Misteri Kegelapan Saat Penyaliban Yesus


Yesus diserahkan oleh Pilatus untuk disalibkan sekitar jam dua belas siang dan Dia meninggal sekitar jam tiga sore di atas kayu salib. Matius, Markus maupun Lukas mencatat bahwa kegelapan meliputi seluruh Yerusalem dan sekitarnya dari kira-kira jam dua belas sampai jam tiga sore. Namun, Yohanes sama sekali tidak mencatat tentang terjadinya kegelapan. Tadinya saya memahami bahwa kegelapan yang terjadi pada saat itu hanya dialami oleh orang-orang fasik dan tidak dialami oleh murid-murid Yesus. Namun, setelah mengujinya dengan seksama, saya mengakui bahwa pemahaman demikian salah total bahkan tolol sekali. Tiga kitab Injil mengajarkan bahwa pada saat itu seluruh daerah itu, kota Yerusalem dan sekitarnya diliputi kegelapan namun Empat Injil mengajarkan bahwa pada saat itu, kota Yerusalem sama sekali tidak gelap gulita. Itulah misteri Kegelapan Dalam Injil.

Kisah Penyaliban Yesus Menurut Matius

Mulai dari jam dua belas kegelapan (skotos) meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga. Matius 27:45

Ketika mereka berjalan ke luar kota, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene yang bernama Simon. Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus. Matius 27:32

Maka sampailah mereka di suatu tempat yang bernama Golgota, artinya: Tempat Tengkorak. Matius 27:33

Lalu mereka memberi Dia minum anggur bercampur empedu. Setelah Ia mengecapnya, Ia tidak mau meminumnya. Matius 27:34

Sesudah menyalibkan Dia  mereka membagi-bagi pakaian-Nya dengan membuang undi. Matius 27:35

Lalu mereka duduk di situ menjaga Dia. Matius 27:36

Dan di atas kepala-Nya terpasang tulisan yang menyebut alasan mengapa Ia dihukum: “Inilah Yesus Raja orang Yahudi.” Matius 27:37

Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan dan seorang di sebelah kiri-Nya. Matius 27:38

Orang-orang yang lewat di sana menghujat Dia dan sambil menggelengkan kepala, Matius 27:39

mereka berkata: “Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu!” Matius 27:40

Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli-ahli Taurat dan tua-tua mengolok-olokkan Dia dan mereka berkata: Matius 27:41

“Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya. Matius 27:42

Ia menaruh harapan-Nya pada Allah: baiklah Allah menyelamatkan Dia, jikalau Allah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Allah.” Matius 27:43

Bahkan penyamun-penyamun yang disalibkan bersama-sama dengan Dia mencela-Nya demikian juga. Matius 27:44

Mulai dari jam dua belas kegelapan (skotos) meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga. Matius 27:45

Handai taulan sekalian, apabila saat itu Yerusalem dan sekitarnya memang diliputi kegelapan, kenapa tidak ada catatan tentang orang-orang menggunakan obor? Karena diliputi kegelapan namun tidak ada obor, bagaimana cara orang-orang yang tercatat di dalam kisah tersebut di atas melakukan kegiatannya?

Kisah Penyaliban Yesus Menurut Markus

Pada jam dua belas, kegelapan (skotos) meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai jam tiga. Markus 15:33

Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah ungu itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian Yesus dibawa ke luar untuk disalibkan. Markus 15:20

Pada waktu itu lewat seorang yang bernama Simon, orang Kirene, ayah Aleksander dan Rufus, yang baru datang dari luar kota, dan orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus. Markus 15:21

Mereka membawa Yesus ke tempat yang bernama Golgota, yang berarti: Tempat Tengkorak. Markus 15:22

Lalu mereka memberi anggur bercampur mur kepada-Nya, tetapi Ia menolaknya. Markus 15:23

Kemudian mereka menyalibkan Dia, lalu mereka membagi pakaian-Nya dengan membuang undi atasnya untuk menentukan bagian masing-masing. Markus 15:24

Hari jam sembilan ketika Ia disalibkan. Markus 15:25

Dan alasan mengapa Ia dihukum disebut pada tulisan yang terpasang di situ: “Raja orang Yahudi”. Markus 15:26

Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan-Nya dan seorang di sebelah kiri-Nya. Markus 15:27

(Demikian genaplah nas Alkitab yang berbunyi: “Ia akan terhitung di antara orang-orang durhaka.”) Markus 15:28

Orang-orang yang lewat di sana menghujat Dia, dan sambil menggelengkan kepala mereka berkata: “Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, Markus 15:29

turunlah dari salib itu dan selamatkan diri-Mu!” Markus 15:30

Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli Taurat mengolok-olokkan Dia di antara mereka sendiri dan mereka berkata: “Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Markus 15:31

Baiklah Mesias, Raja Israel itu, turun dari salib itu, supaya kita lihat dan percaya.” Bahkan kedua orang yang disalibkan bersama-sama dengan Dia mencela Dia juga. Markus 15:32

Pada jam dua belas, kegelapan (skotos) meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai jam tiga. Markus 15:33

Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”, yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? Markus 15:34

Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: “Lihat, Ia memanggil Elia.” Markus 15:35

Maka datanglah seorang dengan bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum serta berkata: “Baiklah kita tunggu dan melihat apakah Elia datang untuk menurunkan Dia.” Markus 15:36

Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya. Markus 15:37

Ketika itu tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah. Markus 15:38

Waktu kepala pasukan yang berdiri berhadapan dengan Dia melihat mati-Nya demikian, berkatalah ia: “Sungguh, orang ini adalah Anak Allah!” Markus 15:39

Ada juga beberapa perempuan yang melihat dari jauh, di antaranya Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses, serta Salome. Markus 15:40

Mereka semuanya telah mengikut Yesus dan melayani-Nya waktu Ia di Galilea. Dan ada juga di situ banyak perempuan lain yang telah datang ke Yerusalem bersama-sama dengan Yesus. Markus 15:41

Handai taulan sekalian, apabila saat itu Yerusalem dan sekitarnya memang diliputi kegelapan, kenapa tidak ada catatan tentang orang-orang menggunakan obor? Karena diliputi kegelapan namun tidak ada obor, bagaimana cara orang-orang yang tercatat di dalam kisah tersebut di atas melakukan kegiatannya?

Kisah Penyaliban Yesus Menurut Lukas

Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan (skotos) meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga, Lukas 23:44

Ketika mereka membawa Yesus, mereka menahan seorang yang bernama Simon dari Kirene, yang baru datang dari luar kota, lalu diletakkan salib itu di atas bahunya, supaya dipikulnya sambil mengikuti Yesus. Lukas 23:26

Sejumlah besar orang mengikuti Dia; di antaranya banyak perempuan yang menangisi dan meratapi Dia. Lukas 23:27

Yesus berpaling kepada mereka dan berkata: “Hai puteri-puteri Yerusalem, janganlah kamu menangisi Aku, melainkan tangisilah dirimu sendiri dan anak-anakmu! Lukas 23:28

Sebab lihat, akan tiba masanya orang berkata: Berbahagialah perempuan mandul dan yang rahimnya tidak pernah melahirkan, dan yang susunya tidak pernah menyusui. Lukas 23:29

Maka orang akan mulai berkata kepada gunung-gunung: Runtuhlah menimpa kami! dan kepada bukit-bukit: Timbunilah kami! Lukas 23:30

Sebab jikalau orang berbuat demikian dengan kayu hidup, apakah yang akan terjadi dengan kayu kering?” Lukas 23:31

Dan ada juga digiring dua orang lain, yaitu dua penjahat untuk dihukum mati bersama-sama dengan Dia. Lukas 23:32

Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan-Nya dan yang lain di sebelah kiri-Nya. Lukas 23:33

Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya. Lukas 23:34

Orang banyak berdiri di situ dan melihat semuanya. Pemimpin-pemimpin mengejek Dia, katanya: “Orang lain Ia selamatkan, biarlah sekarang Ia menyelamatkan diri-Nya sendiri, jika Ia adalah Mesias, orang yang dipilih Allah.” Lukas 23:35

Juga prajurit-prajurit mengolok-olokkan Dia; mereka mengunjukkan anggur asam kepada-Nya Lukas 3:36

dan berkata: “Jika Engkau adalah raja orang Yahudi, z  selamatkanlah diri-Mu!” Lukas 23:37

Ada juga tulisan di atas kepala-Nya: “Inilah raja orang Yahudi”. Lukas 23:38

Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: “Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!” Lukas 23:39

Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: “Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama? Lukas 23:40

Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah.” Lukas 23:41

Lalu ia berkata: “Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja.” Lukas 23:42

Kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.” Lukas 23:43

Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan (skotos) meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga, Lukas 23:44

sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua. Lukas 23:45

Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya. Lukas 23:46

Ketika kepala pasukan melihat apa yang terjadi, ia memuliakan Allah, katanya: “Sungguh, orang ini adalah orang benar!” Lukas 23:47

Dan sesudah seluruh orang banyak, yang datang berkerumun di situ untuk tontonan itu, melihat apa yang terjadi itu, pulanglah mereka sambil memukul-mukul diri. Lukas 23:48

Semua orang yang mengenal Yesus dari dekat, termasuk perempuan-perempuan yang mengikuti Dia dari Galilea, berdiri jauh-jauh dan melihat semuanya itu. Lukas 23:49

Handai taulan sekalian, apabila saat itu Yerusalem dan sekitarnya memang diliputi kegelapan, kenapa tidak ada catatan tentang orang-orang menggunakan obor? Karena diliputi kegelapan namun tidak ada obor, bagaimana cara orang-orang yang tercatat di dalam kisah tersebut di atas melakukan kegiatannya?

Kisah Penyaliban Yesus Menurut Yohanes

Hari itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam  dua belas. Kata Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu: “Inilah rajamu!” Yohanes 19:14

Akhirnya Pilatus menyerahkan Yesus kepada mereka untuk disalibkan. Mereka menerima Yesus. Yohanes 19:16

Sambil memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota. Yohanes 19:17

Dan di situ Ia disalibkan mereka dan bersama-sama dengan Dia disalibkan juga dua orang lain, sebelah-menyebelah, Yesus di tengah-tengah. Yohanes 19:18

Dan Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib itu, bunyinya: “Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi.” Yohanes 19:19

Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Yesus disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani. Yohanes 19:20

Maka kata imam-imam kepala orang Yahudi kepada Pilatus: “Jangan engkau menulis: Raja orang Yahudi, tetapi bahwa Ia mengatakan: Aku adalah Raja orang Yahudi.” Yohanes 19:21

Jawab Pilatus: “Apa yang kutulis, tetap tertulis.” Yohanes 19:22

Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian–dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja. Yohanes 19:23

Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain: “Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatnya.” Demikianlah hendaknya supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: “Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku.” Hal itu telah dilakukan prajurit-prajurit itu. Yohanes 19:24

Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Yohanes 19:25

Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: “Ibu, inilah, anakmu!” Yohanes 19:26

Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Inilah ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya. Yohanes 19:27

Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia–supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci–:”Aku haus!” Yohanes 19:28

Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus. Yohanes 19:29

Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya. Yohanes 19:30

Handai taulan sekalian, apabila saat itu Yerusalem dan sekitarnya memang diliputi kegelapan, kenapa tidak ada catatan tentang orang-orang menggunakan obor? Karena diliputi kegelapan namun tidak ada obor, bagaimana cara orang-orang yang tercatat di dalam kisah tersebut di atas melakukan kegiatannya?

Misteri Kegelapan Dalam Injil

Mulai dari jam dua belas kegelapan (skotos) meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga. Matius 27:45

Pada jam dua belas, kegelapan (skotos) meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai jam tiga. Markus 15:33

Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan (skotos) meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga, Lukas 23:44

Handai taulan sekalian, apabila saat itu tidak ada kegelapan sama sekali di Yerusalem dan sekitarnya, kenapa baik Matius, Markus maupun Lukas bersaksi bahwa saat iu kegelapan meliputi seluruh daerah itu dari kira-kira jam dua belas sampai kira-kira jam tiga sore? Kenapa ketiganya menyangkal apa yang mereka ajarkan? Kenapa para teolog dari generasi ke generasi mengajarkan bahwa seluruh Yerusalem dan sekitarnya diliputi kegelapan dari kira-kira jam dua belas sampai kira-kira jam tiga sore ketika Yesus di siksa dan disalib?

Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap (skotia), katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah. Matius 10:27

Karena itu apa yang kamu katakan dalam gelap (skotia) akan kedengaran dalam terang, dan apa yang kamu bisikkan ke telinga di dalam kamar akan diberitakan dari atas atap rumah. Lukas 12:3

dan menyeberang ke Kapernaum. Ketika hari sudah gelap (skotia) Yesus belum juga datang mendapatkan mereka, Yohanes 6:17

“Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap (skotia) dan bulan tidak bercahaya Markus 13:24

Handai taulan sekalian, baik Matius maupun Markus serta Lukas menggunakan kata Yunani SKOTOS ketika menyatakan “kegelapan meliputi seluruh daerah itu”. Di dalam keempat ayat tersebut di atas, Matius, Lukas dan Yohanes menggunakan kata Yunani SKOTIA untuk menyatakan menyatakan situasi atau kondisi GELAP karena tidak ada cahaya. Kata SKOTOS sama sekali tidak pernah digunakan untuk menyatakan kondisi GELAP karena tidak ada cahaya. kata SKOTOS artinya kejahatan; kegelapan yang penuh kejahatan.

Selama proses penyaliban Yesus Kristus, seluruh daerah itu sama sekali tidak diliputi kegelapan dalam arti tidak ada cahaya namun diliputi KEJAHATAN. Itulah yang diajarkan oleh Matius, Markus dan Lukas. Itu sebabnya ketika Yesus mati pada kira-kira jam tiga sore, kejahatan alias kegelapan itu pun berakhir dan tidak meliputi seluruh daerah itu lagi.

Dari generasi ke generasi para teolog tidak menyadari kebenaran demikian, itu sebabnya yang diajarkan dari mimbar ke mimbar adalah: Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh Yerusalem dan sekitarnya sampai jam tiga. Itu sebabnya mereka sama sekali tidak pernah mengajarkan perbedaan arti kata SKOTIA, gelap karena tidak ada cahaya dan SKOTOS, kegelapan karena dikuasai kejahatan. Karena itulah yang diajarkan dari mimbar ke mimbar, maka itu pula yang dipercayai oleh jemaat dari generasi ke generasi.

Kebangkitan Orang-Orang Kudus

Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah, Matius 27:51

dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit. Matius 27:52

Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang. Matius 27:53

Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu berkata: “Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah.” Matius 27:54

Handai taulan sekalian, saya pernah meyakini bahwa pada saat Yesus disalib, banyak orang-orang Kudus yang dibangkitkan lalu diberi anugerah untuk berkunjung ke Yerusalem untuk menyaksikan penyaliban Yesus.  Orang-orang Kudus tersebut tidak nampak oleh mata orang-orang fasik namun nampak oleh orang-orang Kristen. Setelah mengujinya dengan seksama saya mengakui bahwa keyakinan demikian salah total bahkan tolol sekali.

Semua orang Lewi di kota kudus ada dua ratus delapan puluh empat orang. Nehemia 11:18

Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya. Wahyu 21:22

Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.” Wahyu 22:19

Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun. 20:4

Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama. Wahyu 20:5

Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya. Wahyu 20:6

Di dalam Perjanjian Lama, hanya satu kali kota Yerusalem disebut kota kudus, yang menyebutnya adalah nabi Nehemia. Di dalam Perjanjian Baru, kota Yerusalem sama sekali tidak pernah disebut Kota Kudus. Yang disebut Kota Kudus di dalam Perjanjian Baru adalah Yerusalem Baru alias Sorga.

Kebangkitan orang-orang Kudus yang memasuki Kota Kudus bukan kejadian di Yerusalem namun kejadian di sorga, seperti yang tercatat di dalam Wahyu 20:4-6. Matius mencatatnya berdasarkan penglihatan kepala prajurit dan prajurit-prajuritnya.

NB:
Tulisan ini saya dedikasikan kepada bintang seven yang melalui beberapa komentarnya tentang Allah Yang Mahagelap, memicu saya untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang kegelapan yang terjadi pada saat penyaliban Yesus.

Untuk membaca blog-blog tentang Kristologi yang lain, silahkan klik di SINI.

34 thoughts on “Misteri Kegelapan Saat Penyaliban Yesus

  1. tuan hai hai bengcu atau siapa pun anda. mungkin saja anda (kalian) benar. lebih baik anda (kalian) buat (bikin) saja gereja dan promosikan, siapa tahu sukses (jemaat anda/kalian banyak dan membludak). anda/kalian kan sudah yakin dengan kebenaran itu, tunggu apalagi? cepat buat/bikin gereja dan saya mau lihat, seberapa banyak jemaat anda/kalian nantinya. good luck….🙂

    • @kamso, untuk apa bikin GEREJA? ha ha ha ha ha ha …… paling asyk itu ya MENYESATKAN umat Kristen sehingga anda MUNTAH darah saking KESELNYa. ha ha ha ha ha ha ….. ngomong-ngomong, BEERAPA lama anda MAMPU bertahan MENGHADAPI penyesatan hai hai? ha ha ha ha ha ha … satu bulan? satu tahun? 10 tahun? ha ha ha ha ha ha ha …..

      • perlu diingat berpeganglah saja kepada Firman dan Yesus sebagai batu penjuru! Hati2lah terhadap blog ini.. GBU

  2. sayang sekali anda memahami semua dengan pilkiran dan otak!!!!……anda menerima semua dengan mata dan telinga…sayang sekali….anda memahami semua dengan hati yang busik….sayang sekali….sampai sejauh mana bisa ditelaah menurut otak…..sampai sedalam mana bisa dipahami menurut hati?????….jika tidak ada iman yang sebesar biji mata kamu….sayang sekali….

  3. @om hai hai. Om kenapa ga bikin buku pemuridan saja? Nanti ajaran ini bisa di ajarkan ke orang lain. Jika om hai hai mau membukukan semua tulisan dalam blok ini menjadi buku saya siap membantu untuk mengajarkannya kepada orang lain.

  4. Apakah kegelapan itu spektrumnya sempit? sehingga hanya di interpretasikan sebagai suatu keadaan seperti halnya malam hari?
    Bagaimana dengan penguasa dunia yg gelap ini? sehingga kemana-mana kita harus membawa obor?

    • kisanak, sebaiknya anda baca dulu blognya dengan teliti dan hati-hati sebelum menulis komentar. Komenatar hanya karena sudah membaca judul blog ini? Tindakan demikian tidak bijaksana sama sekali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s