Satu Pribadi Dua Hakekat Dan Hukum Kontradiksi


Doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat alias Diofisitisme didirikan di atas ilmu filsafat Yunani, khususnya ilmu logika. Itu sebabnya banyak teolog reformed yang menyatakan bahwa Diofisitisme walaupun tidak diajarkan oleh Alkitab namun adalah KESIMPULAN LOGIS dari apa yang diajarkan Alkitab. Walaupun ini adalah bagian dari keseluruhan tulisan saya dalam menggugat Doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat namun pada awalnya saya tidak bemaksud untuk mengunggahnya karena bagian ini sekedar untuk memenuhi rasa jail menggoda sebagian teolog Reformed yang sangat mengagul-agulkan ilmu logika. Namun saya memutuskan untuk mengunggahnya karena Kurniawan Sy mempertanyakan hal yang berhubungan dengan hal ini beberapa kali.

Berpadu bukan Bersatu

BERPADU = UNION

BERSATU = MIXED

Teologi Reformed mengajarkan bahwa Yesus adalah PERPADUAN (Union) bukan PENYATUAN (mixed) manusia dan Allah. Perpaduan! Itu sebabnya dikatakan Yesus adalah 100% manusia dan 100% Allah. Apabila bersatu maka akan dikatakan Yesus adalah 50% manusia dan 50% Allah. Satu hakekat dengan satu PRIBADI. Namun Yesus adalah Satu Pribadi dengan Dua Hakekat. 100% manusia dan 100% Allah.

Satu pribadi dua hakekat Yesus itu ibarat perpaduan antara minyak dan air dalam sebuah gelas. Sifat masing-masing hakekat tetap ada dan tidak bercampur sama sekali. Sifat masing-masing hakekat tidak saling meniadakan atau bertarung juga tidak saling menguasai.

Hakekat dan Pribadi

Apa itu Hakekat (human nature; substance; essence)? Hakekat = intisari

Hakekat = Potensi = benih pribadi

Tanah liat adalah hakekat sementara pot bunga, kendi dan piring tanah liat adalah pribadi. H2O adalah hakekat sementara air, uap, es, salju dan awan adalah pribadi.

Apa itu pribadi (human Person)? Pribadi adalah hakekat dengan KARAKTER khusus.

Teologi Reformed mengajarkan bahwa Yesus HANYA punya satu PRIBADI yaitu pribadi ILAHI karena HAKEKAT manusia-Nya TIDAK BERKEMBANG menjadi PRIBADI sebab telah DIKUASAI oleh Pribadi Ilahi-Nya.

Hubungan Kedua Hakekat Yesus

Bagaimana hubungan kedua Hakekat Yesus?

1. Communicatio Idiomatum = Sama-sama memiliki sifat

Idiomatum = Sifat dasar

pemarah, sombong, pelit = bukan sifat dasar (karena tidak semua orang bersifat demikian).

terbatas, tidak maha tahu, bisa berdosa, bisa mati = sifat dasar (karena dimiliki semua manusia)

Sifat-sifat hakekat manusia maupun hakekat ilahi DIBERIKAN kepada PRIBADI Yesus atau menjadi sifat-sifat dari PRIBADI Yesus. Karena Sifat-sifat hakekat manusia maupun hakekat ilahi Yesus hanya BERPADU (Union) namun tidak BERSATU (mixed) itu sebabnya PRIBADI Yesus mempunyai sifat TERBATAS (FANA) dan TIDAK TERBATAS (Ilahi) sekaligus. Ibarat minyak dan air yang ditaruh dalam satu gelas, sifat-sifat minyak dan air tetap ada dan tidak saling meniadakan. Itulah perpaduan antara sifat-sifat manusiawi dan ilahi dalam satu pribadi Yesus.

2. Communicatio Operationum = Pemberian Tindakan-tindakan (sifat-sifat)

Makan dan tidur adalah tindakan PRIBADI Yesus, BUKAN tindakan hakekat manusia Yesus. Berjalan di atas air dan menyembuhkan orang lumpuh adalah juga tindakan pribadi Yesus, bukan tindakan hakekat ilahi Yesus. Itu sebabnya di katakan semua tindakan Yesus adalah tindakan pribadi-Nya, bukan tindakan hakekat-Nya.

Kenapa kita perlu menyatakan hal tersebut? Karena bila hakekat manusia dan hakekat ilahi Yesus bertindak sendiri-sendiri itu berarti Dia memiliki dua pribadi. Karena hanya memiliki satu pribadi, itu berarti semua tindakan-Nya ada dalam satu kesatuan.

3. Communicatio Charismatum = Pemberian Karunia-karunia

Hakekat manusia Yesus mendapat berbagai karunia baik yang berupa KEMULIAAN maupun yang berupa KEMAMPUAN.

Karunia Kemuliaan:

Ditinggikan SETINGKAT hakekat Logos. Apabila tidak mendapat karunia ditinggikan setingkat hakekat ilahi-Nya, maka itu berarti ketika menyembah Yesus kita menyembah sesama manusia. Apabila tidak ditinggikan, itu berarti setiap saat, hakekat manusia Yesus harus bertekuk lutut menyembah hakekat ilahi-Nya.

Karunia Kemampuan:

  • Kemampuan mustahil bikin dosa
  • Lebih cerdas dari semua manusia
  • Fisik yang lebih kuat sehingga mampu puasa 40 hari 40 malam. Secara normal tentang kekuatan tubuh manusia dikatakan demikian. Bila tidak bernafas selama 3 menit, manusia akan mati. Bila tidak minum selama 3 hari, manusia akan mati. Bila tidak makan selama 30 hari, manusia akan mati.

Apabila mempelajari Kristologi tentang hakekat Yesus maka pelajaran anda akan berakhir setelah mempelajari hal-hal tersebut di atas. Selanjutnya anda akan diingatkan bahwa PERPADUAN dua hakekat dalam sebuah PRIBADI adalah sebuah misteri Tuhan yang mustahil dipahami oleh akal budi manusia yang terbatas. Itu berarti anda harus menerima doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat alias Diofisitisme sebagai kebenaran Alkitab tanpa mempertanyakannya.

Diofisitisme VS Hukum Kontradiksi

Di dalam ilmu logika, hukum kontradiksi (principium contradictionis) adalah HUKUM yang menyatakan bahwa SESUATU pada waktu yang sama MUSTAHIL “sesuatu itu” dan “bukan sesuatu itu”. Bila dinyatakan dalam persamaan Matematika adalah demikian: A MUSTAHIL non-A pada waktu bersamaan.

Berikut ini adalah cuplikan diskusi saya dengan seorang reformed yang menurut saya memiliki pemikiran yang sangat logis, akurat, sistematis dan konsisten tentang doktrin Diofisitisme.

Hai hai: Apabila A = pencipta maka Non-A adalah?

Teolog: Apabila A = pencipta maka Non-A = non pencipta

Hai hai: Apakah hal tersebut, Non-A = non pencipta sepadan dengan Non-A = Ciptaan?

Teolog: Tidak ada non pencipta yang bukan ciptaan, itu sebabnya Non-A = non pencipta sepadan dengan Non-A = Ciptaan.

Hai hai: A = pencipta dan non-A = Ciptaan

Teolog: setuju!!

Hai hai: Logos = pencipta dan manusia = ciptaan. Yesus = 100% Logos dan 100% manusia, itu berarti Yesus adalah kontradiksi?

Teolog: bukan kontradiksi namun paradoks.

Hai hai: Yesus = pencipta dan ciptaan pada waktu bersamaan. Anda sebut itu bukan kontradiksi?

Teolog: Kemanusiaan Yesus tidak pernah BERSATU dengan keilahian-Nya. Itu sebabnya walaupun 100% pencipta dan 100% ciptaan pada waktu yang bersamaan, namun Yesus bukan kontradiksi.

Hai hai: Itu bila anda melihat dari SUDUT pandang hakekatnya. Bagaimana bila memandangnya dari sudut PRIBADI? Bukankah baik hakekat manusia maupun hakekat ilahi-Nya sama-sama memberikan sifat-sifat mereka kepada pribadi-Nya? Bukankah sifat-sifat dari masing-masing hakekat itu hanya BERPADU (union) namun tidak menyatu (mixed)? Karena Yesus hanya punya SATU pribadi, bukankah itu berarti Pribadi-Nya adalah PENCIPTA sekaligus CIPTAAN pada waktu bersamaan? Bukankah itu yang disebut kontradiksi?

Teolog: Bukan kontradiksi namun paradoks. Sebagian orang menyebutnya paradoks karena kedua sifat-Nya, sifat-sifat manusiawi dan ilahi-Nya tidak saling melawan. Namun saya tidak setuju dengan alasan itu sebab “saling melawan” bukan syarat yang ditetapkan oleh hukum kontradiksi. Saya menyebutnya paradoks karena hukum kontradiksi adalah hasil dari akal manusia yang terbatas.

Hai hai: Itu berarti anda mengakui hukum kontradiksi hanya ada dalam logika manusia di samping itu ada logika yang lebih tinggi lagi, misalnya yang disebut supra logika? Itu sebabnya hal-hal kontradiksi dalam logika belum tentu kontradiksi bila di bawa ke ajang yang lebih tinggi yaitu ajang supra logika?

Teolog: Kurang lebih demikian!

Hai hai: Baiklah bila demikian. Mari kita diskusikan hal yang lainnya.

Teolog: Mari kita diskusikan hal yang lainnya.

Hai hai: Dari mana para teolog tahu bahwa hakekat manusia dan hakekat ilahi Yesus hanya berpadu namun tidak pernah menyatu?

Teolog: Mereka tidak tahu. Tidak tahu. Itu sebabnya disebut iman. Bila hakekat ilahi Yesus menyatu dengan hakekat manusia-Nya maka yang terbentuk adalah manusia setengah ilahi. Setengah ilahi berarti mustahil melakukan hal-hal ilahi.

Hai hai: Dari mana para teolog tahu bahwa Yesus bukan manusia setengah ilahi?

Teolog: hal-hal yang mampu dilakukan oleh manusia disebut hal hal manusiawi. Hal-hal yang tidak mampu dilakukan oleh manusia disebut hal-hal ilahi. Itu sebabnya di katakan, hal-hal yang dilakukan oleh Yesus yang tidak mampu dilakukan oleh manusia adalah bukti keilahian-Nya.

Hai hai: Bukankah manusia setengah ilahi seharusnya mampu melakukan hal-hal yang tidak mampu dilakukan oleh manusia?

Teolog: Di dunia manusia setengah ilahi memang mampu melakukan hal-hal yang tidak mampu dilakukan oleh manusia. Namun untuk bertahta di sorga Yesus harus 100% Ilahi. Apabila Yesus hanya manusia setengah ilahi, mustahil Dia bisa bertahta di sorga. Itulah alasan utama ditegakkannya doktrin 100% manusia dan 100% Ilahi. Manusia sejati dan Ilahi sejati. Itulah alasan logis doktrin diofisitisme, satu pribadi dua hakekat.

Hai hai: Para teolog mengajarkan bahwa sifat hakekat manusia dan sifat hakekat Ilahi Yesus muncul bergantian. Kadang-kadang Dia Ilahi namun di saat yang lain Dia manusiawi. Bagaimana pengaturannya? Apa yang menyebabkan Yesus berprilaku ilahi dan apa pula yang menyebabkan Dia berprilaku manusiawi? Saya ambil contoh: mahatahu dan tidak tahu! Bukankah baik sifat mahatahu-Nya yang ilahi maupun sifat tidaktahu-Nya yang manusia tidak pernah MENINGGALKAN Yesus? Bukankah itu berarti Dia mahatahu dan tidaktahu pada waktu yang bersamaan? Mahatahu sekaligus tidaktahu? Apa yang sesungguhnya terjadi?

Teolog: Sifat Ilahi dan sifat manusiawinya berkuasa bergantian secara harmonis menurut pengaturan Allah.

Hai hai: Apakah itu berarti Yesus memiliki dua pribadi, yang satu ilahi sedangkan yang lain manusiawi?

Teolog: Tidak! Yesus hanya punya satu pribadi. Pribadi itu memiliki dua sifat yaitu sifat manusiawi dan sifat ilahi. Sifat-sifat itu tidak pernah menyatu juga tidak pernah saling meniadakan juga tidak pernah saling menguasai. Misalnya: Sifat mahatahu-Nya yang ilahi tidak pernah meniadakan atau menguasai sifat tidaktahu-Nya yang manusiawi. Ketika sifat mahatahu-Nya yang ilahi berkuasa, saat itu sifat tidaktahu-Nya yang manusia ibarat tidur. Hal sebaliknya juga terjadi.

Hai hai: Kenapa tidak dikatakan bahwa ketika Yesus mahatahu, saat itu sifat ilahi-Nya menguasai sifat manusiawi-Nya dan ketika Dia tidak tahu, sifat manusiawi-Nya berkuasa atas sifat ilahi-Nya?

Teolog: Bila hal demikian yang terjadi itu namanya MENYATU (mixed), bukan BERPADU (union). Itu juga berarti hakekat manusiawi dan hakekat Ilahi Yesus saling MENAKLUKKAN atau bertarung untuk berkuasa. Bila hal itu yang terjadi maka sudah pasti sifat-sifat ilahi-Nya yang akan SELALU menang dan berkuasa. Itulah yang diajarkan oleh Monofisitisme, sifat-sifat ilahi Yesus menyerap semua sifat manusiawi-Nya. Namun bila itu yang terjadi, kenapa pada waktu-waktu tertentu Yesus sangat manusiawi dan tidak ilahi sama sekali?.

Hai hai: Apa yang anda jelaskan nampak logis. Namun izinkan saya bertanya, apakah yang anda jelaskan itu adalah pemahaman anda sendiri atau juga diyakini oleh para teolog lainnya? Apakah itu termasuk dalam ajaran diofitisme? Saya bertanya karena yang anda jelaskan tidak tertulis di dalam buku-buku Kistologi berbahasa Indonesia juga tidak muncul dalam seminar-seminar Kristologi yang pernah saya hadiri.

Teolog: Saya tidak tahu berapa banyak teolog yang meyakini apa yang saya yakini tersebut namun saya tahu bahwa John Calvin menganut keyakinan seperti itu. John Calvin-lah yang setahu saya menggunakan istilah “TIDUR”.

Hai hai: Ketika saya tahu, saya tidak ada dalam kondisi “tidak tahu”. Ketika saya “tidak tahu” saya tidak ada dalam kondisi “tahu”. Tidak sulit untuk memahami hal demikian, karena saya hanya satu hakekat dan satu pribadi. Namun hal itu menjadi sulit bagi Yesus karena Dia punya dua hakekat dan sifat manusiawi dan sifat ilahi-Nya tidak pernah menyatu (mixed) namun berpadu (union).

Teolog: Itu sebabnya dikatakan bahwa doktrin Diofisitisme adalah misteri Ilahi yang mustahil dipahami oleh akal manusia yang terbatas. Diofisitisme diakui oleh gereja bukan karena memiliki pemahaman yang lengkap akan hal itu namun karena teori yang lainnya, misal: Adoptionisme, Doketisme, Gnosisisme, Arianisme, Nestorianisme, Monofisitisme, Miafisitisme sudah TERNYATA kesalahannya.

Hai hai: Bukankah doktrin Diofisitisme pun sudah ternyata kesalahannya?

Teolog: Bukan begitu kejadiannya. Bukan ternyata kesalahannya namun belum sempurna. Namun, dibanding yang lain, diofisitisme adalah yang terbaik.

Hai hai: Setelah bertahta di sorga, Yesus tetap 100% manusia dan 100% Ilahi bukan? Saat itu Dia tetap bersifat manusiawi dan ilahi bukan? Saat itu dia tetap mahatahu sekaligus tidaktahu bukan? Ah …. Ada begitu banyak pertanyaan yang belum ada jawabannya bukan?

Teolog: Itulah kenyataannya. Kewajiban kita bukan hanya bertanya namun juga menjawabnya. Sayangnya, banyak orang yang hanya mengajukan pertanyaan namun tidak membantu mencari jawabannya. Anda termasuk yang mana?

Hai hai: Ha ha ha ha ha …. Dalam hal Diofisitisme, saya adalah orang yang bertanya karena menyangka sudah tahu jawabannya. Itu sebabnya, selain bertanya saya juga menjawab pertanyaan.? Kali ini saya bertanya.

NB.
Ini adalah blog ke 5 dari blog “Bengcu Menggungat Satu Pribadi Dua Hakekat” Untuk membaca blog lainnya, silahkan klik di bawah ini:

Untuk membaca blog-blog tentang Kristologi yang lain, silahkan klik di SINI.

  1. Monofisitisme Miafisitisme Diofisitisme
  2. Yesus Bukan Dari Dunia Ini
  3. Maria Hamil RAHIM Tidak Hamil JANIN
  4. Yesus MENYANGKAL Doktrin Diofisitisme
  5. Diofisitisme VS Hukum Kontradiksi
  6. Yesus HARUS Punya NAFSU Birahi
  7. Perempuan Berselubung Matahari

16 thoughts on “Satu Pribadi Dua Hakekat Dan Hukum Kontradiksi

  1. Selamat malam om Hai..
    Ini tulisan yang sangat menarik.. Saya masih harus membacanya berulang-ulang supaya lebih bisa mengerti. Oya, hingga saat ini belum ada revisi sedikitpun atas tulisan ini kan om ? Terus berkarya ya om, saya doakan Tuhan selalu memimpin om Hai dengan HikmatNya dan menyertai om supaya bisa terus menjelaskan konsep-konsep Teologia yang Benar. Salam dari sesama anggota keluarga Tuhan🙂

    • @putraisa, belum ada revisi atas blog ini. Bila ada revisi pasti akan saya umumkan di Face book saya. Terima kasih atas doanya. Semoga saya punya umur panjang dan tubuh yang sehat untuk senantiasa belajar dan menuliskan yang saya pahami tentang ajaran Alkitab. andaikata semua jemaat mau bahu membahu menggali Alkitab habis-habisan maka saya yakin generasi ini akan memahami banyak ajaran Alkitab yang belum dipahami oleh generasi sebelumnya.

  2. Amin om Hai. Saya terus dukung dengan doa. Oya.. lewat om, saya tdk hanya belajar teologia tapi jg belajar kritis, teliti, tdk cepat menghakimi, belajar rendah hati saat dicela. Saya tdk tahu apakah metode pengajaran yg om pakai ini memang disengaja untuk mengajar hal2 itu juga atau tdk. Tapi yg pasti, saya merasakan manfaatnya. Maafkan saya ya om, karena pernah menyumbang satu komen yg menghakimi om di salah satu group Kristen. Semoga tmn2 saya disana yg masih melakukannya cepat sadar dan bertobat😀 hehehe.. GBU om Hai Hai.

    • @Putraisa, apa yang anda harapkan dari seseorang yang biasa nongkrong di ujung gang, di pos kamling, di warteg, dll? ya orang yang ngomongnya kayak preman. Ha ha ha ha ha … Syukurlah bila perilaku orang DESA demikian berguna untuk menyadarkan orang-orang kota untuk kembali lagi ke desa dan melihat segala sesuatu apa adanya. Ha ha ha ha ha ha ha ….. jangan kuatir. Saling CELA mencela itu adalah SIKAP ksatria. Orang yagn MENCELa biasanya TIDAK takut DICELA. Ha ha ha ha ha …

  3. hahaha.. semoga jiwa ksatrianya nular ya om🙂 oya om, saya agak bingung memahami bagian Soteriologi Salib. Sedang saya coba pelajari pelan2. Semoga Tuhan menuntun saya ke pengertian yg benar.

    • @Putraisa, silahkan palajari dengan teliti dan hati hati. Jangan kuatir, sebab kita punya waktu seumur hidup untuk belajar. Kita TIDAK membuat AJARAN BARU, namun HANYA meneruskan ajaran yang sudah diajarkan 2000 tahun yang lalu. Kenapa TAKUT salah? Menang debat pun mau bangga tentang apa? toh kita hanya meneruskan yang sudah ADA? Ha ha ha ha …

  4. Pertanyaan nya adalah dimana anda mendapatkan Ayat2 Alkitabiah yg mengajarkan bahwa :
    Setelah bertahta di sorga, Yesus tetap 100% manusia dan 100% Ilahi bukan? Saat itu Dia tetap bersifat manusiawi dan ilahi bukan? Saat itu dia tetap mahatahu sekaligus tidaktahu bukan?

    Bukankah Yesus setelah Bangkit :
    Matius 28 : 18
    Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

    Yesus yg berbeda dengan Powefullnya mengatakan hal demikian

    Kisah Para Rasul 1 : 9
    Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.

    Yesus setelah Bangkit Tubuhnya bisa terangkat ke Sorga artinya Tubuhnya sudah berbeda dari Tubuh sebelum Yesus mengalami Kebangkitan

    Kesimpulannya adalah Pernyataan anda tsb tdk Alkitabiah dan Ngawur
    Lukas 24 : 26
    Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?”

    Setelah bertahta di sorga, Yesus menjadi Yesus yg berbeda HakikatNya, Mengapa? karna Yesus akan datang kembali dengan Kemuliaan BapaNya

    • whe275 sepertinya anda terburu-buru menyimpulkan pernyataan Hai-Hai dalam dialognya dengan Teolog Reformed di atas. Coba anda baca bagian lanjutan dari Seri Kristologi ini.

    • @ whe275, mengucapkan kalimat, “Kesimpulannya adalah Pernyataan anda tsb tdk Alkitabiah dan Ngawur” MUDAH sekali. Semua orang bisa mengucapkannya dan sudah banyak orang yang mengucapkannya namun masalahnya, sampai hai ini BELuM ada satu orang pun yang MAMPU menguliti blog ini untuk menunjukkan KENGAWURAN hai hai dengan Alkitab sebagai SANDARD kebenaran di depn banyak saksi. B3lajar alkitab baik baik nak. Seetelah JAGO bagu komentar lagi yang genah ya. Mengutip alamat alamat Alkitab seprti yang anda lakukan di atas nggak ada gunanya sama sekali kisanak.

      • Justru saya bertanya kepada anda yg MENGAKU BERISI :
        Pertanyaan anda ini :
        Setelah bertahta di sorga, Yesus tetap 100% manusia dan 100% Ilahi bukan? Saat itu Dia tetap bersifat manusiawi dan ilahi bukan? Saat itu dia tetap mahatahu sekaligus tidaktahu bukan?

        Pertanyaan anda diatas ini atas Dasar Pembenaran Alkitab atau anda hanya MEMBENTURKAN Alkitab dengan LOGIKA anda???

        Jawab sajalah dengan ARGUMENTASI CERDAS, bukan KLAIM sana KLAIM sini bahwa anda TIDAK NGAWUR, sedangkan Jawabannya TIDAK ADA???

        Masalah saya Tdk JAGO di Alkitab, itu TIDAK Masalah, karena saya TIDAK PERNAH KLAIM, bahwa saya JAGO ALKITAB, Masalah saya Komentar….. LURUSKAN lah saya kalau anda MERASA BENAR, buat saya PAHAM dgn ARGUMENTASI2 CERDAS dari anda,

        Bukan Seperti yg anda Perlihatkan….. anda tdk menjelaskan malah hanya KLAIM sana, KLAIM sini

        Anda Melakukan KLAIM bahwa anda sudah sudah Memiliki Kebenaran ABSOLUT, yg Lain KELIRU
        HAL ini saja anda sudah TIDAK SESUAI dengan Alkitab, karena Alkitab menulis :

        I Korintus 13:9 Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.
        I Korintus 13:10 Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.
        I Korintus 13:12 Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.

        Paulus saja SADAR karena KETERBATASANNYA

        Bagaimana anda mengatakan bahwa anda TIDAK NGAWUR dgn Alkitab??? sedangkan anda Sudah NGAWUR dengan KLAIM bahwa anda Benar ABSOLUT??? dibuktikan dgn anda Menghakimi Semua Orang dan Semua Hamba Tuhan……..

        • @whe275, karena tahu anda nggak JAGO di Alkitablah maka saya menasehati anda untuk belajar alkitab baik-baik dulu sebelum memberi komentar. Menuduh itu gampang namun menuduh dengan ALASAN yang tepat dan BuKTI yng gamblang itulah yang benar.

          • Tidak ada yg Menuduh, kenyataan nya bahwa anda mengaku menjadikan Alkitab sebagai Dasar Pembenaran, tetapi Kenyataannya, Anda hanya Memutarbalikkan ayat Alkitab saja

            Yang anda Berikan Justru SANGAT Bertolak Belakang dgn ESENSI ajaran mengenai Alkitab : KASIH, RENDAH HATI, TIDAK MENGHAKIMI, hal2 yg SANGAT Mendasar, JUSTRU Tidak ada yg saya Temukan dari BLOG anda ini,

            Yang anda Ajarkan adalah :
            Menghakimi Hamba2 Tuhan,
            Anda KLAIM bahwa anda Benar yg Absolut,
            Dengan Bangga Mengakui anda Terkenal, tapi tdk sadar bahwa anda Terkenal Karena KONTROVERSIAL, Ketenaran sama yg Didapat Nazarudin, Gayus, Mindo Rosalina, Robot Gedek dll

            Kalau HAL2 Mendasar saja anda (Maaf) SUDAH NGAWUR, apalagi yg Lainnya

            Inilah BUKTI Mendasar KENGAWURAN hai hai, dengan Alkitab sebagai STANDARD kebenaran

            • @ whe275, bila ada yang diputar balikkan hai hai, tunjukkan saja, lalu ajarkan yang benar. biar hai hai ngawur, tunjukkan saja lalau ajarkan yang benar. gampang bukan? Demikian gampang namun kenapa anda tidak mampu melakukannya? Karena anda nggak mau belajar Alkitab dengan benar. ha ha ha ha ha ha … Benar benar mengenaskan sebab anda MENUDUH hai hai SALAH dan NGACO belo serta tuduhan ngawur lainnya, hanya karena hai hai MENUNJuKKAN kesalahan ajaran yang selama ini anda anggap bENAR. Ha ha ha ha ha ha … anda BERIMAN bahwa yang hai hai tuNjuKKAN kesalahannya itu BENAR? a ha ha ha ha ha ….. K’cian dech lu.

              • Hai Hai Menunjukkan Kesalahan ajaran yang selama ini anda anggap BENARi???
                =========================
                LUCU………., Kekeliruan Ajaran anda, karena anda Memutarbalikkan ESENSI Ajaran Alkitab yg Sebenarnya Yaitu KASIH, RENDAH HATI dan TIDAK MENGHAKIMI

                dan yg anda Ajarkan adalah SEBALIKNYA
                Nuansa Sombong sangat Terasa di Blog ini
                Nuansa Menghakimi sangat Terasa di Blog ini
                Nuansa Membenci sangat Terasa di Blog ini

                Pertanyaan saya TIDAK ada jawabannya, malah KLAIM sana sini utk MEMBUKTIKAN, LUCU Sekali…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s