Kematian Di Mata Seorang Tionghoa Kristen


Semua yang hidup pasti mati. Semua manusia hidup pasti takut mati. Itu sebabnya setiap manusia secara naluri berusaha untuk tetap hidup ketika menghadapi kemungkinan mati. Itu sebabnya banyak manusia yang mencari berbagai cara agar tetap hidup dan tidak menghadapi kematian. Itu sebabnya sebagian manusia mengakhiri hidup orang lain demi hidupnya sendiri.  Yang lainnya mengakhiri hidupnya sendiri agar orang lain hidup. Yang paling mengenaskan adalah manusia-manusia yang merangkul kematian untuk menjalani hidupnya.

Mati Karena Tua

Semua yang hidup pasti mati. Semua yang lahir pasti bertumbuh kembang. Semua yang bertumbuh kembang pasti menjadi dewasa. Semua yang dewasa pasti menjadi tua. Semua yang menjadi tua pasti mati. Kenapa takut menjadi tua? Karena takut mati. Karena takut sakit lalu mati. Karena takut tidak dicintai lagi. Karena takut tidak bisa melakukan berbagai hal lagi. Karena takut tidak bisa menikmati berbagai kesenangan lagi.

Ketika lahir, bayi tidak bisa melakukan berbagai hal namun bahagia. Ketika menjadi anak-anak manusia tidak bisa melakukan banyak hal namun bahagia. Setelah dewasa ada banyak hal yang tidak dilakukan namun bahagia. Bukankah itu adalah bukti bahwa melakukan berbagai hal bukan syarat untuk berbahagia? Kenapa takut tua karena takut tidak bisa melakukan berbagai hal?

Ketika lahir, bayi tidak tahu siapa yang mencintainya dan siapa yang tidak mencintainya namun dia bahagia. Ketika menjadi anak-anak, manusia tidak peduli siapa yang mencintainya dan siapa yang tidak mencintainya, namun dia bahagia. Setelah dewasa banyak orang yang mencintainya namun banyak pula yang membencinya, namun dia bahagia. Bukankah itu adalah bukti bahwa dicintai atau dibenci bukan syarat untuk berbahagia? Kenapa takut tua karena takut tidak dicintai lagi?

Kita tidak tahu dari mana kita datang namun tidak pernah menjadikan ketidaktahuan itu sebagai alasan untuk tidak bahagia. Kita juga tidak tahu ke mana akan pergi setelah mati. Kenapa menjadikan ketidaktahuan ke mana akan pergi setelah mati menjadi alasan untuk tidak berbahagia? Tahu memang mengasykkan namun tidak tahu juga mengasykkan, bukan? Itu sebabnya seseorang sering tidak diberitahu tentang sesuatu agar dia tidak kuatir. Tidak tahu lalu menjadi tahu memang mengasykkan namun tahu lalu menjadi tidak tahu juga mengasykkan, bukan? Itu sebabnya kita sering sekali pura-pura tidak tahu. Tidak tahu diri sendiri tidak tahu memang mengasykkan, Namun, tahu bahwa diri tidak tahu, juga mengasykkan, bukan? Itu sebabnya banyak orang berkata, “Untung gua nggak tahu!” bukankah mereka merasa asyk karena tidak tahu? Masalahnya bukan tahu atau tidak tahu namun bagaimana menikmatinya. Oleh karena itu, jangan pernah menjadikan tahu sebagai syarat untuk berbahagia. Dan jangan pula menjadikan tidak tahu sebagai alasan tidak berbahagia. Bila tahu, nikmatilah. Bila tidak tahu dan ingin tahu, cari tahulah dan nikmatilah. Bila ingin tahu namun tidak berhasil mencari tahu sehingga tidak tahu, nikmatilah itu. Kenapa demikian? Karena tahu bukan syarat untuk berbahagia walaupun pengetahuan mengasykkan.

Ketika bertumbuh menjadi dewasa, banyak hal yang mengasykkan. Namun sayangnya, setelah dewasa kita tidak menikmatinya lagi karena menyangka itu bukan cara yang baik bagi orang dewasa untuk merasa asyk. Itu sebabnya orang-orang dewasa tidak bermain boneka lagi walaupun hal itu benar-benar mengasykkan. Hal itu terjadi bukan karena main boneka tidak mengasykkan lagi namun karena menyangka itu bukan cara yang baik bagi orang dewasa untuk merasa asyk. Hal itu terjadi karena kita menyangka orang dewasa yang baik tidak boleh merasa asyk main boneka.

Ketika menua, banyak hal yang mengasykkan. Namun sayangnya, setelah tua kita tidak menikmatinya lagi karena menyangka itu bukan cara yang baik bagi orang tua untuk merasa asyk. Itu sebabnya banyak orang-orang tua tidak berhumor lagi. Hal itu terjadi bukan karena humor tidak mengasykkan lagi namun karena menyangka itu bukan cara yang baik bagi orang tua untuk merasa asyk. Hal itu terjadi karena kita menyangka orang tua yang baik tidak boleh merasa asyk berhumor ria.

Tanggal 13 Februari 2011 yang lalu saya genap berumur 47 tahun. Itu berarti 3 tahun lagi boleh puber kedua. Ketika melihat foto gadis muda dari samping dengan rambut tersibak sehingga menampakkan bibir sensualnya, telinganya yang indah dan leher jenjangnya yang segar, saya memujinya, “sexi!” Ketika dia bertanya “Apanya yang sexi?” Saya menjelaskannya tanpa tedeng aling-aling. Dia ngakak. Saya tahu bahwa dia bukan hanya ngakak namun menggelinjang geli karena lamunannya sendiri. Hal demikian mengasykkan. Mengasykkan bukan karena membayangkan mencium bibir sensual itu dan mengggelitik telinga indah dan leher jenjang segar itu dengan lidah saya. Namun karena tahu bahwa gadis muda itu menggelinjang geli karena lamunannya sendiri. Ha ha ha ha ha …. Itulah yang saya sebut humor miring namun nggak porno. Miring karena akan memicu lamunan siapa saja. Nggak porno karena saya memang memuji gadis itu dengan tulus. Anda menyebut hai hai genit? So what gitu lho? Emang gua pikirin?

Beberapa hari yang lalu, anak saya yang berumur 9 tahun makan ice cream. Ketika bertanya, dia bilang, “Tidak ada lagi.” Ketika saya minta bagian, dia bilang, “Nggak boleh.” Namun ice cream itu benar-benar menggiurkan. Saya lalu memitingnya dan memegang tangannya yang memegang ice cream lalu menjilatinya. Tentu saja dia bukan lawan yang sepadan bagi saya. Hmmmmm …… Benar-benar ice cream yang nikmat. Ketika melepaskannya, anak saya memaki, “Tolol lu!” Saya pun balas memakinya, “Makanya jangan pelit!” Kami lalu ngakak. Mungkin karena tahu dirinya bukan lawan sepadan mungkin juga karena kasihan melihat saya menatap ice cream itu dengan penuh minat atau karena menyayangi papanya, anak saya, beberapa kali menawari saya ikut menjilati ice creamnya. Tentu saja saya menerima tawarannya dengan senang hati. Ice cream itu memang benar-benar nikmat. Itulah cara saya, ketika kecil dulu menghadapi ke 6 adik saya bila mereka tidak bertindak murah hati soal Ice cream. Saya akan merampoknya! Saya tidak melupakan cara itu karena memang mengasykkan. Saya melakukan hal itu terhadap anak saya, karena tindakan itulah yang terpikirkan saat itu.  Apapun sebutan anda untuk hai hai, mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, so what gitu lho? Emang gua pikirin?

Kerabatku sekalian, bertumbuh-kembanglah menjadi dewasa namun jangan melupakan hal-hal mengasykkan yang anda lakukan waktu kecil dan remaja. Itu sebabnya saya tidak peduli ketika Iis (ini istri saya) menggunakan telunjuk membuat tanda miring di keningnya ketika melihat saya mengendap-endap dengan gaya si Jery (kedua tangan di depan dada, telapak tangan membentuk paruh burung, berjalan jinjit, tubuh membungkuk dan tersenyum jail) untuk mengejutkan anak kami yang sedang asyk nonton TV. Menualah menjadi tua namun jangan melupakan hal-hal mengasykkan yang anda lakukan waktu kecil dan remaja serta dewasa.

Mati Karena Sakit

Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang sakit. Penyakit yang tak tersembuhkan akan membawa kematian. Apabila anda hidup bahagia, kenapa merasa menderita ketika tahu diri anda sakit? Hal itu terjadi karena anda membuat syarat untuk merasa bahagia, yaitu hidup tanpa penyakit. Anda menyangka penyakit membuat hidup anda lebih singkat. Anda khawatir tentang biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatannya. Anda khawatir tentang rasa sakit yang akan diakibatkannya. Anda khawatir tentang makanan yang tidak boleh dimakan dan hal-hal yang tidak dapat anda lakukan karena sakit. Bahkan anda yakin bahwa tidak seharusnya anda sakit.

Apakah penyakit membuat hidup seseorang lebih singkat? Kita tidak tahu! Berapa umur seorang pesakitan bila dia tidak sakit? Tidak ada manusia yang tahu! Dokter dapat memperkirakan umur pasiennya yang sakit namun dia tidak tahu berapa lama pasiennya akan hidup bila tidak menderita penyakit itu. Bukankah itu berarti sakit bukan penyebab seseorang hidup lebih singkat?

Pengobatan penyakit dilakukan untuk menyembuhkan atau membuat penderitanya merasa nyaman atau mengurangi penderitaan akibat penyakitnya. Karena tidak tahu berapa lama umur anda berkurang karena penyakit, kenapa harus merasa tidak bahagia bahkan takut mati karenanya? Apabila uang anda tidak cukup untuk biaya pengobatan bukankah itu berarti anda harus menghadapi penyakit itu tanpa pengobatan? Bila itu yang harus anda hadapi, maka keluh-kesah hanya akan menambah susah. Hadapilah untuk mengetahui berapa lama anda mampu bertahan. Rasa sakit ada batasnya. Apabila tidak mampu menanggungnya lagi, maka secara otomatis otak akan mencari cara agar anda tidak merasa sakit. Dalam kondisi demikian, otak akan mematikan sistem rasa sakit tubuh. Bila masih merasa sakit, itu berarti anda masih mampu menahannya. Keluh-kesah mustahil menghilangkan rasa sakit. Alih-alih menolong, keluh kesah justru menambah susah. Itu sebabnya, hadapi rasa sakitnya dan cobalah untuk tidak menambah susah dengan berkeluh-kesah.

Allah membiarkan Stefanus mati dalam kesakitan ketika dibunuh dengan dirajam. Dia menahan sakit sampai mati. Kita tidak tahu kenapa Allah membiarkan umatnya menghadapi rasa sakit, namun dari Alkitab kita tahu bahwa hal itu terjadi dan Stefanus menghadapinya sampai mati. Tidak ada salahnya, meneladani ketabahan Stefanus menanggung rasa sakit sampai mati. Mungkin itu adalah salah satu cara atau proses untuk menaklukkan dunia dan berkuasa atas binatang.

Tidak ada jaminan bahwa anda akan hidup lebih bahagia tanpa penyakit. Bila anda menderita sakit jalanilah dan berbahagialah. Berusahalah untuk sembuh, namun jangan menjadikan sembuh sebagai syarat untuk berbahagia. Mungkin anda menyangka akan lebih berguna tanpa sakit? Itu berarti anda membuat syarat untuk berguna, yaitu tanpa sakit. Bila anda menderita sakit, daya gunakanlah diri anda seoptimal mungkin. Berusahalah untuk sembuh, namun jangan menjadikan sembuh sebagai syarat untuk berguna.

Allah berdaulat sepenuhnya atas hidup anda. Anda boleh memohon namun mustahil mengatur apa yang harus dilakukan-Nya. Apabila Allah mengizinkan anda menanggung sakit hingga mati, maka anda harus menjalaninya hingga mati. Menyalahkan Allah hanya akan membuat hati anda semakin susah namun tidak akan membebaskan diri anda dari sakit. Keyakinan bahwa anda akan sembuh secara mujizat, akan membuat anda merasa nyaman untuk sesaat. Namun, bila kekeh jumekeh dengan keyakinan demikian, itu berarti anda sedang berusaha menaklukkan Allah dengan keyakinan anda. Bila itu yang anda lakukan, maka percayalah, hati anda akan semakin susah namun hal itu tidak akan  melepaskan anda dari penyakit yang anda derita. Bila anda sakit, kenalilah penyakit yang anda derita dan cobalah untuk berdamai dengannya. Tidak perlu jadi pemenang, asal dapat bertahan hingga akhir pertandingan, maka anda akan dihormati sebagai petarung sejati. Bertarunglah menghadapi penyakit anda dengan segenap hati namun jangan menjadikan sembuh sebagai syarat untuk bertarung.

Mati Karena Bunuh Diri

Bunuh diri adalah memilih untuk mati dari pada tetap hidup. Ada banyak alasan kenapa seseorang bunuh diri. Ada yang bunuh diri demi memenangkan perang bagi negaranya, demi memperjuangkan atau mempertahankan keyakinannya, demi menyelamatkan orang lain, demi nama baik, namun ada pula yang melakukannya karena putus asa dan berpikir bahwa kematian akan mengakhiri segala kesusahan yang dihadapinya.

Ketika menghadapi kematian sesungguhnya Yesus Kristus mampu mempertahankan hidup-Nya. Bukankah itu berarti Dia bunuh diri? Ketika menghadapi kematian sesungguhnya para rasul memiliki pilihan untuk tetap hidup. Bukankah itu berarti mereka bunuh diri? Ketika menghadapi kematian sesungguhnya orang-orang Kristen martir memiliki pilihan untuk tetap hidup. Bukankah itu berarti mereka bunuh diri?

Alkitab mengajarkan bahwa semua manusia akan mati dan kematian bukan akhir dari segalanya. Kematian adalah permulaan hidup kekal. Apabila anda percaya bahwa orang-orang bunuh diri karena dikuasai kutuk garis keturunan, karena dikuasai Iblis atau Setan, bukankah itu berarti anda percaya bahwa Allah sedang membual ketika menyatakan diri-Nya adalah penguasa hidup manusia? Apabila Allah adalah penguasa hidup manusia, siapakah yang mampu merampasnya? Apakah Allah tidak sanggup menanggung kuasa-Nya sehingga harus membaginya kepada Iblis dan setan-setan serta kutuk garis keturunan?

Apabila putus asa menghadapi permasalahan dalam hidup anda, bertahanlah untuk tetap hidup karena selama masih hidup, anda masih punya kesempatan untuk mendapatkan jalan kelepasan. Apabila anda harus hidup menanggung hinaan, penderitaan dan kemiskinan, bertahanlah untuk tetap hidup, karena selama hidup, anda masih memiliki kesempatan untuk mengubah semuanya. Kesempatan itu hilang begitu anda mati. Tidak perlu menjadi pemenang, asal mampu bertahan hingga akhir pertandingan, maka anda akan dihormati sebagai petarung sejati. Apabila Allah memang menghendaki anda menanggung beban seumur hidup, maka jalanilah dengan tabah. Carilah cara untuk mengubah jalan hidup anda menjadi lebih baik, namun jangan pernah menjadikan kematian sebagai jalannya.

Bagaimana bila harus menjalani hidup dalam penjara? Jalanilah! Bukankah sebelum menjalaninya anda tidak tahu apa yang dihadapi dalam penjara? Bukankah sebelum menjalaninya anda tidak tahu apakah mampu menjalaninya sampai hukuman penjara berakhir? Bagaimana dengan keluarga dan handai taulan bila anda masuk penjara? Jalanilah! Itulah satu-satunya cara untuk mengetahui bagaimana keluarga dan handai taulan menjalani hidup ketika anda masuk penjara. Bila anda melanggar hukum sehingga harus masuk penjara, jalanilah. Bayarlah harganya sampai lunas.

Bagaimana bila harus menjalani hidup dengan menanggung rasa malu dan penghinaan? Jalanilah! Perasaan malu tidak membunuh demikian juga penghinaan. Bila mati anda kehilangan kesempatan. Namun, bila bertahan hidup maka anda masih punya kesempatan untuk mengubah segalanya. Ketika hidup menanggung malu dan atau penghinaan maka satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah itu adalah mengubah jalan hidup anda sehingga tidak memalukan dan tidak memberi peluang untuk dihina orang lain. Mati tidak mengubah kondisi anda. Mati tidak mengubah pandangan orang atas diri anda. Mati tidak mengubah anda yang hina menjadi pahlawan. Dulu ada seorang pengecut yang hidupnya mempermalukan diri sehingga dihina orang lain. Dia lalu membunuh dirinya karena menyangka itu akan mengubah segalanya. Dia benar-benar tidak tahu bahwa itu justru membuatnya semakin dihina orang lain. Itulah kisah yang akan diceritakan orang-orang bila anda bunuh diri.

Kerabatku sekalian, selama masih hidup anda bisa mengubah jalan hidup anda. Selama masih hidup anda masih bisa membina diri anda. Oleh karena itu bila saat ini anda hidup menanggung rasa malu dan penghinaan serta penderitaan, tolong, jangan bunuh diri. Bertahanlah dan pikirkan pelan-pelan untuk menemukan jalan keluarnya. Merangkul matu bukan cara yang benar untuk menjalani hidup.

Mati Karena Keguguran

Umumnya keguguran terjadi karena berbagai sebab: kontraksi rahim, janin keracunan atau janin lepas dari rahim. Kontraksi rahim dapat dipicu oleh kecelakaan atau kelelahan berlebih atau depresi. Janin mati keracunan dapat disebabkan karena kuman atau obat-obatan. Janin lepas dari rahim umumnya disebabkan karena tubuh sang ibu yang kurang sehat. Apabila anda keguguran, itu memang peristiwa yang sangat menyedihkan, namun, langkah terbaik yang harus anda lakukan adalah pergi ke dokter. Dokter akan memeriksa anda untuk menemukan penyebab keguguran, kemudian dokter akan memberi tahu anda langkah selanjutnya.

Siapakah yang berkuasa untuk menentukan siapa yang lahir ke dunia dan siapa yang tidak lahir ke dunia? Apabila percaya bahwa perzinahan mengakibatkan kutuk anak haram dan kutuk anak haram mengakibatkan keguguran, bukankah itu berarti anda percaya bahwa manusia berkuasa untuk menentukan kelahiran manusia lainnya? Bila demikian, bukankah itu berarti Allah tidak berdaulat secara mutlak untuk menentukan siapa yang lahir dan siapa yang tidak lahir ke dunia? Apabila Allah tidak berdaulat atas kelahiran dan ketidak lahiran seorang manusia, patutkah Dia menjadi Allah?

Apabila keguguran, itu bukan salah anda. Oleh karena itu menyalahkan diri sendiri berarti menambah masalah kepada masalah anda. Itu tidak menyelesaikan masalah sama sekali namun menambah masalah dan membuat anda semakin susah. Apabila kekeh jumekeh hendak menyalahkan juga maka silahkan menyalahkan Allah. Karena Dia yang berkuasa menetapkan siapa yang lahir dan siapa yang tidak lahir. Kenapa anda berduka ketika keguguran? Karena merasa kasihan kepada anak gugur itu? Dari mana anda tahu bahwa tidak dilahirkan ke dunia adalah penderitaan bagi anak itu? Itu sebabnya jangan jadikan rasa kasihan sebagai alasan bagi anda untuk berduka. Anda merasa gagal sebagai ibu karena tidak mampu menjaga hidup anak gugur itu? Bukankah itu berarti Allah juga tidak mampu menjaga hidup anak gugur itu? Bila Allah saja tidak mampu, kenapa anda harus merasa gagal? TIDAK! Itu bukan alasan yang tepat untuk berduka ketika anda keguguran.

Semua ibu berduka ketika keguguran? Semua ibu yang keguguran merasa ditolak oleh anaknya. Semua ibu yang keguguran merasa cinta kasihnya ditolaknya mentah-mentah. Semua ibu yang keguguran memberikan seluruh juwa raganya kepada anaknya  namun dia menolaknya tanpa alasan. Itu sebabnya setiap ibu yang keguguran sangat berduka! Merasa ditolak, itu sebabnya patah hati. Merasa ditolak tanpa tedeng aling-aling! Itu sebabnya merasa diri tidak berharga. Marah namun tidak tahu harus marah kepada siapa atau kepada apa atau kenapa? Berdukacitalah dan berkabunglah namun jangan menambah kesusahan anda dengan menyalahkan diri sendiri. Keguguran artinya anda dan anak anda KALAH! Namun tidak BERSALAH! Siapa yang mengalahkan kalian? MAUT! Silahkan mengaku KALAH! Namun jangan MENYALAHKAN apalagi menyalahkan diri sendiri. Salahkan Allah bila anda memang memerlukan kambing hitam. Namun percayalah kepada saya, kambing hitam hanya menambah susah, sama sekali tidak menyelesaikan masalah. Bila hendak marah, marahlah kepada MAUT! Namun ketahuilah bahwa MAUT hanya berkuasa atas TUBUH dan sama sekali tidak berkuasa atas JIWA. Tubuhnya MATI namun jiwanya HIDUP dan kembali kepada penciptanya, Allah khalik sorga dan dunia. Sadarilah bahwa MATI adalah anugerah. Kenapa sirik karena dia menerimanya sebelum membuat cerita?

Menurut saya, keguguran adalah cara Allah mengajari kita bahwa hidup di dunia bukan satu-satunya cara untuk menjadi manusia. Memiliki tubuh bukan satu-satunya syarat untuk disebut manusia. Hidup di dunia adalah perjalanan pulang. Tubuh hanya kendaraan yang kita tumpangi dalam perjalanan pulang. Yang kita lakukan dan hadapi di dunia hanya sebuah kisah dalam perjalanan pulang. Ketika sampai di rumah, pengalaman hidup hanya sebuah kenangan. Itu sebabnya, selama hidup buatlah kenangan-kenangan yang indah. Karena setelah mati, itulah yang akan kita kenang selamanya. Itu sebabnya, jangan jadikan hidup sebagai tujuan, karena hidup adalah perjalanan pulang. Itu sebabnya, apapun yang hendak kita lakukan selama hidup, ingatlah bahwa itulah yang akan kita kenang setelah mati nanti. Itu sebabnya, pastikanlah itu sebagai kenangan yang indah. Kenangan yang akan kita kenang dengan rasa bahagia. Kenangan seperti apa yang hendak anda kenang setelah mati nanti? Lakukanlah itu selama anda hidup sebab hidup adalah perjalanan pulang.

Mati Karena Digugurkan

Pengguguran bukan keguguran. Pengguguran adalah pembunuhan manusia oleh manusia lainnya. Apa pun alasannya, menggugurkan kandungan berarti membunuh darah daging sang ibu demi SESUATU. Walaupun Allah membencinya, namun manusia berkuasa untuk membunuh sesama manusia, termasuk darah dagingnya sendiri. Membunuh manusia berarti membunuh gambar dan rupa Allah. Itu sebabnya, ketika hendak membunuh, pikirkanlah baik-baik dan lakukanlah dengan bijaksana. Lakukan hal itu bukan karena takut dihukum oleh Allah namun karena kita dilahirkan untuk mengasihi sesama manusia seperti mengasihi diri sendiri. Lakukanlah hal itu karena itulah yang akan TERUS dikenang setelah mati nanti. Bila tidak mau mengenang hal demikian, tolong jangan lakukan hal itu.

Bagaimana dengan wanita yang hamil karena diperkosa? Bila dia bertanya maka saya akan memberitahu dia bahwa dengan menggugurkan kandungannya, itu berarti dia membunuh seseorang yang tidak berdaya karena menyangka hal itu akan membuat hidupnya lebih nyaman. Benarkah hal itu akan membuat hidupnya lebih nyaman? Saya tidak tahu! Apabila menganggap hal itu layak untuk dilakukan, untuk sesuatu yang kita tidak tahu, maka lakukanlah tanpa keraguan sedikit pun. Sebab bila ada sedikit saja keraguan, itu berarti menggugurkan kandungan mustahil membuat hidup anda nyaman apalagi bahagia. Sedikit saja keraguan, maka anda akan menghabiskan seumur hidup anda berusaha menjawab sebuah pertanyaan, “Andai kata …..???” Itu sebabnya, sebelum melakukannya, cobalah mempertimbangkannya dengan bijaksana, apakah menggugurkan kandungan itu memang benar-benar menjamin anda bisa melanjutkan hidup dengan nyaman dan bahagia?

Bila hamil karena diperkosa, itu berarti anda bukan satu-satunya korban. Kenapa tidak mempertimbangkan untuk saling bahu membahu menjalani hidup sebagai sesama korban perkosaan? Bila hamil karena diperkosa, bukankah itu berarti anak itu memang harus memulai hidupnya dengan cara demikian sementara anda hanya seseorang yang dipaksa untuk terlibat dalam hal itu? Perkosaan adalah kenangan paling mengenaskan bagi seorang wanita. Memperkosa seorang wanita berarti menjadikannya binatang untuk memuaskan keinginan. Itulah penghinaan manusia atas seorang manusia. Itu adalah tindakan biadab seorang manusia terhadap gambar dan rupa Allah. Itu adalah penghinaan kepada Allah. Karena manusia adalah gambar dan rupa Allah. Memperkosa manusia berarti memperkosa Allah. Menggugurkan kandungan dilakukan untuk membantu wanita itu melupakan kenangan biadab itu. Itu sebabnya harus benar-benar dipertimbangkan dengan bijaksana dan matang.

Bagaimana dengan menggugurkan kandungan karena dokter mendiagnosa anak tersebut akan lahir cacat tubuh atau bahkan cacat mental? Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, anda pikir anda siapa sehingga berkuasa untuk menentukan siapa yang boleh hidup dan siapa yang tidak boleh hidup di dunia ini? Anda membunuhnya karena mengasihinya? Anda menggugurkannya karena tidak tega membiarkannya hidup menderita karena kecacatannya? Benarkah itu alasannya? Kenapa tidak mulai memikirkan bahwa anda hendak membunuhnya karena takut tidak mampu mengasihinya? Mulailah mempertimbangkan, mungkin anda hendak  menggugurkannya karena takut menanggung beban karena menjalani hidup bersamanya? Mungkin saja anda hendak membunuhnya karena yakin tidak akan sanggup menanggung aib karena memiliki anak seperti dia?

Melahirkan anak cacat tubuh maupun cacat mental bukan aib. Melahirkan anak cacat tubuh maupun cacat mental juga bukan kutukan. Menurut saya, ketika seorang manusia cacat tubuh maupun cacat mental lahir ke dunia, itulah ujian CINTA KASIH bagi seluruh manusia yang ada di lingkungannya, apakah mereka mampu mengasihi sesama manusia yang kondisinya demikian? Itu sebabnya Alkitab mengajarkan bahwa kecacatan seseorang bukan kutukan atau pembalasan atas orang tuanya namun untuk menyatakan kebesaran Allah. Menyatakan kebesaran Allah berarti itulah cara untuk membuktikan keagungan manusia yang adalah gambar dan rupa Allah. Membesarkan anak cacat tubuh maupun cacat mental memang tidak mudah. Mengasihi sesama manusia yang cacat tubuh maupun cacat mental memang tidak mudah. Tidak mudah bukan bukan berarti tidak mampu apalagi mustahil. Itu sebabnya saya sangat mengagumi dan menghormati para orang tua anak-anak cacat tubuh maupun cacat mental dan berusaha dengan segenap hati untuk belajar kepada mereka cara mengasihi sesama manusia yang cacat tubuh maupun cacat mental seperti mengasihi diri sendiri.

Ketika seekor anjing melahirkan anak-anaknya, dia akan memakan anak-anaknya bila menganggap anak-anaknya itu tidak sehat. Dia juga akan memakan anak-anaknya ketika merasa tidak mampu melindungi anak-anaknya dari makluk asing yang mengganggu mereka.  Namun anjing adalah anjing, bukan manusia. Dan, manusia adalah manusia, bukan anjing. Itu sebabnya, mustahil mengharapkan seekor anjing berperilaku manusia. Itu sebabnya pula seorang manusia tidak boleh beperilaku anjing. Apabila seseorang berperilaku anjing, bagaimana cara kita membedakan mana yang manusia dan mana yang anjing?

Bagaimana dengan menggugurkan kandungan karena alasan ekonomi maupun demi menjaga nama baik? Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, menurut saya, hanya para pengecut tolol yang melakukan hal demikian. Semoga Allah mengampuni orang-orang demikian karena mereka tahu apa yang dilakukannya. Semoga anak-anak gugur itu mengampuni orang-orang demikian karena mereka tahu apa yang dilakukannya. AIB mustahil membunuh manusia. Kemiskinan bisa diatasi dengan berbagai cara. Bila pun tak mampu mengatasinya, kemiskinan tidak akan membunuh manusia.

Sesungguhnya, menggugurkan kandungan, itu sama dengan membunuh manusia. Ketika membunuh seorang manusia, belum tentu hanya satu orang manusia yang mati. Kenapa demikian? Karena ketika seseorang dibunuh mungkin belum waktunya dia mati. Mungkin pula belum semua anak-anak yang seharusnya diturunkan dari manusia itu telah dilahirkan. Itu berarti ketika manusia itu mati, semua keturunan yang seharusnya lahir melaluinya belum dilahirkan dan kehilangan kesempatan untuk dilahirkan ke dunia. Itu sebabnya Alkitab mencatat bahwa ketika Kain membunuh Habel, bukan hanya DARAH Habel saja yang berteriak kepada TUHAN dari bumi namun DARAH-DARAH Habel yang berteriak. DARAH-DARAH Habel berarti DARAH Habel dan seluruh keturunannya. Itu sebabnya, pikirkanlah hal itu sebelum membunuh.

Menggugurkan kandungan dengan alasan apa pun. Bila melakukannya maka kemungkinan besar, seumur hidup anda akan mengenangnya. Ketika masih muda dan sibuk, kenangan itu mungkin tidak muncul. Atau, bila muncul pun, tidak terlalu mengganggu. Hal itu terjadi karena ikatan cinta kasih belum terbangun dengan baik. Namun dengan bertambahnya umur dan bijaksana serta berkurangnya kesibukan anda, maka kenangan itu akan muncul dan semakin sering muncul. Ketika muncul, kenangan itu bisa sangat menyakitkan.

Perasaan bersalah karena tidak merasa bersalah! Aku membunuh darah dagingku sendiri dan seumur hidupku tidak merasa bersalah karena hal itu. Manusia seperti apakah aku ini? Alih-alih mengasihinya, aku justru tidak merasa bersalah sama sekali walaupun telah membunuhnya semena-mena. Bila anda pernah melakukannya dan perasaan bersalah karena tidak merasa bersalah itu menyerang, berdoa dan berharaplah agar anda mampu mengampuni diri sendiri. Oh …. Tuhan, tolong tunjukkan bijaksana kepada orang-orang demikian. Beri mereka jiwa yang cukup besar untuk mengampuni diri sendiri.

Menghukum diri dengan perasaaan bersalah tidak mengubah apapun. Menyalahkan diri sendiri mustahil membuatnya menjadi benar. Menghukum diri dengan perasaaan bersalah ibarat menambah kesalahan ke atas kesalahan. Hal itu menyusahkan hati namun tidak membenarkan sama sekali. Walaupun banyak orang menyangka hal itu bisa mendatangkan kelegaan namun hal sebaliknyalah yang justru terjadi. Itu bukan cara yang benar untuk menjalani hidup. Dari pada menghabiskan waktu menyalahkan diri sendiri dan mengasihaninya, lebih baik bersaksi, siapa tahu dengan cara demikian mereka akan mengurungkan niatnya untuk melakukan kesalahan yang sama.

Apakah Allah mengampuniku? Walaupun menyebalkan namun percayalah bahwa Allah sudah mengampunimu. Apakah Tuhan mengampuniku? Walaupun jahat namun percayalah bahwa Tuhan sudah mengampunimu. Apakah anakku mengampuniku? Walaupun tolol dan kejam namun kalian adalah orang tuanya. Anak kalian adalah sahabat Yesus. Tentu saja Yesus mengajarinya apa yang dia ajarkan kepada kita yaitu: Kasih yang terbesar adalah memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.  Karena anda, orang tuanya menginginkan nyawanya, mustahil anak anda yang adalah sahabat Yesus tidak memberikannya dengan RELA, bukan? Semuanya sudah menjalankan gilirannya. Sekarang tinggal giliran anda.

Mati Karena Martir

Ketika nyawa terancam, kita harus membela diri. Membela diri terhadap orang yang ingin membunuh adalah berusaha menghindarkan dia menjadi pembunuh. Itu juga adalah cara memberi pertanggungan jawab atas hidup yang telah diberikan kepada kita. Itu sebabnya, bila melarikan diri bisa menyelamatkan hidup, maka larilah sekencang mungkin dan sejauh mungkin. Itulah yang berkali-kali dilakukan oleh Yesus ketika nyawa-Nya terancam. Itu sebabnya, bila mengalah bisa menyelamatkan hidup, maka mengalahlah. Bila melakukan hal demikian, membuat anda disebut penakut bahkan pengecut, “So what gitu lho!” Menyelamatkan hidup namun disebut penecut, bukankah sepadan untuk disandang?

Bagaimana bila kita membunuh agar tidak terbunuh? Membunuh agar tidak terbunuh hanya menyelamatkan SATU hidup. Cobalah untuk menyelamatkan DUA hidup dari pada menyelamatkan SATU hidup. Bila mampu menyelamatkan DUA hidup kenapa memilih untuk menyelamatkan SATU hidup? Apakah gelar KSATRIA lebih berharga dari hidup? Apakah gelar MARTIR lebih berharga dari hidup? Itu sebabnya, sebelum mempertaruhkan nyawa, pikirkanlah dengan bijaksana. Sekali keputusan diambil tak ada lagi jalan kembali.

Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Yohanes 15:13

dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. kisah Para Rasul 2:3

Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; Ibrani 2:14

sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera, Efesus 2:15

Benarkah Yesus mati menggantikan manusia menerima hukuman Allah. Tidak! Yohanes 15:13 mengajarkan bahwa Yesus memberikan nyawa untuk sahabat-sahabat-Nya, bukan mati menggantikan sahabat-sahabatnya. Memberikan nasi padang kepada sahabat bukan menggantikan sahabat makan nasi padang. Memberikan nasi padang untuk sahabat, maka sahabat pun menerima nasi padang yang diberikan. Yesus memberikan nyawa-Nya alias Roh-Nya alias diri-Nya, maka sahabat-sahabat-Nya pun menerima nyawa alias roh Yesus yang diberikan. Memberikan nyawa untuk sahabat bukan mati demi seorang sahabat. Kasih yang terbesar adalah memberikan nyawa alias roh-Nya untuk sahabatnya, BUKAN mati menggantikan sahabatnya. Yesus tidak mati menggantikan manusia menerima hukuman Allah namun memecah-mecah diri-Nya untuk diberikan kepada setiap manusia. Diri Yesus yang dipecah-pecah adalah Roh kudus alias lidah-lidah seperti nyala api yang turun pada hari Pentakosta lalu hinggap pada setiap manusia. Dihinggapi Roh Kudus artinya dilahirkan kembali. Setelah dipenuhi Kudus pada hari Pentakosta maka manusia-manusia pun menjadi manusia Allah alias manusia trikotomi yang terdiri dari tubuh dan jiwa (roh manusia) dan Roh Kudus. Kambing melahirkan kambing, domba melahirkan domba dan manusia Allah pun melahirkan manusia Allah. Itu sebabnya Roh Kudus  turun lalu hinggap kepada manusia hanya terjadi satu kali yaitu pada hari Pentakosta. Semua manusia yang dilahirkan setelah hari Pentakosta tidak perlu dilahirkan kembali alias dihinggapi Roh Kudus lagi sebab sudah dikandung dan dilahirkan dalam Roh Kudus.

Yesus tidak mati untuk menyenangkan musuh-musuh-Nya. Yesus tidak mati untuk mengalah kepada Mahkamah Agama Yahudi namun untuk membatalkan Hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya (Efesus 2:15) serta memusnahkan Iblis yang mendakwa manusia siang dan malam di hadapan Allah (Ibrani 2:14).

Anda sahabat Yesus? Dia menghendaki nyawa anda! Bagaimana cara anda memberikan nyawa untuk Yesus? Dengan melakukan apa yang diperintahkan-Nya kepadamu! Apa yang diperintahkan Yesus kepadamu? Saling mengasihi, seperti Yesus telah mengasihimu! Bukan MENGORBANKAN nyawamu namun MEMBERIKAN nyawamu untuk Yesus. Bukan MATI demi-Nya namun HIDUP dengan melakukan perintah-Nya!

34 thoughts on “Kematian Di Mata Seorang Tionghoa Kristen

  1. Ko Hai,
    Walaupun memang ada menyinggung CINTA & SEX, entah kenapa saya merasa fokus utama tetap pada kematian. Kematian bukannya menarik buat dibahas? Kenapa tidak buka topik khusus untuk itu? After life?

    • bertzzie, salah satu hal yang ingin saya sajikan dalam blog pribadi ini adalah KEMUDAHAN untuk MENCARI dan MENEMUKAN sebuah TULISAN. Fasilitas yagn disediakan oleh WordPress adalah KATEGORI dan TAG. Kesulitan yang saya hadapi adalah MENETAPKAN ketegori. Bila terlalu banyak akan menyaingi JUDUL tulisan. Bila pengelompokkannya kurang akan menyulitkan pencarian.

      Itu sebabnya, dalam hal ini saya gunakan SISTEM KATEGORI bertumbuh kembang. Artinya, apabila diperlukan maka akan dibuat kategori baru. contoh, saya baru membuat satu kategori baru yaitu PASKAH untuk menampung tulisan-tulisan yang berhubungan dengan PASKAH. Sebelumnya tulisan-tulisan tersebut saya gabungkan dalam Kategori Soteriologi (keselamtan) dan Kristologi.

      Sampai saat ini saya belum melihat perlunya membuat Kategori KEMATIAN untuk menampung tulisan-tulisan tentang hal itu. Kenapa demikian? Karena para pembaca masih MENGHINDARI pencarian kategori KEMATIAN. Itu sebabnya saya memasukan tulisan-tulisan tersebut dalam kategori CINTA & SEX. Setelah orang-orang tentang tulisan saya tentang kematian, mereka mungkin memberitahu yang lainnya. Akhirnya akan muncul pandangan baru bahwa DISKUSI tentang KEMATIAN itu juga MENGASYKAN dan berguna bagi kita. Pada saat itulah saya akan buat kategori baru yaitu KEMATIAN.

  2. Kematian hanya sebuah alasan ahir dari hidup di dunia.Namun setelah mati engkau mau kemana ? ke neraka atau ke Sorga.Perbuatan baik atau jahat itu urusan Tuhan engkau diampuni atau tidak.Namun yang menjadi ukur dalam hidup engkau ke sorga atau naraka adalah apakah engkau telah melakukan hukum yang diperintahkan Tuhan itulah yang akan menentukan jika engkau ,mati ke sorga atau naraka.Tuhan berkati artikel kematian amin

    • @Pdt. Rolly Rorong, S.Th, SORGA itu apa sich? NERAKA itu apa sich? KUTIP dong ayat-ayat Alkitab yang MENGAJARKAN tentang SORGA dan NERAKA. Anda JUALAN VOICER yang kalau mati nanti BISA ditukar dengan TIKET masuk ke SORGA ya? Ha ha ha ha ha

  3. Ya focer itu adalah hendaklah engkau lahir baru dari air dan roh(Yohens 3)memang katagori kematian dalam pembahasan saudara sangat baik untuk dipahami tapi kuncinya atau focernya lahir baru dari air dan roh engkau padat tiket masuk surga karena saudara mendapat akte kelahiran sebagai anggota keluarga Allah.9I Pet 2:9-10)

  4. hai-hai,aku mau tanya nih.apakah manusia yang mati sebelum Yesus lahir bisa masuk sorga?sebab menurut teman2 saya sesama
    kristiani berpendapat tidak bisa masuk sorga,sebab mereka berpendapat dalam firman Tuhan dalam Yohanes14:6.
    tapi aku tidak sependapat dengan mereka.bagaimana pendapat hai-hai?aku mohon petunjuk.
    terima kasih.

    • @roy, orang-orang yang MATI sebelum Yesus lahir TIDAK bisa MASUK sorga. Orang-orang yang MATI sebelum Hari pentakosta TIDAK bisa masuk sorga. Kenapa demikian? Karena mereka BERDOSA alias KEKURANGAN kemuliaan Allah. Bagaimana CARA mereka bisa ke sorga? Mereka harus mendapat CURAHAN Roh Kudus pada hari Pentakosta.

      Seseorang MASUK sorga bukan KARENA dia banyak berbuat BAIK dan tidak bisa masuk sorga karena dia banyak berbuat JAHAT.

      Akulah JALAN dan KEBENARAN dan HIDUP.

      Itulah PENGAKUAN Yesus tentang diri-Nya. Saya beritahu anda bahwa selama 2000 tahun ini BANYAK sekali DOKTOR dan PROFESOR spesialisasi KRISTOLOGI namun mohon maaf, tanpa mengurangi RASA hormat, TIDAK ada SATU orang pun yang MENGERTI Yohanes 14:6 dengan BENAR. Kenapa demikian? Karena sesungguhnya mereka bukan SARJANA Alkitab namun SARJANA Teologi alias SARJANA TUKANG TAFSIR Alkitab.

      Ketika anda BICARA tentang Yesus, anda BICARA tentang TIGA OKNUM alias TIGA PRIBADI yaitu:

      1. Yesus yang DIKANDUNG oleh Roh Kudus dan lahir dari anak dara Maria.
      2. Roh Kudus yang seperti burung merpati yang turun kepada Yesus dan tinggal.
      3. Anak Allah yang turun atas Yesus di dalam awan-awan ketika Yesus dimuliakan di atas bukit.

      Tuhan Yesus Kristus adalah TRITUNGGAL JALAN dan KEBENARAN dan HIDUP.

      Siapakah JALAN? jalan adalah Roh Kudus yang TURUN atas Yesus. Dialah Sorga yang memisahlan air di atas sorga dan air di bawah sorga. Melalui dialah air di bawah sorga bisa BERSATU dengan air di atas sorga. dialah JALAN. dialah Kristus alias yang MENGURAPI.

      siapakah KEBENARAN? KEBENARAN adalah Dia yang TIDAK ada kebenaran di dalamnya. dialah Yesus. Dialah YHWH.Dialah yang MENYALAHKAN dan MEMBENARKAN.

      siapakah HIDUP? HIDUP adalah NAFAS hidup yang dihembuskan ke dalma DEBU TANAH sehingga debu tanah itu pun menjadi makluk hidup.

      Nah, kisanak, saya sudah beritahu JEJAKNYA. pelajari baik-baik lalu SEMOGA and menemukan RAHASIA KRistus yang tIDAK dipahami generasi sebelumnya.

  5. hai-hai,terima kasih jawabannya.meskipun saat ini aku masih kurang mengerti,tapi aku akan berusaha akan kubaca berulang kali
    minta rohkudus membimbingku untuk dapat mengerti dengan benar.
    sekali lagi aku mau minta pendapat hai-hai yg menurut hai-hai orang mati sebelum Yesus lahir tidak bisa masuk sorga,ini artinya baik
    nabi atau contoh nabi Nuh,Musa bahkan Abraham sekalipun berarti juga tidak bisa masuk Sorga?sedang mereka taat dan diberkati Allah bapa disorga.bagaimana pendapat hai-hai?
    terima kasih atas perhatiannya.

    • @roy, kisanak, jangan kan Abraham, YHWH alias Yesus pun TIDAK bisa masuk sorga sebelum Yesus mati dan bangkit lagi. Tunggulah tulisan-tulisan saya berikutnya. Ini adalah rahasia kristus yang belum dipahami generasi sebelumnya.

  6. “Yang paling mengenaskan adalah manusia-manusia yang merangkul kematian untuk menjalani hidupnya.”…………..apakah ini yang disebut dengan slogan ” Mari kita hidup hari ini seolah-olah besok mau mati”……………

  7. bicara mengenai mati..
    meninggalkan yg fana menuju yang kekal.
    teringat Yesus memakai tubuh yang fana naik ke surga yg kekal..
    berarti di surga ada ruang dan waktu? setidaknya ada elia dan yesus diangkat bersama tubuh yg fana naik ke surga..om hai bgaimana penjelasan alkitab mengenai ini?

    • PErjanjian Lama mengajarkan kebeeradaan 4 alam yaitu:

      1. Air di atas sorga
      2. Sorga
      3. Laut – kumpulan air, yang tidak kelihatan
      4. dunia – bagian yang kering, yang kelihatan.

      perjanjian Lama mencatat beberapa kali tentang MUTASI orang-orang dari Dunia ke Laut dan sebaliknya. Kitab Wahyu menunjukkan ruang dan Waktu di sorga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s