Parodi Allah Tritunggal Menurut Matius 28:19


Seperti sarjana teologi lainnya, Pdt. Esra Alfred Soru dan Pdt. Budi Asali Mdiv pun mengajarkan bahwa ajaran Agama Kristen didirikan di atas doktrin Allah tritunggal, itu sebabnya runtuhnya doktrin Allah Tritunggal berarti ROBOHNYA kekristenan.  Ha ha ha ha ha …. Inilah doktrin Allah Tritunggal menurut Matius 28:19 yang belum dipahami generasi sebelumnya.

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama (ONOMA) Bapa dan Anak (uiou) dan Roh Kudus, Matius 28:19

Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Roma 8:29

Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak  Allah. Roma 8:16

Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan. Roma 8:19

Kebenaran yang tidak konsisten bukan kebenaran sejati. Para Tritunggalian menyatakan bahwa Matius di dalam Matius 28:19 mengajarkan doktrin Allh Tritunggal. Dalam ayat tersebut Maatius mengajarkan bahwa Bapa dan Anak dan Roh Kudus SATU hakekat TIGA Pribadi. Buktinya adalah: Semua orang tahu bahwa Bapa bukan Anak dan bukan Roh Kudus, Anak juga bukan Roh Kudus.

Ketika menyatakan, “Baptislah mereka dalam NAMA Bapa dan Anak dan Roh Kudus”, Matius menggunakan kata NAMA yang diterjemahkan dari kata Yunani ONOMA. Onoma adalah bentuk tunggal. Dengan menggunakan kata bentuk tunggal itulah Matius mengajarkan doktrin Bapa dan Anak dan Roh Kudus adalah SATU hakekat TIGA pribadi. Apabila Bapa dan Anak dan Roh Kudus tidak SATU hakekat TIGA pribadi Matius pasti menggunakan kata NAMA-NAMA (ONOMATA) sehingga kalimatnya pun berbunyi, “Baptislah mereka dalam NAMA-NAMA Bapa dan Anak dan Roh Kudus”.

Doktrin Allah Tritunggal menurut Matius 28:19 benar-benar alkitabiah karena didirikan di atas ayat kitab Injil yang ditulis oleh Matius. Namun sayang, para Tritunggalian BELUM memahaminya dengan SEMPURNA, itu sebabnya mereka hanya mengajarkan sebagian isi doktrin tersebut. Mereka sama sekali BELUM mengajarkan kenapa di dalam Matius 28:19, Matius menggunakan kata ANAK yang adalah bentuk TUNGGAL padahal ANAK-ANAK Allah itu jumlahnya BANYAK sekali.Mereka mengajarkan bahwa ANAK dalam Matius 28:19 adalah Yesus padahal semua orang tahu bahwa Yesus HANYA anak sulungnya saja.Para Tritunggalian belum tahu bahwa tujuan Matius menggunakan kata ANAK yang berbentuk TUNGGAL padahal ANAK-ANAK Allah banyak sekali adalah untuk mengajarkan kepada kita bahwa ANAK, walaupun BANYAK pribadinya namun SATU HAKEKAT-nya. Oleh karena itu DOKTRIN-nya pun disebut Doktrin ANAK BANYAK TUNGGAL.

Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: “Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya. Yohanes 1:32

Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh  obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah. Wahyu 4:5

Ketika tiba hari Pentakosta,  semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus,  lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain,  seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Kisah Para Rasul 2:1-4

Setelah membaptis-Nya Yohanes pembaptis pun bersaksi melihat Roh Kudus yang rupanya seperti burung merpati turun di atas Yesus dan tinggal. Ketika diajak ke sorga, Yohanes mencatat bahwa dia melihat 7 Roh Kudus yang rupanya seperti nyala obor. Lukas mencatat bahwa pada hari Pentakosta Roh-Roh Kudus yang rupanya seperti lidah-lidah api, turun dan hinggap pada MASING-MASING orang. Berdasarkan kesaksian Yohanes Pembaptis dan Yohanes serta para saksi, kita tahu bahwa Roh Kudus jumlahnya banyak sekali. Meskipun banyak pribadinya namun roh-roh kudus itu SATU hakekat ya. Itu sebabnya di dalam Matius 28:19 Matius menggunakan bentuk tunggal yaitu: Roh Kudus. Makanya doktrin yang mengajarkan kebenaran demikian disebut doktrin Roh Kudus Banyak TUNGGAL.

Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku (patros) di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki (adelphos) , dialah saudara-Ku perempuan (adelphe), dialah ibu-Ku (meter) .” Matius 12:50

Anda paham yang diajarkan oleh Matius 12:50 di atas? Frasa “SIAPA PUN” artinya banyak orang. Siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga artinya banyak orang. Yesus punya banyak saudara lelaki namun dia menggunakan bentuk tunggal: SAUDARA-Ku lelaki (adelphos). Yesus punya banyak saudara perempuan namun dia menggunaan bentuk tunggal:  SAUDARA-Ku perempuan (adelphe).  Yesus juga punya banyak Ibu namun kembali Dia menggunakan bentuk tunggal: IBU-Ku (meter). Suami-suami IBU Yesus pastilah Bapa-Nya. Itu sebabnya, walaupun Bapa-Nya banyak sekali namun Yesus menggunakan kata BAPA-Ku (patros) yang adalah bentuk tunggal.

Kenapa Yesus bilang Dia hanya melakukan kehendak Bapa-Nya yang di sorga? Karena Bapa-Nya yang di dunia bisa melakukan kehendak-Nya sendiri. Bapa-Nya yang di sorgalah yang tidak bisa melakukan kehendak-Nya di dunia. Itu sebabnya Yesus melakukannya untuk-Nya.

Kenapa Matius menggunakan BENTUK tunggal padahal maksudnya BANYAK? Karena dia sedang mengajarkan: Meskipun ADELPHE-nya banyak namun mereka SATU hakekat. Meskipun ADELPHOS-Nya banyak namun mereka SATU hakekat. Meskipun METER-Nya banyak namun mereka SATU hakekat. Meskipun PATROS-Nya banyak namun mereka SATU hakekat.

Kebenaran yang tidak konsisten bukan kebenaran sejati. Itu sebabnya di dalam Matius 28:19 secara konsisten Matius menggunakan kata TUNGGAL yaitu BAPA, bukan BAPA-BAPA. Itu sebabnya doktrinnya disebut doktrin Bapa BANYAK TUNGGAL.

Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam  Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam  kamu. Yohanes 14:20

Kerabatku sekalian, apakah doktrin Allah BANYAKtunggal yang diajarkan oleh hai hai alkitabiah? Tentu saja alkitabiah. Bukankah hai hai mencantumkan ayat-ayat Alkitab untuk mendukungnya? Apakah doktrin Allah Banyaktunggal yang diajarkan oleh hai hai benar? Tentu saja benar! Kenapa demikian? Karena doktrin Allah Tritunggal yang diajarkan oleh para Tritunggalian itu benar bukan?

Yang diajarkan oleh hai hai adalah doktrin Allah Banyaktunggal menurut Matius 28:19 yang belum diajarkan oleh para Tritunggalian. Apabila yang diajarkan oleh hai hai SALAH itu berarti doktrin Allah Tritunggal menurut Matius 28:19 yang diajarkan Tritunggalian ngaco belo pula.

Apabila yang diajarkan hai hai dan Tritunggalian ngaco-belo maka doktrin Allah Tritunggal pun ROBOH. Apa bila doktrin Allah Tritunggal ROBOH maka KEKRISTENAN pun RUNTUH. Kisanak, bagaimana cara mencegah keruntuhan doktrin Allah tritungal alias Allah Banyak tunggal menurut Matius 28:19?  Anda harus BERIMAN. Ketahuilah bahwa doktrin Allah tritungal alias Allah Banyak tunggalmenurut Matius 28:19 adalah misteri Allah yang mustahil dipahami oleh akal budi manusia yang terbatas. Itu sebabnya anda harus mengimaninya.

Apa bila yang diajarkan hai hai benar, kenapa dari generasi ke generasi para teolog Kristen TIDAK pernah mengajarkannya? Karena Yohanes 14:20 menyatakan: “PADA WAKTU ITULAH KAMU AKAN TAHU …” Para teolog Kristen dari generasi ke generasi tidak mengajarkannya karena mereka BELUM tahu. Mereka BELUM tahu itu sebabnya Allah menjanjikan, “PADA WAKTU ITULAH KAMU AKAN TAHU ….” Sekarang WAKTU itu sudah tiba oleh karena itu maka hai hai pun mengajarkannya sehingga  PADA WAKTU ITULAH KAMU AKAN TAHU bahwa Aku di dalam  Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam  kamu.

Doktrin Tritunggal termasuk doktrin monoteisme yang percaya kepada Allah Yang Maha Esa. Dan Allah Yang Maha Esa itu mempunyai tiga pribadi, bukan satu. Pribadi pertama adalah Allah Bapa, pribadi kedua adalah Allah Anak (Yesus Kristus) dan pribadi ketiga Roh Kudus. Tiga pribadi bukan berarti tiga Allah, dan satu Allah bukan berarti satu pribadi. Tiga pribadi itu mempunyai satu esensi atau sifat dasar (Yunani: Ousia, Inggris: substance) yang sama, yaitu Allah. Allah Bapa adalah Allah, Allah Anak adalah Allah dan Roh Kudus adalah Allah, namun ketiga-Nya mempunyai satu ousia, yaitu esensi Allah. Stephen Tong – Allah Tritunggal, hal 20-21

Kata Yesus kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Allah (Theos)? Yohanes 10:34

Aku sendiri telah berfirman: “Kamu adalah Allah (Elohim), dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian. — Mazmur 82:6

Para teolog Kristen dari generasi ke generasi mengajarkan bahwa Bapa adalah Allah. Yesus adalah Allah. Roh Kudus adalah Allah. Kenapa mereka TIDAK pernah mengajarkan bahwa MANUSIA juga Allah? Karena BELUM WAKTUNYA. Itu sebabnya tercatat: PADA WAKTU ITULAH KAMU AKAN TAHU.

Sekarang waktunya SUDAH tiba. Itu sebabnya hai hai memberitahu anda bahwa manusia adalah Allah. Bahkan lebih dari itu, hai hai memberitahu anda bahwa: KAMU adalah Allah! KAMU ADALAH THEOS! KAMU ADALAH ELOHIM! Karena KAMU adalah Allah, itu sebabnya Yesus yang adalah anak Allah MENGAKUI bahwa Dia adalah Anak Manusia. Itu sebabnya Bapa Yesus banyak sekali walaupun semuanya SATU hakekat.

Karena Bapa banyak sekali jumlahnya dan Anak juga banyak sekali jumlahnya begitu pun Roh Kudus, banyak sekali jumlahnya, lalu kenapa semuanya disebut Allah Tritunggal? Karena walaupun banyak namun pada HAKEKATNYA hanya ada TIGA yaitu: BAPA dan ANAK dan Roh Kudus.

Bukankah ada banyak Bapa? Ada lebih dari tiga? Bukanka jumlah Anak lebih dari tiga? Bukankah Roh Kudus itu ada banyak? Ada lebih dari tiga? Benar! Ada banyak. Ada lebih dari tiga. Namun ketahuilah, walaupun banyak namun pada hakekatnya HANYA ada TIGA. Pada hakekatnya hanya ada: Bapa-ku, Bapa-mu dan Bapa-nya. Pada hakekatnya hanya ada Anak-ku, anak-mu dan anak-nya. Pada hakekatnya hanya ada Rhoh Kudus-ku, Roh Kudus-mu dan Roh Kudus-nya. Itu sebabnya disebut doktrin Allah Tritunggal alias Tritunggalisme alias TRINITALIAN.

TRINITALIAN berasal dari kata TRINITAS yang artinya TIGAAN dan PERTALIAN yang artinya saling terikat. TRINITALIAN artinya TERIKAT BERTIGA. Ha ha ha ha ha …

NB.
Saya menulis blog ini khusus untuk Jlwijaya yang mengaku sudah menang debat melawan hai hai ketika dia mengeluarkan JURUS Doktrin Allah Tritunggal berdasarkan Matius 28:19. Kisanak, mengaku menang debat bukan menang debat. Lawan bungkam dan tidak mau debat lagi, bukan menang debat.

Menang debat adalah ketika anda memahami apa yang diajarkan oleh lawan debat anda dan mengetahui bahwa dia bukannya tidak memahami yang anda ajarkan namun tidak mau menerima yang anda ajarkan.

Apa yang terjadi ketika lawan debat kita memahami yang kita ajarkan dan menerimanya sebagai kebenaran untuk diyakininya? Bukankah itu namanya menang debat? Bukan! Itu namanya bertemu dengan kawan sejalan.

Apa itu kalah debat? Kalah debat adalah ketika anda TIDAK mampu memahami apa yang diajarkan oleh lawan anda.

Untuk membaca blog-blog tentang Allah Tritunggal yang lain, silahkan klik di SINI.

29 thoughts on “Parodi Allah Tritunggal Menurut Matius 28:19

  1. Om hai,makasih atas jawabannya.

    (tumben kali ini jawaban yang saya dapatkan kalah cerdas dari jawaban milis christian lain)

  2. “Itu sebabnya anda harus mengimaninya.”
    sepertinya ini kata pernah ane dengar kalo “muslim” debat…mencurigakan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s