Hari Ke 3 = Sesudah 3 Hari = 3 Hari 3 Malam Adalah Ajaran Sesat


Kenapa MENAFSIRKAN Alkitab? Seseorang menafsirkan Alkitab karena dia tidak mengerti atau menganggap yang tercatat tidak logis. Karena tidak paham maka dia pun menafsirkannya agar mengerti. Karena menganggap yang tercatat tidak logis maka dia pun menafsirkannya supaya logis. Apa pun alasannya, menafsirkan Alkitab berarti membuang peluang untuk memahaminya dengan benar. Kenapa demikian? Karena MENAFSIRKAN artinya menangkap maksud perkataan (kalimat) tidak menurut apa adanya saja, melainkan diterapkan juga apa yang tersirat (dengan mengutarakan pendapatnya sendiri).  Tidak perlu menjadi GENIUS untuk mengerti bahwa frasa “3 hari 3 malam” dan “hari ke 3” serta “sesudah 3 hari” artinya berbeda-beda. Tidak perlu memiliki gelar yang lebih panjang dari namanya untuk mengetahui bahwa ajaran ngaco-belo “3 hari 3 malam” dan “hari ke 3” serta “sesudah 3 hari” memiliki arti yang sama mustahil ajaran Alkitab.  Namun, kenapa para teolog bahkan Pdt. Budi Asali Mdiv dan Esra Alfres Soru STh yang menggelari dirinya Reformed SEJATI justru mengajarkan ajaran KONYOL demikian?

Memberanikan diri bertanya, di dalam blog Pelangi Kasih Ministry Esra Alfred Soru menulis:

Pertanyaan: Ada yang mengatakan bahwa Yesus mati hari Rabu dan bukan Jumat dengan alasan bahwa Yesus dikatakan bangkit pada hari yang ketiga atau 3 hari 3 malam Ia berada dalam kuburan. Jika Ia mati hari Jumat dan bangkit pada hari Minggu pagi-pagi maka itu belum 3 hari. Untuk pas 3 hari di dalam kuburan maka Dia harus mati hari Rabu.

Esra: Memang ada orang yang mengatakan demikian dan juga beberapa teolog mendukung ini misalnya R.A. Torrey. Mereka menafsirkan Mark 15:42 bukan sebagai Sabat rutin yang adalah Sabtu melainkan Sabat Besar yang tidak harus terjadi pada Sabtu dan mereka berusaha membuktikan bahwa Sabat Besar pada tahun di mana Yesus mati jatuh pada hari Rabu. Meskipun argumentasi mereka kelihatan menarik, tetapi saya tetap berpendapat bahwa Yesus mati pada hari Jumat. Tentang perhitungan waktu bahwa Yesus harus berada dalam kubur selama 3 hari, itu bisa dijelaskan dari sudut cara/budaya orang Yahudi di dalam menghitung hari di mana ungkapan ‘sesudah tiga hari’ mempunyai pengertian yang sama dengan ‘pada hari ketiga’ (lihat Mark 8 :31 dan Mat 16 :21). Cara menghitung waktu yang lain dari orang Yahudi ialah ungkapan ‘satu hari satu malam’ dapat digunakan juga untuk menunjukkan hanya pada sebagian dari hari itu.

Misalnya:

dan memberikan kepadanya sepotong kue ara dan dua buah kue kismis, dan setelah dimakannya, ia segar kembali, sebab ia tidak makan dan minum selama tiga hari tiga malam. 1 Sam 30:12

Kemudian bertanyalah Daud kepadanya: “Budak siapakah engkau dan dari manakah engkau?” Jawabnya: “Aku ini seorang pemuda Mesir, budak kepunyaan seorang Amalek. Tuanku meninggalkan aku, karena tiga hari yang lalu aku jatuh sakit. 1 Sam 30:13

Perhatikanlah bahwa dalam ayat 12 disebutkan ‘tiga hari tiga malam’ tetapi dalam ayat 13 hanya disebutkan ‘tiga hari’ saja.

Contoh lain:

Dan dimasukkannyalah mereka bersama-sama ke dalam tahanan tiga hari lamanya. Kej 42:17

Pada hari yang ketiga berkatalah Yusuf kepada mereka: “Buatlah begini, maka kamu akan tetap hidup, aku takut akan Allah. Kej 42:18

Contoh lain lagi:

“Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. …” Ester 4:16

“Pada hari yang ketiga Ester mengenakan pakaian ratu, …” Ester 5:1

Jelas bahwa Ester 4:16 mengatakan bahwa mereka diminta berpuasa tiga hari penuh tetapi Ester 5:1 mengatakan ‘pada hari ketiga’ (bukan ‘setelah hari ke 3’). “Ini menunjukkan bahwa pada hari ketiga mereka hanya berpuasa dalam sebagian dari hari itu, tetapi itu dianggap juga sebagai satu hari penuh.

Karena itu Budi Asali berkesimpulan: “Yesus mati hari Jumat, itu dianggap satu hari. Hari sabtu Ia ada dalam kubur (itu hari kedua). Lalu sebagian dari hari minggu Ia masih ada dalam kubur (itu dianggap sebagai hari ketiga). Jadi kata-kata Yesus dalam Mat 12:40 cocok dengan apa yang Ia alami. Orang-orang Yahudi tidak menganggap bahwa kata-kata Yesus dalam Mat 12:40 tidak cocok dengan fakta bahwa Yesus ada dalam kubur hanya sekitar 38 jam. Kalau mereka menganggap tidak cocok, pasti mereka akan menuduh Yesus sebagai pendusta karena kata-kata-Nya salah. (Eksposisi Injil Matius Pasal 12; hal. 12). Dari semua data ini nampak jelas bahwa ungkapan-ungkapan “sesudah tiga hari” dan “pada hari yang ketiga” tidak bertentangan satu sama lain dengan Mat 12:40 tetapi hanya merupakan istilah-istilah yang dapat dipertukarkan. Jadi tetap tidak ada masalah kalau kita mengatakan bahwa Yesus mati pada hari Jumat.

Bengcu Menggugat hai hai Mengungkap:

Di seluruh dunia, sejak purbakala hingga hari ini dan akan terus demikian, semua orang dewasa NORMAL tahu bahwa 3 hari artinya 3 kali MENGALAMI siang dan 3 malam artinya 3 kali MENGALAMI malam.  Itu sebabnya 3 hari 3 malam artinya 3 kali MENGALAMI siang dan 3 KALI menngalami malam. Hari ke 3 artinya SIANG yang ke 3. SESUDAH 3 hari artinya sesudah SIANG ke 3 berlalu. Para penulis kitab Injil selain orang DEWASA normal, juga orang-orang yang berpengetahuan dan tahu bahwa tulisan mereka akan menyebar ke seluruh dunia dan diwariskan dari generasi ke generasi. Itu sebabnya di dalam tulisan-tulisannya, ke 7 prinsip Sacra Scriptura Sui Ipsus Interpres, artinya kitab suci menyatakan dirinya sendiri, selalu terjaga.

Alkitab sangat LOGIS, GAMBLANG, SISTEMATIS, AKURAT, TEGAS dan KONSISTEN serta DUA SAKSI. LOGIS artinya tidak ada yang bertentangan dengan akal sehat. GAMBLANG artinya jelas dan mudah dipahami. SISTEMATIS artinya ditulis secara teratur dan berkesinambungan. AKURAT artinya sangat teliti dan cermat. TEGAS artinya jelas dan terang benar serta tidak ada yang samar-samar. KONSISTEN, artinya tidak ada yang saling bertentangan atau saling menyangkal. DUA SAKSI artinya semua ajaran Alkitab disaksikan minimal oleh dua orang saksi.

Alkitab harus dipahami, tidak boleh ditafsirkan karena Alkitab ditulis untuk dipahami, bukan ditafsirkan. Anda bisa MENOLAK namun mustahil MENYANGKAL ajaran Alkitab.  Anda bisa tidak memahami nya namun tidak bisa MENAFSIRKAN semaunya. Itu sebabnya,  semua ayat yang digunakan untuk MENENTANG ajaran Alkitab yang benar akan berbalik mendukungnya.

Tiga Hari Tiga Malam Sejak Tiga Hari Yang Lalu

dan memberikan kepadanya sepotong kue ara dan dua buah kue kismis, dan setelah dimakannya, ia segar kembali, sebab ia tidak makan dan minum selama tiga hari tiga malam. 1 Samuel 30:12

Kemudian bertanyalah Daud kepadanya: “Budak siapakah engkau dan dari manakah engkau?” Jawabnya: “Aku ini seorang pemuda Mesir, budak kepunyaan seorang Amalek. Tuanku meninggalkan aku, karena tiga hari yang lalu aku jatuh sakit. 1 Samuel 30:13

Kerabatku sekalian, 3 hari 3 malam artinya 3 kali mengalami siang dan 3 kali mengalami malam. Mari kita menarik kesimpulan kisah tersebut dengan menggunakan nama HARI.

Malam Senin = malam ke 1
Hari Senin = hari ke 1
Malam Selasa = malam ke 2
Hari selasa = hari ke 2
Malam Rabu = malam ke 3
Hari Rabu = hari ke 3

Hari Minggu budak itu makan namun malamnya, malam Senin dia tidak makan. Itulah malam ke 1 dia tidak makan. Hari Senin pagi dia ditinggalkan oleh tuannya karena sakit. Dia baru makan lagi ketika ditemukan pada hari Rabu dan diberi makan. Itu berarti pada saat di kasih makan dia SUDAH tidak makan 3 hari 3 malam.

Apakah orang Mesir budak Amalek itu menyatakan 3 hari 3 malam artinya 3 hari? TIDAK! Dia hanya menyatakan bahwa 3 hari yang lalu artinya 3 SIANG yang lalu dia ditinggalkan tuannya karena sakit. Apakah ucapan budak itu bertentangan dengan keterangan, “ia tidak makan dan minum selama tiga hari tiga malam”? Tentu saja tidak. Kenapa demikian? Karena ketika ditemukan pada hari ke 3, budak itu sudah MENGALAMI 3 malam dan 3 siang TIDAK makan.

Ayat-ayat di atas tidak mengajarkan: 3 hari 3 malam = hari ke 3 = sesudah 3 hari.

Tiga Hari Lamanya Pada Hari Ketiga

Dan dimasukkannyalah mereka bersama-sama ke dalam tahanan tiga hari lamanya. Kejadian 42:17

Pada hari yang ketiga berkatalah Yusuf kepada mereka: “Buatlah begini, maka kamu akan tetap hidup, aku takut akan Allah. Kejadian 42:18

Saudara-saudaranya menghadap Yusuf untuk membeli gandum pada siang hari. Anggap saja itu hari Senin.

Hari Senin = hari ke 1
Malam Selasa = malam ke 1
Hari Selasa = hari ke 2
Malam Rabu = malam ke 2
Hari Rabu = hari ke 3

Yusuf berkata kepada saudara-saudaranya pada hari ke 3. Yusuf memasukkan saudara-saudaranya ke dalam tahanan 3 hari lamanya. Saudara-saudara Yusuf masuk tahanan hari Senin dan keluar tahanan hari Rabu. Dengan perhitungan hari dan malam, berarti mereka di tahan  3 hari 2 malam. Apakah kisah tersebut mengajarkan 3 hari 3 malam = 3 hari lamanya? TIDAK! Kenapa demikian? Karena 3 hari artinya 3 KALI mengalami siang dan TIDAK HARUS 3 kali mengalami MALAM.

Kenapa Budi Asali dan Esra Alfred Soru menggunakan ayat-ayat di atas untuk mengajarkan: 3 hari 3 malam = hari ke 3 = sesudah 3 hari? Karena itulah yang mereka pelajari di sekolah Teologi. Ha ha ha ha ….

Tiga Hari Bukan Tiga Hari Tiga Malam

Surat-surat itu dikirimkan dengan perantaraan pesuruh-pesuruh cepat ke segala daerah kerajaan, supaya dipunahkan, dibunuh dan dibinasakan semua orang Yahudi dari pada yang muda sampai kepada yang tua, bahkan anak-anak dan perempuan-perempuan, pada satu hari juga, pada tanggal tiga belas bulan yang kedua belas –yakni bulan Adar –, dan supaya dirampas harta milik mereka. Ester 3:13

Di tiap-tiap daerah, ke mana titah dan undang-undang raja telah sampai, ada perkabungan yang besar di antara orang Yahudi disertai puasa dan ratap tangis; oleh banyak orang dibentangkan kain kabung dengan abu sebagai lapik tidurnya. Ester 4:3

Maka Ester memanggil Hatah, salah seorang sida-sida raja yang ditetapkan baginda melayani dia, lalu memberi perintah kepadanya menanyakan Mordekhai untuk mengetahui apa artinya dan apa sebabnya hal itu. Ester 4:5

“Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.” Ester 4:16

Maka pergilah Mordekhai dan diperbuatnyalah tepat seperti yang dipesankan Ester kepadanya. Ester 4:17

Pada hari yang ketiga Ester mengenakan pakaian ratu, lalu berdirilah ia di pelataran dalam istana raja, tepat di depan istana raja. Raja bersemayam di atas takhta kerajaan di dalam istana, berhadapan dengan pintu istana itu. Ester 5:1

Kerabatku sekalian, apakah Ester menyuruh orang-orang Yahudi untuk puasa 3 hari (siang) 3 malam? TIDAK! Ester hanya menyuruh orang-orang Yahudi puasa selama 3 hari (siang) dan di dalam 3 hari itu mereka tidak boleh makan baik waktu malam maupun siang. Apabila menaati Ester, itu berarti orang-orang Yahudi akan berhenti puasa setelah MENGALAMI 3 SIANG. Sebelum perintah berpuasa itu diberikan, Ester 4:3 mencatat bahwa orang-orang Yahudi sudah berpuasa. Mordekhai menghubungi Ester pada siang hari dan Ester bilang puasa harus dimulai pada hari itu. Itulah hari ke 1 alias SIANG ke 1. Anggap saja perintah berpuasa itu diberikan pada hari Senin.

Hari Senin = hari ke 1
Malam Selasa = malam ke 1
Hari Selasa = hari ke 2
Malam Rabu = malam ke 2
Hari Rabu = hari ke 3

Ester menghadap raja pada hari ke 3 alias SIANG ke 3 alias hari Rabu. Tidak ada kalimat maupun kata yang MENYATAKAN saat Ester menghadap raja, orang-orang Yahudi SUDAH berhenti puasa. Pada hari itu orang-orang Yahudi MENJALANI siang ke 3. Itu berarti ketika ester menghadap raja, orang-orang Yahudi masih berpuasa mendukungnya dan itu adalah HARI ke 3 alias SIANG ke 3 mereka berpuasa.

Kerabatku sekalian, mungkinkah Pdt. Budi Asali Mdiv dan Pdt. Esra Alfred Soru STh mendapat wahyu baru itu sebabnya mereka mengajarkan hal yang bertentangan dengan catatan Alkitab bahwa Ester menyuruh orang-orang Yahudi puasa 3 hari 3 malam? Mungkinkah keduanya mendapat wahyu baru itu sebabnya mengajarkan ajaran yang tidak diajarkan Alkitab bahwa orang-orang Yahudi SUDAH berhenti puasa ketika Ester menghadap raja? Bila benar mendapat wahyu baru, dari mana mereka mendapatkannya? Mustahil dari Allah (Elohim) juga mustahil dari TUHAN (YHWH) serta mustahil dari Yesus Kristus. Dari hongkong kali? Ha ha ha ha …

Licik Namun TOLOL Sekali

Karena itu Budi Asali berkesimpulan: Orang-orang Yahudi tidak menganggap bahwa kata-kata Yesus dalam Mat 12:40 tidak cocok dengan fakta bahwa Yesus ada dalam kubur hanya sekitar 38 jam. Kalau mereka menganggap tidak cocok, pasti mereka akan menuduh Yesus sebagai pendusta karena kata-kata-Nya salah. (Eksposisi Injil Matius Pasal 12; hal. 12).

Kerabatku sekalian, karena orang Yahudi tidak menuduh itu sebabnya 3 hari 3 malam yang dimaksudkan Yesus dalam Matius 12:40 = 2 hari 2 malam Yesus di dalam kuburan? Bukankah itu berarti orang-orang Yahudi adalah standard kebenaran? Menjadikan orang-orang Yahudi sebagai standard kebenaran ajaran Alkitab? Bukankah itu tindakan TOLOL sekali? Benarkah Budi Asali benar-benar SETOLOL itu? Apabila orang-orang Yahudi adalah STANDARD kebenaran, bukankah itu berarti Yesus adalah BERHALA yang dinamakan Beelzebul karena orang-orang Yahudi MENYATAKAN demikian? Apabila orang-orang Yahudi adalah SuMBER pustaka, bukankah itu berarti Yesus adalah PENJAHAT sebab mereka menyatakannya demikian? Walaupun bukan STANDARD kebenaran dan sumber pustakan ajaran Alkitab namun imam-imam kepala dan orang-orang Farisi sama sekali tidak TOLOL seperti Budi Asali, itu sebabnya mereka paham apa yang dimaksudkan dengan SESUDAH 3 hari.

Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus, Matius 27:62

dan mereka berkata: “Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit. Matius 27:63

Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama.” Matius 27:64

Yesus mati pada hari Jumat alias Jumat SIANG. Hari Jumat adalah hari ke 1 alias siang ke 1.

Hari jumat = hari ke 1
Malam Sabtu = malam ke 1
Hari Sabtu = hari ke 2
Malam Minggu = malam ke 2
Hari minggu = hari ke 3
Malam Senin = malam ke 3
Hari Senin = hari ke 4 = sesudah 3 hari
Malam Selasa = malam ke 4 = sesudah 3 hari

Imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus SESUDAH hari persiapan alias pada hari SABAT alias hari SABTU. Hari Sabtu adalah hari ke 1 alias SIANG ke 1.

Hari Sabtu =  hari ke 1
Malam Minggu = malam ke 1
Hari Minggu = hari ke 2
Malam Senin = malam ke 2
Hari senin = hari ke 3
Malam Selasa = malam ke 3

Imam-imam kepala dan orang-orang Farisi menyatakan bahwa Yesus bilang Dia akan bangkit SESUDAH 3 hari. SESUDAH 3 hari adalah hari ke 4 malam ke 3. Mereka menduga murid-murid Yesus akan mencuri mayat-Nya pada MALAM Senin atau hari Senin, itu sebabnya mereka minta penjagaan dilakukan sampai hari ke 3.  Sebelum orang Yahudi minta penjagaan, MAKAM Yesus tidak dijaga. Itu berarti hari SABTU,  hari mereka minta dilakukan penjagaan adalah HARI ke 1. Itu berarti Hari ke 3 alias SIANG ke 3 adalah hari Senin.

Kerabatku sekalian, apakah ayat-ayat di atas mengajarkan: 3 hari 3 malam = hari ke 3 = sesudah 3 hari? TIDAK! Kita sudah mempelajarinya dengan SEKSAMA, baik di Perjanjian Lama maupun di Perjanjian Baru, frasa “3 hari 3 malam” dan “hari ke 3” serta “sesudah 3 hari” memiliki arti yang berbeda dan digunakan secara TEGAS dan GAMBLANG serta KONSISTEN oleh para penulis Alkitab sehingga MUSTAHIL menyangkalnya.

Sudah waktunya orang-orang Kristen meninggalkan jurus tafsir 1001 mimpi dan mulai mempelajari Alkitab secara Ilmiah. Sudah waktunya orang-orang Kristen memahami ajaran Alkitab dengan AKAL BUDI bukannya berlaku TOLOL agar BISA mempercayai omong kosong alias pepesan kosong belaka. Sudah waktunya orang-orang Kristen TOLOL namun YAK-YAK-O seperti Pdt. Budi Asali Mdiv dan Pdt. Esra Alfred Soru STh serta kawan-kawannya DIKULITI ajarannya helai demi helai seperti menguliti bawang bombai di depan banyak SAKSI dengan Alkitab sebagai STANDARD kebenaran dan sumber pustaka agar mereka KAPOK bersikap TAKABUR dan kekeh jumekeh BEBAL ketika DIAJARI dengan ajaran yang benar. Sudah saatnya kita membersihkan Gereja dari ajaran-ajaran SESAT yang bertentangan dengan ajaran Alkitab.

Tiga Hari Tiga Malam Di Hati Bumi

Tetapi jawab-Nya kepada mereka: “Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim (kardia) bumi (ge) tiga hari tiga malam. Matius 12:39-40

Dan kepada anaknya akan Kuberikan satu suku, supaya hamba-Ku Daud selalu mempunyai keturunan di hadapan-Ku di Yerusalem, kota yang Kupilih bagi-Ku supaya nama-Ku tinggal di sana. 1 Raja-raja 11:36

Kata RAHIM di dalam Matius 12:40 diterjemahkan dari kata Yunani “kardia” yang artinya JANTUNG. Di dalam bahasa awam, jantung dipahami sebagai HATI. Itu sebabnya dikatakan, “Hatiku berdebar-debar.” Padahal yang dimaksudkan adalah JANTUNGKU. Kata bumi diterjemahkan dari kata Yunani “ge” yang artinya: tanah; bumi; darat; orang, manusia. Bumi hanya ada satu. Itu sebabnya hati bumi juga hanya ada satu. Kuburan ada banyak. Apabila HATI bumi adalah kuburan, bukankah itu berarti bumi punya banyak hati? Karena bumi hanya punya satu hati, itu berarti hati bumi (kardia ge) mustahil kuburan. Karena HATI bumi mustahil kuburan lalu apa? Di mana Bait TUHAN didirikan? Di Yerusalem. Kenapa Bait TUHAN didirikan di Yerusalem? Karena itulah kota yang dipilih oleh TUHAN agar nama-Nya tinggal. Yerusalem adalah HATI bumi.

3 hari 3 malam artinya 3 kali mengalami siang dan 3 kali mengalami malam. Kebenaran demikian berlaku di seluruh dunia sejak purbakala sampai hari ini dan akan terus demikian sampai kekal. Yesus masuk ke Yerusalem hari Kamis dan DIBAWA keluar dari Yerusalem hari Minggu pagi ke penjara (phulake) untuk memberitakan Injil.

Hari Kamis = hari ke 1
Malam jumat = malam ke 1
Hari Jumat = hari ke 2
Malam Sabtu = malam ke 2
Hari Sabtu = hari ke 3
Malam minggu = malam ke 3

Karena Yesus dibangkitkan pada hari Minggu pagi-pagi. Itu berarti Dia diam di HATI bumi (Yerusalem) selama 3 hari yaitu: Hari Kamis, hari Jumat dan hari Sabtu. Dan Dia tinggal di hati BUMI selama 3 malam yaitu: Malam Jumat, malam Sabtu dan malam Minggu. Yesus tinggal di HATI bumi selama 3 hari 3 malam. TEPAT 3 kali siang dan 3 kali malam.

Dibangkitkan Pada Hari Ketiga

Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan (egeiro) pada hari ketiga. Matius 16:21

Yesus dibunuh pada hari Jumat dan bangkit pada hari Minggu saat fajar menyingsing.

Hari Jumat = hari 1
Hari Sabtu = hari ke 2
Hari Minggu = hari ke 3

Yesus dibunuh pada hari ke 1 dan DIBANGKITKAN (egeiro) pada hari 3. TEPAT pada hari ke 3!

Bangkit Sesudah Tiga Hari

Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia  harus menanggung banyak penderitaan  dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit   (Anestemi) sesudah tiga hari. Markus 8:31

sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka: “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia, dan tiga hari  sesudah Ia dibunuh Ia akan bangkit (Anestemi).” Markus 9:31

dan Ia akan diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh, dan sesudah tiga hari Ia akan bangkit (Anestemi).” Markus 10:34

SESUDAH 3 hari artinya HARI ke 4. Yesus mati hari Jumat. Hari Jumat adalah hari ke 1. Hari Sabtu adalah hari ke 2. Hari Minggu adalah hari ke 3. Sesudah 3 hari artinya sesudah hari Minggu. Hari kalender Yahudi bermula dari malam dan berakhir pada petang. Itu berarti AKHIR hari Minggu adalah Minggu petang dan hari Senin dimulai dari MALAM Senin. Oleh karena itu sesudah 3 hari adalah MALAM Senin. Apabila tidak membual, itu berarti Yesus HARUS bangkit pada Malam Senin. Benarkah Yesus yang DIBANGKITKAN  (egeiro) pada hari ke 3 BANGKIT (Anestemi) SESUDAH 3 hari? Itulah yang diajarkan oleh Alkitab.

Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem, Lukas 24:13

dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi. Lukas 24:14

Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. Lukas 24:15

Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia. Lukas 24:16

Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu, Yohanes 20:11

dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring. Yohanes 20:12

Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis?” Jawab Maria kepada mereka: “Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan.” Yohanes 20:13

Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. Yohanes 20:14

Kata Yesus kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?” Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: “Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya.” Yohanes 20:15

Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia (Sarx), tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh (Pneuma), dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara (phulake), yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu. 1 petrus 3:18-20

Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!” Yohanes 20:19

Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. Yohanes 20:20

Setelah DIBANGKITKAN (egeiro) pada hari Minggu pagi alias hari ke 3, Yesus menampakkan diri kepada Maria di luar kuburan-Nya dan kepada dua murid-Nya yang sedang berjalan ke Emaus. Namun Maria dan kedua murid tersebut sama sekali tidak mengenali-Nya. Hal itu terjadi karena saat itu Yesus DIBANGKITKAN dalam Roh (pneuma). Mereka tidak mengenali-Nya sebab Yesus ada dalam ROH. Petrus mencatat kebenaran tersebut dengan tegas dan gamblang. Yesus baru BANGKIT (Anestemi) dalam DAGING (sarx) ketika hari sudah malam alias hari MINGGU sudah berlalu alias SESUDAH hari ke 3 BERLALU alias SESUDAH 3 hari.

Yesus dibunuh pada hari ke 1 dan BANGKIT (Anestemi) SESUDAH  3 hari. TEPAT sesudah hari ke 3!

Kesimpulan

  1. 3 hari 3 malam di HATI bumi
  2. DIBANGKITKAN (egeiro) pada hari ke 3
  3. BANGKIT (Anestemi) SESUDAH 3 hari

Kerabatku sekalian, di dalam memperdebatkan ajaran Alkitab atau di dalam BERAPOLOGETIKA kita harus JUJUR. Perdebatan atau APOLOGETIKA dilakukan untuk mencari KEBENARAN bukan KEMENANGAN. Itu sebabnya kita tidak boleh main PAT PAT GULIPAT alias menghalalkan segala CARA untuk memenangkan debat. Bila tahu katakan tahu, bila tidak tahu katakan tidak tahu, itulah tahu. Bila paham tunjukkan pemahamannya bila tidak paham akuilah ketidakmengertianmu, itulah PAHAM. Menghalalkan PAT PAT GULIPAT untuk menang DEBAT ajaran Alkitab dan menafsirkan Alkitab dengan jurus tafsir 1001 mimpi padahal nggak NGERTI, walaupun DIPUJI-PUJI oleh orang-orang SEKAMPUNGNYA namun orang-orang demikian adalah PENCURI kebajikan.

NB.
Hai hai menantang Esra Alfred Soru dan siapa saja untuk BERAPOLOGETIKA menghadapi 7 blog hai hai di bawah ini di depan banyak saksi dengan Alkitab sebagai sumber pustaka dan standard kebenaran. Apabila yang diajarkan oleh hai hai benar maka semua ayat Alkitab yang digunakan untuk menentangnya akan berbalik mendukung yang diajarkannya. Atas tantangan tersebut, Esra Alfred Soru menyatakan, “Benar sekali pak Albert, saya memang tak tertarik debat dengan orang seperti si Bugil ini, tapi kadang kita perlu melempar seekor anjing walaupun kadang kita abaikan gonggongannya.” Ini adalah blog ke 3 dari 7 blog tantangan hai hai. Semoga Esra Alfred Soru bisa melempar anjing dengan tepat dan membungkam gonggongan hai hai atau dia cukup JANTAN untuk mengakui KEBENARAN? Ha ha ha ha …..

Untuk membaca blog-blog tentang Kristologi yang lain, silahkan klik di SINI.

  1. Bengcu Menggugat karena Yesus MUSTAHIL iman, nabi dan raja Yahudi.
  2. Bengcu Menggugat karena “3 hari 3 malam = hari ke 3 = setelah 3 hari” adalah ajaran SESAT
  3.  Bengcu Menggugat karena Stefanus MEMBUAL
  4. Bengcu Menggugat karena Doktri Allah Tritunggal adalah Ajaran SESAT
  5. Bengcu Menggugat karena Doktrin Yesus Satu pribadi DUA hakekat adalah ajaran sesat
  6. Bengcu Menggugat Karena Yesus MUSTAHIL mati MENGGANTIKAN manusia MENERIMA hukuman Allah
  7. Bengcu Menggugat karena Alkitab MUSTAHIL ditulis atas ILHAM Roh Kudus

33 thoughts on “Hari Ke 3 = Sesudah 3 Hari = 3 Hari 3 Malam Adalah Ajaran Sesat

  1. Terimakasi Ko,saya merasa senang koko tanggapi koment saya.

    Pejelasan koko tentang “YESUS MATI DAN AKAN BANGKIT PADA HARI KETIGA” dengan judul tertulis di awal tulisan koko,DENGAN BERBAGAI DALIL DARI AL-KITAB DAN BERBAGAI PENDEKATAN bagi saya itu logis,dan dapat diterima nalar.

    sekiranya koko Hai hai berkenan, pertanyaan saya adalah:

    Dengan perkataan Yesus yang akan berada didalam Firdaus pada hari Dia disalibkan,berdua pula dengan orang yang disalbkan disebelah-Nya,- BUKAN KAH SEHARUSNYA YESUS MATI HARI ITU DAN BANGKIT HARIITU JUGA?
    kALAU HARI KETIGA BARU BANGKIT,KAPAN YESUS MAU MEREALISASIKAN UCAPAN-Nya?

    SEKALI LAGI TERIMAKASIH DAN MOHON MAAF ATAS SEGALA SESUATU YANG TIDAK BERKENAN

    • Kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus (paradeisos).” Lukas 23:43

      Alkitab mencatat bahwa Yesus MATI dan bangkit hari ketiga. Lukas mencatat janji Yesus kepada penjahat. Namun alkitab tidak mencatat apa yang dilakukan oleh Yesus orang jahat itu saat keduanya mati. Setelah bangkit Yesus tidak bicara apa pun tentang kejadian tersebut. Itu sebabnya, siapa saja bisa menduga-duga namun faktanya tidak ada satu ayat alkitab pun mencatat kejadian tersebut dengan gamblang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s