Philips Joeng Menipu Tentang Sembuh Dari Kanker Paru-Paru


Kerabatku sekalian, banyak serigala berbulu domba menyesatkan jemaat dengan mengajarkan bahwa meragukan kesaksian tentang mujizat adalah bukti tidak beriman; Menguji kesaksian tentang mujizat berarti menyangkal bahwa Allah mahakuasa. Ujian adalah cara untuk membuktikan yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah. Ujian adalah cara untuk membuktikan kisah nyata adalah kisah nyata dan pepesan kosong adalah omong kosong. Menguji kesaksian tentang mujizat dilakukan karena percaya bahwa Allah itu mahakuasa. Menguji kesaksian tentang mujizat dilakukan untuk membuktikan apakah kesaksian tersebut adalah KISAH NYATA atau PEPESAN KOSONG alias OMONG KOSONG. Menceritakan pepesan kosong sebagai kisah nyata tentang mujizat adalah perbuatan MENCARI pujian dengan MENCURI kebajikan. Yesus Kristus, Petrus dan Paulus justru menantang orang-orang Yahudi menguji mujizat yang mereka lakukan untuk membuktikan bahwa itu memang mujizat sejati.

Kerabatku sekalian, saya membiarkan Oen Tay joeng yang mengaku bernama Gyntara Yongky Wenas dan menggelari diri Pst Wenas alias Philips joeng membual seenak jidatnya lalu mengulitinya helai demi helai seperti menguliti bawang bombai bahkan mengeroknya sampai ke sum-sum tulang sehingga nampak yang busuk bahkan belatungnya. bila anda bosan membca bualannya yang diulang-ulang, lewati saja.

Memberanikan diri bertanya, di Group ELIM, kepada John Liem, Pst Wenas bersaksi  dan berikut ini adalah yang terjadi sehubungan dengan kesaksiannya:

Pst Wenas: SAYA SAKSI HIDUP AKAN MUJIZAT JOHN.

WAKTU MAU AMBIL S-2 DI AUSTRALIA, SAYA DIHARUSKAN MEDICAL CHECK UP DI JL. BOGOWONTO, DI SANA SAYA DIBERITAHU BAHWA ADA MASALAH DI PARU2 SAYA & PEMERINTAH AUSTRALIA SANGAT KETAT TERHADAP MASALAH PARU2. MEREKA HANYA BISA MEMBERIKAN TOURIST VISA, BUKAN STUDENT VISA KEPADA ORANG2 DGN MASALAH PARU2.

KEMUDIAN DOKTER MEMBERI REFERENSI KE DOKTER PARU2. SAYA KEMUDIAN MENDATANGI SEORANG DOKTER DARI RSAL YG JUGA BERPRAKTEK DI PUSURA (DEPAN BIOSKOP MITRA SURABAYA). DR. NONO SUDARSO NAMANYA.

DR. NONO MEMERIKSA SAYA & KEMUDIAN MERUJUK SAYA KE CT. SCAN JL. SLAMET, SURABAYA. DARI SITU KETAHUAN BAHWA ADA FLEX SEPERTI YG DIALAMI PARA PENDERITA LUNG CANCER.

SETELAH MELIHAT HASIL CT-SCAN, DR. NONO MEMINTA SAYA MENJALANI BIOPSI, UNTUK MENGAMBIL SEDIKIT SEL YG DICURIGAI CANCER. DAN KEMUDIAN SAYA MENJALANI BIOPSI DI RS RKZ JL. DIPONEGORO, SURABAYA.

HASILNYA??? SAYA POSITIF KANKER PARU2 STADIUM 2-B

KEMUNGKINAN BESAR KARENA SAYA PEROKOK PASIF (MESKI SAYA PERNAH MEROKOK SEMASA SMP & KEMUDIAN BERHENTI), KARENA MULAI ENGKONG, PAMAN2 HINGGA PAPA SAYA, SEMUANYA PEROKOK AKTIF.

PAPA SAYA MEMBAWA SAYA KE GUANGZHOU, PENANG, SINGAPORE BAHKAN JERMAN UNTUK MENDAPAT OPINI DARI BERBAGAI DOKTER BERBEDA. HASILNYA SAMA: LUNG CANCER.

TERAKHIR SAYA DIBAWA KE NUH (NATIONAL UNIVERSITY HOSPITAL), SINGAPORE UTK KEMOTERAPI KARENA CANCERNYA BERGERAK CEPAT DARI 2-B MENUJU STADIUM 3. DOKTER BILANG, USIA SAYA ANTARA 6 HINGGA 24 BULAN.

SAAT ITU SAYA BARU PERTAMA2 JADI KRISTEN. SEHARI MENJELANG KEMOTERAPI, SEMALAMAN SAYA MEMBACA FIRMAN TUHAN & DIKUATKAN.

Lihatlah sekarang, bahwa Aku, Akulah Dia. Tidak ada Allah kecuali Aku. Akulah yang mematikan dan yang menghidupkan, Aku telah meremukkan, tetapi Akulah yang menyembuhkan, dan seorangpun tidak ada yang dapat melepaskan dari tangan-Ku. Ulangan 32:39

SAYA PERCAYA PENUH BAHWA TUHANLAH YG MEMBERI KESEMBUHAN. DAN SEBAGAIMANA HAKEKATNYA YG ABADI, MAKA KUASA TUHAN UTK MENYEMBUHKAN ITU JUGA ABADI. DI PERJANJIAN LAMA, TUHAN MENYEMBUHKAN. DI PERJANJIAN BARU, TUHANPUN MENYEMBUHKAN. BUKANKAH DIA JEHOVA RAPHA??? ALLAH YG MENYEMBUHKAN??? SAMPAI HARI INI TUHAN MASIH TERUS MEMBUAT MUJIZAT.

KUASA KESEMBUHAN YG TUHAN MILIKI GAK PAKE BATTERY LITHIUM, YG PUNYA MASA PAKE & BISA MASUK MASA KADALUARSA, JOHN…., KUASA KESEMBUHAN TUHAN ITU ABADI, SEBAGAIMANA HAKEKAT-NYA SENDIRI.

MAKA, SAYA BILANG AMA PAPA SAYA, BAHWA SAYA PERCAYA TUHAN AKAN MEMBUAT MUJIZAT. SAYA NEKAT MENOLAK KEMOTERAPI, BAHKAN MENOLAK SEMUA PENGOBATAN & MEDICAL TREATMENT APAPUN. SAYA HANYA BEGITU PERCAYA PENUH PADA FIRMAN TUHAN.

SINGKAT CERITA, SAYA PULANG. DAN SINGKAT CERITA PULA, PULUHAN TAHUN BERLALU & SAYA MASIH BISA NULIS KOMEN INI.

SAYA HIDUP SAMPAI HARI INI, JOHN….., MUNGKIN SALAH SATU RENCANA TUHAN UTK SAYA TETAP HIDUP AGAR BISA BERSAKSI PADA MU BAHWA MUJIZAT MASIH ADA SAMPAI HARI INI…..

TAHUN 2001, SAYA DATANG KE DOKTER NONO UTK MEMERIKSAKAN DIRI LAGI. DR. NONO MENGULANGI SEMUA PROSEDUR YG ADA. TERMASUK CT-SCAN & BIOPSI. HASILNYA??? TETAP ADA BERCAK/FLEX DI PARU2 SAYA, TAPI KALI INI PERTANYAAN DR. NONO BERBEDA:

“KAMU OPERASI PARU2 DIMANA??? INI SUDAH SEMBUH TOTAL. TIDAK ADA LAGI KANKER. HANYA TERLIHAT BEKAS OPERASI/KEMOTERAPINYA.”

SAYA HANYA TERSENYUM, KARENA TAHU JELAS BAHWA DR. J. RAPHA LAH YANG MENGOPERASI SAYA.

SEMUA KELUARGA SAYA TAU & SAMPE SKRG SEMUA SURAT DARI BOGOWONTO, PENOLAKAN KONJEN AUSTRALIA, HASIL CT-SCAN & HASIL BIOPSI MASIH SAYA SIMPAN SEBAGAI BUKTI.

SEMOGA MENJADI BERKAT BUATMU, JOHN…, SIAPA TAHU SUATU HARI KAMU ATAU ANAKMU, SAKIT KANKER….

++++++

Pst Wenas:  ### NDAK TAU YA. YG JELAS, SY DI VONIS BEGITU & KEMUDIAN DOKTER MENYATAKAN SAYA SEMBUH. SAYA PERCAYA ITU MUJIZAT.

AWALNYA SAYA MAU STUDY KE AUSTRALIA & DIHARUSKAN MEDICAL CHECK-UP LENGKAP DI JL. BOGOWONTO

TERNYATA KEMUDIAN DITEMUKAN KELAINAN DI PARU2 SAYA. DARI SITU SAYA DIMINTA KE DOKTER PARU2.

KEMUDIAN PEMERIKSAAN PARU2 SAYA DITANGANI DR. NONO (PUSURA).

PEMERIKSAAN DETAILSNYA KEMUDIAN SAYA DISURUH DATANG KE DR. ISNU PRADJOKO (UNIT PELAKSANA FUNGSIONAL PENYAKIT PARU LAB FAAL PARU RSUD DR. SOETOMO SURABAYA). NO. 32/08/99/KP (12 AGUSTUS 1999)

KEMUDIAN DIRUJUK KE PROF DR. BENYAMIN MARGONO JL. RAYA GUBENG 74 UTK BIOPSI.

SEBELUMNYA SAYA DISURUH CT SCAN THORAX DI LAB JL. SLAMET NO. 12

CT-SCAN DILAKSANAKAN TGL 18 AGUSTUS 1999 (19:18:44 WIB)

HASIL CT-SCAN REGISTERNYA NO. 8973/99

AWALNYA DITENGARAI TUBERCOLOSIS. NAMUN AKHIRNYA POSITIF CANCER.

++++

Pst Wenas: DAN INI ADALAH PHOTO CT-SCAN THORAX SAYA. DI PINGGIR KIRI ATAS ADA TERTULIS NAMA SAYA. AGAK BUREM MEMANG. DI FOTO TSB TERLIHAT PARU2 SAYA KIRI & KANAN TIDAK SEIMBANG. DAN KEDUANYA TIDAK RATA. TAMPAK ADA FLEK PUTIH BAIK DI PARU KIRI MAUPUN KANAN. NAMUN SALAH SATUNYA LEBIH LUAS PENAMPANGNYA.

PARU2 SAYA TINGGAL 1/3 BAGIAN SAJA YG NORMAL. SELEBIHNYA KENA CANCER. ENTAH HARUS BAGAIMANA LAGI MEMBUKTIKANNYA KEPADA HAI HAI???

JIKA ADA KOPDAR LAGI, ATAU REKAN2 DI SURABAYA BOLEH DI CEK KE RUMAH SAYA KOK APAKAH CT-SCAN INI ASLI ATAU TIDAK.

++++

Pst Wenas:  HAI2, KAMU KAN GAK PERCAYA BAHWA SAYA PERNAH KANKER PARU2. NIH SAYA JEPRETKAN COVER CT-SCAN PARU2 SAYA. NAMA & ALAMT SAYA BLANK, TAPI FOTO ASLINYA SI David Henry Widjaja TAHU, DAN ATAS SARAN DIA JUGA SAYA BLANK.

++++

Pst Wenas: WAH, SAYA KOK NDAK MERASA BERDOSA & MEMBUAL. JIKA KAMU  MEMBEBANKAN MASALAH EDITING TSB KEPADA SAYA YA ANEH?

SAYA KAN UDAH MEMPERSILAHKAN DIUJI KEASLIANNYA OLEH SIAPAPUN. KALO PAS KOPDAR ATAU SIAPAPUN YG ADA DI SURABAYA, BOLEH KOK BERKUNJUNG & MEMERIKSA SEMUA KUMPULAN ARTIKEL CANCER HINGGA FOTO2 CT-SCAN CANCER SAYA.

APA LAGI YG HARUS SAYA BUKTIKAN??? JANGAN2 NANTI KAMU BILANG ITU HASIL CT-SCAN ORANG LAIN YG SAYA BAWA2???

MAKANYA, SIAPAPUN BOLEH DATENG & NGECEK. KARENA LEMBAR CT-SCAN ITU LEMBAR PLASTIC FILM YG NAMA PASIENNYA MENYATU DIDALAMNYA, TIDAK MUNGKIN BISA DISABLON ATAU DITUMPUKIN CETAKAN LAEN.

++++

Pst Wenas:  SAYA JUGA PENGEN NYIMAK, APA YG AKAN HAI2 LAKUKAN UTK MEMBUKTIKAN BAHWA CANCER PARU2 SAYA ADALAH MEMBUAL.

++++

Pst Wenas: ### BAHASA MEDIS TEPATNYA SAYA TIDAK TAHU. TAPI YG SAYA INGAT ADALAH ITULAH PERKATAAN DR. NONO.

CANCER SAYA BERADA DI DUA SISI PARU2. YANG SEMULA DIKIRA FLEX BIASA (SEPERTI TBC ATAU REJAN) TERNYATA DI SISI KANAN TUMOR & YG KIRI SUDAH CANCER. JADI, SEHARUSNYA ADA 2 TREAT DILAKUKAN. OPERASI PENGANGKATAN TUMOR & JUGA KEMOTERAPI.

DR. NONO MENYATAKAN DEMIKIAN KARENA TUMOR SERTA LUKA2 JARINGANNYA ADA BEKAS MENUTUP, DAN SEL CANCER DI PARU2 SAYA MATI.

BELIAU WAKTU ITU MEMBUKA FOTO HASIL CT-SCAN & MENUNJUKKAN BEKAS SAYATAN DI PARU2 KANAN SAYA. SEPERTI BEKAS LUKA OPERASI (LETAKNYA BUKAN DI SEL2 LUNAK). MAKANYA BELIAU BERTANYA SAYA OPERASI DI MANA. WAKTU BELIAU JUGA MENUNJUKKAN SEL CANCER YG HIDUP & MATI ITU BEDANYA GIMANA.

SEDANGKAN BIOPSI HANYALAH PENUSUKAN DENGAN SOBEKAN SANGAT KECIL DI BAGIAN IGA & KETIAK SAYA (KANAN & KIRI) WAKTU ITU. UTK MENGAMBIL CONTOH SEL (SAYA TIDAK PERNAH BILANG ADA LUKA BEKAS BIOPSI LOH YACH). HASIL BIOPSI PERTAMA & TERAKHIR BERBEDA TOTAL.

DR. NONO MASIH BERPRAKTEK DI PUSURA SAMPE HARI INI, SILAHKAN HUBUNGI 108 UTK MENANYAKAN NOMER TELPONNYA PUSURA. KEBETULAN BELIAU MUSLIM & SANGAT PERCAYA MUJIZAT.

++++

Pst Wenas:   LHO???? KOK TAMBAH NGANTUK??? JADI KESAKSIAN KAYAK GITU KAMU BILANG NGAJAR TOH??? YANG NGAJAR YA SIAPA???

SAYA NDAK MENGAJARKAN APAPUN LOH. SAYA HANYA MENUNJUKKAN KURANG LEBIH KONDISI SAYA SEPERTI ITU. MEMANG SAYA MENGALAMI TUMOR & CANCER DI DUA SISI PARU2 YG BERBEDA.

YG TERJADI SAAT ITU ADALAH DR. NONO MENUNJUKKAN BEKAS SEMACAM SAYATAN DI PARU & BERKATA INI SEPERTI BEKAS PENGANGKATAN TUMOR. DETAILNYA MAH SAYA MEMANG KAGAK NGERTI. BELIAU BILANG BAHWA SAYA SUDAH SEMBUH & HARUS BERSYUKUR. SAYA NDAK PUSING GAIB ATO NDAK. INTINYA CUMAN SAYA SEMBUH UDAH SUKACITA BANGET. SAYA PERCAYA ITU MUJIZAT.

BAGI SAYA, MUJIZAT ATAU GAIBNYA BUKAN DI SAYATAN ATAU APAPUN, TAPI PADA KESEMBUHANNYA. SAYA PERCAYA ITU MUJIZAT.

SOAL PERBEDAAN ANTARA TUMOR & CANCER, OPERASI ATAU KEMO. SAYA MEMANG GAK TAU LHA WONG SAYA GAK PERNAH OPERASI APAPUN. CUMAN PERNAH DI BIOPSI & DI CT-SCAN LALU DISAMPAIKAN BAHWA SAYA CANCER STADIUM II-B. SETELAH DI CROSS CHECK DI BEBERAPA RS LAIN, HASILNYA JUGA SAMA. AWALNYA ORAL TREAT, NAMUN KEMUDIAN HARUS CHEMO TREAT KARENA MENYEBAR CEPAT.

SAYA MEMUTUSKAN UTK TIDAK MAU KEMO & OBAT APAPUN. SAYA CUMAN PERCAYA TUHAN SEMBUHKAN, ITU AJA. KALO GAK SEMBUH MATI YA UDAH. DAN SAYA SEMBUH.

++++

Pst Wenas:  SAYA JUGA SEMPAT TANYA: “LHO? DOK, APA KANKERNYA MASIH ADA ATAU GIMANA??? APA PERLU PERAWATAN SEPERTI APA??? SOALNYA SAYA HERAN AJA HASIL VONISNYA KOK GAK SESUAI DENGAN APA YG TERJADI AMA SAYA??”

BELIAU CUMAN BILANG: “SEL2 CANCERNYA UDAH MATI. MUNGKIN TANGAN TUHAN SENDIRI YG NGOPERASI KAMU. KAMU UDAH SEMBUH.” GITU AJA… JADI, KALO KESAKSIAN MACAM BEGINI KAMU TERIMA SEBAGAI “MENGAJAR” YA JELAS O’ON TOH HAI… HAI…..

TRUS KEMUDIAN KAMU NYURUH2 SAYA MEMBEDAKAN ANTARA SEL KANKER IDUP AMA YG MATI??? BIYUH2… BIYUH… KM INI NGANTUK TENAN…..

++++

Pst Wenas: Hai Hai Bengcu Sibugil SILAHKAN DIUJI BENGCU!!! SILAHKAN BUKTIKAN BAHWA KANKER PARU2 SAYA MEMBUAL!!!

++++

Pst Wenas:  ### LHO??? KATANYA SURUH NAMBAHIN DOKUMEN UTK KAMU UJI??? YA ITU PHOTO THORAX KANKER PARU2 SAYA. BUKTIKAN KAMU ATAU SAYA YG MEMBUAL!!!!

++++

Pst Wenas:  BERARTI GIMANA NEH??? UDAH GAK SANGGUP??? RUPANYA KEHEBATAN HAI2 CUMAN SEGINI TOH??? TAKUT KELIATAN BLO’ON-NYA YACH???? HAHAHAHA YA UDAAAHHH… GAK MAMA….. WKWKWKWKWK CERITANYA KAN UDAH SAYA SAMPAIKAN KESAKSIANNYA. DOKUMEN JUGA UDAH. FOTONYA JUGA UDAH. MINTA APA LAGI??? SEBUTIN AJA, BIAR NANTI SAYA CARIIN SATU PERSATU….

++++

Pst Wenas:  YANG MENGELUARKAN FOTONYA YA LAB SLAMET JL. SLAMET, SURABAYA. SATU2NYA LAB FOTO CT-SCAN WAKTU ITU.

DAPETNYA YA FOTO, EMANG MAU DAPET APA??? SERTIFIKAT???

KALO EMANG GAK SANGGUP, MBOK YA KAMU MINTA TOLONG AMA ADEKMU YG DOKTER ITU SURUH NGELIAT. KALO KAMU YG NGELIAT, ENTAR MALAH DI-AUDIT LAGI, HAHAHAHAHA

KALO MAU AUDIT, SAYA MUSTI NYARI NOTA PEMBAYARANNYA DUNK, ABISNYA BERAPA SEKALI FOTO, HAHAHAHA….

YA KAMU YG PLINTAT PLINTUT…KATANYA MAU MENGUJI. UDAH DIKASIH FOTO SEJELAS INI MASIH GAK SANGGUP??? BIKIN SUSAH AJA, PADAHAL SY MUSTI NYARI2 SCANNER BUAT NYECAN FOTO…EH…TERNYATA KAMU CUMAN SEGINI AJA BISANYA.

BENERAN GAK SANGGUP NIH??? CUMAN SAMPE DISINI AJA KEHEBATANMU???? YA UDAAAAHHH…. KALO GAK MAMPU, YA GAK MAMA…. WKWKWKWK

++++

Pst Wenas: ### YA UDAH, AQ KASIH CLUENYA. FOTO YG LALU ITU SEBELUM KESEMBUHAN.
FOTO YG INI SESUDAH KESEMBUHAN. TAPI BEKAS2NYA MASIH KELIATAN KOK.

TAPI ITU KALO KAMU NGERTI RADIOLOGY. TAPI BERHUBUNG KAMU AKUNTANSI, YA KELIATAN BLOONNYA SEKARANG!!! HAHAHAHAHA

++++

Pst Wenas: ### COVERNYA YA SAMA PERSIS, CUMAN BEDA TAON AJA (1999 AMA 2005). MASAK SURUH JEPRET2 LAGI….????

++++

Pst Wenas:  APA GUNANYA COVER??? WONG GAK ADA TULISANNYA APA2. CUMAN ADA GAMBAR PROMOSI ALAT SCANNYA AMA KETERANGAN NAMA & ALAMAT SAYA.

++++

Pst Wenas  COVERNYA GAK BAWA, BLIK….. INI CUMAN BAWA FILE HASIL SCAN TADI SIANG. GAK MAMPU MEMBUKTIKAN KOK MAKSA MINTA COVER. UDAH??? GAK SANGGUP YA??? CUMAN SEGITU AJA MAMPUNYA??? YA WESSS…. GAK MAMA….. WKWKWKWKWK

++++

Joy Dany:  Hai Hai Bengcu Sibugil@ hehee…. Sepertinya Om Hai Hai butuh saksi atau paling tidak seorang ahli yg mengerti tentang kesehatan paru2, untuk membuktikan kejujuran Pst Wenas….

Cek langsung aja Om ke rumah sakit tempat Pst Wenas berobat, supaya Om tidak salah Informasi…. Itu pun jika Om Hai Hai masih penasaran dan tidak percaya dengan kejujuran Pst Wenas…. Hehehee….

++++

Hai Hai Bengcu Sibugil: @Joy Dany, hai hai adalah seorang DEBUNKER = Tukang bongkar. Ketika membongkar rahasia apa yang disebut ilmu-ilmu gaib (kebal, santet, bambu gila, jailangkung, kerasukan dewa-dewi), saya bukan hanya menunjukkan rahasia mereka secara teori namun membuktikannya dengan melakukan apa yang mereka lakukan dengan cara mereka dan ALAT mereka.

Kenapa seorang DEBuNKER menetapan standard yang demikian tinggi bagi dirinya? Karena dia bukan ANTI ILMU GAIB namun mau membuktikan bahwa yang terjadi walaupun nampak GAIB namun sama sekali tidak gaib alias SULAP belaka.

Pst Wenas pernah BERSAKSI bahwa GMC (Genius Mind consultancy) Indonesia memang BENAR sebab dia sudah MENGUJINYA secara langsung. Saya lalu minta dia menceritakan METODE atau PROSEDUR pengujian yang dilakukannya. Dari ceritanya itu saya lalu MENUNJUKKAN kesalahan porsedur pengujiannya kemudian meMBuAT perosedur pengujian baginya.

Dalam hal mujizat, hai hai adalah seorang MIRACLE WATCH – Pengamat Mujizat, bukan seorang ANTI MUJIZAT yang menghalalkan SEGALA cara untuk membuktikan bahwa MUJIZAT itu TIDAK ADA. PENGAMAT MUJIZAT hanya menguji apakah sebuah KESAKSIAN mujizat itu KISAH NYA atau PEPESAN KOSONG alias OMONG KOSONG belaka.

Setiap KESAKSiAN mujizat itu UNIK sifatnya. itu sebabnya HARUS diuji menurut KEUNIKANNYA sendiri. Menguji dengan CARA yang SALAH berarti menghilangkan kesempatan untuk MENGETAHUI FAKTANYA.

Langkah pertama untuk menguji kesaksian mujizat adalah MENGUMPULKAN data. Data-data itu meliputi:

1. CERITA
2. DOKUMEN
3. SAKSI

Dari data yang terkumpul kemudian disusun AUDIT PROSEDUR atau AUDIT PROGRAM. Data-data itulah yang menentukan SEJAUH dan SEDALAM apa PENGUJIAN dilakukan dan LANGKAH-LANGKAH pengujiannya.

++++

Pst Wenas: ### SAYA NDAK PERNAH DITOLAK KONJEN AUSTRALIA. MEREKA YG HENDAK STUDY DI AUSSIE MUSTI MEDICAL CHECK UP DULU DI KLINIK YG DITUNJUK PEMERINTAH AUSTRALIA. DARI KLINIK ITULAH NANTI TERBIT SURAT REKOMENDASI.

NAH, SURAT REKOMENDASI SAYA TIDAK DITERBITKAN KARENA MASALAH DI PARU2 SAYA. SEHINGGA AKHIRNYA SAYA STUDY DI SINGAPORE.

++++

Pst Wenas: ### LHO, LHA IYA…. KARENA TIDAK MEMPUNYAI REKOMENDASI MEDIS ITULAH MAKA KONJEN AUSTRALIA MENOLAK. PENOLAKAN BUKAN PAKE SURAT JACK, DARI PENGAJUANNYA AJA LANGSUNG DISAMPAIKAN TIDAK BISA JIKA TANPA REKOMENDASI MEDIS DARI KLINIK YG DITUNJUK. REPOT AMA ORANG YG GAK PERNAH SEKOLAH LUAR NEGERI NICH….

++++

Pst Wenas:  ### KAPAN SAYA BILANG ADA SURAT DARI KONJEN AUSTRALIA??? UDAH TUA KOK SUKA MEMFITNAH TOH???

Bengcu Menggugat:

Dalam ilmu kedokteran, apa yang kita kenal sebagai DAGING disebut JARINGAN. Bagian terkecil dari JARINGAN alias DAGING disebut SEL. Perbedaan TUMOR dan KANER adalah: Tumor adalah JARINGAN alias DAGING sedangkan KANKER adalah SEL alias bagian terkecil dari daging alias jaringan.

TUMOR adalah neoplasma alias LESI alias BENJOLAN yang terjadi karena adanya ketidaknormalan, itu sebabnya juga disebut jaringan abnormal. Benjolan yang disebabkan oleh MEMAR dan RADANG disebut BENGKAK atau benjol. Benjolan yang disebabkan oleh infeksi disebut BISUL. Benjolan yang disebabkan karena SEL bermutasi disebut KANKER. Tidak semua KANKER adalah tumor karena KANKER yang tidak menyebabkan BENJOLAN tidak disebut TUMOR.

Kanker Paru-Paru

Kanker alis SEL abnormal yang tumbuh di paru-paru disebut kanker paru-paru (lung cancer) atau tumor paru-paru (lung tumor). Kanker paru-paru dikelompokkan menjadi:

  1. Kanker paru-paru sel kecil (Small cell lung cancer – SCLC).
  2. Kanker paru-paru bukan sel kecil (Non-small cell lung cancer – NSCLC).

Pengelompokkan penyakit kanker dilakukan agar dokter dapat merencanakan dan melakukan pengobatan yang tepat. Selain dikelompokkan menurut JARINGAN alias DAGING alias ORGAN tubuh yang diserangnya maka kanker juga dikelompokkan menurut berbagai cara yang lain. Berdasarkan TAHAPAN perkembangan sel kankernya maka Kanker paru-paru sel kecil dikelompokkan menjadi:

  1. Stadium Terbatas (Limited stage) – Sel kanker hanya di satu lobus paru dan jaringan sekitarnya.
  2. Stadium Meluas (Extensive stage): Sel kanker sudah menyebar keluar dari lobus paru-paru asalnya ke jaringan dada  dan organ-organ lain.

Menurut TAHAPAN perkembangannya, kanker paru-paru bukan sel kecil diklasifikasikan menjadi 4 stadium yaitu: Stadium GELAP, 0, 1, 2, 3 dan 4. Para Onkolog juga menggunakan TNM sistem untuk mengelompokkan kanker berdasarkan tahapan perkembangannya.

T = Tumor size (Ukuran Tumor)
N = Lymph nodes (sel kanker di getah bening)
M = Metastasis (penularan ke jaringan lain)

Apabila sel kanker menyebabkan sel kanker di sebelahnya menjadi sel kanker, maka itu disebut MEMBESAR alias BERTUMBUH. Penyebaran demikian membuat TUMOR menjadi lebih besar. Apabila sel kanker paru-paru menyebabkan sel otak yang jauh darinya menjadi sel kanker, itu namanya MENULAR (METASTASIS). Itulah bedanya MEMBESAR (grow up) alias MENYEBAR dan MENULAR (metastasis).

Tahapan T:

  1. Tx = ukuran tumor tidak diketahui, sel kanker ditemukan di dahak
  2. T0 = Tidak ada bukti tentang tumor.
  3. Tis = Carcinoma in situ – tumor ditemukan di jalan nafas namun belum menyebar ke jaringan paru
  4.  T1 = Tumor <= 3 cm. T1-A = tumor <= 2cm. T1-B = Tumor 2 <= 3 cm
  5. T2 = Tumor > 3 Cm. T2-A =  3 Cm <= 5cm. T2-B = 5cm <= 7 cm
  6. T3 = Tumor > 7cm atau < 7cm, sudah MENYEBAR kesekitarnya (dinding dada,  rongga dada, batang tenggorokan, kelenjar getah bening).
  7.  T4 = Tumor berbagai ukuran, sudah MENULAR ke lobus paru yang lain dan bagian tubuh yang lain (otak, kelenjar adrenalin, hati, tulang, dll).

Tahapan N:

  1. N0 = Sel kanker tidak ada di getah bening
  2. N1 = Sel kanker ada di getah bening sekitar kanker
  3.  N2 = Sel kanker ada di getah bening yang lebih jauh namun pada lobus yang sama
  4. N3 = Sel kanker ada di getah bening selangkangan dan leher

Tahapan M:

  1. M0 = Sel kanker belum menular ke bagian yang jauh
  2. M1A = Sel kanker sudah menular ke berbagai lapisan bahkan lobus paru yang lain.
  3. M1B = Sel kanker sudah menyebar ke jaringan tubuh yang jauh(otak, tulang, dll).

Di bawah ini adalah perbandingan antara sistem STADIUM dan sistem TNM:

Stadium 1A:

•    T1aN0M0
•    T1bN0M0

Stadium 1B:

•    T2aN0M0

Stadium  2A:

•    T1aN1M0
•    T1bN0M0
•    T2aN1M0

Stadium 2B:

•    T2bN0M0
•    T2bN1M0
•    T3N0M0

Stadium 3A:

•    T3N1M0
•    T4N0M0
•    T4N1M0
•    T1N2M0
•    T2N2M0
•    T3N2M0

Stadium 3B:

•    T1N3M0
•    T2N3M0
•    T3N3M0
•    T4N2M0
•    T4N3M0

Stadium 4:

•    Aneka T, Aneka N, M1a
•    Aneka T, Aneka N, M1b

Gejala kanker paru-paru adalah apa yang dialami atau dirasakan oleh orang yang menderitanya. Kanker paru-paru stadium dini belum menunjukkan gejala namun seiring pertumbuhannnya maka inilah gejala-gejalanya:

1.    Batuk terus menerus
2.    Dahak berdarah
3.    Nafas pendek-pendek (sesak nafas)
4.    Radang saluran nafas (bronchitis)
5.    Nyeri dada terus menerus
6.    Nyeri pinggang terus menerus
7.    Radang paru-paru (pneumonia)
8.    Nafsu makan hilang
9.    Berat badan turun tanpa alasan
10.    Merasa lelah terus menerus
11.    Muntah darah
12.    Nyeri iga terus menerus
13.    Nyeri bahu terus menerus
14.    Bengek walaupun tidak asma
15.    Suara serak
16.    Susah menelan

Orang yang mengalami gejala-gejala tersebut di atas belum tentu menderita kanker paru-paru sebab banyak penyakit lain yang gejalanya juga demikian, misalnya TBC. Itu sebabnya harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut secara teliti untuk memastikannya.

Pemeriksaan untuk mendeteksi kanker paru-paru disebut: Tes skrining  (Screening test). Ketika menemukan hasil skrining positif atau menemukan gejala-gejala yang mungkin mengarah ke kanker paru-paru maka dokter akan memastikan apakah gejala-gejala tersebut akibat kanker paru-paru atau penyakit lain. Caranya dengan: pemeriksaan fisik, tes darah, sinar X (rontgen), CT-Scan (Computed Tomography), dan lain-lainnya. Berikut ini adalah bentuk-bentuk dari tes tersebut:

  1. Sitologi sputum (Sputum cytology): Dahak dari paru-paru diambil dan diperiksa.
  2.  Thoracentesis: Mengambil cairan dari rongga dada dengan jarum panjang yang ditusukkan dari punggung.
  3.  Bronkoskopi (Bronchoscopy): memasukkan bronkoskop (tabung halus) melalui hidung atau mulut memasuki jalan nafas ke paru-paru untuk mengamati jalan nafas atau mengambil jaringan paru-paru.
  4. Aspirasi Jarum halus (Fine-needle aspiration): Mengambil kelenjar getah bening dan atau jaringan dalam paru-paru menggunakan jarum halus yang ditusukan lewat dada.
  5. Biopsi terbuka (Open biopsy): Operasi untuk mengambil sel dan getah bening guna dianalisa.

Menguji Mujizat Kanker Paru-Paru Stadium 2B-3

Kerabatku sekalian, bagaimana cara menguji untuk membuktikan apakah kesaksian Pst Wenas adalah kisah nyata atau pepesan kosong alias omong kosong belaka? Pst Wenas bersaksi bahwa dia menderita kanker paru-paru stadium 2B yang lalu meningkat menjadi stadium 3 ketika diperiksa di NUH (National University Hospital) – Singapura. Ke 16 gejala kanker paru-paru adalah apa yang umumnya dialami oleh para penderita kanker paru-paru stadium 2B, 3A dan 3B. Mengaku menderita kanker paru-paru stadium 2B, 3A dan 3B namun nggak mengalami gejalanya? Ho ho ho ho ho … Pst Wenas mengaku menyimpan semua dokumen sehubungan dengan penyakit kanker paru-parunya. Dokumen-dokumen sehubungan dengan penyakit disebut: Laporan Medis (Medical Report). Laporan Medis untuk penderita kanker paru-paru yang semula di duga TBC seperti kesaksian Pst Wenas umumnya meliputi:

1.    Foto ronsen dada (X-ray Thorax) – foto tunggal
2.    Foto CT-Scan dada (CT-Scan Thorax) – serial foto
3.    Laporan CT-Scan (CT-Scan Report; Medical imaging Report) – Radiologist
4.    Laporan Sitologi sputum (Sputum cytology Diagnosis): TBC; kanker
5.    Laporan Aspirasi Jarum halus (Fine-needle aspiration): Phatologic Diagnosis

Analisa Dokumen

Pst Wenas mengaku menyimpan semua laporan medis (medical Report) sebagai bukti. Apabila tidak membual maka seharusnya dia memiliki dokumen-dokumen berikut ini:

  1. Surat penolakan Visa Pelajar Konjen Australia – 1999
  2. Laporan General Check Up dari Klinik di Jl. Bogowonto
  3. Foto ronsen dada (X-ray Thorax) – foto tunggal – 1999
  4. Laporan Sitologi sputum (Sputum cytology Diagnosis): TBC; kanker – 1999
  5. Laporan Hasil pemeriksaan dr. Isnu Pradjoko – Lab Faal Paru RSUD dr. Soetomo – Surabaya – 1999
  6. Sampul CT-Scan – “Whole body CT-Scan – JALAN SELAMET” – 1999 – kepada dr. Nono Sudarso.
  7. Foto CT-Scan dada – “Whole body CT-Scan – JALAN SELAMET” – 1999
  8. Laporan CT-Scan (CT-Scan Report; Medical imaging Report) – Radiologist – 1999
  9. Sampul Laporan Aspirasi Jarum halus (Fine-needle aspiration): Phatologic Diagnosis – RS Katolik St. Vincentius A Paulo (RKZT) tahun 1999 – Jalan Diponegoro 51 – Surabaya – kepada dr. Nono Sudarso
  10. Laporan Aspirasi Jarum halus (Fine-needle aspiration): Phatologic Diagnosis – RS Katolik St. Vincentius A Paulo (RKZT) tahun 1999 – Jalan Diponegoro 51 – Surabaya
  11. Laporan Medis – Rumah sakit di Guangzhou (Ct-Scan, Phatologic Diagnosis, dll) – 1999
  12. Laporan Medis – Rumah sakit di Penang (Ct-Scan, Phatologic Diagnosis, dll) – 1999
  13. Laporan Medis – Rumah sakit di Jerman (Ct-Scan, Phatologic Diagnosis, dll) – 1999
  14. Laporan Medis – Rumah sakit dari rumah sakit NUH (National University Hospital) – Singapura (Ct-Scan, Phatologic Diagnosis, dll) – 1999
  15. Cover CT-Scan – “Whole body CT-Scan – JALAN SELAMET” – 2001 – Kepada dr. Nono Sudarso.
  16. Foto CT-Scan “Whole body CT-Scan – JALAN SELAMET” – 2001
  17. Laporan CT-Scan (CT-Scan Report; Medical imaging Report) – Radiologist – 2001
  18. Cover Laporan Aspirasi Jarum halus (Fine-needle aspiration): Phatologic Diagnosis – 2001
  19. Laporan Aspirasi Jarum halus (Fine-needle aspiration): Phatologic Diagnosis – 2001

Temuan:

1.    Walaupun awalnya mengaku memiliki surat penolakan VISA PELAJAR dari Konjen Australia namun Pst Wenas kemudian menyangkalnya. Lebih lanjut dia menyatakan tidak pernah ditolak oleh Konjen Australia karena nggak pernah lulus general check up di klinik yang ditunjuk oleh Konjen Australia.

2.    Mustahil melakukan general check up tanpa laporan medis dari klinik yang ditunjuk Konjen Australia. Namun Pst Wenas tidak pernah menyebutkannya. Setelah diselidiki nampaknya Klinik di Jl. Bogowonto yang dimaksudkan oleh Pst Wenas adalah Laboratorium Klinik Prodia Surabaya – Jl. Bogowonto 14 (Pusat GMC) Surabaya.

3.    Cover CT Scan Thorax ditujukan kepada Benjamin P Margono – Jl. Raya Gubeng 74 – Surabaya. Karena CT-Scan ditujukan kepada Benjamin P Margono, itu berarti dialah yang mengirim pasien untuk di CT-Scan. Kenapa Pst wenas bersaksi bahwa dr. Nono Sudarso yang merujuk dia di CT-Scan? Karena dr. Nono Sudarso yang merujuk, kenapa hasil CT-Scan ditujukan kepada Benjamin P Margono? Silahkan bertanya kepada Pst Wenas, udang apa yang ada dibalik batu?

4.    Siapakah Benjamin P Margono? Pst Wenas bersaksi bahwa dia dirujuk oleh dr. Nono Sudarso kepada Prof. Dr. Benjamin P Margono di Jl. Raya Gubeng 74 – Surabaya untuk di biopsi.

5.    Kepada John Liem, Pst Wenas bersaksi bahwa dirinya dibiopsi di RS Katolik St. Vincentius A Paulo (RKZT).  Namun, kemudian dia menyatakan dr. Nono Sudarso merujuknya ke Prof. dr. Benjamin P Margono – Jl. Raya Gubeng 74 – Surabaya, untuk di biopsi. Mungkinkah yang terjadi adalah: Pst Wenas dirujuk ke Prof. dr. Benjamin P Margono untuk biopsi (ke tempat prakteknya). Biopsi itu lalu dilakukan oleh Prof. dr. Benjamin P Margono  Rumah Sakit Katolik St. Vincentius A Paulo (RKZT), tempatnya kerja. Hal itu mungkin saja namun nggak wajar.

6.    Pst Wenas menyatakan bahwa CT-SCAN dilaksanakan tanggal 18 Agustus 1999 (19:18:44 WIB), padahal tanggal di sampul CT-Scan No. 8973/99 menunjukkan tanggal 13 Agustus 1999. Salah catat? Mungkin.

7.    Bagaimana cara orang awam membedakan foto CT-Scan dan Rontgen (x-ray)? CT-Scan menghasilkan sekumpulan foto (serial foto). Rontgen hanya menghasilkan foto tunggal. Yang diakui oleh Pst Wenas sebagai foto CT-Scan Thorax miliknya, mustahil Rontgen karena terdiri dari dua foto. Juga mustahil CT-Scan karena tidak terdiri dari satu serial foto. Sesungguhnya foto tersebut adalah hasil rekayasa dari foto rontgen berjudul: “Image 1: Initial chest x-ray revealing bronchogenic cyst in the posterior right middle lobe (10x10x8 cm3)”, milik anak perempuan berumur 13 tahun yang menderita radang paru-paru (Paediatric Bronchogenic Cyst) sehingga paru-paru kanannya dipenuhi air. Foto tersebut ada  di link ini:

http://www.bjmp.org/content/paediatric-bronchogenic-cyst-complicated-atypical-mycobacterium-infection

8.    Pst Wenas menyatakan dia dibiopsi dengan penusukan di iga dan di ketiak kanan dan kiri. Mungkinkah biopsi yang dia maksudkan adalah Video-Assisted Thoracic Surgery atau Thoracoscopy? Mustahil! Kenapa demikian? Karena Thoracoscopy baik dengan dua tongkat maupun tiga tongkat, dilakukan lewat punggung dan ketiak, sama sekali bukan lewat iga dan ketiak. Di samping itu Thoracoscopy meninggalkan bekas luka lebih besar dari 3 cm, sementara Pst Wenas mengaku tidak memiliki bekas luka biopsi sama sekali. Terlebih dari itu, pada tahun 1999-2001, belum ada rumah sakit di Surabaya yang memiliki peralatan Video-Assisted Thoracic Surgery alias Thoracoscopy. Apabila bukan Thoracoscopy, lalu dengan Apakah pst Wenas di biopsi? Saya tidak tahu. Kenapa demikian? Karena biopsi dengan sayatan sangat kecil yaitu Aspirasi Jarum halus (Fine-needle aspiration) hanya dilakukan lewat dada (iga).  Tidak ada biopsi paru-paru Aspirasi Jarum halus yang dilakukan menggunakan dua jarum di mana satu jarum menusuk lewat iga dan jarum yang lainnya menusuk lewat ketiak. Dengan membandingkan kesaksian Pst Wenas dan fakta dalam ilmu kedokteran, apa yang dapat kita simpulkan? Pst Wenas membual karena dia sama sekali belum pernah mengalami biopsi baik dengan teknik Aspirasi Jarum halus apalagi dengan Thoracoscopy.

9.    Biopsi paru-paru dilakukan untuk mengambil getah bening dan jaringan paru-paru. Getah bening dan jaringan paru-paru itu lalu dianalisa oleh dokter ahli kanker (Onkolog). Hasil analisa itu lalu dituangkan dalam laporan yang disebut: Laporan Patologis (Phatologic Diagnosis). Mungkinkah Pst Wenas tidak menyebut Phatologic Diagnosis karena tidak memilikinya dan dia tidak memilikinya karena tidak pernah dibiopsi? Saya tidak tahu. Silahkan bertanya kepada yang bersangkutan.

10.    Menurut Pst Wenas, tujuan papanya mengajak dia ke Guangzhou, Penang, Jerman dan Singapura adalah untuk mendapatkan opini dari berbagai dokter yang berbeda. Bagaimana cara dokter-dokter itu memberi opininya atas penyakit Pst Wenas? Tentu saja dengan melakukan pemeriksaan fisik, darah sinar X (rontgen), CT-Scan (Computed Tomography), dan lain-lainnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan mereka membuat Laporan Medis (Medical Report). Kenapa Pst Wenas tidak menyebut Medical Report dari rumah sakit-rumah sakit manca negara itu? Mungkinkah hal itu terjadi karena pada dasarnya, pst Wenas tidak pernah ke Guangzhou, Penang, Jerman dan Singapura untuk pemeriksaan dan pengobatan kanker? Saya tidak tahu. Silahkan bertanya kepada yang bersangkutan.

11.    Pst Wenas mengaku pada tahun 2001 kembali memeriksakan diri kepada dr. Nono Sudarso sehubungan dengan penyakit kankernya. Menurutnya, saat itu dr. Nono menyuruhnya untuk melakukan CT-Scan ke Whole body CT-Scan – JALAN SELAMET”. Aneh bin ajaib. Sebelumnya, tanpa diminta, Pst Wenas mengagulkan sampul CT-Scan 1999 sebagai salah satu bukti bahwa dia sakit kanker paru-paru stadium 2B-3 lalu sembuh, kenapa ketika ditanya tentang sampul CT-Scan 2001, dia berlagak pilon dan ketika dikejar dia bilang itu nggak ada gunanya karena persis sama dengan sampul tahun 1999? Bahkan lebih lanjut dia bilang cuman ada gambar promosi alat Scan? Sampul CT-Scan ttahun 1999 sama sekali tidak ada promosi gambar alat CT-Scan. Bila sama, mustahil sampul CT-Scan 2001 berisi gambar  promosi alat Scan, bukan?

12.    Yang diakaui sebagai foto CT-Scan Thorax milik Pst wenas, mustahil foto Ct-Scan sebab tidak terdiri dari serial foto. Itu adalah foto rontgen. Itu adalah foto rontgen seorang wanita. Perhatikan buah dada yang nampak dalam foto tersebut. foto tersebut mustahil foto rontgen Pst Wenas. Foto itu adalah hasil rekayasa dari foto di link di bawah ini. Kenapa Pst Wenas merekayasanya? Ha ha ha ha ha ha …. mungkin saja. Bila lolos maka kesaksiannya sembuh dari kanker paru-paru Stadium 2B-3 terbukti. Bila tidak lolos mengaku saja bahwa  itu hanya untuk menggoda hai hai. Bila bermurah hati mengaku saja bahwa itu untuk membuktikan bahwa hai hai memang jagoan membongkar kesaksian palsu. Ha ha ha ha ha ha … Namanya juga usaha.  http://www.istockphoto.com/stock-photo-12373289-chest-x-ray.php

13.    Pst Wenas menyatakan, berdasarkan foto CT-Scan, dr. Nono Sudarso menunjukkan kepadanya bekas sayatan serta ada bekas luka jaringan tumor yang menutup di paru-paru kanannya. Dr. Nono juga menyatakan bahwa sel kanker di paru-parunya sudah mati. Itu sebabnya dr. Nono bertanya dia operasi di mana? Kerabatku sekalian, bekas sayatan operasi di paru-paru mustahil nampak dalam foto CT-Scan. Tumor memang akan nampak dalam foto CT-Scan. Namun sel kanker mati mustahil nampak dalam foto CT-Scan. Pst Wenas menyatakan bahwa dr. Nono menunjukkan foto sel kanker mati dan hidup dari buku, bukan dari foto CT-Scan. Hal itu memang mungkin terjadi  namun, pertanyaannya adalah atas dasar apa dr. Nono menyimpulkan bahwa sel kanker di paru-paru Pst Wenas sudah mati? Seharusnya dr. Nono bisa mengetahui hal demikian dari laporan Biopsi alias Phatologic Diagnosis. Namun sayangnya, Pst Wenas yang nggak ngerti medis dan menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari kanker dan menyalin tulisan tentang kanker lalu mengunggahnya di internet sama sekali nggak pernah menyebut Phatologic Diagnosis miliknya. Aneh bin ajaib.

14.    Pst Wenas mengaku menderita kanker paru-paru stadium 2B lalu meningkat menjadi stadium 3 (stadium 3A atau 3B?) ketika berobat di Singapura. Dari mana Pst Wenas mendapatkan pengetahuan demikian?  Dari dokter para dokter yang merawatnya. Atas dasar apa para dokter yang merawatnya menyatakan stadium kankernya? Mustahil berdasarkan wahyu, bukan? Apalagi wahyu dari hongkong? Mereka tahu dari hasi pemeriksaan secara ilmiah. Pst Wenas mengaku kedua lobus paru-parunya kena kanker Kedua lobus kena kanker artinya T4 = tumor dalam berbagai ukuran namun sudah tersebar ke lobus paru yang lain dan bagian tubuh yang lain, misal: di otak, kelenjar adrenalin, hati, tulang, dll. T4 hanya dialami oleh mereka yang Stadium 3A ke atas.

15.    Satu hal lain yang dilupakan oleh Pst Wenas dalam bualannya tentang kanker paru-paru stadium 2B-3 adalah menceritakan GEJALA atau yang dialami oleh orang yang menderita Kanker demikian. Batuk terus-terusan, dahak berdarah, sekali-sekali muntah darah. Dada, tulang iga, punggung dan pinggang yang sakit sepanjang hari, sesak nafas dan rasa lelah sepanjang hari. Semuanya itu mustahil dilupakan oleh mereka yang pernah menderita kanker paru-paru stadium 2B-3. Mungkin saja karena dia adalah pemegang Dan 2 Jiu jit su pada tanggal 9 Agustus 2011 lalu ujug-ujug menjadi Dan 3 Jiu jit su pada tanggal 14 September 2011. Ha ha ha ha ha …

Kerabatku sekalian? Benarkah Pst Wenas menderita kanker paru-paru stadium 2B-3 dan setelah berobat ke manca negara dia lalu sembuh secara mujizat serta dia menyimpan semua MEDICAL MEDIS alias LAPORAN MEDISNYA sebagai BUKTI? Ha  ha ha ha ha ha …. kanker paru-paru? Kanker dari hongkong? Pst Wenas bukan hanya MEMBUAL namun dia juga MEMALSUKAN dokumen untuk MENIPU jamaat agar mempercayai kesaksiannya sembuh dari kanker paru-paru stadium 2B-3. Anda sudah membaca kesaksiannya, anda juga sudah membaca bagaimana hai hai mengujinya. Merekayasa foto rontgen dan sampul Ct-Scan untuk mendukung kesaksian palsu sembuh dari kanker paru-paru? Ho ho ho ho … mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, hanya Pst Wenas yang mulia dan terhormat yang melakukan tindak HINA DINA demikian. Benar-benar MENGENASKAN dan TIDAK BERMORAL.

NB.

Ini adalah BLOG 3 dari 5 blog. Untuk membaca blog-blog yang diinginkan silahkan KLIK judul blog yang bersangkutan.

  1. Bengcu Menggugat Karena Pst Wenas Membual tentang Unair Medical Journal, November 1999
  2. Bengcu Menggugat Karena Pst Wenas Membuat Unair Medical Journal Palsu Untuk Menipu
  3. Bengcu Menggugat Karena Pst Wenas MENIPU Tentang Sembuh Dari Kanker Paru-Paru
  4. Bengcu Menggugat Karena Pst Wenas MENIPU Lagi
  5. Bengcu Menggugat Karena Pst Wenas Sudah MENGAKU Dia Memang MENIPU hai hai

Foto Pst Wenas diambil dari link: http://anchoroflife.blogspot.com/2010/11/t-rinity-f-ellowship-c-entre-t-rinity-f.html

24 thoughts on “Philips Joeng Menipu Tentang Sembuh Dari Kanker Paru-Paru

  1. pst. wenas itu kaga kenal dn berkegiatan sm dgn hai-hai..
    koq nuduh malah minta foto rontgen dr yg dituduh ?
    mknya kalo Percaya dgn JuruSelamat Yesus Kristus, anda tetap hrs berusaha mengenalNya…
    jgn puas begitu saja…,
    Hai-hai Bengcu itu udh dibaca oleh msyrkt gereja dn muslim2 internet.. smw pd tertawa… kasian…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s