FATWA Mahkamah Agung Bukan 1001 Mimpi


Gambar: wikipedia.org

Gamawan Fauzi dan FORKAMI (Forum Komunikasi Muslim Indonesia) mewartakan bahwa Walikota Bogor sudah melaksanakan Putusan Mahkama Agung dan melakukan hal yang benar di mata hukum dengan mencabut IMB GKI Yasmin. Keduanya pun menuduh GKI Yasmin menyembunyikan sebagian FATWA Mahkamah Agung RI untuk mengelabui masyarakat bahkan FORKAMI menambahkan GKI Yasmin pun mengelabui Ombudsman Republik Indonesia. Apakah yang diwartakan oleh Gamawan Fauzi dan FORKAMI adalah FAKTA atau PEPESAN kosong belaka?

Memberanikan diri bertanya, pada hari Kamis Tanggal 26 Januri 2012, di hadapan sejumlah pimpinan ormas Islam, di Kantornya, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Gamawan Fauzi antara lain menyatakan:

Faktanya, setelah dilakukan pencabutan IMB oleh Wali Kota, pihak GKI Yasmin telah meminta MA untuk mengeluarkan fatwa. Tetapi ternyata MA hanya mengeluarkan jawaban atas surat GKI yang salah satu isinya adalah jika GKI Yasmin tidak berkenan dengan pencabutan IMB maka dipersilahkan untuk menggugat ke pengadilan. Inilah yang disembunyikan oleh GKI Yasmin dan malah melakukan manuver ke media seolah-olah Wali Kota Bogor melawan putusan MA.

Memberanikan diri bertanya, di http://forkami.com/berita-148-surat-ma-yang-disembunyikan-oleh-gki-yasmin.html, FORKAMI menulis:

POIN ke 5 di atas (red: point ke 5 Fatwa MA), selalu disembunyikan oleh GKI Yasmin, dengan maksud untuk mengelabui semua Pihak, termasuk Ombudsman RI. GKI Yasmin selalu mengatakan IMB nya SAH oleh Mahkamah Agung, Namun ternyata, MA sendiri sebenarnya malah menantang GKI Yasmin untuk menggugat Walikota jika merasa dirugikan. Artinya, MA sudah mengetahui, bahwa putusan MA nomor: 127 PK/TUN/2009, tanggal 9 desember 2010 itu, SUDAH DILAKSANAKAN WALIKOTA BOGOR pada tgl 8 Maret 2011. Jadi, POIN 5 dari  surat MA tersebut di atas DISEMBUNYIKAN DENGAN SENGAJA oleh GKI Yasmin. Lalu, mengapa GKI tidak menggugat Walikota Bogor? Bukankah dulu saat di BEKU kan imb nya, GKI menggugat? Mengapa sekarang saat di CABUT imb nya tidak menggugat? Mengapa GKI malah lebih senang ibadah ditrotoar? Mau Ibadah atau mau Demo? Seharusnya GKI taat Hukum…

Memberanikan diri bertanya, di dalam Surat Mahkamah Agung Nomor  45/Td.TUN/VI/2011 tanggal 1 Juni 2011 perihal Permohonan Fatwa Mahkamah Agung, tertulis:

Sehubungan dengan surat saudara Nomor: 91/MJ-GKI Bgr/III/2011 Tanggal 26 Maret 2011 Perihal tersebut pada pokok surat, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

1.    Bahwa pada intinya surat saudara berisi permohonan agar Mahkamah Agung mengeluarkan fatwa atas diterbitkannya Surat Keputusan Walikota Bogor  Nomor 645.45-137 Tahun 2011 tertanggal 11 Maret 2011 Tentang Pencabutan Keputusan Walikota Bogor Nomor 645.8.372 tahun 2006 Tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atas Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pengadilan Bogor Yang Terletak di jalan KH Abdulah Bin Nuh no. 31 Taman Yasmin Kelurahan Curug Mekar Kecamatan Bogor Barat kota Bogor;

2.    Bahwa pengujian terhadap Surat Keputusan Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Bogor Nomor 503/208-DTKP Perihal Pembekuan Izin Tanggal 14 Februari 2008 telah berpuncak pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 127 PK/TUN/2009 Tanggal 9 Desember 2010 oleh karenanya Putusan Mahkamah Agung Nomor 127 PK/TUN/2009 Tanggal 9 Desember 2010 tersebut adalah merupakan Putusan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (in kracht van gewijsde) dan dapat dilaksanakan;

3.    Bahwa demi terwujudnya asas keadilan dan asas kepastian hukum dijamin adanya supremasi hukum dalam Negara Hukum Indonesia maka kepada para pihak yang bersengketa wajib melaksanakan putusan Pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap a quo;

4.    Bahwa Apabila pihak yang dibebankan eksekusi ternyata tidak menjalankan eksekusinya maka sudah ada mekanisme pelaksanaan eksekusi yang telah diatur dalam Undang-undang yaitu Pasal 116 Undang-Undang No. 5 Tahun 1986 sebagaimana telah diubah dengan pasal 116 Undang-Undang No. 9 Tahun 2004 dan perubahan kedua dengan Pasal 116 Undang-Undang No. 51 Tahun 2009.

5.    Bahwa dalam hal saudara merasa dirugikan atas diterbitkannya Surat Keputusan Walikota Bogor No. 645.45-137 tahun 2011 tertanggal 11 Maret 2011 tentang pencabutan Keputusan Walikota Bogor Nomor 645.8-372 tahun 2006 tentang Izin mendirikan Bagunan (IMB) atas nama Gereja Kristen Indonesia (GKI) yang terletak di jalan KH Abdulah Bin Nuh no. 31 Taman Yasmin Kelurahan Curug Mekar Kecamatan Bogor Barat kota Bogor maka secara hukum saudara dapat mengajukan upaya hukum gugatan ke Pengadilan yang berwenang yurisdiksinya.

Bengcu Menjawab:

Benarkah GKI Yasmin Menyembunyikan Fatwa MA?

MJ GKI: surat permohonan fatwa tersebut, maka, melalui surat bernomor 45/Td.TUN/VI/2011 pertanggal 1 Juni 2011 perihal Permohonan Fatwa Mahkamah Agung menyampaikan beberapa hal yang dua bagian pentingnya kami sampaikan seperti di bawah ini:

MJ GKI:  Dengan adanya dua hal tersebut di atas yang disampaikan oleh Mahkamah Agung, maka jelaslah bahwa Mahkamah Agung pun menilai, bahwa hingga saat ini belum ada pelaksanaan Putusan MA Nomor 127 PK/TUN/2009 Tanggal 9 Desember 2010 yang seharusnya dilakukan Pemkot Bogor.

Dua paragraf tersebut di atas adalah bagian pernyataan Pers Majelis Jemaat GKI (MJ GKI) pada tanggal 12 Juni 2011. Mereka menyatakan dengan tegas dan gamblang: Hanya menyampaikan DUA bagian penting dari fatwa MA. Mereka memberi tahu masyarakat: Bagian lain Fatwa MA tidak diungkapkan karena dianggap tidak penting.

Apakah GKI bungkam saat dimintai keterangan atau konfirmasi tentang hal lain yang fatwa MA? Apakah mereka tutup mulut kala ditanyai apa hal lain yang difatwakan MA? Apakah mereka mencegah khalayak untuk mendapatkan fotocopy Fatwa MA tersebut? Tidak ada bukti mereka melakukan hal-hal demikian. Itu berarti tuduhan GKI Yasmin menyembunyikan sebagian Fatwa MA sama sekali nggak benar alias NGACO-BELO!

GKI Yasmin Mengelabui Ombudsman RI

FORKAMI: POIN ke 5 di atas, selalu disembunyikan oleh GKI Yasmin, dengan maksud untuk mengelabui semua Pihak, termasuk Ombudsman RI.

Ombudsman Republik Indonesia sama sekali TIDAK menggunakan Pernyataan Pers Majelis Jemaat GKI sebagai  dasar pertimbangan atas REKOMENDASI-nya. Tidak ada bukti sama sekali bahwa Ombudsman hanya mendapatkan Fatwa MA sebanyak yang diungkapkan oleh Majelis Jemaat GKI dalam Pernyaatan Persnya. Itu sebabnya, menuduh GKI Yasmin mengelabui Ombudsman Republik Indonesia dengan menyembunyikan sebagian Fatwa MA, benar-benar NGACO-BELO!

Fatwa MA Ala Tafsir 1001 Mimpi

MJ GKI: Dengan adanya dua hal tersebut di atas yang disampaikan oleh Mahkamah Agung, maka jelaslah bahwa Mahkamah Agung pun menilai, bahwa hingga saat ini belum ada pelaksanaan putusan MA Nomor 127 PK/TUN/2009 Tanggal 9 Desember 2010 yang seharusnya dilakukan Pemkot Bogor.

Pernyataan Majelis Jemaat GKI di atas NGACO-BELO! Kenapa demikian? Karena di dalam Fatwanya, MA sama sekali tidak menyatakan MENILAI bahwa belum ada pelaksanaan putusan MA  yang seharusnya dilakukan Pemkot Bogor.

FORKAMI: GKI Yasmin selalu mengatakan IMB nya SAH oleh Mahkamah Agung, Namun ternyata, MA sendiri sebenarnya malah menantang GKI Yasmin untuk menggugat Walikota jika merasa dirugikan. Artinya, MA sudah mengetahui, bahwa putusan MA nomor: 127 PK/TUN/2009, tanggal 9 desember 2010 itu, SUDAH DILAKSANAKAN WALIKOTA BOGOR pada tgl 8 Maret 2011.

Sama seperti pernyataan MJ GKI, pernyataan FORKAMI di atas pun NGACO-BELO! Benarkah? Benar! Di dalam Fatwanya, MA sama sekali TIDAK MENANTANG namun MEMBERITAHU GKI Yasmin bahwa mereka secara HUKUM dapat mengajukan upaya hukum gugatan ke Pengadilan yang berwenang yurisdiksinya bila merasa DIRUGIKAN oleh terbitnya SK Pencabutan IMB GKI Yasmin. MA pun sama sekali TIDAK menyatakan bahwa Putusan MA sudah dilaksanakan oleh Walikota Bogor pada tanggal 8 Maret 2011.

Bila demikian, apa maksud MA dengan bahwa dalam hal saudara merasa dirugikan atas diterbitkannya Surat Keputusan Walikota Bogor,  ……, maka secara hukum saudara dapat mengajukan upaya hukum gugatan ke Pengadilan yang berwenang yurisdiksinya? Artinya GKI Yasmin tidak boleh ptantang-ptenteng MENEROR Walikota atau MENGHASUT rakyat untuk MENEROR Walikota karena jalan yang harus ditempuh adalah mengajukan gugatan hukum ke Pengadilan yang berwenang yurisdiksinya.

Bagaimaan dengan FORKAMI dan Gerakan Reformasi Islam (GARIS) yang merasa DIRUGIKAN oleh SK Walikota tentang IMB GKI Yasmin? Tentu saja mereka dapat melakukan upaya hukum dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan yang berwenang yurisdiksinya dan tidak boleh ptantang-ptenteng mengacung-acungkan KEFALAN dan FENTUNG apalagi FEDANG untuk meneror jemaat GKI Yasmin.

FATWA MA bukan 1001 mimpi yang harus ditafsirkan dengan jurus TAFSIR 1001 mimpi. Fatwa MA Republik Indonesia harus dipahami dan tidak boleh ditafsirkan karena Fatwa MA ditulis untuk DIPAHAMI bukan untuk DITAFSIRKAN. Memahami artinya mengerti benar. MANAFSIRKAN artinya menangkap maksud tidak apa adanya saja melainkan menerapkan pendapatnya sendiri. Kenapa menafsirkan fatwa MA? Karena nggak ngerti. Anda menafsirkannya agar ngerti padahal saat menyangka sudah mengerti yang anda pahami HANYa pendapat sendiri, bukan Fatwa MA. Kenapa menafsirkan fatwa MA? Anda menafsirkannya untuk mendukung pendapat anda. Menafsirkan fatwa MA berarti menutup kesempatan untuk memahaminya dengan benar.

MENYATAKAN yang TIDAK dinyatakan MA sebagai PERNYATAAN MA namanya MEMBUAL. MENYATAKAN yang bertentangan dengan PERNYATAAN MA sebagai PERNYATAAN MA namanya MELAWAN hukum.

Kenapa GKI Yasmin Tidak Menggugat?

FORKAMI: Lalu, mengapa GKI tidak menggugat Walikota Bogor? Bukankah dulu saat di BEKU kan imb nya, GKI menggugat? Mengapa sekarang saat di CABUT imb nya tidak menggugat? Mengapa GKI malah lebih senang ibadah ditrotoar? Mau Ibadah atau mau Demo? Seharusnya GKI taat Hukum…

MJ GKI: Namun dengan mengembangkan beragam fitnah yang dialamatkan pada gereja, Walikota Diani Budiarto menolak untuk melaksanakan putusan MA tersebut. Bahkan, dengan tanpa dasar Walikota Diani Budiarto mencabut secara permanen IMB GKI di Taman Yasmin melalui SK Walikota Bogor Nomor 645.45-137 Tahun 2011 tertanggal 11 Maret 2011.

MJ GKI: DENGAN TANPA DASAR Diani Budiarto mencabut secara permanen …..

Ketika menerbitkan Surat Pembekuan IMB GKI Yasmin, Kepala Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Bogor tidak bertindak atas dirinya sendiri atau jabatannya sendiri atau atas nama Pemerintah Kota Bogor namun atas nama TATA USAHA NEGARA Kesatuan Republik Indonesia. Itu sebabnya ketika MENGGUGAT Surat tersebut, GKI Yasmin sama sekali tidak menggugat sehelai kertas atau sepucuk surat atau PRIBADI Kepala Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Bogor atau PEJABAT Kepala Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Bogor atau Pemerintah Kota Bogor namun menggugat TATA USAHA NEGARA Kesatuan Republik Indonesia.

Apakah GUGATAN GKI Yasmin dikabulkan? Benar! Seluruh gugatan GKI Yasmin dikabulkan oleh Pengadilan Republik Indonesia. Siapa yang digugat oleh GKI? TATA USAHA NEGARA Kesatuan Republik Indonesia. Apa INTI SARI gugatan GKI? IMB GKI Yasmin, tidak boleh dibekukan dan atau dibatalkan dan atau dicabut oleh TATA USAHA NEGARA. Kenapa demikian? Karena TATA USAHA NEGARA tidak BERHAK dan atau tidak BERKUASA untuk melakukan hal demikian. Siapa yang BERHAK dan atau BERKUASA membatalkan IMB rumah IBADAH? PENGADILAN Republik Indonesia. Siapakah Walikota Bogor? Walikota Bogor adalah PEGAWAI Tata usaha Negara. Karena TATA USAHA NEGARA tidak BERHAK dan atau tidak BERKUASA mustahil Walikota Bogor yang adalah PEGAWAI Tata Usaha Negara berkuasa untuk MENCABUT IMB GKI Yasmin.

Kenapa GKI Yasmin TIDAK menggugat SK Walikota Pencabutan IMB GKI Yasmin ke pengadilan? Karena SK tersebut sama sekali TIDAK BERDASAR alias tidak punya KEKUATAN HUKUM. Itu sebabnya GKI Yasmin MELAPORKAN Walikota Bogor ke Ombudsman Republik Indonesia. Kenapa demikian? Karena perbuatan Walikota Bogor menerbitkan SK Pencabutan IMB GKI Yasmin merupakan bentuk MALADMINISTRASI berupa PERBUATAN MELAWAN HUKUM dan PENGABAIAN KEWAJIBAN HUKUM serta bertentangan dengan putusan PK MA. Itu sebabnya atas laporan GKI Yasmin, Ombudsman Republik Indonesia MENYIMPULKAN:

Ombudsman: Berdasarkan hasil penelitian berkas dan keterangan Jemaat GKI Taman Yasmin (pelapor), dokumen dan peraturan perundang-undangan, serta penjelasan tertulis dan lisan dari Walikota Bogor, maka tindakan Walikota Bogor yang menerbitkan SK Nomor 645.45-137 Tahun 2011 tertanggal 11 Maret 2011 Tentang Pencabutan Keputusan Walikota Bogor Nomor 645.8.372 tahun 2006 Tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atas Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pengadilan Bogor Yang Terletak di jalan KH Abdulah Bin Nuh no. 31 Taman Yasmin Kelurahan Curug Mekar Kecamatan Bogor Barat kota Bogor adalah merupakan bentuk MALADMINISTRASI berupa PERBUATAN MELAWAN HUKUM dan PENGABAIAN KEWAJIBAN HUKUM serta bertentangan dengan putusan  Peninjauan Kembali Mahkamah RI nomor 127/PK/TUN/2009 tanggal 9 Desember 2010.

GKI Yasmin TAAT HUKUM! Walikota Bogor MALADMINISTRASI berupa MELAWAN HUKUM dan MENGABAIKAN KEWAJIBAN HUKUM serta MENENTANG putusan PK MA.

Benarkah Walikota Bogor BERKUASA mencabut IMB GKI Yasmin karena dialah yang menerbitkannya? Benar apabila Bogor Sudah MERDEKA dan Walikota Bogor adalah DIKTATOR-nya.

INDONESIA BERGERAK!
Bila rakyat BIJAKSANA, mustahil PEJABAT menjadi PENJAHAT.

Silahkan klik di SINI untuk membaca kisah penipuan publik Forkami yang lainnya.

78 thoughts on “FATWA Mahkamah Agung Bukan 1001 Mimpi

  1. ane muslim, ane turut prihatin jemaat gereja yasmin belum dapat beribadah dengan tenang, untuk ormas2 islam, sebaiknya minggat aja deh, ini masalah hukum, biar diselesaikan pihak gereja, walkot, dan pengadilan/MA. ndak usah pakek acara teriak2 malu2in ummat islam saja.

    • @kupas kristen, gara2 bos sy jd igt ivan tmn saya SMA, dl saya digebukin sekelompok org krn sy china(akew), tmn saya bela saya sampai rela ikut digebukin.

      Dia muslim yg taat, saya sering tgu dpn masjid kl dia lg sholat. Bhkn ketika saya gak tau hrus pulang kemana, dia menemani saya tdr di masjid dan disambut baik oleh imamnya.

      Pernah saya berteduh di gereja malah diusir satpamnya. Mknya saya pling ga bs terima kl Islam disebut Agama keras. Oknum selalu ada di setiap agama, tugas kita mengurus rumah tangga masing2.Gbu

    • @kupaskristen, aneh bin ajaib. umat islam mengaku menyambah Allah SWT Sang Khalik langit dan Bumi. umat Kristen mengaku menyembah Allah Yang mahamulia pencipta langit dan Bumi. Baik orang kristen maupun Umat Islam MENGAKU Allah yang mereka sembah adalah MAHAPENGASIH dan PENYAYANG. apabila semua orang non Kristen DiMASUKIN ke Neraka oleh Allah orang Kristen, bukankah itu berarti UMAT Islam juga? Bila semua orang non Muslim dimasukin ke Neraka oleh Allah orang Islam, bukankah itu berrti umat Kristen juga?

      Bila hal demikian yang TERJADI dan Allah orang Kristen BUKAN Allah orang Islam, bukankah Keduanya akan KESEPIAN karena semua UMAT manusia ada di NERAKA?

      Ha ha ha ha ha …… bila hal demikian yang TERJADI, bukankah itu berarti Baik Allah orang Kristen mau pun Allah orang Islam mustahil Allah yang MAHA pengasih dan PENYAYANG sebab kedua-Nya adalah Allah yang MAHAPENDENDAM. Itu sebabnya nggak bisa MELIhAT manusia SENANG karena MEMiLih menyembah Allah yng kepadanya HATI mereka KEPINCUT?

      Namun bila Allah yang disembah oleh orang Kristen SAMA dengan Allah yang disembah oleh Orang Islam dan Dia adalah Allah yang MAHA pengasih dan Penyayang? Kenapa umat manusia HARUS saling MEMBENCI bahkan SALING MEMBUNUH karena INGIN orang LAIN menyembah Allah dengan CARA yang dia lakukan?

      Kenapa kita TIDAK mau orang lain TIDAK memeluk AGAMA KITA? Kita TAKUT dia MASUK neraka itu sebabnya MEMBUNuHNya? Kenapa kita TIDAK suka orang lain BERIBADAH tidak menurut agama kita? Kita takut mereka masuk NERAKA? kita takut mereka MASUK neraka lalu MEMBUNuHNyA? wow …….. Benar-benar ANEH bin AJAIB.

            • kadang kangen juga nih ama om bengcu, gara2 mbahas artikel2 om bengcu di blog ane dikatakan gila ama teman2 wkkwkwk ….. well yg baik diambil yg jelek dibuang biar tetap sehat jasmani toh?

              • @yemima, ada sebuah ayat di dalam kiab suci agama Budha. saya yakin anda akan menyukainya. saya suka ayat tersebut karena menyatakan isi hati saya dengan TEPAT.

                Aku tidak mengajar untuk menjadikanmu sebagai murid-Ku. Aku tidak tertarik untuk menjadi gurumu. Aku tidak mau memutuskan hubunganmu dengan gurumu. Aku bahkan tidak ingin mengubah tujuanmu. Semua orang ingin lepas dari susah hati (dukha). Ujilah yang kutemukan ini dan tentukan pilihanmu. Jika itu baik bagimu, ambillah. Jika tidak, buang saja. Digha Nikaya 25 – Patika Vagga – dumbarika – Sihanada Sutta

  2. Silahkan anda membual dalam mimpi anda..
    Dan saat anda bangun nanti, GKI (eks-yasmin) sudah pindah ke tempat lain,yg representatif dan diterima.
    Bualan anda tidak menjangkau pengadilan, hanya koar2 tanda tak mampu.
    Kami yakin bahwa kami bisa rukun kembali dg jemaat GKI. Karena kami tidak membenci jemaat GKI, hanya beberapa oknumnya saja, itupun bukan karena agamanya, tapi karena kelicikannya.
    Selamat tidur, mimpilah, dan idamkan keinginan anda. Karena mimpi tidak menyakiti orang lain.

    • Jika FORKAMI tdak m embenci orang yg berbeda keyakinan. Maka tolaklah SKB 3 Menteri. Tolaklah peraturan “prematur” yang mempersulit umat minoritas mendirikan rumah ibadah, SEMUA SESEDERHANA ITU KOK!

      Mimpi memang tidak menyakiti org lain, tetapi melarang orang lain bermimpi untuk beribadah dengan nyaman di t empat yang SAH sesuai hukum dan perjuangan mereka..ITULAH YANG MENYAKITI !
      Apa anda tidak sadar, banyak MASJID-MASJID kecil yang tak ber IMB d ibangun atas pemberian kami pada panitia masjid yang sering mangkal “meminta-minta” di jalan-jalan?
      Bukankah itu mengajarkan seharusnya kita saling memberi agar saling menerima?

      Di mana nurani kalian hai Umat Allah, wahai FORKAMI dan anggota2nya?

        • Yang anda maksudkan pasti tentang pak RT yang dituduh memalsukan TANDA tangan warga kan? Konon, RT itu sudah diadili dan mendapat kekuatan hukum tetap ya? Sayang sekali lho, dokumen yang katanya PALSU itu tidak PERNAH digunakan oleh GKI Yasmin untuk memproses IMB-nya. Itu sebabnya PENGADILAN menyatakan DOKUMEN tersebut tidak ada KAIT MENGAIT dengan IMB GKI Yasmin.

          Baiklah saya ungkit sedikit, barang kali anda lupa. IMB GKI Yasmin diproses sejak tahun 2001. Tahun 2002 sudah mendapat DUKUNGAN masyarakat untuk mendirikan Gereja. IMB GKI Yasmin terbit tahun 2006.

          DOKUMEN yang katanya PALSU itu dibuat tahun 2006. Itu sebabnya MUSTAHIL digunakan oleh GKI Yasmin untuk proses IMB-nya sebab Proses minta DUKUNGAN masyarakat sudah HARUS ada di AWAL proses IMB bukan diakhir proses IMB.

          Karena nggak ada KAITANNYA maka GKI Yasmin nggak pernah membahas dokumen yang katanya berisi tanda tangan palsu itu. demikian juga hai hai.

            • Kisanak, sebaiknya anda beritahu Mahkamah Agung dan Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri yang memeriksa kasus GKI Yasmin tentang surat yang anda maksudkan. Sebaiknya anda beritahu Ombudsman RI tentang surat yang anda maksudkan. Itulah CARA untuk menyelesaikan PERKARA. Atau kenapa anda tidak MENUNTUT GKI Yasmin terlibat dalam pemalsuan tanda tangan atau menggunakan DIKUMEN palsu ke Pengadilan? Ha ha ha ha … NKRI negara hukum, bukan negara DEBAT KUSIR.

              • negara hukum :
                Pesan terakhir MA (6 bulan setelah Putusan MA) : silahkan menggugat pemerintah kota bogor bila merasa dirugikan imb nya dicabut.

                negara debat kusir : tidak mau menggugat, malah bercerita ke dunia internasional soal intoleransi ( padahal di Yasmin sendiri banyak non muslim, yang setuju dg forkami)

                dan anda ini apa ? jemaat gki yasmin bukan, warga yasmin bukan, terus memprovokasi saja kerjanya.

                http://www.forkami.com

                  • sama saja isinya, ahli hukum manapun nggak akan sejalan dengan itu, itulah sebabnya Mahakaty, pengacara GKI Yasmin pun mundur teratur, paham kisanak ?

                    • Kisanak tentu saja hai hai PAHAM Fatwa MA, itu sebabnya menulis tentangnya untuk menjelaskan kepada orang lain agar paham juga. Paham kisanak? ha ha ha

                    • Tujuan GKI Yasmin minta FATWA MA adalah MINTA diberitahu JALAN yang BISA ditempuh SECARA HUKUM karena Walikota Bogor MENGABAIKAN dan MEMBANGKANG keputusan MA. MA memberi FATWA bahwa SATU-SATUNYA jalan HUKUM yang MASIH bisa DITEMPUH oleh GKI Yasmin adalah MENGGUGAT Walikota untuk MINTA GANTI RUGI. Itu sebabnya GKI Yasmin tidak menggugat Walikota untuk MINTA ganti RUGI sebab bukan itu KEINGINANNYA. Kalau GKI Yasmin menggugat minta GANTI RUGI dia PASTI menang. Masalahnya adalah UANG untuk GANTI rugi yang dibayarkan oleh Walikota itu adalah UANG rakyat alias uang anggota GKI Yasmin juga. Di samping itu, Budiani Budiarti sudah kelihatan BEBAL-nya, itu sebabnya 10 Keputusan MA lagi pun pasti DIABAIKAN dan DILANGGARNYA.

                      itu sebabnya ketika Rekomendasi Ombudsman diabaikan oleh Walikota Bogor dan Gubernur Jabar maka Ombudsman pun memberi REKOMENDASI kepada atasannya yaitu Pemerintah PUSAT yaitu presiden. Itu sebabnya GKI Yasmin pun TIDAK melakukan AKSI di depan gerejanya lagi namun di depan Istana. Kenapa demikian? Karena TAAT kepada HUKUM. Secara hukum begitu Ombudsman memberi rekomendasi kepada Presiden, maka PRESIDENLAH yang BERTANGGUNGJAWAB untuk melaksanakannya. Namun sayang, Presiden SAMA NDABLEKNYA dengan Walikota Bogor. Namun syukur kepada Allah, Presiden NDABLEK itu akan segera berakhir masa jabatannya tahun ini.

                  • kamu kalo buat blog jangan provokatif, pahami dulu fakta. baru bicara. kamu bukan siapa-siapa, cuma orang bingung yang tidak mau belajar. keras kepala dan arogan.

                    kalau memang kamu benar, ayo kita ketemu. bawa 5 orang pengacaramu. atau siapa saja, kami juga akan datang berlima. kita ketemu di Graha Pena Radar Bogor. waktunya kamu saja yang tentukan.

                    • Kisanak, NKRI adalah NEGARA hukum bukan negara DEBAT kusir. Itu sebabnya di NKRI yang berperkara menggugat ke Pengadilan bukannya BERDEBAT di warung kopi apalagi lagi mengacung-agungkan KEFALAN dan FENTUNG sambil memaki-maki. hai hai TENTU saja benar karena hai hai MENJELASKAN FATWA Mahkamah agung. Kalau anda menganggap keputusan Pengadilan dan Mahkamah Agung tentang gereja Yasmin salah, silahkan bawa 5 orang atau 5 ribu orang ke pengadilan. Untuk menggugat lho kang, bukan untuk mengacung-acungkan kefalan dan fentung.

          • Yang menyatakan mantan ketua RT itu memanipulasi dan memalsukan tanda tangan itu Pengadilan. vonisnya tanggal 20 Januari 2011. Sebulan setelah putusan MA (yg Obyek perkaranya adalah SK DTKP (pem-bekuan), bukan Imb), jadi, soal IMB SAH atau tidak itu belum pernah diperkarakan. siapa bilang IMB SAH ? bahkan kalau merujuk ke REKOMENDASI IMB poin 12′; maka sudah batal sejak awal itu IMB, makanya , setelah melaksanakan putusan MA, tgl 8 Maret 2011, Walikota Mencabut IMB pada tanggal 11 maret 2011.
            -tanggal 8 Maret 2011 : melaksanakan putusan MA; mencabut SK DTKP. (objek perkara)
            -tanggal 11 Maret 2011 : mencabut IMB; dasarnya ;vonis pengadilan 20 januari 2011.

            pakailah Hukum, jangan pakai otak sendiri(bebal). ini masalah hukum bukan mainan.

            http://www.forkami.com

            • Kisanak, Keputusan MA adalah BUKTI bahwa IMB Sah dan Walikota Bogor tidak berkuasa untuk membatalkannya. FATWA MA menyatakan Walikota Bogor belum mengeksekusi keputusan MA. Juga menyatakan kepada GKI Yasmin bahwa BILA dirugikan oleh tindakan Walikota BISA menuntutnya ke Pengadilan.

              Rekomendasi Ombudsman RI menyatakan tindakan Walikota mencabut IMB adalah Maladminsitrasi yaitu MENGABAIKAN dan MELANGGAR Hukum.

              Sebaiknya anda GUGAT saja MA dan Ombudsman ke pengadilan. Sekalian gugat GKI Yasmin bila terlibat dalam pembuatan dokumen palsu. Atau gugat GKI Yasmin karena pakai dokumen palsu untuk mengurus IMB. Indonesia negara hukum mas, bukan negara DEBAT KUSIR.

              • kami sudah membuat gugatan itu dan kami menang.
                soal IMB, kami belum sempat menggugat, sudah keburu dicabut.
                MA sudah bekerja dengan benar.
                IMB sudah dicabut, dan bila kalian merasa dirugikan silahkan gugat pemerintah kota bogor, itu pesan terakhir MA.
                jadi bukan kami yg seharusnya menggugat IMB, lha wong IMB sudah dicabut.
                ngerti, kisanak ?

                http://www.forkami.com

                • kami beritahu, putusan MA tidak membahas sah atau tidaknya IMB. Putusan MA obyek perkaranya adalah SK DTKP.
                  kemunculan SK DTKP itulah yang diperkarakan, bukan IMB nya.
                  Bapak Walikota sebelumnya (Diani Budiarto) sudah berkonsultasi dengan MA soal ini.
                  itulah sebabnya, Diani Budiarto tidak ditangkap aparat soal ini.
                  sebab mustahil ada aparat negara melawan putusan MA.

                  http://www.forkami.com

                • Sudah gugat keputusan MA? Sudah gugat rekomendasi Ombudsman RI? Ha ha ha ha … Mengan? Ha ha ha ha ha … pembual! Menurut Ombudsman RI, Tindakan Walikota Bogor mencabut IMB gereja Yasmin itu Maladminsitrasi yaitu melanggar konstitusi dan mengabaikan kewajiban hukum. ha ha ha ha … klik di SINI dech biar hai hai ajarin lagi.

                  • kami sudah bilang,
                    MA benar
                    Ombudsman juga benar, karena menyerahkan keputusan pada pemerintah pusat, dan pemerintah pusat menyerahkan pada pemerintah daerah.
                    Nah, si hay-hay ini siapa pula ? apa kapasitasnya ? provokator Blogger ?
                    laah belajar dulu deh, nggak usah sok tau..

    • @FORKAMI, teriak-teriak mengacung-acungkan KEFALAN atau FENTUNG bukan cara wargana negara Indonesia yagn BERKESADARAN hukum untuk MENEGAKKAN hukum. TUNJUK-TuNJuK tanpa beri petuNJUK bukan cara orang BERILMU mengajari sesama. TUNJUKKAN kesalahannya dan AJARKAN yang BENAR. Itulah CARA mengajar yang benar. Anda lihat sendiri bukan? hai hai MELAKUKANNYA melalui BLOGNYA ini.

      • Kami sudah membuktikan pemalsuan di Pengadilan, kami taat hukum. yang membawa fentungan dan kefalan itu adalah pendatang yang merespon terhadap isyu dan kejadian di yasmin. contoh ; Kepala Satpol PP dibanting oleh orang yg katanya penggiat HAM, yg di GKI yasmin dianggap sebagai fentolan, Jayadi Damanik. untung kami masih bisa menahan diri. kami belum sempat menggugat IMB, ternyata sudah dicabut duluan. Kami sudah buktikan bahwa kami siap bertempur di pengadilan, lha kamu ini apa?

        • Kisanak, NKRI negara Hukum bukan negara DEBAT KUSIR. Kalau Satpol PP dibanting Jayadi Damanik sebaiknya laporkan saja ke Polisi.

          Anda sudah membuktikan pemalsuan di Pengadilan? Kenapa tidak menuntuk GKI Yasmin ke Pengadilan dengan tuduhan menggunakan dokumen PALSU? Kenapa tidak menuntut ke pengadilan bahwa Keputusan MA salah? Kenapa tidak melaporkan MA ke Ombudsman karena maladministrasi? Kenapa tidak menuntut Ombudsman RI karena bikin Rekomendasi salah?

          Kisanak, saya hanya hai hai alias bengcu, seorang WNI. Saya bukan anggota jemaat GKI Yasmin. Saya mencintai NKRI dan HUKUM itu sebabnya menulis untuk MENGUNGKAPKAN kebenaran. Bila yang saya tulis dalam blog ini SALAH, silahkan tunjukkan SALAHNYA dan ajarkan yang benarnya.

          • yang berhak mengajukan gugatan soal Kasatpol PP adalah yg bersangkutan, bukan kami, karena korbannya adalah beliau sendiri. (untung bukan kami)
            kami sudah buat gugatan, namun IMB sudah keburu dicabut. jadi apa yang mau kami gugat?
            Ombudsman juga sudah benar, karena sekarang mereka menyerahkan pada pemerintah Pusat, lalu pemerintah pusat menyerahkan pada pemerintah daerah. nah. apa yang salah ? yang salah itu adalah yang ngotot menolak relokasi. salah satu provokatornya ya anda ini.

            http://www.forkami.com

                • Pengadilan negeri, pengadilan Tinggi dan MA bilang IMB gereja Yasmin SAH dan PEMDA Bogor nggak berhak mencabut IMB gereja Yasmin. Bahkan Ombudsman RI bilang tindakan Walikota Bogor mencabut IM gereja Yasmin itu Maladministrasi yaitu melanggar hukum dan mengabaikan kewajiban hukum. Kenapa anda tidak pernah menggugat MA dan Ombudsman ke pangadilan ya? Karena tahu nggak BAKAL menang ya? ha ha ha ha …

                  • si hay hay ini mau bilang kalau MA itu sudah dikalahkan oleh pemerintah..alasannya : hay-hay lebih paham soal hukum dari pada MA yang pada Januari 2011 di datangi oleh Diani Budiarto untuk berkonsultasi.

                    wkwkwk…

                  • sudah ditulis tadi, MA benar, Ombudsman benar, lalu kenapa digugat ?
                    ya inilah, kamu cuma bisa koar-koar nggak jelas rupanya, yang mau dengarin kamu ya cuma kelompokmu sendiri aja akhirnya.
                    Hukum ? mana ngerti kamu ?
                    wkwkwk..

  3. Saudaraku Bengcu
    Segel nyegel di bulan yang menurut banyak orang disebut bulan suci terjadi bagai tak henti
    Link : http://www.vhrmedia.com/2010/detail.php?.e=5815

    So …. apapun manuver …izin se detail apapun …tak mampu untuk meredam kejamnya akal pikiran manusia ..sehingga mendirikan rumah bordil sekalipun mungkin lebih mudah izin nya dibanding rumah ibadah

    Seenak udel nya mengancam : http://www.vhrmedia.com/2010/detail.php?.e=5559

    belum ada penyelesaian : http://www.vhrmedia.com/2010/detail.php?.e=4380

    mari beribadah menurut udel ……

    • @frans abednego, KITA harus terus MENGAJAR dan BERTERIAK tentang KERUKUNAN beragama dan PENEGAKKAN hukum. bila Generasi ini kekeh jumekeh BEBAL maka kita berharap generasi yang akan DATANG akan mencapat pencerahan. SATU hal yang PASTI, semakin hari saya melihat SEMAKIN banyak umat BERGAMA yang saling TEPA SELIRA. REFORMASI terus BERGULIR

      • Anda tidak usah mengajari kami soal kerukunan, seolah anda buta tidak melihat keadaan.
        Toleransi ada batasannya, yaitu Keikhlasan.
        anda tidak pantas bicara toleransi kalau hanya sebatas wacana.
        kami umat Islam sudah mempraktekkan toleransi berabad-abad,
        kalau muncul permasalahan, kami selesaikan dengan musyawarah.
        GKI Yasmin tidak pernah mau bermusyawarah dengan kami warga yasmin,
        dengan alasan putusan MA, putusan MA..
        padahal 6 bulan setelah putusan MA jelas-jelas MA mempersilahkan GKI Yasmin menggugat pemerintah Kota.
        permainan kata2 kalian cuma angin lalu, tidak bersuara di mata hukum.
        kalianlah yang membuat permasalahan hukum menjadi permasalahan SARA.

        http://www.forkami.com

        • Kisanak, jangan SOK bicara atas nama umat Islam dech. bicara saja atas nama pribadi anda yang BUTA hukum dan picik akal budinya. Juga jangan bicara atas nama warga Yasmin dech. Ha ha ha … Metro TV dan TV one sudah melakukan penyelidikan dan menemukan FAKTA bahwa yang DEMO atas nama warga Yasmin itu adalah orang dari Entah berentah. Ha ha ha ha ha ….. cona nich nonton videonya. Ha ha ha ha … Jadi kapan anda mau menggugat Jayadi Damanik karena banting Satpol PP?

          Klik di SINI dech untuk belajar tentang Fatwa MA. Ha ha ha ha ….

          • hayo temuin yang lokasinya berdempetan dengan bedeng gki yasmin, coba dengar dari mereka, bukan dari hai-hai yang dari negara antah berantah

            yang diwawancara tvone, jaraknya 2 km, kelurahannya pun sudah beda,
            makanya, kalau mau tahu jangan sok tahu..

            metro tv, pembuat acaranya si moniq, agamanya sudah jelas. mana bisa obyektif?

            lagipula kedua tv itu tidak mewakili hukum kan ?
            heuh..

          • menjelaskan fatwa MA kok nggak ada pengaruhnya di lapangan, itu artinya kamu yang ngaco belo.

            wkwkwk

            sudah kami sampaikan, sebelum mencabut imb, diani budiarto sudah berkonsultasi dengan MA.
            makanya Diani (walikota yang lama) tidak bisa ditangkap aparat, karena posisinya soal gki yasmin sudah benar.

            Diani mungkin salah di urusan yang lain, namanya juga manusia, tapi soal GKI Yasmin, Diani sudah benar.

            lha kamu ini, apa sih ?

            wkwkwk

          • kalau kami bicara atas nama umat Islam, ya hanya sebatas identitas.
            wong kami memang muslim.
            lha kamu bicara atas nama apa ? NKRI ?
            bukannya kamu yg bikin jelek nama NKRI di mata dunia ?
            kenyataannya cuma masalah imb..
            wkwkwk…

            • Kisanak, NKRI bukan warung kopi namun negara hukum. Jadi kalau mau bicara hukum ya ke pengadilan, bukan DEBAT kusir. Mohon maaf tanpa mengurangi rasa hormat lho, saya tidak mau melayani anda debat kusir. Jadi silahkan debat kusir sendirian saja ya kang.

              • kami dari tadi bicara soal hukum, kamu bicara soal keras kepala.
                hayo kita lihat siapa yang didukung hukum NKRI, kamu atau kami, warga yg berjuang tanpa kekerasan ?

                dasar pengkhianat NKRI !

                • Yang didukung oleh hukum NKRI itu GKI Yasmin. buktinya adalah keputusan Pengadilan. keputusan MA. Rekomendasi Ombudsman RI. Anggota jemaat GKI Yasmin tidak pernah mengacung-acungkan KEFALAN apalagi FENTUNG lho.

                  Beragama itu ada 2 hal yaitu:

                  1. Pengetahuan agama
                  2. Perilaku agama

                  Pengatahuan tentang Indonesia dan Sejarah Indonesia dan Pengetahuan tentang Hukum Indonesia BUKAN syarat untuk menjadi WNI. si Bejo mendengar cerita Sentot Prawiradirdja mendampingi Diponegoro berperang dengan Belanda. Dia pun meyakini Sentot sebagai pahlawan. Tan Melaka orang minang mendengar kisah Sentot Prawiradirdja memerangi Imam Bonjol atas nama Belanda. Dia pun yakin, Sentot Prawiradirdja adalah Pengkhianat.

                  Apa jadinya bila si Bedjo dan Tan Melaka saling membunuh untuk MEMBELA keyakinannya masing-masing demi KEMULIAAN NKRI? Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat. Tindakan demikian BODOH sekali. Sejarah SUDAH berlalu. TINDAKAN hari ini mustahil MENGUBAH sejarah masa lalu. Itu sebabnya tindakan si Bejo dan si Tan Melaka agar orang lain MEYAKINI yang dipercayainya benar-benar BODOH.

                  Apa yang terjadi bila orang Kristen saling MEMBUNUH dengan orang Islam untuk saling MEMAKSA yang lain MEYAKINI yang dia yakini? misalnya: si Kristen yakin yang dikorbankan adalah Ishak sedangkan yang Islam percaya yang dikorbankan adalah Ismael. Apa pun yang dilakukan TIDAK akan MENGUBAH sejarah Ishak dan Ismael karena KEJADIANNYA sudah berlalu. apa pun yang DIYAKINI hari ini tidak akan MENGUBAH yang SUDAH terjadi di masa lalu.

                  Jadi, kisanak, MEMAKSA orang lain untuk MEYAKINI yang diyakini diri sendiri adalah tindakan tidak CERDAS sama sekali. Mustahil memuliakan Allah dengna cara demikian.

                  Menghalalkan CARA ibadah sendiri dan mengharamkan cara ibadah orang lain adalah PERILAKU agama yang SALAH. Siapakah anda sehingga MENGHARUSKAN seseorang harus MENYEMBAH Allah dengan CARa anda? Siapakah anda sehingga MENGHARUSKAN Allah hanya boleh DISEMBAH dengan CARA anda?

                  BERHALA harus DIBELA dan DIJAGA sebab berhala tidak bisa membela dan menjaga dirinya. Sang Pencipta bukan BERHALA. Itu sebabnya bila TIDAK suka disembah dengan SUATU cara, dia tidak PERLU orang lain untuk menyatakannya.

                  MErasa DENGKI karena orang lain MEnYEMBAH Allah dengan cara kita menyembah Allah adalah perilaku yang TIDAK SEHAT rohani dan akal budi.

                  Ada yang menyalami ayah saya dengan mengucapkan salam, ada yang menyalami, ada yang mengangguk, ada yang mengangkat sebelah tangan, ada yang merangkapkan kedua belah tangan di dada, ada yang menangkupkan tangan kirinya di punggung tangan kanannya. Manakah CARA yang BENAR? Kalau saya MENGHARUSKAN ayah saya untuk HANYA menerima SALAM dengan satu CARA dan MENGHARUSKAN orang lain menyalami ayah saya dengan SATU cara, itu namanya tidak sehat rohani dan akal budi.

                  Sembahyang ibarat memberi SALAM kepada Allah sang Pencipta. Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, yang MENGHRUSKAN Allah hanya BOLEH menerima SALAM dengan CARANYA dan MENGHARUSKAN semau orang MENNYALAMI Sang Pencipta dengan salamnya sama skali tidak sehat rohani dan akal budi.

                  • itu NKRI versi kamu..wong kamunya aja pengkhianat NKRI. nggak usah ngomongin agama laah, wong kamu sendiri masih banyak keliru soal agamamu sendiri (kebanyakan protes ke agama sendiri), eh mau ngomongin Islam.

                    kami saja nggak pakai dalil agama melawan kamu kok. buat apa ?

                    sudah jelas,
                    pesan PALING AKHIR Mahkamah Agung (6 Bulan SETELAH PUTUSAN MA) : silahkan pendeta Ujang Tanusaputra menggugat bila merasa dirugikan.

                    kamu ini apa ? ruwet…bikin pusing kelompokmu sendiri saja..

                    wkwkwk

                    • anda tahu meskipun dirugikan oleh tindakan Walikota Bogor MENGABAIKAN dan MELAWAN huku serta membangkang putusan MA, namun GKI Yasmin tidak menuntut? Ha ha ha ….. Karena sudah TAHU kalau walikota Bogor memang NDABLEK. Keputusan MA yang sudah ada saja nggak DIEKSEKUSi apallagi nanti keputusna MA soal ganti rugi? ha ha ha ha …

      • NKRI : Tempat ibadah (lokasi, perijinan dan lain-lain) diatur oleh Walikota, bukan oleh Tuhan, Tuhan tidak mempermasalahkan Tempat Ibadah,
        bila muncul perselisihan soal tempat ibadah, Pengadilan tempatnya, bukan Komnas HAM.

        provokator perusak NKRI : kami berhak ibadah dimana saja (kalau perlu di trotoar), peduli setan ada pengadilan, peduli setan dengan cara memalsu tanda tangan. yang penting persoalan jangan selesai, dan NKRI menjadi buruk dimata internasional.

        http://www.forkami.com

        • Kisanak, JANGAN membual! Malu-maluin tahu. Tentang pendirian rumah ibadah itu diatur oleh Keputusan Tiga Mentri bloon, bukan oleh Walikota. Pengadilan negeri dan pengadilan tinggi bahkan MA memenangkan GKI Yasmin lho kang? ha ha ha ….. Ombudsman RI tugasnya MENGADILI apakah tata usaha negara alias pejabat negara melakukan TUGASNYA sesuai konstitusi atau tidak. mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, Ombudsman RI bilan tindakan Walikota Bogor mencabut IMB gereja Yasmin itu Maladministrasi yaitu MELANGGAR dan MENGABIKAN kewajiban hukum. Ha ha ha ha … kisanak, beresin dulu dech urussan rumah tangga anda baru ngurusin orang lain. Cek dulu dech masjid-masjid, ada IMB nggak? baru ngurusin gereja. ha ha ha ha …

          • kan sudah dibilang, di awal saja sudah terjadi pemalsuan, gimana mau damai ?

            soal masjid tidak ber imb, kami terima penghancurannya kok, noh wakil gubernur DKI sudah melakukan, nggak masalah, toh akan didirikan lagi, wong warga disitu juga yang membangun masjid.

            lha kamu ini apa ?

          • justru kamu yang membual nak.
            nggak ada yang bisa mewujudkan kata-katamu, karena kamu salah dari awal..
            SK DTKP aja nggak ngerti…wkwkwk

          • Rupanya hay hay ini memang tidak punya kapasitas apapun selain nulis ngaco belo.
            dia hanya menduga, bahwa kalau digugat, walikota diani pasti kalah. dugaan lucu, memangnya hay hay ini paranormal ?
            lha kalau gki yasmin nggak mau gugat ya sudah, selesai urusan, ngapain pula hay hay nulis soal gki yasmin ?
            mau bohongin jemaatnya ? emangnya jemaat gki semuanya pada bodo apa ?

            mendingan kamu nulis soal agamamu sendiri aja, hay. biar nggak malu-maluin..

            • Urusan GKI Yasmin belum selesai, itu sebabnya setiap 2 Minggu sekali mereka mengadakan kebaktian bagimu negeri di depan istana untuk MENGUGAT Presiden untuk menegakkan HUKUM dan HAM serta toleransi beragama dan MENGUGAH seluruh dunia agar memiliki kesadaran Hukum dan HAM serta Toleransi beragama.

              Kenapa GKI Yasmin menggugat Presiden? Karena dalam 6 bulan Rekomendasi wajib Ombudsman tidak ditaati maka Ombudsman pun memberi rekomendasi kepada Presiden dengan tembusan ke DPR dan WAJIB dijalankan oleh Presiden. Itu sbabnya sejak itulah MPR mendesak presiden dan GKI Yasmin mengggugat presiden di depan istana.

              Siapa yang dikorbankan oleh Abraham? Ismael atau Ishak? Saling membunuh untuk mempertahankan keyakinan bukan hal yang cerdas. Di samping itu, Alkitab mencatat, Abraham mengorbankan keduanya. Ismael dikorbankan dengan DILEPAS ke padang gurun dan Ishak dikorbankan dengan dibakar. Namun Keduanya BATAL. kisah demikian bukan hanya DICATAT namun juga DIperingati oleh bangsa Israel. Itu sebabnya untuk KORBAN perdamaian bangsa Israel mempersembahkan dua ekor Korban. seekor KAMBING/Domba dilepas ke padang Gurun dan seekor lagi dipotong dan dibakar.

              • mereka siapa hay ?
                yg 2 mingguan itu siapa hay ? jemaat gki yasmin atau jemaat plus mana ?
                lha wong sudah jelas ini urusan Hukum bukan HAM.
                wah ngaco belo bener kamu hay..

                lagipula yg 2 mingguan itu justru merusak NKRI hay, kamu belum sadar juga ?
                kamu orang mana sih hay? pengkhianat NKRI

                Orang bicara hukum kamu bicara HAM, lha sekarang kalau bicara HAM, orang yg tandatangannya dipalsuin itu memang nggak berhak minta keadilan hay ?

                Fokus lah hay, jangan keluar tema.
                tema kita soal hukum.
                dan hukum harus ditegakkan. bukan dipermainkan.

                kita disini sudah melihat jemaat ex bapos gki yasmin yang tidak mau lagi ikut-ikutan.
                mereka sudah kembali tenang di gki jl.pengadilan. tidak lama lagi semuanya juga nyusul,
                bahkan tawaran relokasi masih terbuka, jadi nggak usah bilang kita melarang ibadah deh, basi.

                nggak ngefek apapun katamu, wong provokatornya ya cuma itu lagi-itu lagi orangnya.
                bona, jayadi, parangin-angin, thomas, renata..bosen..

                • UUD 45. UUD 45 Bab XA Pasal 28E:

                  1.Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal diwilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.

                  KARENA:

                  2. Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya.

                  Yang tercatat di dalam UUD 45 sangat TEGAS dan GAMBLANG bukan? SETIAP orang! anda tahu arti SETIAP orang? Tegas sekali kan? NEGARA MENJAMIN SETIAP orang BEBAS beribadah. Rumah IBADAH orang Kristen namanya GEREJA. Rumah Ibadah orang islam namanya Masjid. Rumah Ibadah ornag hindu namanya Pura. Rumah Ibada orang Buddha namanya Vihara. Rumah Ibada orang Khonghucu namanya Kelenteng.

                  Belajar UUD 45 dulu ya kang? ha ha ha …

                  • terus kalo terjadi konflik, kembali ke UUD 45 ? bukan ke Pengadilan ? gitu hay? kamu sekolah dimana sih hay ? kasian bener…
                    kami dari awal TIDAK MEMPERMASALAHKAN kamu agamanya apa, kamu kampret model apa, tapi yang jelas kalau kamu main-main dengan Hukum, kami juga lawan pakai Hukum.

                    kami sudah buktikan di Pengadilan bahwa memang terjadi pemalsuan dan manipulasi tanda-tangan warga untuk memuluskan terbitnya IMB, kemudian dokumen hasil pemalsuan dan manipulasi dipakai oleh panitia pembangunan gki yasmin.

                    kalau kamu sudah membuktikan apa hay ?

                    wkwkwk…

                    • hukum itu dipengadilan kisanak, bukan mengacung-acungkan kefalan dan fentung. Bukti di Pengadilan sangat TEGAS dan GAMbLANg. DI Pengadilan TUN, GKI Yasmin menang. Di PEngadilan Tinggi TUN, GKI yasmin menang. Di Mahkamah Agung, GKI Yasmin Menang. Ombudsman RI membenarkan GKI Yasmin dan menyalahkan Walikota Bogor. Forkami dan Walikota bogor pernah MENANG apa lawan GKI Yasmin? SKOR 4-0 gitu kok ngaku MENANG sich? ha ha ha …

              • Presiden sekalipun takkan bisa melawan putusan pengadilan. pemalsuan sudah jelas terbukti.
                dan karena pemalsuan itulah IMB di Cabut, dan karena itulah MA menyarankan GKI untuk menggugat PEMKOT, 6 Bulan setelah Putusan MA.
                kamu belum tahu Putusan MA itu soal apa ya hay ? belajar dulu ya..
                Kamu pikir kenapa Pengacara gki yasmin pada mundur hay ?
                kamu lebih pinter soal hukum dari pada pengacara gki yasmin hay ?

                wkwkwkwk…

                • Putusan MA soal apa? Ha ha ha … Pantesan anda ngaco, rupanya nggak tahu isi Keputusan MA ya? Kisanak, Keputusan MA adalah Keputusan MA Tentang Perkara PEninjauan Kembali Tata Usaha Negara. Ceritanya Pemda Bogor mengajukan Peninjauan Kembali karena MENYANGKA menemukan BUKTI baru. Coba anda baca dech Keputusan MA-nya dengan teliti dan hati-hati. Biar TAHU, bukti-bukti BARU apa yang diajukan oleh Pemda Bogor? Sesudah itu, Baca lagi dengan teliti dan hati-hati. biar PAHAM gitu lho, kenapa MA menolak Permohonan PK Pemda Bogor?

                  Selamat belajar dik!

                  • Nah kamu sudah mengakui sendiri, Obyek perkaranya bukan IMB kan ?
                    jadi yang digugat adalah SK DTKP.
                    dan SK DTKP itu sudah dicabut oleh Walikota Diani, artinya Putusan Walikota sudah terlaksana.

                    kamu bingung ya hay ? wkwkwk..
                    kelihatannya kamu harus ketemu mahakaty, mantan pengacara gki yasmin itu..
                    belajar dari dia ya hay…
                    wkwk…

                  • Putusan MA sudah dilaksanakan walikota tanggal 8 Maret 2011,
                    Bapak Diani sudah berkonsultasi dengan MA, jadi mana bisa dibilang walikota diani membangkang Putusan MA.

                    sekolah lagi deh nak hay. kalo nggak bisa baca sini kami ajarin baca..
                    wkwk

                  • intinya, pemahaman kamu nggak laku, karena kamu nggak ngerti hukum.
                    kamu cuma punya blog murahan yang serba keliru isinya.
                    di lapangan, di dunia nyata, kamu cuma jadi kambing congek hay..

                    wkwkkk

  4. Hai Bengcu ini seorang provokator BINGUNG.
    Diajak ngomongin hukum lari ke HAM
    Diajak ngomong HAM lari Agamanya sendiri, tapi dia sendiri suka protes ke agamanya sendiri
    HAHAHAHA….

    Forkami mengawal kasus GKI Yasmin tanpa kekerasan.
    Forkami adalah Warga Yasmin.
    Sangat Mudah menemui kami.

    Bahkan Kelompok Mahasiswa Kristen Indonesia yang datang kami sambut dengan hangat.

    sedangkan Hai Bengcu yang sok pinter ini …. hahahaha…

    anda yang masih meragukan kami, silahkan kunjungi website kami, dan hubungi saja kami.
    atau langsung saja datang ke lokasi. tidak ada pemukulan atau pentungan. sudah terbukti tidak pernah ada jemaat GKI Yasmin dari jaman dahulu hingga sekarang yang datang ke lokasi kemudian terluka. tidak ada.
    kami bukan kelompok anarkis. kami hanya warga di lokasi.

    Hukum harus ditegakkan, ayo tegakkan bersama-sama
    tapi kalau memang kalian sepakat melanggar hukum, ayo kita langgar bersama-sama !

    http://www.forkami.com

    • terima kasih undangannya. Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, hai hai menolaknya mentah-mentah. Keputusan MA itu bekekuatan hukum tetap. Jadi tidak perlu dibicarakan lagi sebab yang harus dilakukan adalah menaatinya. Rekomendasi Ombudsman itu wajib sifatnya. jadi, tidak perlu dibicarakan lagi. Segera saja dijalankan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s