Philip Joeng Meno Plintat-Plintut


Ke 12 murid yang diutus oleh Yesus tidak menginap karena mereka tidak membawa pakaian serep sedangkan ke 70 murid menginap karena mereka tidak dilarang untuk membawa pakaian serep. Itulah penipuan Pst Wenas alias Gyntara Yongky Wenas alias Oen Tay joeng alias Philip Wenas alias Philips Joeng kali ini.

Kebenaran yang tidak konsisten bukan kebenaran sejati. Biarkan pembual terus membual sampai menyangkal bualannya sendiri. Itu sebabnya bualan yang diajarkan sebagai ajaran Alkitab sama sekali tidak konsisten. Mari kita menguliti ajaran Pst Wenas alias Gyntara Yongky Wenas alias Oen Tay joeng alias Philip Wenas alias Philips Joeng helai demi helasi seperti menguliti bawang bombai dengan Alkitab sebagai standard kebenaran di depan orang banyak.

Memberanikan diri bertanya, di dalam Group ….. Dia Mengajarkan:

MARI KITA BACA LEBIH LENGKAP AYATNYA PAK. SEBAIKNYA TIDAK SEPOTONG2. YANG PERTAMA2 DICERITAKAN:

Luk 9:1 Maka Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan … dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit.

INILAH TUJUAN YESUS MENGUTUS MURID2NYA:

Luk 9:2 Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang,

DAN ADA PESAN TAMBAHAN DARI YESUS:

Luk 9:3 kata-Nya kepada mereka: “Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju.

APABILA KAMU “DITERIMA”

Luk 9:4 Dan apabila kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari situ.

DAN APABILA “TIDAK DITERIMA”

Luk 9:5 Dan kalau ada orang yang tidak mau menerima kamu, keluarlah dari kota mereka dan kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka.”

JANGAN FOKUS PADA SATU KATA SAJA “DITERIMA”, TAPI COBA RENUNGKAN & BANDINGKAN JUGA DENGAN KATA “TIDAK DITERIMA” (tidak mau menerima kamu). MENURUT ANDA, APAKAH ARTI DOMINAN DARI KATA “DITERIMA” DAN “TIDAK DITERIMA” ITU???

JIKA ARTI KATA “DITERIMA” ADALAH “DI-IZINKAN MENGINAP” APAKAH BERARTI “TIDAK DITERIMA/TIDAK MAU MENERIMA” BERARTI “TIDAK MENGIZINKAN MURID2 ITU MENGINAP”??? APAKAH KERJAAN MURID2 SEPANJANG PERJALANAN ITU ADALAH “MENCARI ORANG YG MAU NGASIH PENGINAPAN”??? MENGINGAT ADA KATA:

Luk 9:5 Dan kalau ada orang yang tidak mau menerima kamu,…..

MENURUT SAYA, FRASA “ORANG YG MENERIMA KAMU” ATAU “ORANG YG TIDAK MENERIMA KAMU” TIDAK MENJURUS PADA “ORANG YG MAU/TIDAK MAU NGASIH PENGINAPAN” MELAINKAN PADA “ORANG YANG MAU/TIDAK MAU MENERIMA PESAN KERAJAAN ALLAH” KARENA ADA TERTULIS JELAS TUJUAN YESUS MENGUTUS MURID2. INILAH TUJUAN YESUS MENGUTUS MURID2NYA:

Luk 9:2 Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang,

UNTUK “MEMBERITAKAN KERAJAAN-NYA” BUKAN UTK “MENCARI PENGINAPAN” JADI, DARI SISI INI KITA SEBENARNYA BISA MELIHAT, BAHWA AYAT TSB SEHARUSNYA BERBICARA BEGINI:

“BERITAKAN TENTANG KERAJAAN ALLAH, JIKA ADA ORANG YG MAU DENGERIN PESANMU, NONGKRONGLAH DISITU AMA DIA. JIKA KAGAK MAU LOE CEPETAN PERGI DEH. GAK USAH BUANG2 WAKTU AMA DIA”

Julia Ekajati: apa yang tertulis di lukas 9, bandingkan juga dengan yang di lukas 10. Mirip banget

YANG PERTAMA2 DICERITAKAN:

Luk 9:1 Maka Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan …dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit.

Luk 10:1 Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.

Luk 10:3 Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.

#### BAGUS!!! PERBANDINGAN INI AKAN MAKIN MENUNJUKKAN BAHWA PERISTIWA ITU BERLANGSUNG TANPA 12 MURID YESUS MENGINAP. INILAH TUJUAN YESUS MENGUTUS MURID2NYA:

Luk 9:2 Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang,

LUk 10:9 dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.

### OK. DAN ADA PESAN TAMBAHAN DARI YESUS:

Luk 9:3 kata-Nya kepada mereka: “Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju.

Luk 10:4 Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapapun selama dalam perjalanan.

### YAK!!! BAGUS!!! INILAH KUNCINYA!!!! PERHATIKAN KATA “DUA HELAI BAJU” MENGAPA 12 MURID DIPESAN AGAR TIDAK MEMBAWA “DUA HELAI BAJU” …. SEDANGKAN YANG 70 MURID TIDAK MENDAPAT PESAN YG SAMA???? COBA RENUNGKAN BAIK2!!! APABILA KAMU “DITERIMA”

Luk 9:4 Dan apabila kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari situ

Luk 10:5 Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini.

Luk 10:6 Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.

Luk 10:7 Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah.

Luk 10:8 Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu,

### SEMUA BICARA MENGENAI “MEALS” ATAU MAKANAN. TIDAK ADA SATUPUN TERJEMAHAN YG BERANI MENYATAKAN BAHWA MEREKA MENGINAP. MENURUTMU, MENGAPA PARA PENERJEMAH INTERNATIONAL TIDAK BERANI MENERJEMAHKAN “MURID2 MENGINAP”???

KARENA PARA PENERJEMAH TSB MEMAHAMI KAIDAH BAHASA YUNANI DENGAN BENAR. BAHWA KATA “MENO” (TINGGAL) JIKA TIDAK ADA KATA BANTU/KATA SUSULAN YG MENUNJUKKAN BATASAN WAKTU, MAKA AKAN DIPAHAMI SEBAGAI “TINGGAL SEJENAK” ALIAS “MAMPIR”

SEKALI LAGI SAYA MEMINTA ANDA MEMBANDINGKAN ANTARA “JIKA MENERIMAMU, TINGGALLAH UTK MAKAN/MINUM” DAN “JIKA TIDAK MENERIMAMU, PERGILAH, KEBASKAN DEBUNYA” ARTI KATA “MENERIMA” DISITU = MENERIMA PESAN INJIL, ATAU MENGIZINKAN MENGINAP??? DAN APABILA “TIDAK DITERIMA”

Luk 9:5 Dan kalau ada orang yang tidak mau menerima kamu, keluarlah dari kota mereka dan kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka.”

Luk 10:10 Tetapi jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu tidak diterima di situ, pergilah ke jalan-jalan raya kota itu dan serukanlah:

Luk 10:11 Juga debu kotamu yang melekat pada kaki kami, kami kebaskan di depanmu; tetapi ketahuilah ini: Kerajaan Allah sudah dekat.

Philip Joeng: #### KATA “MENERIMA” ATAU “TIDAK MENERIMA” LEBIH CONDONG KE “MENERIMA/TIDAK MENERIMA PESAN INJIL” BUKAN SOAL MAU NGASIH MAKAN ATAU ENGGAK. Dengan memperbandingakn Luk 9 dan Luk 10 Kita tahu apa yang di lakukan ketika TINGGAL.. ### YA!!! MEREKA MAKAN & MINUM, LALU MELANJUTKAN LAGI PERJALANAN MEREKA.

Luk 9:3 kata-Nya kepada mereka: “Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju.

Philip Joeng: ### PERTANYAAN YG BAGUS, JULIA. INI AKAN MAKIN MENGKERUCUTKAN ARGUMEN SAYA. PERHATIKAN BAHWA YESUS MENYURUH 12 MURID “TIDAK MEMBAWA BAJU SEREP” SEMENTARA 70 MURID TIDAK DIPESANKAN HAL YG SAMA. KARENA APA??? KARENA 12 MURID TIDAK MENGINAP.

Philip Joeng: SEDANGKAN MAKANAN & MINUMAN MEREKA BISA DAPATKAN DARI ORANG YG MAU MENERIMA PESAN MEREKA. APALAGI DALAM BUDAYA YAHUDI, MEMBERI MAKAN & MINUM KEPADA ORANG ASING ATAU TAMU ADALAH HAL SANGAT UMUM. NAMUN KALO “MENGINAP” EITTSS…NANTI DULU…MEREKA SANGAT SELEKTIF.

Bengcu Menggugat dan hai hai Mengungkap:

Philip Joeng: ### YAK!!! BAGUS!!! INILAH KUNCINYA!!!! PERHATIKAN KATA “DUA HELAI BAJU” MENGAPA 12 MURID DIPESAN AGAR TIDAK MEMBAWA “DUA HELAI BAJU” …. SEDANGKAN YANG 70 MURID TIDAK MENDAPAT PESAN YG SAMA???? COBA RENUNGKAN BAIK2!!! APABILA KAMU “DITERIMA”

Philip Joeng: ### PERTANYAAN YG BAGUS, JULIA. INI AKAN MAKIN MENGKERUCUTKAN ARGUMEN SAYA. PERHATIKAN BAHWA YESUS MENYURUH 12 MURID “TIDAK MEMBAWA BAJU SEREP” SEMENTARA 70 MURID TIDAK DIPESANKAN HAL YG SAMA. KARENA APA??? KARENA 12 MURID TIDAK MENGINAP.

Philip Joeng: SEDANGKAN MAKANAN & MINUMAN MEREKA BISA DAPATKAN DARI ORANG YG MAU MENERIMA PESAN MEREKA. APALAGI DALAM BUDAYA YAHUDI, MEMBERI MAKAN & MINUM KEPADA ORANG ASING ATAU TAMU ADALAH HAL SANGAT UMUM. NAMUN KALO “MENGINAP” EITTSS…NANTI DULU…MEREKA SANGAT SELEKTIF.

Philip Joeng: #### KATA “MENERIMA” ATAU “TIDAK MENERIMA” LEBIH CONDONG KE “MENERIMA/TIDAK MENERIMA PESAN INJIL” BUKAN SOAL MAU NGASIH MAKAN ATAU ENGGAK. Dengan memperbandingakn Luk 9 dan Luk 10 Kita tahu apa yang di lakukan ketika TINGGAL.. ### YA!!! MEREKA MAKAN & MINUM, LALU MELANJUTKAN LAGI PERJALANAN MEREKA.

Philip Joeng: ## SEMUA BICARA MENGENAI “MEALS” ATAU MAKANAN. TIDAK ADA SATUPUN TERJEMAHAN YG BERANI MENYATAKAN BAHWA MEREKA MENGINAP. MENURUTMU, MENGAPA PARA PENERJEMAH INTERNATIONAL TIDAK BERANI MENERJEMAHKAN “MURID2 MENGINAP”???

Philip Joeng: KARENA PARA PENERJEMAH TSB MEMAHAMI KAIDAH BAHASA YUNANI DENGAN BENAR. BAHWA KATA “MENO” (TINGGAL) JIKA TIDAK ADA KATA BANTU/KATA SUSULAN YG MENUNJUKKAN BATASAN WAKTU, MAKA AKAN DIPAHAMI SEBAGAI “TINGGAL SEJENAK” ALIAS “MAMPIR”

Penipuan publik Pst Wenas alias Gyntara Yongky Wenas alias Oen Tay joeng alias Philip Wenas alias Philips Joeng tersebut di atas dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. 12 murid tidak menginap namun 70 murid menginap
  2. 12 murid tidak membawa baju serep namun 70 murid membawa baju serep
  3. 12 dan 70 murid sama-sama mendapat makanan dan minuman dari orang yang layak
  4. Meno = TINGGAL SEJENAK ALIAS MAMPIR karena TIDAK ADA KATA BANTU/KATA SUSULAN YG MENUNJUKKAN BATASAN WAKTU.

Pastor Meno Plintat-Plintut

Dan apabila kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah (Meno) di situ sampai kamu berangkat dari situ. Lukas 9:4

Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah. Lukas 10:7

Kerabatku sekalian, mustahil menyangkal bahwa frasa, “sampai kamu berangkat dari situ.” Dalam Lukas 9:4 Adalah PENJELASAN VERBAL MENGENAI “WAKTU” NYA alias KATA BANTU alias KATA SUSULAN YG MENUNJUKKAN BATASAN WAKTU. Yang tertulis sangat gamblang dan tegas itu sebabnya walaupun Pinokionas berlagak pilon dan kekeh jumekeh mengajarkan bahwa di dalam Lukas 9:4 TIDAK ADA PENJELASAN VERBAL MENGENAI “WAKTU” NYA namun mustahil menyangkalnya.

Frasa “Tinggallah dalam rumah itu” dalam Lukas 10:7 sama sekali TIDAK ADA PENJELASAN VERBAL MENGENAI “WAKTU” NYA alias TIDAK ADA KATA BANTU alias TIDAK ADA KATA SUSULAN YG MENUNJUKKAN BATASAN “WAKTU” NYA. Apa bila Pinokionas tidak membual bukankah itu berarti kata MENO dalam ayat tersebut artinya  MAMPIR alias TINGGAL DALAM WAKTU SEJENAK alias TIDAK MENGINAP? Namun, kenapa Pinokionas justru mengajarkan hal sebaliknya? Kenapa dia mengajarkan bahwa ke 70 murid yang diutus Yesus MENGINAP?

Kerabatku sekalian, benarkah Pinokionas alias Pst Wenas alias Gyntara Yongky Wenas alias Oen Tay joeng alias Philip Wenas alias Philips Joeng gelarnya lebih panjang dari namanya? BENAR! Dia punya 5 gelar dan 3 di antaranya adalah gelar sarjana Teologi. Inilah gelar-gelarnya: BBA dari PLM/UCM Philippines, MBA dari NTU Singapore,  B.TH dari FEAST Philippines, M.DIV dari FEAST juga, M.TH dari STT Ekklesia. Benarkah dia adalah dosen bahasa Yunani untuk program S1? BENAR! Benarkah dia seorang pakar bahasa Yunani?  Saya tidak tahu! Kenapa demikian? Dengan mempertimbangkan gelar sarjana Teologi dan pekerjaannya sebagai dosen bahasa Yunani program S1, seharusnya dia memang pakar bahasa Yunani. Namun yang diajarkannya tentang kata MENO, benar-benar MENGENASKAN.

Kenapa Pst Wenas alias Gyntara Yongky Wenas alias Oen Tay joeng alias Philip Wenas alias Philips Joeng menyangkal ajarannya sendiri? Mungkin karena dia MEMBUAL? Pada awalnya dia melakukan KESALAHAN tentang kata MENO namun ketika hai hai menegurnya, dia merasa MALU untuk mengakui kesalahannya, itu sebabnya dia pun lalu MEMBUAL tentang kata MENO untuk menjaga reputasinya? Ketika hai hai menegurnya, alih-alih bertobat, bualannya justru semakin menjadi-jadi? Saya tidak tahu apa yang terjadi dengannya, namun ajarannya tentang MENO memang NGACO BELO, selain saling menyangkal juga bertentangan dengan tata bahasa Yunani.

Pst Wenas alias Gyntara Yongky Wenas alias Oen Tay joeng alias Philip Wenas alias Philips Joeng yang mulia, izinkan hai hai bertanya, kenapa MENO-nya, PLINTAT-PLINTUT? Anda nggak becus bahasa Yunani atau anda MEMBUAL demi memenangkan debat? Apa gunanya menang debat bila yang anda ajarkan pepesan kosong belaka? Apakah menang debat lebih penting dari ajaran Alkitab? Menyebut diri PASTOR namun MENCURI kebajikan demi menui PUJIAN dari orang-orang sekampung? Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, perilaku demikian, benar-benar mengenaskan.

Satu Helai Baju Dipakai Satu Helai Baju Dibawa

Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Matius 10:10

boleh memakai alas kaki, tetapi jangan memakai dua baju. Markus 6:9

kata-Nya kepada mereka: “Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju. Lukas 9:3

Philip Joeng: ### PERTANYAAN YG BAGUS, JULIA. INI AKAN MAKIN MENGKERUCUTKAN ARGUMEN SAYA. PERHATIKAN BAHWA YESUS MENYURUH 12 MURID “TIDAK MEMBAWA BAJU SEREP” SEMENTARA 70 MURID TIDAK DIPESANKAN HAL YG SAMA. KARENA APA??? KARENA 12 MURID TIDAK MENGINAP.

Di dalam Matius 10:10 dan Lukas 9:3 tercatat dengan tegas dan gamblang bahwa Yesus melarang 12 murid membawa DUA helai baju sementara di dalam Markus 6:9, tercatat bahwa Yesus melarang 12 murid memakai DUA helai baju. Tidak boleh memakai DUA helai baju namun HARUS memakai SATU helai baju, bukan? Bila tidak memakai baju namanya si bugil. Tidak boleh membawa DUA helai baju artinya boleh MEMBAWA satu helai BAJU, bukan? SATU helai baju dipakai sedangkan yang SATU helai lagi dibawa. Itu artinya ajaran Pinokionas bahwa 12 murid tidak membawa baju serep karena Yesus melarang mereka membawa atau memakai DUA helai baju benar-benar ngaco-belo.

Pst Wenas alias Gyntara Yongky Wenas alias Oen Tay joeng alias Philip Wenas alias Philips Joeng yang mengaku memiliki 5 gelar sarjana di mana 3 di antaranya adalah gelar sarjana teologi dan pakar bahasa Yunani yang mengajar bahasa Yunani di program S1 sama sekali tidak MAMPU memahami ajaran yang demikian GAMPANG dan GAMBLANG serta TEGAS? Saya tidak tahu. Mungkin saja dia membual agar menang debat. Dia membual untuk mempertahankan TAFSIR 1001 mimpinya bahwa 12 murid tidak menginap karena setelah keliling desa-desa di sekitar danau Galilea mereka pulang dan diajak Yesus ke Betsaida lalu membuat mujizat 5 roti dan 2 ikan. Mengaku Pastor namun menyangkal ajaran Alkitab demi memenangkan debat? Ho ho ho ho ….. Benar-benar MENGENASKAN.

Orang Yang Layak Adalah Pos PI

Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua  mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya. Lukas 10:1

Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu. Lukas 10:2

Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala . Lukas 10:3

Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapapun selama dalam perjalanan. Lukas 10:4

Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini. Lukas 10:5

Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. Lukas 10:6

Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah. Lukas 10:7

Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu, Lukas 10:8

dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu. Lukas 10:9

Tetapi jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu tidak diterima di situ, pergilah ke jalan-jalan raya kota itu dan serukanlah: Lukas 10:10

Juga debu kotamu yang melekat pada kaki kami, kami kebaskan di depanmu; tetapi ketahuilah ini: Kerajaan Allah sudah dekat. Lukas 10:11

Inilah yang harus dilakukan oleh para Murid ketika memasuki kampung atau kota:

1.    Mencari orang yang LAYAK
2.    Cara menguji apakah orng itu layak atau tidak adalah dengan memberi salam, “Damai sejahtera bagi rumah ini.”
3.    Bila salamnya diterima, maka tinggal di situ dan tidak boleh pindah-pindah sampai pekerjaan di kota atau kampung itu selesai.
4.    Murid-murid menerima upah berupa makan dan minum serta tempat menginap
5.    Mengabarkan: “Kerajaan Allah sudah dekat”  dan menyembuhkan orang sakit, membangkitkan orang mati, mentahirkan orang kusta serta mengusir roh-roh jahat.
6.    Bila salamnya tidak diterima maka pergi ke jalan-jalan dan menyerukan: “Juga debu kotamu yang melekat pada kaki kami, kami kebaskan di depanmu; tetapi ketahuilah ini: Kerajaan Allah sudah dekat.”

Philip Joeng: MENURUT SAYA, FRASA “ORANG YG MENERIMA KAMU” ATAU “ORANG YG TIDAK MENERIMA KAMU” TIDAK MENJURUS PADA “ORANG YG MAU/TIDAK MAU NGASIH PENGINAPAN” MELAINKAN PADA “ORANG YANG MAU/TIDAK MAU MENERIMA PESAN KERAJAAN ALLAH” KARENA ADA TERTULIS JELAS TUJUAN YESUS MENGUTUS MURID2. INILAH TUJUAN YESUS MENGUTUS MURID2NYA: UNTUK “MEMBERITAKAN KERAJAAN-NYA” BUKAN UTK “MENCARI PENGINAPAN”  JADI, DARI SISI INI KITA SEBENARNYA BISA MELIHAT, BAHWA AYAT TSB SEHARUSNYA BERBICARA BEGINI: “BERITAKAN TENTANG KERAJAAN ALLAH, JIKA ADA ORANG YG MAU DENGERIN PESANMU, NONGKRONGLAH DISITU AMA DIA. JIKA KAGAK MAU LOE CEPETAN PERGI DEH. GAK USAH BUANG2 WAKTU AMA DIA”

Apa tujuan Yesus melarang ke 70 murid-Nya memberi salam kepada siapapun di jalan,  namun Dia menyuruh murid-murid pergi ke jalan-jalan raya kota berseru: Juga debu kotamu yang melekat pada kaki kami, kami kebaskan di depanmu; tetapi ketahuilah ini: Kerajaan Allah sudah dekat, bila mereka tidak diterima di suatu kota?

Selain memberitakan kerajaan Allah sudah dekat, murid-murid juga diberi kuasa untuk melakukan mujizat. Apabila ditolak di suatu kota maka murid-murid tidak melakukan mujizat namun tetap harus memberitakan kerajaan Allah sudah dekat dari jalanan kota. Apabila bertemu dengan orang yang LAYAK, maka “kerajaan Allah sudah dekat” diberitakan dari rumah tersebut dan pekerjaan menyembuhkan orang sakit, membangkitkan orang mati, menahirkan orang yang sakit kusta dan mengusir roh-roh jahat pun dilakukan dari rumah tersebut.

Rumah orang yang LAYAK adalah POS PEKABARAN INJIL (Pos PI) bagi murid-murid Yesus. Itu sebabnya ketika memasuki suatu kota atau desa maka yang pertama kali harus dilakukan oleh para murid adalah MENCARI dan MENEMUKAN orang yang LAYAK. Bila TIDAK menemukannya mereka pun meninggalkan kota itu setelah memberitakan Kerajaan Allah sudah dekat dari jalanan kota. Bila menemukannya mereka pun tinggal sampai berangkat dari sana. Mereka tidak berpindah-pindah rumah karena Yesus melarangnya. Di rumah itulah kerajaan Allah diberitakan dan orang-orang sakit disembuhkan serta setan-setan diusir. Setelah merasa cukup, murid-murid berangkat ke kota lainnya. Di kota itu mereka mencari orang yang LAYAK lalu membuka POS PI.

Kerabatku sekalian, saya tidak tahu kenapa Pinokionas, walaupun gelarnya lebih panjang dari namanya namun tidak memahami ajaran Alkitab yang demikian sederhana? Saya tidak tahu. Mungkin saja dia memang tidak pernah mempelajari kisah tersebut dengan baik? Bila belum mempelajarinya, kenapa dia mengajar dan berdebat dengan gagah berani? Mungkin awalnya dia melakukan kesalahan dan ketika ditegur hai hai, dia pun mengeluarkan jurus kambing bandotnya lalu menyeruduk dengan gagah berani walaupun yang diajarkannya ngaco-belo.

Oen Tay Joeng alias Pst Wenas alias Gintara Yongky Wenas alias Philips Joeng adalah PEnIPU. hati-hatilah agar anda tidak tertipu olehnya. Silahkan klik di SINI untuk membaca kisah-kisah penipuan publiknya yang lain.

9 thoughts on “Philip Joeng Meno Plintat-Plintut

  1. Koh Hai Hai….”tidak boleh membawa 2 helai baju artinya boleh membawa 1 helai baju”….Kenapa artinya = Tuhan Yesus jadi membolehkan membawa 1 helai baju? Dan kenapa harus dipahaminya kesitu? Msih bingung koh @_@”

    • @Mey Weh, ingat TUJUAN Yesus adalah melakukan PI secara MERATA. Itu sebabnya dia menatapkan agar 12 murid TIDAK berkesempatan untuk BERJALAN JAUH. ARtinya paling jauh mereka HANYA bisa melakukan perjalanan 1/2 hari lalu mencair tempat menginap alias orang yang LAYAK.

    • jangan pakai baju 2 helai. Artinya HARUS pakai baju 1 helai dong? Jangan bawa baju 2 helai artinya CUKUP bawa satu helai bukan? bila perintahnya adalah GAK BOLEH bawa baju SEREP maka perintahnya mustahi JANGAN bawa baju 2 helai namun JANGAN bawa BAJU SEREP. atau jangan BAWA baju SEHELAI pun.

  2. “Artinya paling jauh mereka HANYA bisa melakukan perjalanan 1/2 hari lalu mencari tempat menginap alias orang yang LAYAK.”……..hmm apakah karena itu jg lah di Mat 10:10 Tuhan Yesus melarang murid2 pake kasut koh? Dan apakah itu artinya murid2 nyeker ya koh?🙂

  3. Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah. Lukas 10:7

    Frasa “Tinggallah dalam rumah itu” dalam Lukas 10:7 sama sekali TIDAK ADA PENJELASAN VERBAL MENGENAI “WAKTU” NYA alias TIDAK ADA KATA BANTU alias TIDAK ADA KATA SUSULAN YG MENUNJUKKAN BATASAN “WAKTU” NYA. -> trus apa maksudnya jangan berpindah-pindah rumah?

    • @Grace, Oen Tay joeng alias Gintara Yongky Wenas adalah Lulusan SMA yang menipu dunia dengan membual bahwa dia punay 5 GELAR sarjana dan ahli bahasa Yunani dan Ibrani. Menurut dia, kata Yunani MENO artinya TINGGAL SEJENAK dan TIDAK MENGINAP. Tujuan blog ini adalah MENUNJUKKAN kepada dunia bahwa PENIPU itu sama sekali NGGAK paham bahasa YUNANI.

      Yesus mengutus murid-murid-Nya untuk memberitakan “KERAJAAN ALLAH SUDAH DEKAT!” Brrbeda dengan CARA yang ditempuh oleh KeBANYAKAN pengkotbah generasi ini, Yesus sama sekali TIDAK mengajarkan untuk JUALAN namun MENEMUKAN orang yang BERJODOH. Itu sebabnya Yesus TIDAK menyuruh murid-muridnya BUKA TOKO di mana-mana namun MENEMUKAN JODOH orang yang MEMENG sudah SIAP untuk menerima MEREKA. Paulus mendefinisikannya dengan BAIK:

      Apa yang aku ajarKAN kepadamu di depan banyak SAKSI, ajarkanlah itu kepada orang lain yang CAKAP mengajar orang lain.

      Itu sebabnya, SEBELUM bermasalah dngan Admin SABDA SPACE, hai hai sama sekali TIDAK punya BLOG SITE pribadi ini. Dan ketika menulis di blog site ini, hai hai sama sekali TIDAK menulis di mana-mana lagi kecuali di KOMPASIANA untuk beberapa jenis tulisan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s