Cengbeng Di Mata Seorang Tionghoa Kristen


Karena menganggap sembahyang Cengbeng alias sembahyang kuburan adalah penyembahan arwah, makanya mereka tidak mau terlibat apalagi merayakannya. Benarkah sembahyang Cengbeng adalah penyembahan arwah? MUSTAHIL

Qingming jie 清明節 (Hokkian: Cengbeng). Qing 清 artinya bersih. Ming 明 artinya terang. Jie 節 artinya perayaan. Qingming jie artinya perayaan bersih terang. Kenapa dinamakan demikian? Karena orang Tionghoa hanya boleh membersihkan kuburan pada hari Cengbeng. Setelah dibersihkan, kuburan nampak bersih dan terang. Itu sebabnya disebut Cengbeng alias bersih terang. Benarkah demikian? SALAH!

Mencari Makam Orang Tua

Menurut legenda, ada seorang pangeran yang hidup pada zaman Perang Antar Negeri – Zhanguo shidai 戰國時代 (475-221 SM).  Karena pemberontakan di dalam negerinya, dia pun terusir dan  terlunta-lunta mengembara dari negeri yang satu ke negeri yang lainnya. Akhirnya dia berhasil kembali ke negerinya dan menjadi rajamuda. Ketika hendak menyembahyangi kuburan kedua orang tuanya yang gugur, dia tidak tahu yang mana makam mereka. Setelah berpikir cukup lama dia pun menemukan akal. Dia memerintahkan semua rakyatnya untuk melakukan ziarah kuburan dan menempeli makam yang diziarahi dengan kertas perak (gincua). Dengan cara itulah dia menemukan makam kedua orang tuanya. Yang tidak diziarahi dan ditempeli kertas perak adalah kuburan kedua orang tuanya. Hari itu disebut Cengbeng dan sejak itu dirayakan setiap tahunnya.

Mungkinkah cerita di atas adalah kisah nyata? Mustahil! Sejarah zaman perang antar negeri tercatat dengan lengkap dan rapih. Tentang zaman itu, sama sekali tidak ada kisah pangeran melarikan diri dari negerinya lalu hidup terlunta-lunta dalam pengembaraaan lalu kembali ke negerinya menjadi rajamuda. Satu-satunya hal demikian hanya terjadi pada zaman musim semi dan gugur yaitu kisah pengeran Chonger dari negeri Jin. Kemungkinan besar pangeran yang dimaksudkan dalam dongeng tersebut di atas adalah Chonger alias Jin wengong.

Perayaan Makan Dingin Hanshijie

Tianzi 天子 (raja) dinasti Zhou – Zhouchao 周朝 (1046–256 SM) kehilangan wibawanya sehingga tidak dihormati lagi oleh para Zhuhou 諸侯 (rajamuda). Para rajamuda pun saling bertarung untuk menjadi ba 霸 (rajamuda yang paling berkuasa). Jaman itu disebut chunqiu shidai 春秋時代 (770-476SM) – Zaman Musim Semi dan Gugur. Pada zaman itu ada 7 negeri yang paling berkuasa yaitu:

1.    Negeri Qi – Qiguo 齊國
2.    Negeri Jin – Jinguo 晉國
3.    Negeri Chu – Chuguo 楚國
4.    Negeri Qin – Qinguo 秦國
5.    Negeri song – Songguo 宋國
6.    Negeri Wu – Wuguo 吳國
7.    Negeri Yue – Yueguo 越國

Negeri Jin adalah salah satu dari 7 negeri yang kuat. Ketika difitnah ingin membunuh ayahnya oleh ibu tirinya, pangeran Shensheng 申生 memilih untuk bunuh diri dari pada dihukum mati oleh ayahnya (Jin xiangong). Sementara itu, adiknya pangeran Chonger 重耳 yang berumur 43 tahun memilih untuk melarikan diri ke negeri Di. Dia tinggal di sana selama 12 tahun lalu melarikan diri ke negeri Qi menghindari para pembunuh bayaran yang dikirim oleh ayahnya. Dalam pelariannya Chonger ditolak oleh raja Wei sehingga terlunta-lunta dan kelaparan. Suatu siang di musim panas, ketika melewati desa Wulu (lima kijang), karena tidak tahan lapar, salah satu anak buahnya lalu minta makanan kepada penduduknya. Alih-alih menolong penduduk kampung justru mengejek rombongan Chonger sebagai kumpulan lelaki tidak berguna karena tidak mampu menghidupi dirinya. Chonger dan rombongannya pun meninggalkan kampung itu.

Di luar kampung, Chonger dan rombongannya beristirahat di bawah pohon dalam kondisi menanggung malu, lelah dan lapar. Tiba-tiba Jie zhitui 介之推 mengangsurkan semangkuk sop daging panas. Tanpa pikir panjang Chonger pun langsung melahapnya habis-habisan. Setelah kenyang dia baru bertanya, dari mana sop daging itu didapat? Ternyata itu adalah sop daging paha. Demi junjungannya Jie zhitui mengerat daging pahanya sendiri lalu memasaknya. Chonger sangat terharu dengan tindakan demikian.

Setelah mengembara selama 19 tahun akhirnya Chonger kembali ke negerinya dan menjadi rajamuda dengan gelar Jin wengong 晉文公 (697-628SM). Jie zhitui adalah seorang yang berbakti dan setia serta rendah hati. Chonger telah menjadi rajamuda itu sebabnya Jie zhitui merasa kewajibannya kepada penguasanya sudah cukup. Alih-alih ikut memangku jabatan, dia justru mohon pamit untuk pulang ke desa guna merawat ibunya yang telah tua. Demi menjalani hidup yang tenang, dia pun mengasingkan diri ke sebuah hutan bersama ibunya.

Setelah waktu berlalu, Jin wengong mengharapkan Jie zhitui membantunya menjalankan pemerintahan. Dia pun memberi perintah mencari Jie zhitui namun anak buahnya tidak menemukannya. Apabila terjadi kebakaran, Jie zhitui pasti akan keluar dari hutan untuk menyelamatkan diri. Pemikiran demikian nampak masuk akal dan baik untuk dilaksanakan itu sebabnya Jin wengong pun menyuruh anak buahnya membakar hutan dengan harapan Jie zhitui akan keluar dari hutan yang terbakar. Sayang seribu kali sayang! Alih-alih keluar, Jie zhitui dan ibunya justru mati terbakar.

Jin wengong sangat menyesal dan berduka bukan kepalang. Dia lalu memberi perintah agar rakyat berkabung selama 3 hari untuk menghormati Jie zhitui. Selama berkabung, rakyat tidak boleh menyalakan api. Tidak boleh menyalakan api artinya tidak bisa memasak. Tidak memasak berartinya tak ada makanan hangat. Itu sebabnya disebut perayaan makan dingin (Hanshijie 寒食節) karena pada hari-hari itu, seluruh rakyat makan makanan dingin karena tidak boleh menyalakan api.

Kerabatku sekalian, kisah Jin wengong menetapkan perayaan makan dingin memang sarat makna. Namun, apakah itu memang kisah nyata atau dongeng belaka? Tentu saja dongeng belaka. Jin wengong menetapkan perayaan makan dingin adalah dongeng yang dikarang oleh seseorang yang tidak mengerti ajaran Tiongkok kuno. Kenapa demikian? Karena dongeng itu mustahil terjadi di Tiongkok pada zaman musim semi dan gugur. Inilah ajaran Tiongkok kuno yang tidak dipahami orang tersebut.

Dikatakan tiga tahun (sannian 三年) adalah yang lama. Tiga bulan (sixiaobao 緦小宝) adalah yang singkat. Sembilan bulan (jiuyue 九月) di antaranya. Dari atas mendapat bentuk dari Tian 天, dari bawah mendapatkan hukum dari Di 地, dari tengah mendapat teladan dari manusia. Manusia walau pun berbeda-beda dan terpisah namun esa (yi 壹) dalam hakekat (li 理). Liji XXXV:12 – Sannianwen

Hanya Tian Di 天地 Ayah Bunda berlaksa ada, hanya manusialah yang memiliki ling 靈 (jiwa) di antara berlaksa wujud. Orang yang paling tulus, cerdas dan bijaksana dijadikan pemimpin (yuanhou元後). Pemimpin adalah ayah bunda rakyat jelata. Shujing V:IA:3 – Taishi shang

Pada zaman Jin wengong, di Tiongkok ada 3 jenis perkabungan (Shang 喪) yaitu: Perkabungan 3 bulan, 9 bulan dan 3 tahun. Di bangsa-bangsa lain, manusia bebas menentukan berapa lama dia hendak berkabung, namun di Tiongkok kuno, anda hanya bisa memilih 1 dari 3 jenis perkabungan yang ada. Melakukan perkabungan di luar ketiga jenis perkabungan tersebut selain melanggar Li 禮 (kesusilaan) juga melanggar jalan suci perkabungan (Shangdao 喪道) Tiongkok kuno. Di Tiongkok kuno tidak ada perkabungan 3 hari. Itu sebabnya, Jin wengong mustahil berkabung 3 hari apalagi menyuruh rakyat berkabung selama 3 hari bagi Jie zhitui. Orang yang mengarang dongeng Jin wengong menetapkan perayaan makan dingin sama sekali tidak paham Li dan Shangdao Tiongkok kuno. Berkabung 3 hari? Tiga hari dari hongkong?

Berkabung (Fushu 服術) ada enam. Pertama, namanya qinqin 親親 (ikatan keluarga). Kedua namanya zunzun 尊尊 (rasa hormat). ketiga disebut ming 名 (nama). Keempat namanya churu 出入 (keluar masuk). Kelima namanya zhangyou 長幼 (dewasa atau anak-anak ). Keenam namanya congfu 從服 (ikut berkabung). Liji XIV:9 – Dazhuan  

Ikut berkabung (congfu 從服) itu ada enam. Kerabat yang ikut berkabung (shucong 屬從). Murid-murid yang ikut berkabung (ducong 徒從). Yang berkabung dan harus memakai pakaian berkabung namun tidak memakainya. yang berkabung dan tidak perlu memakai pakaian berkabung namun memakainya. Yang berkabung berat namun berkabung ringan. Yang berkabung ringan namun berkabung berat. Liji XIV:10 – Dazhuan

Ajaran Tiongkok kuno sangat unik. Itu sebabnya mereka yang mempelajarinya dengan prasangka, akan tersesat. Perkabungan itu ada tiga: 3 bulan, 9 bulan dan 3 tahun. Pemimpin upacara perkabungan disebut Saikong oleh orang Hokkian. Apa arti Saikong? Kebanyakan orang Hokkian akan menjawab, “Saikong artinya kakek singa.” Kenapa disebut Saikong alias kakek singa? Umumnya mereka akan menghubungkannya dengan bulengsai alias tarian naga dan singa yang di Indonesia dikenal dengan nama barongsai. Barongsai punya kekuatan gaib untuk menolak bala. Saikong adalah kakek singa, dia adalah orang sakti yang mampu memimpin arwah menempuh perjalanan ke dunia orang mati.

Diamanatkan guonan 國難 (sembahyang tolak bala). Di ke sembilan pintu gerbang disajikan limpa untuk menolak bala, agar chunqi 春氣 (kekuatan musim semi) sempurna. Liji IVA: III:16 – Yueling

Di Tiongkok ada banyak harimau namun tidak ada singa. Singa bukan binatang yang hidup di Tiongkok. Rakyat Tiongkok kuno tahu tentang singa dari cerita, sama seperti mereka tahu tentang naga. Bulengsai alias barongsai adalah cerita tentang naga dan singa dalam bentuk tarian. Dongeng tentang barongsai memiliki kekuatan gaib untuk menolak bala adalah dongeng yang ditambahkan kemudian. Orang Tiongkok kuno memang melakukan sembahyang tolak bala namun mereka tidak melakukannya dengan menari apalagi tarian barongsai. Orang Tiongkok kuno menolak bala dengan menyajikan limpa di ke sembilan pintu gerbang. Mungkin penggunaan limpa hanya sebuah kebetulan belaka atau memang digunakan karena memahami fungsi limpa bagi tubuh? Saya tidak tahu. Limpa adalah penolak bala. Limpa mengenali mana yang jaringan tubuh dan mana yang jaringan asing. Limpa menjaga jaringan tubuh dengan meracuni Jaringan asing. Itu namanya, menolak bala.

Pepatah Hokkian mengajarkan bahwa semua orang adalah raja ketika dia tidur, ketika dia makan, ketika dia berak dan ketika dia mati. Ketika tidur, dia bisa mimpi apa saja. Ketika makan, dia menghakimi ini enak dan itu enek. Ketika berak, dia merasa puas dan lega setelah menyebar bau busuk ke seluruh dunia. Ketika mati, dia dilayani tanpa memberi perintah. Raja dilayani dan digenapi kehendaknya oleh para menteri. Menteri yang baik melayani raja tanpa menunggu perintah. Menteri yang paling tinggi tingkatannya namanya perdana menteri. Di dalam sistem pemerintahan Tiongkok kuno namanya Sikong 司空 (menteri pekerjaan umum). Itulah alasan kenapa pemimpin upacara perkabungan dinakan Sikong alias Saikong. Saikong sama sekali tidak memimpin arwah pergi ke alam baka namun membimbing kaum keluarga yang berkabung agar tidak melanggar Li 禮 (kesusilaan) dan Jalan suci perkabungan (Shangdao 喪道) Tiongkok kuno. Bagi yang melayat Saikong mengawasi agar mereka tidak Li 禮 (kesusilaan) dan Yi 義 (kebenaran).

Dari generasi ke generasi, Saikong dan para pembantunya dibayar berdasarkan jam kerja dan jenis pekerjaannya. Tahyul adalah cara murah meriah untuk memaksa manusia melakukan sesuatu dan tidak melakukan sesuatu. Tahyul disebarkan melalui dongeng. Karena sering diceritakan dan ditaati maka akhirnya dianggap kebenaran dan dilestarikan sebagai tradisi. Ketika seseorang berkabung, kita harus berempati kepadanya, bukannya memanfaatkan perasaan kabungnya untuk mendapatkan keuntungan materi.  Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, itu sebabnya saya sama sekali tidak menghormati para Saikong generasi ini, sama seperti saya tidak menghormati para pengkotbah alam roh yang jualan jimat minyak urapan dan anggur serta roti perjamuan kudus.

Jalan suci perkabungan Tiongkok kuno mengajarkan bahwa perkabungan bukan kewajiban. Perkabungan adalah cara untuk mengungkapan dukacita dan kehilangan karena ditinggal mati. Agar perkabungan tidak dilakukan ngaco-belo maka disusunlah aturannya. Aturan pertama, Yang boleh berkabung hanya mereka yang berhak. Yang berhak untuk berkabung hanya kaum keluarga dan yang boleh ikut berkabung hanya kerabat dan murid-murid almarhum. Yang berdukacita namun tidak berhak untuk berkabung hanya boleh melayat. Rakyat hanya berhak ikut berkabung bagi Tianzi (raja). Kenapa demikian? Karena Tianzi adalah ayah bunda rakyat. Orang yang tidak berhak untuk untuk berkabung namun ikut berkabung namanya penjilat dan pencuri kebajikan. Menyuruh seseorang yang tidak berhak untuk berkabung selain melanggar Li 禮 (kesusilaan) juga melanggar Yi 義 (kebenaran). Itu sebabnya, Jin wengong mustahil memerintahkan rakyatnya untuk berkabung bagi Jie zhitui. Andai kata Jin wengong memang memberi perintah demikian, maka selain tidak akan ditaati oleh rakyat, dia juga akan diserang oleh para rajamuda lainnya karena dianggap melanggar Tiandao 天道 (jalan Tian).  Melanggar Tiandao adalah dosa tak terampuni yang harus dihukum mati.

Itu sebabnya dikatakan bahwa orang yang mengarang dongeng Jin wengong menetapkan perayaan makan dingin sama sekali tidak paham kesusilaan dan kebenaran Tiongkok kuno. Jin wengong memerintahkan rakyat berkabung bagi Jie zhitui? Mustahillah yao!

Pada bulan ini: Tidak boleh membendung sungai dan rawa. Tidak boleh mengeringkan bendungan dan kolam. Tidak boleh membakar bukit dan hutan.  Liji IVA: II:14 – Yueling

Tianzi 天子 (raja) menyediakan anak domba dan membuka tempat es sebelum menyajikannya di balairaung istana (qinmiao 寢廟).  Liji IVA: II:15 – Yueling

Perayaan makan dingin (Hanshijie) mustahil ditetapkan oleh Jin wengong. Selain tidak memiliki kuasa untuk mengangkat pahlawan dan menetapkan hari sembahyang, melakukan hal demikian juga melanggar ajaran Tiongkok kuno. Perayaan makan dingin dirayakan pada bulan kedua (pertengahan) musim semi. Itu adalah perayaan yang diadakan oleh Tianzi untuk menjamu para rajamuda, pengeran, pembesar dan pejabat. Rakyat jelata tidak merayakannya. Namun, pada bulan itu, rakyat tidak boleh membakar bukit dan hutan. Itulah perayaan makan dingin Tiongkok kuno. Salah satu kaisar dinasti Qing – Qingchao 清朝 (1644-1912) lalu menyatukan perayaan itu dengan Cengbeng. Orang yang mengarang dongeng Jin wengong menetapkan perayaan makan dingin sama sekali tidak paham ajaran Tiongkok kuno, itu sebabnya dongengnya ngaco-belo.

Sembahyang Tiongkok Kuno

Terlaksananya Li 禮 (kesusilaan) di altar Jiao 郊 (perbatasan) maka kewajiban terhadap baishen 百神 (beratus roh) pun digenapi. Terlaksananya li di altar She 社 maka beratus barang (baihuo 百貨) berlimpah. Terlaksananya li di kuil leluhur (zumiao 祖廟) maka perilaku berbakti kepada leluhur (xiaocifu 孝慈服) pun digenapi. Terlaksananya li di lima sembahyang (wushi 五祀) maka hukum pun ditegakkan.Sesungguhnya jiao 郊, she 社, zumiao 祖廟, shanchuan 山川, wushi 五祀 adalah kebenaran (yi 義) dalam wujud kesusilaan (Li 禮). Liji VII:IV:3 – Liyun

Sesungguhnya pemerintahan adalah penguasa yang tidak nampak tubuhnya. Itu sebabnya pemerintahan harus berakar (ben 本) pada Tian 天 yang menurunkan firman (ming 命). Firman yang turun lewat Altar She 社 namanya yaodi 殽地 (tukangnya Di). Yang turun lewat kuil leluhur (zumiao 祖廟) dinamakan renyi 仁義 (cinta kasih dan kebenaran). Yang turun lewat altar gunung dan sungai (shanchuan 山川) namanya xingzuo 興作 (pencapaian). Yang turun lewat lima sembahyang (wushi 五祀) namanya zhidu 制度 (pemerintahan). Orang suci (shengren 聖人) yang membuat hal-hal yang tersembunyi itu menjadi nyata. Liji VII:II:12 – Liyun

Raja (wang 王) untuk seluruh suku dan marga, menegakkan tujuh sembahyang (qishi 七祀) yaitu siming 司命 (balairung), zhongliu 中霤 (ruang tengah), guomen 國門 (gerbang negeri), guoxing 國行 (jalan negeri), taili 泰厲 (pelayanan besar), hu 戶 (pintu), zao 灶 (dapur). Raja melakukan sendiri ketujuh sembahyang itu. Rajamuda (zhuhou 諸侯) untuk negeri menegakkan lima sembahyang (wushi 五祀) yaitu siming 司命 (balairung), zhongliu 中霤 (ruang tengah), guomen 國門 (gerbang negeri), guoxing 國行 (jalan negeri), gongli 公厲 (pelayanan umum). Rajamuda melakukan sendiri kelima sembahyang itu. Pembesar (dafu 大夫) menegakkan tiga sembahyang (sanshi 三祀) yaitu zuli 族厲 (pelayanan masyarakat), men 門 (gerbang) dan xing 行 (jalan).  Pejabat tinggi (shishi 適士) menegakkan dua sembahyang (ershi 二祀) yaitu men 門 (gerbang) dan xing 行 (jalan). Pejabat rendah (shushi 庶士) dan rakyat jelata (shuren 庶人)  menegakkan satu sembahyang  (yishi 一祀), mungkin hu 戶 (pintu), mungkin zao 灶 (dapur). Liji XX:7 – Jifa

Menurut altarnya, sembahyang korban (ji 祭) Tiongkok kuno terdiri dari:

1.    Altar Jiao – menyembah Shangdi
2.    Altar She – menyembah Di
3.    Altar Zumiao – menyembah Tian Di
4.    Altar Shanchuan – melapor kepada Tian
5.    Altar Wushi – bekerja di hadapan Shangdi

Menurut tempatnya, sembahyang (shi 祀) Tiongkok kuno terdiri dari:

1.    Siming 司命 (balairung)
2.    Zhongliu 中霤 (ruang tengah)
3.    Guomen 國門 (gerbang negeri)
4.    Guoxing 國行 (jalan negeri)
5.    Taili 泰厲 (pelayanan besar)
6.    Hu 戶 (pintu)
7.    Zao 灶 (dapur)

Sembahyang leluhur kepada ayah, kakek, moyang dan buyut dilakukan di zhongmiao 宗廟, bukan di kuburannya. Dalam tradisi Tiongkok kuno sama sekali tidak ada altar kuburan. Dalam tradisi Tiongkok kuno mustahil menziarahi kuburan dan menyembahyangi leluhurnya di sana. Kenapa demikian?

Penguburan (zhang 葬) tidak boleh dihentikan walaupun hujan. Tidak ada tanda dan tidak ada pohon. Perkabungan tidak ada cara keduanya. Berlaku dari Tianzi 天子 (raja) sampai shuren 庶人 (rakyat jelata). Liji III:III:2 – Wangzhi

Cengzi berkata, “Seorang teman dikuburkan. Setelah ditumbuhi rumput tidak ditangisi lagi.” Liji IIA:I:8 – Tangong shang

Kongzi baru selesai melakukan hezang (menguburkan kembali tulang-belulang suami istri dalam satu liang lahat bagi orang tuanya) di Fang. Dia lalu berkata, “Aku mendengar bahwa kuburan orang kuno tidak diberi gundukan. Saat ini, Qiu 丘 (nama kecil Kongzi) adalah seorang pengembara (dongxinanbeiren 東西南北人 – manusia timur barat selatan utara), tidak mungkin tidak memahami maksudnya.” Setelah liang lahat ditutup di atasnya pun dibangun gunungan empat kaki tingginya. Kongzi pulang duluan dan membiarkan murid-muridnya membereskan semuanya. Turunlah hujan lebat. Ketika mereka tiba, Kongzi bertanya, “Kenapa lama sekali baru pulang?” Mereka menjawab, “Kuburan di Fang longsor.” Kongzi tidak menanggapi walaupun tiga kali mereka memberi penjelasan. Berderai air mata Kongzi menangis sedih lalu berkata, “Aku telah mendengar, orang kuno tidak memperbaiki makam.” Liji IIA:I:6 – Tangong shang

Dalam tradisi Tiongkok kuno, kuburan tidak diberi pusara apalagi nisan. Kongzi membuat pusara pada makam ayah ibunya namun sama sekali tidak melakukan sembahyang, itu sebabnya dia pulang duluan dan mempercayakan penyelesaian pusara kepada murid-muridnya. Kenapa Kongzi menangis ketika mengetahui pusara kedua orang tuanya longsor? Karena orang kuno tidak memperbaiki makam. Dia menangis karena menyesali perbuatannya memperbaiki makam kedua orang tuanya. Yang dilakukannya melanggar Li 禮 (kesusilaan) dan jalan suci penguburan (zhangdao 葬道) Tiongkok kuno. Mungkin dia menganggap hujan yang membuat pusara kedua orang tuanya longsor adalah cara Tian menunjukkan bahwa Dia tidak berkenan dengan tindakan demikian. Mungkin itu sebabnya selain kisah tersebut, kita tidak menemukan catatan lain tentang Kongzi menziarahi kuburan orang tuanya, karena dia memang tidak melakukannya sebab hal itu bertentangan dengan tradisi kuno. Itu pula sebabnya, muridnya yang bernama Cengzi mengajarkan bahwa setelah tumbuh rumput, kuburan tidak dikunjungi lagi.

Kalender Tiongkok Kuno

Bangsa Tiongkok kuno menjadikan bumi sebagai titik pusat (geocentrism) dan mengamati ekliptika (lintasan yang dilalui benda-benda langit) serta menggunakan kedudukan benda-benda langit sebagai penanda waktu atau kalender. Kalender Tiongkok kuno bukan kalender bulan juga bukan kalender matahari namun kalender bulan dan matahari. Nama-nama yang digunakannya sangat unik, itu sebabnya mereka yang tidak mempelajari dan memahaminya dengan benar mudah sekali menjatuhkan vonis ngaco-belo bahwa kalender Tiongkok kuno adalah kalender mistik. Bahkan banyak Sinolog (ahli Tiongkok kuno) yang mengajarkan bahwa kalender Tiongkok kuno ditentukan berdasarkan ramalan dengan batok kura-kura dan rumput shi. Huston Smith PhD, penulis buku berjudul “Agama-Agama Manusia” adalah salah satunya. Tentang Tiongkok kuno, para teolog Kristen Indonesia selalu menggunakan buku “Agama-Agama Manusia” dan buku-buku Hongshui (Fengshui), itu sebabnya ajaran mereka pun ngaco-belo.

Sistem kalender Tiongkok kuno sangat ilmiah. Selain matahari dan bulan, ada lima benda langit (planet) yang nampak dengan mata telanjang yaitu: Jupiter, Mars, Saturnus, Venus dan Mercuri. Bangsa Tiongkok kuno menggunakan lima unsur yang ada di alam untuk nama kelima planet tersebut yaitu: Kayu (Jupiter), Api (Mars), Tanah (Saturnus), Emas (Venus) dan Air (Mercurius). Matahari dinamai Yang 陽 sedangkan bulan dinamai Yin 陰. Posisi ke lima planet tersebut terhadap matahari dan bulan disebut Tiangan 天干 (tiang langit). Jumlahnya ada 10 pisisi. Tiang langit digunakan untuk nama hari. Satu minggu Tiongkok kuno terdiri dari 10 hari. Satu bulan terdiri dari 3 minggu.

No. TianGan 天干 Wuxing 五行 Unsur-Planet
1 Jia 甲 Muyang 木陽 Kayu – Jupiter
2 Yi 乙 Muyin 木陰 Kayu – Jupiter
3 Bing 丙 Huoyang 火陽 Api – Mars
4 Ding 丁 Huoyin 火陰 Api – Mars
5 Wu 戊 Tuyang 土陽 Tanah – Saturnus
6 Ji 己 Tuyin 土陰 Tanah – Saturnus
7 Geng 庚 Jinyang 金陽 Emas – Venus
8 Xin 辛 Jinyin 金陰 Emas – Venus
9 Ren 壬 Shuiyang 水陽 Air – Mercurius
10 Gui 癸 Shuiyin 水陰 Air – Mercurius

Menurut terangnya di langit malam, setelah bulan adalah Venus dan setelah venus adalah Jupiter. Jupiter perlu waktu 12 tahun untuk mengelilingi matahari satu putaran penuh. 12 posisi Jupiter terhadap matahari disebut Dizhi 地支 (cabang bumi). Jumlahnya ada 12. Ke 12 cabang bumi itu juga dikenal dengan nama 12 Shio (xiang 象). Cabang bumi digunakan untuk nama jam dalam satu hari satu malam. 1 jam pertama Tiongkok adalah 2 jam masehi. Jam pertama Tiongkok adalah jam tikus (23. 00 – 01.00).

No.

十二地支

shier dizi

十二象

shier xiang

12 Shio

Jam

1.

Zi 子

Shu 鼠

tikus

23. 00–01.59

2.

Zhou 丑

Niu 牛

kerbau

02.00-03.59

3.

Yin 寅

Hu

harimau

04.00-05.59

4.

Mao 卯

Tu 兔

kelinci

06.00-07.59

5.

Chen 辰

Long 龍

naga

08.00-09.59

6.

Si 巳

She 蛇

ular

10.00-11.59

7.

Wu 午

Ma 馬

kuda

12.00-13.59

8.

Wei 未

Yang 羊

kambing

14.00-15.59

9.

Shen 申

Hou 猴

monyet

16.00-17.59

10.

You 酉

Ji 雞

ayam

18.00-18.59

11.

Xu 戌

Gou 狗

anjing

19.00-20.59

12.

Hai 亥

Zhu 豬

babi

21.00-22.59

Selain digunakan untuk nama hari, Tiangan (tiang langit) juga digunakan untuk nama tahun. Selain digunakan untuk nama jam, Dizhi (cabang bumi) juga digunakan untuk nama tahun. Perpaduan Tiangan dan Dizhi menghasilkan siklus 60 tahunan yang disebut ganzi 干支 (tiang dan cabang). Nama tahun pertama adalah tikus Jiazi 甲子 dan tahun ke 60 adalah Guihai 癸豬.

No.

Ganzi 干支

十二象

shier xiang

12 Shio

Wuxing 五行

1.

Jiazi 甲子

Shu 鼠

tikus

Muyang 木陽

2.

Yizhou 乙丑

Niu 牛

kerbau

Muyin 木陰

3.

bingyin 寅丙

Hu

harimau

Huoyang 火陽

4.

Dingmao 卯丁

Tu 兔

kelinci

Huoyin 火陰

5.

Wuche 辰戊

Long 龍

naga

Tuyang 土陽

6.

Jisi 己巳

She 蛇

ular

Tuyin 土陰

7.

Gengwu 庚午

Ma 馬

kuda

Jinyang 金陽

8.

Xinwei 辛未

Yang 羊

kambing

Jinyin 金陰

9.

Renshen 壬申

Hou 猴

monyet

Shuiyang 水陽

10.

Guiyou 癸酉

Ji 雞

ayam

Shuiyin 水陰

11.

Jiaxu 甲戌

Gou 狗

anjing

Muyang 木陽

12.

Yihai 乙亥

Zhu 豬

babi

Muyin 木陰

13.

Bingzi 丙子

Shu 鼠

tikus

Huoyang 火陽

14.

Dingzhou 丁丑

Niu 牛

kerbau

Huoyin 火陰

15.

Wuyin 戊寅

Hu

harimau

Tuyang 土陽

16.

Jimao 己卯

Tu 兔

kelinci

Tuyin 土陰

17.

Gengchen 庚辰

Long 龍

naga

Jinyang 金陽

18.

Xinsi 辛巳

She 蛇

ular

Jinyin 金陰

19.

Renwu 壬午

Ma 馬

kuda

Shuiyang 水陽

20.

Guiwei 癸未

Yang 羊

kambing

Shuiyin 水陰

21.

Jiashen 申甲

Hou 猴

monyet

Muyang 木陽

22.

Yiyou 乙酉

Ji 雞

ayam

Muyin 木陰

23.

Bingxu 丙戌

Gou 狗

anjing

Huoyang 火陽

24.

Dinghai 丁亥

Zhu 豬

babi

Huoyin 火陰

25.

Wuzi 戊子

Shu 鼠

tikus

Tuyang 土陽

26.

Jizhou 己丑

Niu 牛

kerbau

Tuyin 土陰

27.

Gengyin 庚寅

Hu

harimau

Jinyang 金陽

27.

Xinmao 辛卯

Tu 兔

kelinci

Jinyin 金陰

29.

Renchen 壬辰

Long 龍

naga

Shuiyang 水陽

30.

Guisi 癸巳

She 蛇

ular

Shuiyin 水陰

31.

Jiawu 甲午

Ma 馬

kuda

Muyang 木陽

32.

Yiwei 乙未

Yang 羊

kambing

Muyin 木陰

33.

Bingshen 丙申

Hou 猴

monyet

Huoyang 火陽

34.

Dingyou 丁酉

Ji 雞

ayam

Huoyin 火陰

35.

Wuxu 戊戌

Gou 狗

anjing

Tuyang 土陽

36.

Jihai 己亥

Zhu 豬

babi

Tuyin 土陰

37.

Gengzi 庚子

Shu 鼠

tikus

Jinyang 金陽

38.

Xinzhou 辛丑

Niu 牛

kerbau

Jinyin 金陰

39.

Renyin 壬寅

Hu

harimau

Shuiyang 水陽

40.

Guimao 癸卯

Tu 兔

kelinci

Shuiyin 水陰

41.

Jiachen 甲辰

Long 龍

naga

Muyang 木陽

42.

Yisi 乙巳

She 蛇

ular

Muyin 木陰

43.

Bingwu 丙午

Ma 馬

kuda

Huoyang 火陽

44.

Dingwei 丁未

Yang 羊

kambing

Huoyin 火陰

45.

Wushen 戊申

Hou 猴

monyet

Tuyang 土陽

46.

Jiyou 己酉

Ji 雞

ayam

Tuyin 土陰

47.

Gengxu 庚戌

Gou 狗

anjing

Jinyang 金陽

48.

Xinhai 辛亥

Zhu 豬

babi

Jinyin 金陰

49.

Renzi 壬子

Shu 鼠

tikus

Shuiyang 水陽

50.

Guizhou 癸丑

Niu 牛

kerbau

Shuiyin 水陰

51.

Jiayin 甲寅

Hu

harimau

Muyang 木陽

52.

Yimao 乙卯

Tu 兔

kelinci

Muyin 木陰

53.

Bingchen 丙辰

Long 龍

naga

Huoyang 火陽

54.

Dingsi 丁巳

She 蛇

ular

Huoyin 火陰

55.

Wuwu 戊午

Ma 馬

kuda

Tuyang 土陽

56.

Jiwei 己未

Yang 羊

kambing

Tuyin 土陰

57.

Gengshen 庚申

Hou 猴

monyet

Jinyang 金陽

58.

Xinyou 辛酉

Ji 雞

ayam

Jinyin 金陰

59.

Renxu 壬戌

Gou 狗

anjing

Shuiyang 水陽

60.

Guihai 癸亥

Zhu 豬

babi

Shuiyin 水陰

Sepanjang tahun ada 4 musim (Sishi 四時) yaitu:

1.    Chun 春  – Musim semi
2.    Jia 夏 – Musim panas
3.    Qiu 秋 – Musim gugur
4.    Dong 冬 – Musim dingin

Setiap musim dibagi menjadi 3 bulan yaitu meng 孟 (permulaan), Zhong 仲 (pertengahan) dan Ji 季 (akhir). Dalam setahun ada 12 bulan (Shier yue 十二月) yaitu:

1.    Mengchun 孟春 – Permulaan musim semi
2.    Zhongchun 仲春 – Pertengahan musim semi
3.    Jichun 季春 – Akhir musim semi
4.    Mengxia 孟夏 – Permulaan musim panas
5.    Zhongxia 仲夏 – Pertengahan musim panas
6.    Jixia 季夏 – Akhir musim panas
7.    Mengqiu 孟秋 – Permulaan musim gugur
8.    Zhongqiu 仲秋 – Pertengahan musim gugur
9.    Jiqiu 季秋 – Akhir musim gugur
10.    Mengdong 孟冬 – Permulaan musim dingin
11.    Zhongdong 仲冬 – Pertengahan musim dingin
12.    Jidong 季冬 – Akhir musim dingin

Dalam satu tahun, ekliptika matahari di bagi menjadi 24 kedudukan (Ershisi jieqi  二十四節氣) yang disebut qi 氣 (hawa). Dalam ilmu astronomi modern disebut garis bujur. Masing-masing kedudukan jaraknya 150. Ada kedudukan yang disebut jieqi 節氣 (masa hawa) ada pula kedudukan yang disebut zhongqi 中氣 (tepat hawa). 12 kedudukan jieqi dan 12 zhongqi. Table di bawah ini menunjukkan hubungan antara 4 musim, 12 bulan dan 24 posisi matahati.

No.

Musim

Bulan

Matahari

Bujur

Tanggal

Jieqi

Zhongqi

Keterangan

1.

Chun

semi

Mengchun

Permulaan

立春

lìchūn

315°

4 Feb

節氣

jiéqi

Awal musim semi

2.

雨水

yǔshuǐ

330°

19 Feb

中氣

zhōngqì

Hujan Air

3.

Zhongchun

Pertengahan

驚蟄 – 惊蛰

jīngzhé

345°

6 Mar

節氣

jiéqi

Serangga bangun

4.

春分

chūnfēn

21 Mar

中氣

zhōngqì

Ekuinoks musim semi

Siang = malam

5.

Jichun

Akhir

清明

qīngmíng

15°

5 Apr

節氣

jiéqi

Cerah dan terang

6.

穀雨 – 谷雨

gǔyǔ

30°

20 Apr

中氣

zhōngqì

Hujan padi-padian

7.

Jia

panas

Mengxia

Permulaan

立夏

lìxià

45°

6 Mei

節氣

jiéqi

Awal musim panas

8.

小滿 – 小满

xiǎomǎn

60°

21 Mei

中氣

zhōngqì

Kelebihan kecil

9.

Zhongxia

Pertengahan

芒種 – 芒种

mángzhòng

75°

6 Jun

節氣

jiéqi

Membersihkan semak

10.

夏至

xiàzhì

90°

21 Jun

中氣

zhōngqì

Titik balik musim panas

Siang > malam

11.

Jixia

Akhir

小暑

xiǎoshǔ

105°

7 Jul

節氣

jiéqi

Panas kecil

12.

大暑

dàshǔ

120°

23 Jul

中氣

zhōngqì

Panas besar

13.

Qiu

gugur

Mengqiu

Permulaan

立秋

lìqiū

135°

8 Agt

節氣

jiéqi

Awal musim gugur

14.

處暑 – 处暑

chǔshǔ

150°

23 Agt

中氣

zhōngqì

Penyimpanan panas

15.

Zhongqiu

Pertengahn

白露

báilù

165°

8 Sept

節氣

jiéqi

Embun putih

16.

秋分

qiūfēn

180°

23 Sept

中氣

zhōngqì

Ekuinoks musim gugur

Siang = malam

17.

Jiqiu

Akhir

寒露

hánlù

195°

8 Okt

節氣

jiéqi

Embun dingin

18.

霜降

shuāngjiàng

210°

23 Okt

中氣

zhōngqì

Embun beku

19.

Dong

dingin

Mengdong

Permulaan

立冬

lìdōng

225°

7 Nov

節氣

jiéqi

Awal musim dingin

20.

小雪

xiǎoxuě

240°

22 Nov

中氣

zhōngqì

Salju kecil

21.

Zhongdong

Pertengahan

大雪

dàxuě

255°

7 Des

節氣

jiéqi

Salju besar

22.

冬至

dōngzhì

270°

22 Des

中氣

zhōngqì

Titik balik musim dingin

Siang < malam

23.

Jidong

Akhir

小寒

xiǎohán

285°

6 Jan

節氣

jiéqi

Dingin kecil

24.

大寒

dàhán

300°

20 Jan

中氣

zhōngqì

Dingin besar

Ekliptika bulan dibagi menjadi 6 posisi yang disebut hou 候 (tunggu; malam), masing-masing kedudukan jaraknya 5 hari. Itu sebabnya, dikatakan, “Tiga kali lima maka purnama dan tiga kali lima lalu tersembunyi.” Satu tahun terdiri dari 72 hou.

Bangsa Tiongkok kuno sama sekali tidak menyembah alam namun mengaitkan hari-hari sembahyangnya dengan musim sementara musim hadir dengan tanda-tanda (fenomena) alam. Tanda-tanda alam itu nampak dari letak benda-benda langit, iklim, pertumbuhan tanaman, perilaku binatang. Memperhatikan tanda-tanda alam adalah cara untuk mengenali kedatangan musim. Mengaitkan hari-hari sembahyang dengan musim bukan untuk memuliakan apalagi menyembah alam namun cara untuk mengatur jalan hidup agar harmonis dengan alam. Hidup harmonis dengan alam bukan memuliakan apalagi menyembah alam namun cara untuk menjalani hidup berkelimpahan.

Dari mana manusia mendapatkan makanannya? Binatang, burung dan ikan serta tumbuhan adalah makanan manusia. Binatang dan tumbuhan berkembang biak dan bertumbuh kembang menurut musim. Ada musim semi, musim panas, musim gugur, musim dingin. Ada musim hujan ada musim kemarau. Ada musim menabur ada musim menuai. Bila menabur di musim yang salah maka tanaman tidak akan bertumbuh kembang dengan baik bahkan tidak tumbuh sama sekali. Ada musim kawin ada musim melahirkan dan membesarkan anak-anaknya. Bila berburu di waktu yang salah maka binatang tidak akan berkembang biak dan bertumbuh kembang dengan baik bahkan punah.

Air selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah. Bila alirannya terhambat, dia akan menunggu dengan sabar hingga kekuatannya cukup untuk menjebol pembendungnya atau melampaui bendungannya lalu mengalir ke bawah. Angin walaupun tidak kelihatan namun bisa dirasakan. Angin tidak diketahui dari mana datangnya dan mustahil mencegah ke mana dia hendak pergi. Angin menggerakkan awan dan awan menghunjam bumi sebagai hujan. Hujan menghadirkan air dan air mengalir ke tempat yang lebih rendah.  Angin menghembusi air sehingga menguap jadi awan. Fengshui 風水 (angin dan air) adalah dua hal utama dalam kehidupan manusia. Angin bisa diamati perilakunya namun tidak bisa dikendalikan. Air bisa dikendalikan namun dengan memenuhi kodratnya yang selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah. Fengshui adalah ilmu alam. Mempelajari Fengshui berarti mempelajari perilaku alam. Karena memahami Fengshui-lah maka hari-hari sembahyang Tiongkok kuno dikaitkan dengan alam alias musim.

Hidup harmonis dengan alam adalah cara untuk hidup berkelimpahan sementara hidup harmonis dengan sesama manusia adalah cara untuk hidup bahagia. Apa yang dimaksudkan dengan hidup harmonis dengan alam? Hidup harmonis dengan alam artinya memahami kodrat alam lalu memanfaatkannya untuk mendatangkan kemakmuran. Apa yang dimaksudkan dengan hidup harmonis dengan sesama manusia? Mozi (470-391 SM) mengajarkan bahwa hidup harmonis dengan sesama manusia akan terwujud bila setiap manusia mengasihi sesamanya manusia seperti mengasihi dirinya sendiri pada waktu yang sama. Bagaimana cara mengasihi sesama manusia seperti mengasihi diri sendiri? Kongzi (551-479 SM) mangajarkan bahwa hal itu bisa dicapai dengan tidak melakukan kepada orang lain hal yang tidak mau orang lain lakukan terhadap diri sendiri. Yesus mengajarkan bahwa hal itu bisa dicapai dengan melakukan kepada orang lain hal yang ingin orang lain lakukan terhadap diri sendiri. Apa yang diajarkan oleh Kongzi dan Yesus itu memang agung namun sama sekali tidak sempurna. Kenapa demikian? Anda tidak memeluk karena tidak ingin dipeluk namun pada saat itu saya menginginkan pelukan dan memeluk anda.  Anda tidak memeluk maka saya pun tidak bahagia. Saya memeluk maka anda pun tidak bahagia. Anda memeluk karena ingin dipeluk namun saat itu saya tidak ingin memeluk dan dipeluk. Anda memeluk maka saya pun tidak bahagia. Saya tidak memeluk dan anda pun tidak bahagia. Itu sebabnya Mozi mengajarkan bahwa cinta kasih yang mendatangkan kebahagiaan harus terjadi pada waktu bersamaan.

I love my self go to hell every body! Itulah jalan suci cinta kasih (rendao 仁道). Banyak orang tidak menjalaninya karena tidak memahaminya. I love my self go to hell every body bukan I love my self and hate every body. I love my self go to hell every body artinya mengasihi diri sendiri dan persetan dengan yang lainnya. Itu berarti mengasihi diri sendiri dan tidak peduli apakah orang lain mengasihi atau membenci. Tidak peduli berarti tidak menginginkan. Tidak menginginkan berarti tidak berharap. Tidak berharap berarti tidak berusaha mendapatkannya. Tidak berusaha mendapatkan berarti tidak akan salah. Tidak salah berarti tidak gagal dan tidak ditolak. Tidak gagal dan ditolak berarti tidak akan patah hati. Tidak patah hati berarti tidak akan sakit hati. Tidak sakit hati berarti tidak akan membenci. Tidak membenci berarti tidak akan menyakiti. Tidak menyakiti berarti tidak akan membangkitkan kebencian. Tidak membangkitkan kebencian berarti mudah dicintai. Mudah dicintai berarti tidak perlu bersusahpayah. Tidak perlu susah payah berarti mudah dilakukan. Mudah dilakukan? Manusia suka melakukan yang mudah dilakukan! Kenapa manusia tidak mencintai? Tidak mencintai karena tidak mau bersusah-payah. Tidak mau mencintai seseorang karena dia sulit untuk dicintai.

Orang yang paling mudah dicintai adalah orang yang tidak peduli apakah kita mengasihinya atau membencinya. Kenapa demikian? Karena orang-orang demikian tidak menuntut apa pun dari sesama manusia. Orang yang paling mencintai adalah orang yang tidak peduli apakah kita mengasihinya atau membencinya. Kenapa demikian? Karena manusia adalah makluk cinta kasih. Secara naluri manusia mencintai sesama manusia. Karena tidak peduli itu berarti dia tidak akan membenci orang-orang yang tidak mencintainya. Karena tidak membenci itu sebabnya dia tidak akan menyakiti sebab manusia hanya menyakiti orang yang dibencinya. Itu sebabnya Yesus berkata:

“Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku. Lukas 14:26

Menjadi murid Yesus berarti belajar dari Yesus. Yesus mengajarkan berbagai hal namun semua yang diajarkan-Nya hanya berpangkal dan bermuara pada dua hal yaitu:

Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia  seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” Matius 22:37-40

Bila tidak membenci mustahil anda belajar kepada Yesus sebab Dia mengajarkan cinta kasih. Bila tidak membenci itu berarti tidak ada yang dapat anda pelajari dari Yesus sebab Dia hanya mengajarkan cinta kasih. Yesus mengajarkan untuk mengasihi hati sendiri sebab bila tidak mengasihi hati sendiri mustahil mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati. Yesus mengajarkan untuk mengasihi jiwa sendiri sebab bila tidak mengasihi jiwa sendiri mustahil mengasihi Tuhan Allah dengan segenap jiwa. Yesus mengajarkan untuk mengasihi akal budi sendiri sebab bila tidak mengasihi akal budi sendiri mustahil mengasihi Tuhan Allah dengan segenap akal budi. Mengasihi hati, jiwa dan akal budi sendiri artinya mengasihi diri sendiri. Orang-orang yang mengasihi diri sendiri mustahil tidak mengasihi orang lain seperti dirinya sendiri. Kenapa demikian? Karena mengasihi diri sendiri hanya bisa terjadi sebab tidak menjadikan alasan untuk membenci diri sendiri. Bila tidak menjadikan alasan untuk membenci diri sendiri mustahil anda menjadikannya alasan untuk membenci orang lain. Ada banyak alasan untuk membenci. Bila alasan-alasan itu tidak digunakan untuk membenci diri sendiri, mustahil menggunakannya untuk membenci orang lain, bukan? Itu sebabnya dikatakan, “Kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri.” Berapa besar anda mampu mengasihi orang lain? Sebesar anda mengasihi diri sendiri. Itu sebabnya Yesus mengajarkan bahwa mengasihi dimulai dari membenci. Itu sebabnya suhu hai hai berkata, “Mulailah dengan I love my self go to hell every body!”

Qingming jie 清明節 adalah nama kedudukan matahari pada bujur 150 di pertengahan musim semi di Tiongkok. Disebut Qingming jie karena pada saat itu matahari nampak paling bersih dan terang bila dilihat dengan mata telanjang, di Tiongkok. Perayaan dan sembahyang Qingming dimaksudkan untuk mengajari manusia untuk melihat dengan bersih dan terang. Melihat dengan bersih dan terang artinya memahami dengan benar.

Perayaan Cengbeng

Tangchao 唐朝 (618-907) adalah salah satu dinasti Tiongkok yang paling agung. Tang xuanzong 唐玄宗 (685-792) adalah kaisar ke 7 dari dinasti Tang. Dia memerintah selama 44 tahun (712-756) lalu menyerahkan tahta kerajaan kepada anak ketiganya, Tang suzong 肅宗. Masa pemerintahannya terbagi menjadi tiga periode yaitu:

1.    Xiantian 先天 (712-713) – Memenuhi kodrat
2.    Kaiyuan 開元 (713-741) – Koin Kaiyuan
3.    Tianbao天寶 (742-756) –  Koin Tianbao

Di bawah pemerintahannya dinasti Tang menggapai puncak keagungannya. Kaiyuan tercatat sebagai salah satu masa keemasan sejarah Tiongkok. Ketika memasuki masa Tianbao, Tang xuanzong mulai mengabaikan pemerintahannya dan menghabiskan banyak waktu untuk bersenang-senang. Dikatakan, kaisar lain hanya punya 3.000 wanita namun Tang xuanzong memiliki 10.000 orang wanita. Yang yuhuan 楊玉環 alias Yang guifei 楊貴妃 adalah selir kesayangannya.

Di dalam sejarah Tiongkok, dikenal sidameiren 四大美人 (empat manusia mahacantik) alias simei (empat cantik). Keempat mahacantik itu adalah Xishi 西施 (musim semi dan gugur), Wang zhaojun 王昭君 (dinasti Han barat), Diaochan 貂嬋 (perang antar negara) dan Yang guifei 楊貴妃 (selir Tang xuanzong). Tentang keempat mahacantik itu, inilah yang tercatat.

沉魚落雁 – Chényú luòyàn – ikan tenggelam, bangau jatuh
閉月羞花 – Bìyuè xiūhuā – bulan tertutup, bunga pun malu

Karena terpesona kecantikan Xishi ikan pun tenggelam karena lupa berenang. Karena terpana kecantikan Wang zhaojun burung bangau pun nyungsep karena lupa terbang. Kecantikan Diaochan membuat cahaya bulan tidak kelihatan sementara kecantikan Yang guifei membuat bunga malu untuk mekar.

Menurut catatan sejarah, pada masa Tang Xuanzong rakyat gemar sekali melakukan ziarah kuburan. Menurutnya perilaku demikian adalah pemborosan. Itu sebabnya dia lalu menetapkan ziarah kuburan hanya boleh dilakukan satu kali dalam satu tahun (732). Hari itu adalah Qingming jie 清明節 di mana matahari kelihatan paling bersih dan terang. Kita tidak tahu kenapa Tang Xuanzong memilih hari itu karena kitab sejarah tidak mencatatnya. Itu sebabnya kita hanya bisa menduga-duga berdasarkan ajaran yang tercatat di dalam kitab Tiongkok kuno.

Dipilih hari pertama dan menitahkan rakyat untuk melaksanakan sembahyang She 社. Liji IVA:II:7 – Yueling

Altar She 社 adalah jalan suci Shendi 神地. Di 地 mewujudkan berlaksa ada (wanwu 萬物) . Tian 天 mewahyukan berbagai peta. Mendapat berkat dari Di. Memperoleh hukum dari Tian. Maka dimuliakanlah Tian dan dikasihilah Di. Karena itulah diajarkan kepada masyarakat untuk mengucap syukur.  Kepala keluarga melakukannya di halaman rumah sedangkan kepala negeri melakukannya di altar She. Untuk menunjukkan yang pokok. Ketika dilakukan sembahyang di altar She, setiap orang keluar dari rumahnya. Ketika membangun altar She, semua warga negeri ikut bekerja. Demi altar She, dari gunung dan lembah bersatu memberikan persembahan. Itulah cara bersyukur kepada yang pokok dan membalas budi kepada yang mula. Liji IX:I:21 – Jiao tesheng

Sembahyang She 社 dilakukan pada bulan kedua musim semi. Orang Tionghoa generasi ini tidak melakukan sembahyang She lagi. Walaupun sudah mencarinya akan tetapi saya tidak menemukan sumber pustaka yang mencatat, sejak kapan altar She hilang dari sejarah Tiongkok? Namun, dalam generasi ini, kita menemukan altar Houtu 后土 di semua kuburan Tionghoa. Altar Houtu adalah altar She.

Tianzi 天子 (raja) menjalin kebajikan (de 德) dengan kemurahan hatinya. Diamanatkan kepada petugas untuk mengeluarkan persediaan dari gudang makanan dan lumbung untuk membantu yang miskin dan yang sebatang kara mengatasi kemiskinan mereka. Membuka gudang pemerintah guna mengeluarkan uang dan sutera lalu mengirimnya ke seluruh kolong langit (Tianxia 天下) untuk  mendorong zhuhou 諸侯 (rajamuda) mempekerjakan para mingshi 名士 (cendekiawan masyhur) dan malaksanakan li 禮 (kesusilaan) serta berlaku murah hati. Liji IVA: III:9 – Yueling

Pada bulan ini, diamanatkan kepada sikong 司空 (menteri pekerjaan umum), “Musim hujan akan segera tiba. Air dari bawah akan naik. Pergilah berkeliling ke seluruh negeri dan daerah untuk memeriksa permukaan tanah. Perbaiki semua tanggul dan bendungan. Agar mengalir dengan lancar, kanal-kanal dikeruk. Buka dan perbaiki semua jalan. Tidak boleh ada yang tersumbat dan terhambat. Liji IVA: III:10 – Yueling

Pada bulan ini, akhirnya dipilih hari baik untuk menyelenggarakan daheyue 大合樂 (pesta besar meriah). Tianzi 天子 (raja) bersama sangong 三公 (tiga pangeran), Jiuqing 九卿 (sembilan menteri), zhuhou 諸侯 (rajamuda) dan dafu 大夫 (pembesar) secara pribadi menghadirinya. Liji IVA: III:14 – Yueling

Tianzi 天子 dan rajamuda melakukan sembahyang di zongmiao 宗廟 (kuil leluhur). Sembahyang yang dilakukan pada musim semi (chun 春) disebut Yue 礿; yang dilakukan pada musim panas (xia 夏) disebut Di 禘; yang dilakukan pada musim gugur (qiu 秋) disebut  Chang 嘗; yang dilakukan pada musim dingin (dong 冬)  disebut  zheng 烝 . Liji III:III:5 – Wangzhi

Kerabatku sekalian, apakah anda sudah memahaminya? Perayaan Qingming adalah perayaan cinta kasih alias kasih sayang. Pada masa itu orang Tionghoa menyatakan cinta kasihnya kepada alam, kepada sesama manusia, kepada leluhur, dan kepada Tuhan khalik semesta alam (shendi). Cinta kasih kepada alam diwujudkan dengan melakukan bersih-bersih dan membiarkan tumbuhan bertumbuh dan binatang berkembang biak. Cinta kasih kepada sesama dilakukan dengan membuka gudang makanan dan beramal. Cinta kasih kepada leluhur dilakukan dengan sembahyang Yue. Cinta kasih kepada kaum keluarga dilakukan dengan melakukan sembahyang Yue bersama-sama dan diakhiri dengan makan-makan bersama. Cinta kasih kepada Tuhan khalik semesta alam dilakukan dengan melakukan sembahyang she.

Apa yang sesungguhnya dilakukan oleh kaisar Tang Xuanzong? Dalam tradisi kuno, sembahyang She dilakukan oleh penguasa di altar She sementara sembahyang Yue dilakukan di Zhongmiao (kuil leluhur), rakyat jelata melakukan keduanya di halaman rumah. Tang Xuanzong menggabungkan sembahyang She dan sembahyang Yue dan memindahkan tempatnya ke kuburan. Itu sebabnya di setiap kuburan Tionghoa ada dua altar yaitu altar almarhum dan altar Houtu alias She. Pada hakekatnya, sembahyang kuburan adalah mengajak almarhum untuk melakukan sembahyang She.

Cengbeng Di Mata Seorang Tionghoa Kristen

Sembahyang Cengbeng alias sembahyang kuburan bukan sembahyang kolektif namun sembahyang pribadi. Itu sebabnya sembahyang Cengbeng dilakukan secara pribadi. Qingming jie alias kedudukan matahari di garis bujur 150 terjadi pada tanggal 4 April, dalam tahun kabisat terjadi pada tanggal 5 April. Sembahyang Cengbeng dilakukan di antara 10 hari sebelum dan setelah Qingming jie. Setiap keluarga alias setiap pribadi boleh memilih harinya sendiri. Artinya, tidak harus melakukannya bersama-sama.

Orang Tionghoa melakukan sembahyang Cengbeng dengan membakar satu batang hio (dupa) dan kertas perak (gincua) serta menyajikan makanan bagi almarhum. Itu adalah cara orang Tionghoa menyatakan hormat dan cinta kasih kepada almarhum. Menyajikan makanan ibarat mengajak almarhum makan. Namun, orang mati tidak ikut makan, itu sebabnya dipersilahkan menyajikan makanan kesukaan anda sebab andalah yang akan makan. Membakar tiga batang hio dan kertas emas (kimcua) serta menyajikan makanan bagi Shendi (Tuhan khalik semesta alam). Itu adalah cara orang Tionghoa bersyukur dan berdoa kepada Tuhan khalik semesta alam. Menyajikan makanan artinya bersyukur karena berkat darinyalah maka makanan demikian tersedia.

Hio dan kertas perak serta kertas emas namanya mingqi (barang sembahyang), hanya barang tiruan. Hio digunakan karena harumnya. Kertas perak adalah tiruan dari perak dan kertas emas adalah emas tiruan. Kertas perak hanya digunakan untuk sembahyang leluhur, tidak boleh digunakan untuk sembahyang Tian Di. Kertas emas tidak boleh digunakan untuk menyembahyangi leluhur. Emas untuk pencipta dan perak untuk leluhur. Kertas emas dan perak dibakar untuk menunjukkan ketulusan bahwa keduanya tidak digunakan lagi. Di dalam ajaran Tiongkok kuno, mingqi tidak dibatasi, artinya boleh apa saja bentuknya karena itu hanya simbol. Makanan untuk dimakan oleh orang yang melakukan sembahyang sebab arwah dan Shendi tidak makan.

Melakukan sembahyang Cengbeng adalah HAK, bukan KEWAJIBAN. Itu sebabnya mereka yang tidak melakukannya tidak dicela. Yang dicela adalah mereka yang menghina sembahyang Cengbeng. Yang dicela adalah mereka yang menguburkan leluhurnya namun tidak merawat kuburan mereka. Itu namanya tidak bertanggungjawab. Menabur namun tidak mau merawat.

Apabila anda merayakan Cengbeng namun tidak menggunakan hio dan mingqi serta tidak menyajikan makanan, namun menaburkan bunga, maka percayalah, sebagian orang akan menganggap anda aneh namun mereka yang mengerti makna perayaan Cengbeng mustahil mencela anda. Mereka merasa aneh karena setahu mereka Cengbeng adalah perayaan orang Tionghoa, bukan perayaan orang Kristen dan selama ini orang-orang Kristen percaya bahwa parayaan Cengbeng adalah penyembahan leluhur yang haram hukumnya. Mereka yang mengerti makna perayaan Cengbeng tahu bahwa anda adalah seorang Tionghoa Kristen dan berhak merayakan Cengbeng dengan cara anda sebab Cengbeng hanya ziarah kuburan di mana anda mengungkapkan cinta kasih dan hormat kepada leluhur serta bersyukur kepada Tuhan Khalik semesta alam.

Apabila merayakan Cengbeng menggunakan hio dan mingqi serta menyajikan makanan, maka anda akan dicela oleh orang-orang Kristen sebab mereka tidak memahami makna sembahyang Cengbeng sehingga menyangka anda sedang menyembah leluhur yang haram hukumnya. Namun orang-orang Tionghoa Kristen yang memahami makna sembahyang Cengbeng akan tersenyum dan mengangguk hormat karena mengenali anda sebagai seorang Tionghoa Kristen yang memahami ajaran leluhur tentang Cengbeng dan mengerti ajaran Alkitab dengan benar.

Bagaimana dengan suhu hai hai? Karena kesibukan kerjanya tidak setiap tahun hai hai bisa pulang kampung untuk merayakan Cengbeng dengan handai taulannya. Namun setiap kali sempat pulang kampung, hai hai memilih untuk merayakan Cengbeng menurut tradisi leluhur, menggunakan mingqi dan menyajikan makanan. Ikut memasak dengan para wanita lalu makan dengan handai taulan sekampung dengan duduk di atas tanah beralas daun pisang. Ketika ada yang bertanya kenapa suhu hai hai yang Kristen ikut merayakan Cengbeng, maka hai hai pun mulai mengajarkan apa itu Cengbeng dan apa itu Kristen. Dengan cara itulah suhu hai hai menunjukkan walaupun Kristen namun dia adalah orang Tionghoa itu sebabnya BERHAK untuk ikut merayakan Cengbeng dengan handai taulan sekampungnya di kuburan Hokkian. Ketika merayakan Cengbeng dia sama sekali tidak melanggar li 禮 (kesusilaan) dan yi 義 (kebenaran) baik yang diajarkan kitab Tiongkok kuno maupun Alkitab. Itu sebabnya dia menyebut dirinya seorang Tionghoa Kristen.

Advertisements

15 thoughts on “Cengbeng Di Mata Seorang Tionghoa Kristen

    • extraordinaryperson, ketika PUTUS asa, manusia BERHARAP. HARAPAN dalam KETUTUSASAAN itu memang mengerikan. Dalam kondisi demikian, manusia BISA GELAP mata lalu MEMBABIBUTA.

      Orang-orang demikian, bisa saja berharap pada orang-orang MATI lalu berteriak kepada mereka.

      Ada pula orang-orang yang JIWANYA penuh dengan perhitungan DAGANG. Mereka akan MENCOBA cara apa saja selama HARGANYA murah dan TIDAK berbahaya serta SIAPA tahu benar? (Ada yang bersaksi.)

      Ketika mereka mendengar dongeng orang mati bisa membantu, mereka pun mencoba. Bukan karena mereka PERCAYA namun karena mereka pernah mendengar CERITA ada yang BERHASIL. Ketika mereka mendengar dongeng tentang seorang pengkotbah SAKTI, mereka pun mencoba. Bukan akrena mereka PERCAYA namun karena mereka pernah mendengan CERITA ada yang berhasil.

      NAMANYA juga USAHA!

      KETOLOLAN-KETOLOLAN pinter demikian terjadi di seluruh penjuru dunia dalam berbagai SUKU.

      Bagaimana dengan pandangan agama Tiongkok kuno tentang penyembahan arwah? Di dalam zaman yang lebih purbakala dari zaman Kongzi, orang-orang demikian akan dihukum BERAT sekali. Tindakan demikian dianggap menghina Sang Pencipta. Mereka bisa dihukum mati atau diusir dari negeri. Pada zaman Kongzi 551 -479 SM, tindakan demikian disebut MENJILAT.

      Kongzi berkata, “Jangan menyembah gui 鬼 (arwah orang mati), itu menjilat! Mengetahui kebenaran namun tidak melakukannya, itu tidak ksatria. Lunyu II:24:1-2 – Weizheng

      • Ralat untuk ayat Lunyu II:24:1-2. Seharusnya seperti ini.
        24. Nabi bersabda, “Bersembahyang kepada rokh yang tidak seharusnya disembah, itulah menjilat.
        (2) Mengetahui Kebenaran tetapi tidak melakukannya, itulah tiada Keberanian.”

        Kepada Hai Hai Bengcu, sebaiknya suatu ayat tidak ditambah dan tidak dikurang, karena dapat menimbulkan perbedaan pengertian.
        Nabi Kongzi, bersabda bahwa Bersembahyang kepada rokh yang tidak seharusnya disembah, itulah menjilat. Bukan berarti tidak boleh menyembah, melainkan menyembah roh-roh yang seharusnya disembah. Apa saja rokh yang seharusnya disembah? Misal para Shen Bing/Para Suci, leluhur kita.
        Dijelaskan pada :
        SABDA SUCI JILID III PASAL 12
        12. Pada waktu sembahyang kepada leluhur, hayatilah akan kehadirannya dan waktu sembahyang kepada Tuhan Yang Maha Rokh, hayatilah pula akan kehadiranNya.
        (2) Nabi bersabda, “Kalau Aku tidak ikut sembahyang sendiri, Aku tidak merasa sudah bersembahyang.”

        • Kongzi berkata, “Jangan menyembah gui 鬼 (arwah orang mati), itu menjilat. Mengetahui kebenaran namun tidak melakukannya adalah pengecut. Lunyu 2:24 – Weizheng

          Nabi bersabda, “Bersembahyang kepada rokh yang tidak seharusnya disembah, itulah menjilat. Mengetahui Kebenaran tetapi tidak melakukannya, itulah tiada Keberanian.” Lunyu II:24:1-2

          Kisanak, kenapa anda tidak mencari tahu, dari AKSARA Tionghoa apa frasa “kepada rokh yang tidak seharusnya disembah” diterjemahkan?

          Sembahyang seolah yang disembahyangi hadir, sembahyang shen 神 seolah shen hadir. Kongzi berkata, “Bila tidak sembahyang sendiri , aku merasa tidak sembahyang.” Lunyu 3:12 Bayi

          Pada waktu sembahyang kepada leluhur, hayatilah akan kehadirannya dan waktu sembahyang kepada Tuhan Yang Maha Rokh, hayatilah pula akan kehadiranNya. Nabi bersabda, “Kalau Aku tidak ikut sembahyang sendiri, Aku tidak merasa sudah bersembahyang.” Lunyu 3:12 Bayi

          Kisanak, coba cari tahu dari aksara Tionghoa apa frasa “sembahyang kepada leluhur” diterjemahkan?

          ha ha ha ha ha …. belajar baik-baik dulu baru MENGERITIK. Anda pikir terjemahan MATAKIN pasti BENAR? Ha ha ha ha ha … Kisanak, hai hai tidak bisa bahasa mandarin juga tidak bisa menulis mandarin, namun terjemahannya belum tentu KALAH akurat dari terjemahan MATAKIN lho? ha ha ha ha …

  1. “Kertas emas dan perak dibakar untuk menunjukkan ketulusan bahwa keduanya tidak digunakan lagi”.

    kertas diatas apakah itu yang biasa disebut uang kertas ko? ditempat saya uang kertas dibakar “katanya” mengirim uang ke alam roh.

    “Orang Tionghoa melakukan sembahyang Cengbeng dengan membakar satu batang hio (dupa) dan kertas perak (gincua) serta menyajikan makanan bagi almarhum. Itu adalah cara orang Tionghoa menyatakan hormat dan cinta kasih kepada almarhum”.

    bagaimana sembahyang yang dilakukan di depan foto almarhum ko? banyak orang mengatakan sembahyang di depan foto itu sama dengan mendoakan orang mati, dan lagian walaupun mereka tidak mengerti makna cengbeng apakah tidak terkesan seperti menyembah orang mati ko? dan apakah tidak menjadi batu sandungan bagi orang yang melihatnya?

    Dan bagaimana mereka yang membakar orang2an dan rumah2 kertas ko? apakah itu tradisi yang lain lagi?

    mohon pencerahannya ya ko, thanx Gbu

  2. Sangat Umum terjadi Di masyarakat bhw ktika kita pergi berziarah kesuatu makam bhkn itu makam orangtua kita, utk memahami apakah yg dilakukan trsbut adalah bentuk hormat kita kpd almarhum atau sdg berdoa utknya, atau mngkin sdg mencoba brkomunikasi dg almarhum….

    Dari pada mnjdi polemik dan akan brpengertian ragu ragu alias abu abu, mngkin lebih baik tdk dilakukan. Toh klo gak ngelakukan gak dosa, klo Mau dilakukan bikin polemik wong emang gak Ada hubungan antara orang mati dg orang yg masih hidup. Lagian gak mesti harus melakukan sembahyang cengbeng koq kalau mau menghormati almarhum…

    Klo salah, bantu koreksi ya.

    Syalooom…..

    • @Moan, anda pernah jatuh cinta? Waktu SMP, saya jaatuh cinta pada seorang gadis. Naik sepeda melewati rumahnya saja bikin saya sejuta rasanya lho. Melihat dia dari jauh, semilyar rasanya. CINTA tidak HAPUS ketika orang yang DICINTAI mati. GARA-GARA itulah semua upacara penguburan dan sembahyang orang mati didasarkan. MENYATAKAN cinta kepada orang MATI.

      ketika Musa dan bangsa israel keluar dari Mesir, mereka membawa TULANG-TULANG Yusuf untuk menggenapi amanat Yusuf. Tentu saja mereka tidak membuka gua kuburan Yusuf diam-diam namun meriah. Tentu saja tulang tulang yusuf tidak dimasukin ke tas kresek namun ho ho ho ho ….. BAHASA cinta memang aneh.

  3. Sy chinese dan sy bangga. Sy byk ketemu chinese yg menghina budayanya sendirinya. Ada yg bahkan menghina org tuanya sendiri kesy krn sembah dewa/leluhur. Hati sy pikir binatang aja bangga dgn ortu mrk, tp knp manusia malah menghina ortu sendiri ke org lain. Mrk sgt pijik n bodoh menurut sy.

    Apa arti mendewa2kan agama tp ortu sendiri dihina? Sgt menyedihkan. Mrk slalu bicara kesurga, tp dlm kehidpannya menciptakan neraka, plg tdk bagi ortunya. Sy bangga dgn budaya sy krn itu akar sy. Budaya/tradisi/agama/kebiasaan itu smua masa lalu. Bisa benar n salah, tp itu yg membentuk karakter n warna dlm hdp kita. Klau mau dibahas n cari2 kesalahan pasti byk. Plg penting saling menghargai… krn semua itu indah n kehendak Tuhan.

    Kita ini manusia bodoh. Slalu pikir paling bijak, suci, tahu, pinter, beriman, superior,dll. Pdhl semua ini hanya kebodohan. Hargailah semua perbedaan krn manusia tdk ada yg sempurna. Apalagi kita dilahirkan di bumi, akan ada slalu kebaikan n kejahatan, terang n gelap, yin n yang. Kita hrs slalu diposisi kebaikan seblom ketemu dgn Masa Kuasa.

    Ada yg slalu bilang Tuhan sy baik. Tp hrs kita percayainya baru dibawa kesurga. Sgt munafik n sgt ego dong?,Menurut sy itu BUKAN BAIK tp KKN. menurut sy Tuhan itu tdk baik, tp MAHA ADIL..karena maha adil baru baik. Contoh hakim baik kekita, kita salah tp dibenarkan dlm sidang, itu baik tp KKN. Sgt pijik kan. Jadi sy sgt percaya dgn KARMA. TUHAN ITU SUTRADARA KITA, sdh disetting kehdpan kita dr awal sampai akhir seperti dlm film. Tp sy percaya klau kita baik, yg buruk mungkin dihilangkan, klau kita jahat, rezeki kita mungkin hilang (kutipan syair KwanIm). Doa n mohon jg akan didgr seperti anak kecil memohon ke org tua minta sesuatu. So jht pikir kita plg beriman n superior, tp mulai ciptakan surga dlm kehidupan ini baik dlm lingkungkan keluarga, kerja, tetangga n dunia ini. Omitofo…

      • Terserah org dong mau bgm smbyg kuburan elo ng bole blg u yg plg benar,apa u ud prnh k neraka kok u tau kl kita bakar uang kertas ato memberi mrk mkn mrk ng menerimanya?ada kok org yg punya indra ke 6 melihat para leluhur kt ato ortu kt memakan persemnbahan kita kok jd sok tau la elo kl mng u ng percaya ya uda ng us elo nulis di sini seakan2 ajaran kristen yg plg benar

        • Wiesen, kesaksian melihat LELUHUR adalah PENIPUAN. Orang-orang yang mengaku punya indra ke 6, bila tidak sakit jiwa maka dia adalah PENIPU. Kalau and kenal orang demikian, coba tanya dia BERANI nggak dia DIUJI secara ilmiah? ha ha ha ha … Dengan Alkitab sebagai STANDAR kebenaran dan sumber pustaka maka Kristen memang BENAR. Dengan Alquran sebagai SUMBER pustaka dan STANDAR kebenaran, maka Islam pasti BENAR. dengan Sishu dan Wujing sebaagai STANDAR kebenaran dan sumber pustaka maka KHONGHUCU pasti benar. ha ha ha ha …

  4. dari judulnya sudah salah, cengbeng di mata konghucu geto bro, kok cengbeng di mata orang kristen…
    klo kristen hari ziarah kubur ya harinya berbeda lagi bro..hormati dong ajaran agama orang lain.
    jgn kristen u maksa ikut ajaran agama konghucu…

  5. ceng beng itu untuk penghormatan kepada leluhur kita yang telah meninggal terlebih dahulu, kalo gk ngerti apa apa,gk usah bikin blog seperti ini! terserah orang mau ngapain dong !,kok malah anda yang ribet sendiri? urusin tuh agama anda sendiri,jgn urusin agama dan tradisi orang lain! sepertinya anda hanya iri saja karena anda tidak punya tradisi sama sekali! KEHADIRAN ARWAH BISA DIBUKTIKAN DENGAN TEKNOLOGI MENGGUNAKAN KAMERA FLIR,EVP,DLL, DAN ALAT ALAT INI SUDAH DIGUNAKAN DI SELURUH DUNIA UNTUK MENCARI ARWAH,DAN TIDAK PERLU LAGI MEMILIKI INDRA KE 6! ANDA KIRA DI BUMI INI HANYA ADA MANUSIA ? BANYAK SEKALI SOSOK DI BUMI INI YANG TIDAK TERLIHAT!, SEBAIKNYA ANDA PERLU BELAJAR LAGI AGAR ANDA LEBIH MENGERTI!!!

    • Kisanak, saya dan mama serta adik-adik saya yang 6 orang semuanya anggota GKI. Di rumah mamah kami ada 4 altar yaitu altar Nenek, Kakek dan kedua adik perempuan saya. Kami mengganti PAPAN ARWAH dengan FOTO almarhum. Setiap tahun mama saya pulang ke kampung kami di Hamparan Perak Medan untuk merayakan CENGBENG. Meskipun tidak setiap tahun, namun umumnya saya juga ikut pulang kampung dan merayakan cengbeng.

      Anda menganut agama Buddha, bukan? SUDAH berapa banyak anda MEMBACA kitab suci agama Budha? SEbagai orang Tionghoa anda pernah membaca kitab Suci agama Khonghucu, sishu dan Wujing yang adalah kitab ajaran Tiongkok kuno? Saya sudah baca puluhan kali sehingga kitab-kitab itu HARUS saya LAKBAN agar tidak BERANTAKAN.

      Saya menulis sebuah buku berjudul Bengcu Menggugat Teologi Alam Roh Di Mata Seorang Tionghoa Kristen – Membongkar PENIPUAN dukun-dukun dan kesesatan pendeta-pendeta Kristen. Kalau anda berniat untuk CARI tahu ISI buku tersebut, silahkan klik di SINI. Di dalam buku tersebut saya mengajarkan CARA untuk MENGUJI benarkah di dunia ini ada makluk-makluk ROH seperti yang dikatakan oleh PARA dukun dan diajarkan oleh agama Buddha?

      Kalau anda mau belajar agama Buddha, silahkan klik di SINI. Saya menulis beberapa blog tentang Agama Buddha dan BUDDHIS sok TAHU di situ.

      Namun saya RAGU anda akan membaca blog-blog yang saya TUNJUKKAN itu karena MEMBACA blog ini saja anda TIDAK namun SOK JAGOAN kasih komentar. Perilaku anda benar-benar MENGENASKAN. TIDAK susila sama sekali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s