pencipta, mereka sungguh-sungguh melecehkan sang pencipta. Semoga Sang Pencipta mengampuni orang-orang Kristen demikian, sebab mereka tidak tahu bahwa mereka tidak tahu.

Untuk membaca blog-blog tentang YHWH yang lain, silahkan klik di SINI.

Advertisements

13 thoughts on “YHWH Nama-Nya CEMBURU

  1. pak hai2, saya mau diskusi sama bapak tentang pencobaan, tapi saya bingung mau diskusi di artikel yang mana… ^ ^.
    Pak hai, di alkitab byk tertulis “jangan mencobai Tuhan”, menurut pak hai definisi mencobai Tuhan itu apa? contohnya gmn? saya kurang paham dengan ajaran itu…

    • Irwanda, mencobai Tuhan.

      Katanya Tuhan itu Mahakuasa. Anda berkata, “Tuhan, bila Engkau mahakuasa, jadikanlah aku kaya raya dalam waktu 40 hari.”

      Katanya Tuhan itu Mahakasi. Anda berkata, “Tuhan, bila Engkau mahakasih, tolong kasih aku BMW tahun ini juga.”

      Katanya Tuhan Mahatahu. Anda berkata, “Tuhan, masak Engkau nggak tahu kalau aku paling suka jadi orang kaya?”

  2. Mencobai artinya MENGUJI. Bukan MEMAKSA namun MENGUJI.

    Ketika anda bilang anda JAGOAN panco di kampung, hai hai bilang, BUKTIKAN sekarang, mari kita PANCO.

    Itu namanya MENCOBAI.

    Dalam kondisi demikian, saya sama SEKALI tidak MEMAKSA anda. Itu sebabnya bila anda TERCOBAI alias TERPANCING, maka itu SALAH anda sendiri.

    Anda lihat ketika Iblis mencobai YHWH untuk MELAWAN Ayub TANPA alasan?

    Di situ YHWH TERCOBAI maka Dia pun melawan Ayub tanpa ALASAN.

    • Saya mau ikutan nanya pak,

      Kalau berdasarkan komen2 di atas bisa saya simpulkan bahwa pencobaan di atas berdasarkan/bermula dari suatu “pernyataan” dari yang dicobai…

      saya baca dari alkitab bahwa pencobaan itu berasal dari keinginan kita sendiri.

      Begini pak saya punya masalah dalam hal merokok, sering sekali saya ingin menghentikan kebiasaan ini

      yang mau saya tanyakan :

      1) Ketika saya menyatakan atau berniat bahwa saya bisa atau ingin berhenti merokok, apakah saya sedang mencobai diri saya sendiri?

      2)melihat contoh tentang adu panco di atas berarti pencobaan bisa datang dari keinginan orang lain juga ya pak?

      mohon bimbingannya pak 🙂

      • @anak kecil, berhenti merokok? Mulailah jadi perokok yang SOPAN. Tidak merokok di depan anak-anak dan ibu hamil serta minta izin untuk merokok ketika duduk dengan teman teman yang tidak merokok.

  3. Untuk kel. 20:3 Bengcu menulis: “Kalimat tersebut diterjemahkan dari kalimat Acher elohim paniym artinya tidak ada ilah lain di hadapanKu. Acher (dibaca Akher), artinya tidak ada yang lain.”

    –Tanggapanku–

    Dalam Teks Masoret Kel. 20:3 berbunyi: “lo yihye-lekha elohim akherim ‘al-panay”

    “lo yihye-lekha” (jangan/tidak ada padamu)

    “elohim akherim” (ilah-ilah yang lain)

    “‘al-panay” (di hadapan-Ku)

    • Akherim dalam Bahasa Ibrani berakar dari kata Akher (seperti yang Anda tuliskan), tapi Akher itu artinya “yang lain” sementara Anda menulis akher itu artinya “tidak ada yang lain”

      Kalimatnya juga bukan “akher elohim panayim” (seperti pada tulisan Anda) tetapi “elohim akherim ‘al-panay” (ilah-ilah lain di hadapan-Ku)

  4. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Keluaran 20:3

    Acher (dibaca Akher), artinya tidak ada yang lain. Acher bukan kata KERJA namun kata SIFAT. Di dalam bahasa apapun kata SIFAT tidak pernah digunakan untuk memerintah orang lain. Acher elohim paniym bukan perintah untuk tidak menyembah ilah namun PENYATAAN tidak ada ilah lain.

    Jangan = lo’

    ada = hayah

    padamu allah = ‘elohiym

    lain = ‘acher

    di hadapan-Ku = paniym `al

    Itulah CARA penerjemahan oleh LAI seperti yang tercatat di sini

    http://alkitab.sabda.org/verse.php?book=Kel&chapter=20&verse=3

    hai hai menulis: Kalimat tersebut diterjemahkan dari kalimat Acher elohim paniym artinya tidak ada ilah lain di hadapanKu.

    Anda benar, saya memang salah mengutipnya. seharusnya adalah:

    ‘elohiym acher paniym `al

    “You shall have = yih·yeh- = to fall out, come to pass, become, be

    no = lo = not

    other = a·che·rim = another

    gods = e·lo·him = God, god

    before al- = upon, above, over

    me

    http://biblelexicon.org/exodus/20-3.htm

    hai hai menulis: Kalimat tersebut diterjemahkan dari kalimat Acher elohim paniym artinya tidak ada ilah lain di hadapanKu.

    Berdasarkan alkitab elektronik biblos maka yang ditulis oleh hai hai salah.

    lo a·che·rim e·lo·him al- (pā·nā·ya – tak tertulis)

    Terima kasih untuk koreksinya. Salut atas ketelitian anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s