Allah Tritunggal Adalah Ajaran Sesat


Gambar: piperbasenji.blogspot.com

Kerabatku sekalian, saat ini saya berumur 49 tahun. Sejak sekolah minggu saat berusia 9 tahun, saya diajari bahwa doktrin Allah Tritunggal adalah ajaran Alkitab. Apa yang harus saya lakukan ketika menemukan FAKTA bahwa doktrin Allah Tritunggal bukan hanya tidak diajarkan oleh Alkitab namun bertentangan dengan ajaran Alkitab? Saya memilih untuk Sacra Scriptura Sui Ipsius Interpress artinya saya  memilih untuk tidak menafsirkan Alkitab namun membiarkan Alkitab menyatakan dirinya sendiri dan mengerti ajaran Alkitab apa adanya saja. Saya memilih untuk SOLA SCRIPTURA, artinya HANYA Alkitab artinya memilih untuk meyakini ajaran Alkitab yang diajarkan Alkitab.

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Efesus 2:8-9

IMAN adalah perasaan NYAMAN meyakini sesuatu. Umat Kristen BERIMAN bahwa Allah itu Tritunggal artinya mereka MERASA nyaman meyakini bahwa Allah itu Tritunggal. Pengetahuan manusia tidak membawanya ke sorga apalagi ke neraka. Pengetahuan seseorang akan Negara Kesatuan Republik Indonesia bukan syarat untuk menjadi Warga Negara Indonesia. Pengetahuan manusia akan ajaran Alkitab hanya berguna baginya untuk menjalani hidup lebih mudah sebagai manusia sama seperti pengetahuannya akan NKRI hanya berguna baginya untuk menjalani hidup lebih mudah sebagai WNI.

Dengan pemahaman demikian, mustahil MEMBENCI seseorang karena pengetahuan Alkitabnya lebih banyak atau lebih sedikit dibandingkan diri saya. Juga mustahil membenci seseorang karena dia MENOLAK untuk MEYAKINI yang saya yakini dan MEMELUK yang tidak saya yakini sebagai keyakinannya. Itu sebabnya, MENGINJIL alias BERDAKWA adalah MEMBERITAKAN apa yang diyakini kepada orang lain sebagai KABAR BAIK alias dikabarkan secara baik-baik dengan HARAPAN semoga BERMANFAAT meskipun TIDAK sepakat.

Sejak purbakala umat Kristen segala denominasi mengucapkan Pengakuan Iman Rasuli untuk mengungkapkan keyakinannya akan doktrin Allah Tritunggal dalam setiap misa atau kebaktian. Para teolog menuangkannya dalam konsili-konsili. Apakah hal demikian adalah JAMINAN 100% bahwa doktrin Allah Tritunggal pasti ajaran Alkitab? Tidak! Kenapa demikian? Karena umat Kristen sejati tidak pernah menjadikan konsili dan pengakuan atau keyakinan seseorang sebagai STANDAR kebenaran dan sumber pustaka. Alkitab adalah sumber pustaka dan standar kebenaran ajaran Alkitab alias ajaran Kristen.

Apabila terbukti! Doktrin Allah Tritunggal bukan ajaran Alkitab bahkan bertentangan dengan ajaran Alkitab. Apakah agama Kristen RUNTUH dan KEKRISTENAN luluh-lantak? Mustahil! Kenapa demikian? Karena agama Kristen adalah ajaran Alkitab, bukan doktrin Allah Tritunggal. Karena KEKRISTENAN didirikan di atas Tuhan Yesus Kristus, bukan di atas Allah Tritunggal. Karena keselamatan adalah ANUGERAH bukan PENGETAHUAN. Karena manusia diselamatkan oleh IMAN, bukan oleh PENGETAHUAN-nya.

Apabila terbukti! Doktrin Allah Tritunggal bukan ajaran Alkitab bahkan bertentangan dengan ajaran Alkitab, apakah itu berarti Alkitab SALAH? Mustahil! Kenapa demikian? Karena bila terbukti! Doktrin Allah Tritunggal bukan ajaran Alkitab bahkan bertentangan dengan ajaran Alkitab, itu HANYA berarti Doktrin Allah Tritunggal bukan ajaran Alkitab bahkan bertentangan dengan ajaran Alkitab. Alkitabnya sendiri TIDAK salah sebab yang terjadi bukan Alkitab SALAH namun ajaran Alkitab belum dipahami oleh generasi sebelumnya. Yang terjadi adalah ajaran Alkitab disalahpahami oleh generasi sebelumnya.

Apabila terbukti! Doktrin Allah Tritunggal bukan ajaran Alkitab bahkan bertentangan dengan ajaran Alkitab. Itu hanya berarti umat Kristen generasi ini dan selanjutnya MEMAHAMI ajaran Alkitab yang BELUM dipahami oleh generasi sebelumnya.

Kerabatku sekalian, nampak gamblang sekali bukan? Umat Kristen tidak perlu kuatir ketika doktrin Allah Tritunggal DIUJI dengan Alkitab sebagai STANDAR kebenaran. Para sarjana teologi Kristen tidak perlu TAKUT ketika doktrin Allah Tritunggal DIUJI dengan dengan Alkitab sebagai STANDAR kebenaran. Kenapa demikian? Karena yang BELUM diuji dan TERUJI tidak layak DIPUJI.

Allah Banyak Tunggal?

Allah Tritunggal = Tiga Pribadi SATU hakekat. TIGA pribadi adalah BAPA dan Putera dan Roh Kudus. Ada BERAPA Roh Kudus? SATU!

dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.” Lukas 3:22

Setelah dibaptis oleh Yohanes pembaptis, Roh Kudus yang rupanya seperti burung merpati turun atas Yesus.

dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Kisah Para Rasul 2:3

Pada hari Pentakosta murid-murid bersaksi melihat BANYAK Roh Kudus yang rupanya seperti litah-lidah api HINGGAP pada MASING-masing orang.

Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat  yang di Asia Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya,  Wahyu 1:4

Yohanes bersaksi tentang 7 Roh Allah yang MENYERTAI dengan kasih karunia dan damai sejahtera.

“Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Sardis: Inilah firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati! Wahyu 3:1

Yohanes bersaksi tentang 7 Roh Allah yang dimiliki oleh DIA (dia bukan Yohanes).

Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah. Wahyu 4:5

Yohanes bersaksi tentang 7 Roh Allah yang rupanya seperti obor yang menyala.

Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi. Wahyu 5:6

Yohanes bersaksi tentang 7 Roh Allah yang rupanya seperti MATA.

Menurut ajaran Alkitab ada BERAPA Roh Kudus alias Roh Allah?

Minimal = 1 + BANYAK + 7

Berdasarkan FAKTA yang tercatat di dalam Alkitab maka doktrin SATU Roh Kudus adalah ajaran sesat karena bertentangan dengan ajaran Alkitab. Itu juga berarti doktrin Allah Tritunggal adalah ajaran SESAT karena bertentangan dengan ajaran Alkitab.

TUJUH bukan jumlah namun SIMBOL yang artinya SEMPURNA. TUJUH Roh Allah bukan TUJUH pribadi Roh Allah namun artinya Roh Allah yang sempurna. Itukah apologetika teologi reformed?  Yohanes bersaksi melihat TUJUH obor. Dia tidak bersaksi melihat SATU obor yang sempurna. Yohanes bersaksi tentang TUJUH Roh Allah, bukan SATU Roh Allah yang sempurna. Yohanes bersaksi melihat TUJUH mata, bukan SATU mata yang SEMPURNA. Yohanes tidak pernah bersaksi bahwa TUJUH artinya SEMPURNA. Dia juga tidak pernah bersaksi melihat TUJUH artinya melihat yang SEMPURNA.

Roh Kudus berkuasa untuk menampakkan diri dalam berbagai wujud yaitu: Burung merpati, lidah-lidah api, obor, mata dan lain sebagainya. Itulah bukti kemahakuasaan-Nya. Itukah apologetika teologi reformed?  Itu berarti Roh Kudus menguasai ilmu 72 wujud seperti milik Sun Go Kong?

Roh Kudus berkuasa untuk menjadi SATU atau TUJUH bahkan BANYAK. Itulah bukti kemahakuasaan-Nya. Itukah apologetika teologi reformed?  Itu berarti Roh Kudus menguasai ilmu SERIBU bayangan seperti yang dimiliki oleh Naruto?

Seharusnya teologi reformed tidak mengajarkan Allah Tritunggal namun Allah BANYAK Tunggal, bukan?

Allah Tri Duo

Yesus = Satu Pribadi DUA hakekat = Pribadi + hakekat manusia + hakekat Allah

Allah Tritunggal = Tiga Pribadi Satu Hakekat = Bapa + Anak + Roh Kudus + hakekat Allah

Bila doktrin Allah Tritunggal Teologi Reformed benar, bukankah seharusnya mengajarkan:

Allah Tri Duo = Allah TIGA pribadi DUA hakekat = Bapa + Anak + Roh Kudus + hakekat Allah + hakekat manusia

Kebenaran yang tidak konsisten mustahil kebenaran sejati.

Ketika Yesus Mati Roh Kudus dan Bapa ½ mati

Yesus = SATU pribadi DUA hakekat

Ketika Yesus MATI apanya yang MATI? Yesus mati 100%

Pribadi MATI, hakekat manusia dan hakekat Allah tidak mati = 1/3 mati

Hakekat manusia MATI, pribadi dan hakekat Allah tidak mati = 1/3 mati

Pribadi dan hakekat manusia MATI, hakekat Allah tidak mati = 2/3 mati

Pribadi dan hakekat manusia MATI dan hakekat Allah, semuanya mati = 100% mati.

Allah Tritunggal = Tiga Pribadi SATU hakekat

Hakekat Allah Yesus mati = Hakekat Allah Bapa mati = hakekat Roh Kudus Mati

Pribadi Bapa tidak mati namun hakekat-Nya mati = ½ mati

Pribadi Roh Kudus tidak mati namun hakekat-Nya mati = ½ mati

Yesus Mati = Roh Kudus dan Bapa ½ mati?

Hakekat Allah Yesus Mati, Pribadi Yesus mati = Hakekat Allah Roh Kudus dan Bapa Mati, Pribadi Roh Kudus dan Bapa mati.

Kalau Allah Tritunggal MATI, siapa yang bangkitkan?

Jadi sebetulnya waktu disalib itu Yesus 1/3 mati atau 2/3 mati atau Allah Tritunggal MATI?

Kenapa teologi reformed tidak pernah mengajarkan hal demikian di atas?

Tubuh dan Jiwa Bukan Hakekat dan Pribadi

Alkitab mengajarkan manusia adalah DIKOTOMI yaitu Tubuh dan jiwa. Manusia DIBENTUK dari DEBU tanah dan NAFAS Hidup. Debu TANAH menjadi TUBUH dan nafas HIDUP adalah ROH manusia. Ketika tubuh masih hidup ROH manusia disebut JIWA dan setelah tubuhnya mati, rohnya disebut ARWAH.

Alkitab mengajarkan manusia adalah TRIKOTOMI yaitu: Tubuh dan jiwa dan Roh. Manusia Trikotomi bentuk dari Manusia dikotomi (Tubuh + jiwa) dan Roh Kudus. Hal itu terjadi pada hari Pentakosta. Itu sebabnya manusia Trikotomi = Tubuh  + jiwa + roh.

Alkitab TIDAK pernah mengajarkan bahwa manusia itu dikotomi yaitu: HAKEKAT +  PRIBADI. Lalu dari mana para teolog reformed mendapatkan ajaran manusia Dikotomi = Hakekat + Pribadi, kemudian mengajarkan bahwa Yesus memiliki hakekat manusia? Dari entah berentah atau dari hongkong?

Teologi Reformed mengaku sola scriptura namun mengajarkan yang tidak diajarkan bahkan yang bertentangan dengan ajaran Alkitab sebagai ajaran Alkitab? Terlalu!

Bukan Meruntuhkan Namun Menguji

Handai taulanku sekalian, apa yang harus umat Kristen lakukan menghadapi fakta-fakta tersebut di atas? Memvonis tulisan ini SAMPAH lalu membuangnya ke tong sampah dan BERLAGAK tidak pernah membacanya serta memaksa diri untuk beriman alias merasa nyaman bahwa doktrin Allah Tritunggal adalah KEBENARANA ajaran Alkitab tidak menyelesaikan masalah sama sekali. Menggali Alkitab habis-habisan untuk memahami KEBENARAN-nya. Itulah satu-satunya jalan keluar bagi kita.

NB.
Untuk membaca blog-blog tentang Allah Tritunggal yang lain, silahkan klik di SINI.

Untuk membaca blog-blog tentang Kristologi yang lain, silahkan klik di SINI.

209 thoughts on “Allah Tritunggal Adalah Ajaran Sesat

  1. Bengcu, tidak Becus..
    pikirannya gak mulus
    ngomongnya gak halus
    otaknya udah ke gerus
    ngerasa bener terus….
    Bengcu= BEgo NGaco CUlun

    SIALAN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  2. Soal Tritunggal memang tidak secara hurufiah tertulis dalam Alkitab namun ajaran atau substansinya ada dan diterima oleh gereja- gereja pada umumnya. Setahu saya justru aliran yang minoritas dari Kekristenan yang tidak menerima ajaran Tritunggal seperti Saksi Yehuwah. Bahwa Allah adalah Tiga Pribadi dalam satu kesatuan yang diikat oleh Kasih dan Kesucian (Pdt. Yusuf B.S). Bahwa jelas dalam perjanjian lama, Kejadian, kata yang dipakai adalah “… baiklah KITA” jamak. Ketika Yesus dibabtis manifestasi dari Allah Tritunggal itu terjelaskan. Yesus, sebagai Anak, sedang disungai, Roh Kudus dalam bentuk burung merpati, dan Bapa di surga menyatakan diriNya. Jadi masih banyak lagi ayat- ayat dalam Alkitab yang membuktikan Allah Tritunggal, walaupun istilah Tritunggal itu memang tidak pernah ada, namun substansi dari doktrin itu jelas ada dan faktanya memang harus diterima.

    • Apabila mengajarkan sesuatu yang tidak pernah ada di dalam Alkitab apakah itu bukan ajaran SESAT namanya???

      Tolong dibedakan dulu arti kata “tunggal” vs “Esa”…….one, oneness, the only one.

        • Tunggal berarti satu2nya / the only one / always absolute numeric one ……Kata “esa” berasal dari kata Ibrani “Echad” yang artinya adalah “Satu”. Maksud satu disini adalah unified one / compound unity.

          Alkitab tidak pernah mengajarkan kata “tunggal” utk menjelaskan Allah yang Esa / oneness

          Alkitab mengajarkan kata tunggal spt yg terdapat pada kitab:
          Hakim2 11 : 34
          Ketika Yefta pulang ke Mizpa ke rumahnya, tampaklah anaknya perempuan keluar menyongsong dia dengan memukul rebana serta menari-nari. Dialah anaknya yang tunggal; selain dari dia tidak ada anaknya laki-laki atau perempuan.

          Dalam bahasa ibrani ada 5 kata ganti utk menjelaskan “satu” di alkitab:
          – Echad ( unified one ) used of God’s oneness……..Kejadian 2 : 24, Ulangan 6 : 4
          – Yachid ( always absolute numeric one ) never used of God’s oneness…….Hakim2 11 : 34
          – Bad ( absolute numeric one ) used of God’s oneness……Yesaya 37 : 20
          – Hen ( unified one ) used of God’s oneness……Yohanes 10 : 30, Matius 19 : 5
          – Monos ( absolute numeric one ) used of God’s oneness……Matius 24 : 36, 1 Timotius 1 : 17
          Mungkin kalo dibaca dalam alkitab bahasa inggris bisa lebih terlihat jelas perbedaannya.

          Tapi sejujurnya sayapun masih terus belajar, menguji dan mengkaji doktrin2 yang selama ini saya terima. Memang pemahaman Alkitab belum selesai, kita masih harus terus menguji dan mengkaji lebih dalam.
          Bukankah begitu ko Hai?

          • kisanak, kata ESA berasal dari kata SANSKERTA, bukan dari kata Ibrani ECHAD. Sebetulnya kata ESA dalam bahasa Sansekerta itu berarti kata SE dalam bahasa Indonesia. ESAbiji = Sabiji = SEbiji. Esaekor = saekor = seekor. Esabuah = sabuah = sebuah. ESAbatang = sabatang = sebatang Jadi, dalam bahasa aslinya ESA adalah kata yang TIDAK BISA berdiri sendiri seperti kata SE dalam bahasa indonesia. ESA berdiri sendiri hanya digunakan dalam bahasa SASTRA.Misal, ESA hilang DUA terbilang.

            Sebetulnya SEMUA bahasa di dunia ini punya PRINSIP yang sama karena KEGUNAANNYA sama yaitu untuk BERKOMUNIKASI. Saya akan kutip TIGA ayat untuk menjelaskan kepada anda arti kata ECHAD, YACHID dan BAD.

            Dan TUHAN melakukan hal itu keesokan harinya; segala ternak orang Mesir itu mati, tetapi dari ternak orang Israel tidak ada seekorpun (Echad) yang mati. Keluaran 9:6

            Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku, sebab aku sebatang kara (yachiyd) dan tertindas. Mazmur 25:16

            Lalu dihidangkanlah makanan, bagi Yusuf tersendiri (bad), bagi saudara-saudaranya tersendiri (bad) dan bagi orang-orang Mesir yang bersama-sama makan dengan mereka itu tersendiri (bad); sebab orang Mesir tidak boleh makan bersama-sama dengan orang Ibrani, karena hal itu suatu kekejian bagi orang Mesir. Kejadian 43:32

            ECHAD berhubungan dengan JUMLAH alias BILANGAN. SATU = ECHAD. satu biji, dua biji, tiga biji. satu ekor, dua ekor, tiga ekor. Itulah ECHAD.

            YACHID berhubungan dengan JUMLAH JENIS. atau ADAKAH yang SERUPA itu? Sebatang kara. Anak tunggal. sendirian.

            BAD berhubungan dengan PENGELOMPOKKAN. BERCAMPUR menjadi satu atau SENDIRI-SENDIRI.

            unified one = SATU KESATUAN = Persatuan
            Compound Unity = SATU senyawa = Persatuan

            Echad = PERSATUAN, adalah pembohongan PUBLIK untuk mendukung doktrin Allah Tritunggal bahwa Allah TRITUnGGAL = PERSATUAN Allah yang teridir dari tiga Allah.

            Selama ini doktrin Allah tritunggal paling sering diserang bahwa TIGA msutahil SATU dan SATU mustahil TIGA. Menafsirkan ECHAD sebagai PERSATUAN adalah akal-akalan untuk menghadapi serangan demikian. Saya tidak menyerang Doktrin Allah tritunggal dengan CARA demikian. Saya menyerang doktrin Allah tritunggal dengan MENGUJINYA dengan Alkitab. Benarkah Alkitab mengajarkan hal demikian? Itu sebabnya komentar anda di atas bisa dibilang jaka sembung bawa pedang. Nggak nyambung kang!

            Kenapa

            • Hi Ko Hai,

              Iya betul barusan saya mencari makna sebenarnya dari kata “esa” diambil dari bahasa sansekerta atau pali yang berasal dari kata “etad” yang lebih mengacu pada pengertian keberadaan yang mutlak atau mengacu pada kata “ini” / this dalam bahasa Inggris. Sedangkan kata “satu” dalam pengertian jumlah dalam bahasa Sansekerta atau bahasa Pali adalah kata “eka”. Jadi kesimpulan bahwa arti dari KeTuhanan Yang Maha Esa bukanlah berarti Tuhan Yang Hanya Satu, bukan mengacu pada suatu individual yang kita sebut Tuhan Yang jumlahnya satu.

              Dan kata “echad” setelah saya telusuri ternyata mempunyai makna yg berbeda2, bisa berarti: “one”, “first”, “same or one and the same”, “singularity” atau bisa juga memberi arti dgn nuansa yang berbeda spt “uniqueness”. Jadi the real word for “unity” or “togetherness” is “yachad”

              Thanks sudah menambah wawasan saya.

              Tapi sebenarnya yg ingin saya tekankan di komentar2 sebelumnya adalah Allah adalah sesuatu yang kompleks dan tidak dapat terdefinisi secara matematis spt 1 + 1 = 2 atau tunggal dll… tapi bisa lebih dari itu. Makanya dalam kitab kejadian seringkali Allah menggunakan dengan kata “Kita”.

              Silahkan dikoreksi apabila salah.

              • Rusli, selama ini orang-orang Kristen sangat meremehkan NENEK moyang orang Tionghoa. Menurut mama saya, sejak umur 1 tahun, setiap malam, ketika orang-orang kampung kami berkumpul di rumah besar kami untuk ngerumpi, saya selalu ikut nongkrong dengan memeluk kaki nenek saya. Itu sebabnya lumayan banyak ajaran yang saya ingat dan pahami. Setelah besar saya mulai belajar ajaran Tionghoa kuno dan akhirnya geleng-geleng melihat kedasyatan mereka.

                Allah MAHABESAR = Allah paling besar. Coba anda jelaskan segamblang mungkin apa arti atau definisi Allah paling besar atau maha besar?

                Allah Mahamula = Prima Causa. Coba anda jelaskan pula yang anda pahami tentang Allah Mahamula. Nanti saya akan ajarkan kepada anda, ajaran Tionghoakuno tentang kedua hal tersebut.

                • Wah susah utk menjelaskannya bro…….hahahahaha…….andaikan kita tau seberapa luas dan besar langit? Atau langit berawal dan berakhir dimana? Apalagi kita ingin mendefinisikan seberapa besar sang pencipta?

                  Boleh tolong ajarkan saya ajaran tiongkok kuno mengenai kedua hal tersebut.

                  Thanks

                  • apa itu MAHABESAR = PALING BESAR? MAHABESAR = tidak ada yang di luar dirinya. hai hai mustahil MAHABESAR karena ada bangku di luar dirinya. Ruang tempat hai hai dan bangku lebih besar dari diri hai hai dan bangku.

                    Apa itu MAHAMULA? MAHAMULA = Causa Prima = Yang Paling MULA

                    Ziran artinya Yang ada karena dirinya ada, adalah MAHAMULA dan MAHABESAR.

                    Karena MAHABESAR maka semua yang ada PASTI adalah di dalam DIRINYA. Karena MAHAMULA maka semua yang ADA pasti BERMULA dari dirinya.

                    Dalam alkitab, yang ada karena dirinya ADA disebut BAPA. Semua CIPTAAN ada di dalam diri-Nya dan semua ciptaan DICIPTAKAN dari DIRINYA. Itu sebabnya Dia berkata, “Kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.” Kamu di dalam Aku karena Akulah yang PALING BESAR. Aku di dalam kamu sebab kamu DIbUAT dari dIRIKU alias KELUAR dari DIRIKU alias LAHIR dari diriku.

                    Pengetahuan di Israel kuno. hikmat di Tiongkok kuno. Keduanya HARUS berpadu untuk saling mengajari. Itu sebabnya saya suka belajar Alkitab sama sukanya dengan belajar kitab tiongkok kuno.

  3. Allah Maha Kuasa, Besar, Esa, kasih,penyayang, ajaib,maha Pencipta,maha segalanya…semua mengakuinya kan?.ehhh Mas Bengcu mau bongkar/menyelidiki sifat Allah Yang Maha Segalanya??.?.jauuuuuuuuuuuh seeeekaaaaallliiiiii…. Ya suka-suka Allah mau apa aja atau jadi berapa aja!!,! Atau apa aja ?jangan sok teu lah.?manusia koq membatasi Kuasa Allah…..heeee Kita cuma ciptaanNya yang sangat kecil di hadapan Allah….sadarlah Mas Bengcu bertobatlah jangan menghujat Allah yang Maha Segalanya…Kami berdoa untuk pertobatanmu…

    • Kisanak, jangan TOLOL. kalau punya pengetahuan berapologetika saja. Jangan asal ngejeblak. kalau mikir pakai otak hasilnya seperti sekarang, bagaimana bila anda mulai berpikir dengan anggota tubuh yang lain, misalnya dngan dengkul? ha ha ha ha ….. bukan hai hai yang HEBAT namun doktrin Allah tritunggal yang kampungan makanya anda nggak becus berapologetika mempertahannkannya. haha ha ha

      • Apakah patut seorang anak Tuhan untuk berkata-kata seperti ini, apakah diajarkan Firman Tuhan? Malahan anda harus berhati-hati sebab mulut anda memiliki kuasa. Dan jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan. Tuhan Yesus memberkati!🙂

        • Dari Pengikut TUHAN Menjadi Pengikut SETAN

          Bengcu adalah seorang pendiam yang mendaftar di sekolah lanjutan Theologia (Shatanic) di Bandung Indonesia bagian timur. Bengcu tidak banyak bicara dengan teman-temannya sesama siswa bahkan dengan guru-gurunya. Jadi tidak ada orang yang banyak tahu tentang dia. Mereka duga dia datang dari keluarga non-Theologia (Shatanic), dan karena banyak siswa yang datang dari keluarga non-Theologia (Shatanic), jadi tak ada orang terlalu banyak memikirkannya.

          Bengcu membaur di dalam kelas-kelas dan kegiatan-kegiatan sekolah, tetapi tampaknya dia tidak bergairah mengenai agama.

          Penyataan yang Mengagetkan

          Setelah beberapa bulan sekolah berjalan diadakanlah Pekan Doa 10 hari. Pendeta yang memimpin Pekan Doa itu menggunakan waktu berjam-jam untuk memberi nasihat dan bimbingan rohani kepada para siswa. Pada suatu hari pendeta itu melihat nama Bengcu tertera di dalam daftar para siswa yang ingin menemuinya. Setelah dia tiba, dia memberikan banyak pertanyaan tentang apa yang diajarkan Alkitab dan gereja. Esoknya dia datang lagi dan memberikan pertanyaan yang lebih banyak. Kemudian pada hari Jumat dia datang lagi ke kantor, kali ini dengan penyataan yang mengejutkan, “Saya datang ke sekolah ini bukan untuk memperoleh pendidikan Kristen, ” katanya memulai. “Saya dikirim ke sini untuk membagikan kepercayaan saya kepada para siswa dan berupaya untuk mempertobatkan mereka kepada agama saya.”

          Bengcu menyatakan bahwa dia dan keluarganya adalah anggota sebuah gereja yang menyembah Setan. Para pemimpin agamanya telah mengutus dia sebagai seorang misionaris rahasia, seorang mata-mata, untuk membawa orang-orang kepada Setan. Tetapi dia perhatikan ada suatu hal yang lain di dalam diri para siswa di sekolah ini, dan dia sadar itulah agama yang mengasingkan mereka. Jadi ganti membagikan imannya kepada para siswa dan guru itu, dia mulai memberikan pertanyaan-pertanyaan tentang apa yang dipercayai orang-orang Theologia (Shatanic).

          “Sekarang saya sadar bahwa selama dua tahun saya telah menjadi seorang tawanan gereja Setan, tetapi sekarang saya ingin mengikut Yesus,” katanya. Tetapi ketika pendeta bertanya apakah dia bersedia untuk baptisan, dia menggelengkan kepala. “Saya tidak mau dibaptiskan!” sahutnya hampir berteriak. “Dua tahun yang lalu saya diharapkan akan dibaptiskan di sebuah gereja Protestan, tetapi ketika pendeta dan saya masuk ke dalam air, seluruh tubuh kami berdua penyakitan. Ini membuat pendeta takut, dan dia tidak membaptiskan saya. Segera setelah keluar dari air penyakit itu meninggalkan kami. Saya tahu Setanlah yang melakukan ini jadi saya tidak memasuki gereja ini.

          “Saya datang ke sekolah ini bukan unuk memperoleh gelar, tetapi mempengaruhi para siswa dan guru untuk memasuki gereja Setan. Tetapi upaya itu tidak berhasil. Ganti mempertobatkan mereka, malah saya yang ditobatkan. Sekarang saya percaya, dan saya ingin mengikut Yesus. Tetapi saya masih takut untuk dibaptiskan. Saya takut kepada Setan.”

          Percayailah Dia

          Pendeta mendorong semangat Bengcu. “Engkau tak perlu takut kepada Setan,” katanya. “Setanlah yang takut kepada kita.” Mereka berdoa bersama-sama. Pesan pendeta pada panggilan terakhir agar dengan iman dia tampil ke depan menyerahkan diri kepada Tuhan. Bengcu meninggalkan kantor pendeta dan kembali ke kelasnya. Tiba-tiba dia menjadi sakit dan memuntahkan darah. Setan coba menakut-nakutinya. Dia kembali ke kantor pendeta di mana pendeta mendoakannya dan muntahnya berhenti.

          Ketika panggilan diadakan pada malam itu, beberapa siswa datang ke depan untuk berdiri bagi Kristus. Bengcu menangis, berdoa, dan bergumul untuk melangkahkan kakinya menuju ke podium.

          Pada hari Sabat pagi semua orang di sekolah itu tahu tentang masa lalu Bengcu yang dikuasai Setan. Setelah acara baptisan tiba, para siswa berbaris di sepanjang tepi kolam renang. Bengcu ikut dengan mereka, menangis dan gemetar.

          Pendeta meyakinkannya bahwa Tuhan akan menemplak Setan dan membawa kemuliaan kepada nama-Nya. Dengan gemetar Bengcu masuk ke air untuk dibaptiskan.

          Ketika mereka keluar dari air, pendeta melihat lengannya. Tidak ada penyakit. Tetapi ketika Bengcu melihat lengannya, dia kaget dan berteriak, “Pendeta, apa ini?” Dia tunjukkan lengannya dan setiap orang melihat. Ada angka merah yang menyala-nyala dengan nomor 666. Segera pendeta mendoakan Bengcu, dan dengan iman dia janjikan kepada Bengcu bahwa tanda itu akan segera hilang. Kemudian pendeta melanjutkan baptisan.

          Sesudah acara baptisan, para siswa berkumpul mengelilingi Bengcu untuk melihat tanda yang di lengannya. Tampaknya tanda itu menyakitkan, tetapi Bengcu katakan bahwa dia tidak merasa apa-apa. Beberapa jam kemudian tanda itu menghilang.

          Pengucilan

          Orangtua Bengcu mengetahui baptisannya. Mereka marah dan memaksanya menarik diri dari sekolah Theologia (Shatanic). Kemudian keluarga itu pindah ke kota lain, jauh dari teman-teman Kristennya. Tetapi sebelum pergi dia berjanji kepada guru-gurunya di sekolah, “Jangan berhenti mendoakan saya. Saya akan setia kepada Tuhan. Saya percaya kepada kebenaran ini dan saya tidak mau pergi.”

          Orangtua Bengcu tidak mengizinkannya pergi ke gereja Theologia (Shatanic) di kota itu dan pendeta Theologia (Shatanic) tidak boleh mencari tempat untuk Bengcu di sana. Tetapi kata-katanya terus mengiang di telinga mereka yang mengenal Bengcu. “Saya datang ke sekolah ini untuk mempertobatkan para guru dan siswa agar menyembah Setan.

  4. Matthew 28:19 – Go ye therefore, and teach all nations, baptizing them in the name of the Father, and of the Son, and of the Holy Ghost:

    1 Corinthians 8:6 – But to us [there is but] one God, the Father, of whom [are] all things, and we in him; and one Lord Jesus Christ, by whom [are] all things, and we by him.

    John 1:1 – In the beginning was the Word, and the Word was with God, and the Word was God.

    Genesis 1:26 – And God said, Let us make man in our image, after our likeness: and let them have dominion over the fish of the sea, and over the fowl of the air, and over the cattle, and over all the earth, and over every creeping thing that creepeth upon the earth.

    John 1:14 – And the Word was made flesh, and dwelt among us, (and we beheld his glory, the glory as of the only begotten of the Father,) full of grace and truth.

    1 John 5:7-8 – For there are three that bear record in heaven, the Father, the Word, and the Holy Ghost: and these three are one. (Read More…)

    Deuteronomy 6:4 – Hear, O Israel: The LORD our God [is] one LORD:

    Philippians 2:5-8 – Let this mind be in you, which was also in Christ Jesus: (Read More…)

    John 14:26 – But the Comforter, [which is] the Holy Ghost, whom the Father will send in my name, he shall teach you all things, and bring all things to your remembrance, whatsoever I have said unto you.

    John 1:1-51 – In the beginning was the Word, and the Word was with God, and the Word was God. (Read More…)

    Matthew 3:17 – And lo a voice from heaven, saying, This is my beloved Son, in whom I am well pleased.

    James 1:13 – Let no man say when he is tempted, I am tempted of God: for God cannot be tempted with evil, neither tempteth he any man:

    2 Corinthians 13:14 – The grace of the Lord Jesus Christ, and the love of God, and the communion of the Holy Ghost, [be] with you all. Amen. ([The second [epistle] to the Corinthians was written from Philippi, [a city] of Macedonia, by Titus and Lucas.])

    Acts 5:3-4 – But Peter said, Ananias, why hath Satan filled thine heart to lie to the Holy Ghost, and to keep back [part] of the price of the land? (Read More…)

    John 15:26 – But when the Comforter is come, whom I will send unto you from the Father, [even] the Spirit of truth, which proceedeth from the Father, he shall testify of me:

    John 10:30-36 – I and [my] Father are one. (Read More…)

    John 10:30 – I and [my] Father are one.

    John 3:16 – For God so loved the world, that he gave his only begotten Son, that whosoever believeth in him should not perish, but have everlasting life.

    John 1:3 – All things were made by him; and without him was not any thing made that was made.

    Luke 1:35 – And the angel answered and said unto her, The Holy Ghost shall come upon thee, and the power of the Highest shall overshadow thee: therefore also that holy thing which shall be born of thee shall be called the Son of God.

    Matthew 3:16-17 – And Jesus, when he was baptized, went up straightway out of the water: and, lo, the heavens were opened unto him, and he saw the Spirit of God descending like a dove, and lighting upon him: (Read More…)

    Isaiah 43:10 – Ye [are] my witnesses, saith the LORD, and my servant whom I have chosen: that ye may know and believe me, and understand that I [am] he: before me there was no God formed, neither shall there be after me.

    Psalms 2:7 – I will declare the decree: the LORD hath said unto me, Thou [art] my Son; this day have I begotten thee.

    Exodus 7:1 – And the LORD said unto Moses, See, I have made thee a god to Pharaoh: and Aaron thy brother shall be thy prophet.

    Genesis 11:7 – Go to, let us go down, and there confound their language, that they may not understand one another’s speech.

    Genesis 3:22 – And the LORD God said, Behold, the man is become as one of us, to know good and evil: and now, lest he put forth his hand, and take also of the tree of life, and eat, and live for ever:

    Genesis 1:1 – In the beginning God created the heaven and the earth.

    Hebrews 1:8 – But unto the Son [he saith], Thy throne, O God, [is] for ever and ever: a sceptre of righteousness [is] the sceptre of thy kingdom.

    1 Timothy 2:5 – For [there is] one God, and one mediator between God and men, the man Christ Jesus;

    Colossians 2:9 – For in him dwelleth all the fulness of the Godhead bodily.

    Colossians 1:27 – To whom God would make known what [is] the riches of the glory of this mystery among the Gentiles; which is Christ in you, the hope of glory:

    Colossians 1:16-17 – For by him were all things created, that are in heaven, and that are in earth, visible and invisible, whether [they be] thrones, or dominions, or principalities, or powers: all things were created by him, and for him: (Read More…)

    Colossians 1:16 – For by him were all things created, that are in heaven, and that are in earth, visible and invisible, whether [they be] thrones, or dominions, or principalities, or powers: all things were created by him, and for him:

    Colossians 1:15-17 – Who is the image of the invisible God, the firstborn of every creature: (Read More…)

    Ephesians 4:4-6 – [There is] one body, and one Spirit, even as ye are called in one hope of your calling; (Read More…)

    Galatians 3:20 – Now a mediator is not [a mediator] of one, but God is one.

    John 14:28 – Ye have heard how I said unto you, I go away, and come [again] unto you. If ye loved me, ye would rejoice, because I said, I go unto the Father: for my Father is greater than I.

    John 14:16-17 – And I will pray the Father, and he shall give you another Comforter, that he may abide with you for ever; (Read More…)

    Matthew 24:36 – But of that day and hour knoweth no [man], no, not the angels of heaven, but my Father only.

    Psalms 110:1 – (A Psalm of David.) The LORD said unto my Lord, Sit thou at my right hand, until I make thine enemies thy footstool.

    Psalms 82:6 – I have said, Ye [are] gods; and all of you [are] children of the most High.

    Genesis 1:2 – And the earth was without form, and void; and darkness [was] upon the face of the deep. And the Spirit of God moved upon the face of the waters.

    1 Peter 1:1-2 – Peter, an apostle of Jesus Christ, to the strangers scattered throughout Pontus, Galatia, Cappadocia, Asia, and Bithynia, (Read More…)

    Hebrews 9:14 – How much more shall the blood of Christ, who through the eternal Spirit offered himself without spot to God, purge your conscience from dead works to serve the living God?

    Hebrews 2:9 – But we see Jesus, who was made a little lower than the angels for the suffering of death, crowned with glory and honour; that he by the grace of God should taste death for every man.

    Titus 3:5 – Not by works of righteousness which we have done, but according to his mercy he saved us, by the washing of regeneration, and renewing of the Holy Ghost;

    Galatians 4:6 – And because ye are sons, God hath sent forth the Spirit of his Son into your hearts, crying, Abba, Father.

    1 Corinthians 15:28 – And when all things shall be subdued unto him, then shall the Son also himself be subject unto him that put all things under him, that God may be all in all.

    Acts 28:25-27 – And when they agreed not among themselves, they departed, after that Paul had spoken one word, Well spake the Holy Ghost by Esaias the prophet unto our fathers, (Read More…)

    Acts 13:2 – As they ministered to the Lord, and fasted, the Holy Ghost said, Separate me Barnabas and Saul for the work whereunto I have called them.

    Acts 13:1 – Now there were in the church that was at Antioch certain prophets and teachers; as Barnabas, and Simeon that was called Niger, and Lucius of Cyrene, and Manaen, which had been brought up with Herod the tetrarch, and Saul.

    Acts 5:4 – Whiles it remained, was it not thine own? and after it was sold, was it not in thine own power? why hast thou conceived this thing in thine heart? thou hast not lied unto men, but unto God.

    Acts 5:3 – But Peter said, Ananias, why hath Satan filled thine heart to lie to the Holy Ghost, and to keep back [part] of the price of the land?

    Acts 3:15 – And killed the Prince of life, whom God hath raised from the dead; whereof we are witnesses.

    Acts 2:1-47 – And when the day of Pentecost was fully come, they were all with one accord in one place. (Read More…)

    John 17:1-26 – These words spake Jesus, and lifted up his eyes to heaven, and said, Father, the hour is come; glorify thy Son, that thy Son also may glorify thee: (Read More…)

    John 16:12-15 – I have yet many things to say unto you, but ye cannot bear them now. (Read More…)

    John 16:7 – Nevertheless I tell you the truth; It is expedient for you that I go away: for if I go not away, the Comforter will not come unto you; but if I depart, I will send him unto you.

    John 14:16 – And I will pray the Father, and he shall give you another Comforter, that he may abide with you for ever;

    John 8:17 – It is also written in your law, that the testimony of two men is true.

    Matthew 4:7 – Jesus said unto him, It is written again, Thou shalt not tempt the Lord thy God.

    Matthew 3:16 – And Jesus, when he was baptized, went up straightway out of the water: and, lo, the heavens were opened unto him, and he saw the Spirit of God descending like a dove, and lighting upon him:

    Daniel 7:13 – I saw in the night visions, and, behold, [one] like the Son of man came with the clouds of heaven, and came to the Ancient of days, and they brought him near before him.

    Ezekiel 11:5 – And the Spirit of the LORD fell upon me, and said unto me, Speak; Thus saith the LORD; Thus have ye said, O house of Israel: for I know the things that come into your mind, [every one of] them.

    Isaiah 48:16 – Come ye near unto me, hear ye this; I have not spoken in secret from the beginning; from the time that it was, there [am] I: and now the Lord GOD, and his Spirit, hath sent me.

    Isaiah 44:24 – Thus saith the LORD, thy redeemer, and he that formed thee from the womb, I [am] the LORD that maketh all [things]; that stretcheth forth the heavens alone; that spreadeth abroad the earth by myself;

    Isaiah 6:8-10 – Also I heard the voice of the Lord, saying, Whom shall I send, and who will go for us? Then said I, Here [am] I; send me. (Read More…)

    Isaiah 6:8 – Also I heard the voice of the Lord, saying, Whom shall I send, and who will go for us? Then said I, Here [am] I; send me.

    Psalms 90:2 – Before the mountains were brought forth, or ever thou hadst formed the earth and the world, even from everlasting to everlasting, thou [art] God.

    Psalms 82:1 – (A Psalm of Asaph.) God standeth in the congregation of the mighty; he judgeth among the gods.

    Psalms 2:12 – Kiss the Son, lest he be angry, and ye perish [from] the way, when his wrath is kindled but a little. Blessed [are] all they that put their trust in him.

    Job 33:4 – The Spirit of God hath made me, and the breath of the Almighty hath given me life.

    Job 26:13 – By his spirit he hath garnished the heavens; his hand hath formed the crooked serpent.

    Genesis 1:1-31 – In the beginning God created the heaven and the earth. (Read More…)

    1 John 5:7 – For there are three that bear record in heaven, the Father, the Word, and the Holy Ghost: and these three are one.

    Hebrews 11:17 – By faith Abraham, when he was tried, offered up Isaac: and he that had received the promises offered up his only begotten [son],

    John 20:28 – And Thomas answered and said unto him, My Lord and my God.

    John 8:58 – Jesus said unto them, Verily, verily, I say unto you, Before Abraham was, I am.

    John 1:18 – No man hath seen God at any time; the only begotten Son, which is in the bosom of the Father, he hath declared [him].

    Isaiah 42:8 – I [am] the LORD: that [is] my name: and my glory will I not give to another, neither my praise to graven images.
    _______________________________________________________________________________________________________
    Mohon dengan segala kerendahan hati agar anda sekiranya bersedia untuk mempelajari ayat-ayat ini lebih dalam. Jangan lupa untuk berdoa dan minta agar Roh Kudus membuka hati dan pikiran anda agar anda berkenan di mata Tuhan. Selamat mempelajari kebenaran Firman Tuhan dan Tuhan Yesus memberkati anda!

    • Kisanak, hai hai menulis dalam bahasa Indonesia itu sebabnya saya tidak pernah menjawab komentar dalam bahasa Inggris. kalau komentar anda mau dibalas sebaiknya tulis dalam bahasa Indonesia dan kutip ayat-ayat dalam bahasa indonesia. jangan lupa berdoa dulu sebelum komentar ya. supaya hati anda agak tenang dan kepala anda cuku jernih berpikir mas. ha ha ha

      • 1) Allah itu Esa: Ulangan 6:4; 1 Korintus 8:4; Galatia 3:20; 1 Timotius 2:5
        ) Tritunggal terdiri dari tiga Pribadi: Kejadian 1:1; 1:26; 3:22; 11:7; Yesaya 6:8; 48:16; 61:1; Matius 3:16-17; Matius 28:19; 2 Korintus 13:14. Untuk ayat-ayat dari Perjanjian Lama, pemahaman Bahasa Ibrani sangatlah menolong. Dalam Kejadian 1:1, kata “Elohim” adalah dalam bentuk jamak. Dalam Kejadian 1:26; 3:22; 11:7 dan Yesaya 6:8, kata jamak “kita” yang digunakan. Dalam Bahasa Inggris hanya ada dua bentuk kata, tunggal dan jamak. Dalam Bahasa Ibrani ada tiga macam bentuk kata: tunggal, dual dan jamak. Dual HANYA digunakan untuk dua. Dalam Bahasa Ibrani, bentuk dual digunakan untuk hal-hal yang berpasangan, seperti mata, telinga dan tangan. Kata “Elohim” dan kata ganti “kita” adalah dalam bentuk jamak- jelas lebih dari dua – dan menunjuk pada tiga atau lebih dari tiga (Bapa, Anak, Roh Kudus).

        Dalam Yesaya 48:16 dan 61:1 sang Anak berbicara dan merujuk pada Bapa dan Roh Kudus. Bandingkan Yesaya 61:1 dengan Lukas 4:14-19 untuk melihat bahwa yang berbicara adalah Anak. Matius 3:16-17 menggambarkan peristiwa pembaptisan Yesus. Dalam peristiwa ini kelihatan bahwa Allah Roh Kudus turun ke atas Allah Anak sementara pada saat bersamaan Allah Bapa menyatakan bagaimana Dia berkenan dengan sang Anak. Matius 28:19 dan 2 Korintus 13:14 adalah contoh mengenai tiga Pribadi berbeda dalam Tritunggal.

        3) Pribadi-Pribadi dalam Tritunggal dibedakan dari satu dengan yang lainnya dalam berbagai ayat. Dalam Perjanjian Lama, “TUHAN” berbeda dari “Tuhan” (Kejadian 19:24; Hosea 1:4). TUHAN memiliki “Anak” (Mazmur 2:7; 12; Amsal 30:2-4). Roh Kudus dibedakan dari “TUHAN” (Bilangan 27:18) dan dari “Allah” (Mazmur 51:12-14). Allah Anak dibedakan dari Allah Bapa (Mazmur 45:7-8; Ibrani 1:8-9). Dalam Perjanjian Baru, Yohanes 14:16-17, Yesus berbicara kepada Bapa tentang mengutus Sang Penolong, yaitu Roh Kudus. Hal ini menunjukkan bahwa Yesus tidak memandang diriNya sebagai Bapa atau Roh Kudus. Perhatikan pula saat-saat lain dalam kitab-kitab Injil ketika Yesus berbicara kepada Bapa. Apakah Dia berbicara kepada diri sendiri? Tidak. Dia berbicara kepada Pribadi lainnya dalam Tritunggal, – Sang Bapa.

        4) Setiap Pribadi dalam Tritunggal adalah Allah. Bapa adalah Allah: Yohanes 6:27; Roma 1:7; 1 Petrus 1:2. Anak adalah Allah: Yohanes 1:1, 14; Roma 9:5; Kolose 2:9; Ibrani 1:8; Yohanes 5:20. Roh Kudus adalah Allah: Kisah Rasul 5:3-4; 1 Korintus 3:16 (Yang mendiami adalah Roh Kudus – Roma 8:9; Yohanes 14:16-17; Kisah Rasul 2:1-4).

        5) Subordinasi dalam Tritunggal: Alkitab memperlihatkan bahwa Roh Kudus tunduk (subordinasi) kepada Bapa dan Anak, dan Anak tunduk (subordinasi) kepada Bapa. Ini adalah relasi internal dan tidak mengurangi atau membatalkan keillahian dari setiap Pribadi dalam Tritunggal. Ini mungkin adalah bagian dari Allah yang tidak terbatas yang tidak dapat dimengerti oleh pikiran kita yang terbatas. Mengenai Anak, lihat Lukas 22:42; Yohanes 5:36; Yohanes 20:21; 1 Yohanes 4:14. Mengenai Roh Kudus lihat Yohanes 14:16; 14:26; 15:26; 16:7, dan khususnya Yohanes 16:13-14.

        6) Pekerjaan dari setiap Pribadi dalam Tritunggal: Bapa adalah Sumber utama atau Penyebab utama dari a) alam semesta (1 Korintus 8:6; Yohanes 1:3; Kolose 1:16-17); b) pewahyuan illahi (Yohanes 1:1; Matius 11:27; Yohanes 16:12-15; Wahyu 1:1); c) keselamatan (Yohanes 3:16-17); dan d) pekerjaan Yesus sebagai manusia (Yohanes 5:17; 14:10). Bapa MEMULAI semua ini.
        _________________________________________________________________________________________________
        Selamat mempelajari kebenaran Firman Tuhan dan Tuhan Yesus memberkati!🙂

        • Elohim kata JAMAK adalah pembohongan publik. Kenapa demikian? Karena Elohim selalu diikuti oleh kata kerja TUNGGAL. Dalam tata bahasa Ibrani tidak ada AJARAN kata JAMAK yang diikuti kata kerja tunggal.

          Tidak ada satu ayat alkitab pun yang mengajarkan Tritunggal tiga pribadi yang mahaesa. Juta tidak ada ajaran tiga pribadi dalam SATU hakekat.

          Yesus adalah Trikotomi yaitu: Yesus + Roh Kudus (turun setelah baptis) + Anak manusia (turun di atas gunung). Baptis dalam nama Bapa anak dan roh kudus = Baptis dalam nama Yesus.

          Yesus dikatakan Tritunggal = Menjadi SATU DAGING.

          Silahkan klik di SINI untuk baca blog-blog saya tentang Allah Tritunggal.

          • Saya tidak berniat membaca blog anda ataupun blog ini, saya hanya membaca Firman Tuhan yang sudah terbukti kebenarannya. Saya tahu bahwa anda juga suka merenungkan Firman Tuhan, tapi janganlah paksakan pemahaman anda pada saya dan yang lain. Lagi pula pilihan berada di tangan kita sendiri untuk memilih percaya atau tidak, tetapi yang saya tahu bahwa kebenaran Firman Allah adalah mutlak, jadi cobalah selidiki lagi ayat-ayat yang saya berikan kepada anda dan renungkan, berdoalah minta bantuan Roh Kudus untuk membantu memahami. Saya tidak bermaksud mengajarkan anda, saya hanya bermaksud membantu anda, pilihan di tangan Anda. Tuhan Yesus memberkati🙂

            • hmm aga bingung saya membaca blog tentang Allah tri tunggal ini. kenapa mengatakan Allah tritunggal tidak ada?
              pembuktiannya kan gampang.
              yang pertama ALLAH dalam perjanjian lama yaitu ALLAH yang pemarah, ALLAH yang membalas kebaikan dengan kebaikan, membalas kejahatan dengan kejahatan, MATA GANTI MATA, GIGI GANTI GIGI, yang menurut di berkati yang melawan di habisi. disini ALLAH merupakan perwujudan yang ingin disembah, dipuja, dst dst
              yang kedua ALLAH dalam perjanjian baru. karena wujud pertama yang umumnya muncul secara WOW , dashyat man dan hanya ditujukan untuk menjadi ALLAH bangsa ISRAEL tidak sesuai untuk seluruh bangsa, maka ALLAH merubah wujudnya menjadi sama seperti manusia, yaitu YESUS. nah disini ALLAH adalah CINTA KASIH, tidak ada lagi MATA GANTI MATA tetapi menjadi jika orang menampar pipi kananmu, berikanlah pipi kirimu, dst dst.pokoknya paling kekuatannya paling dashyat dah, kekuatan cinta kasih tanpa pamrih. disini YESUS merupakan perwujudan seorang GURU yang digugu dan di tiru oleh murid muridnya (semua orang percaya) tapi banyak hal yang tidak bisa atau tidak boleh dia lakukan karena wujudnya yang telah menjadi manusia misalnya membelah menjadi banyak dan berkhotbah dimana mana secara serentak, kan lebih gampang, jadi dimana mana ada YESUS, tentunya para raja zaman itu pastinya percaya langsung, tapi fungsi wujud kedua adalah menanamkan pelajaran cinta kasih bukan kekuasaan.
              yang ketiga ALLAH sesudah perjanjian baru, yaitu ROH KUDUS, merupakan perwujudan untuk terus menyertai setiap orang yang sudah menerima pengajaran cinta kasih dan percaya. jadi ALLAH tetap menyertai mereka dimanapun dan kapanpun di seluruh alam semesta ini. karena wujud-Nya yang ketiga, maka ALLAH bebas membelah menjadi berapapun, kapanpun, dimanapun, tanpa harus mengganggu (menggegerkan) umat manusia.
              kalau teori yang mengatakan banyak tidak mungkin satu, itu mah gampang menjelasinnya. mari kita anggap roh kudus itu wujudnya AIR di danau toba. terus bro hai hai yang lagi jalan jalan di danau toba pingin temen temen yang suka comment disini juga bisa melihat,merasakan air dari danau toba tersebut. jadi bro hai hai, beli 10 aqua botol, dia minum ampe abis semua, trus botol kosong dia isi dengan air dari danau toba. nah ketika bro hai hai memberikan air dalam botol tersebut kepada temen temen yang suka comment, pertanyaannya apakah air dalam botol tersebut boleh disebut sebagai air danau toba? kalau boleh, berarti air danau tobanya jadi banyak donk? ada 10 plus 1 yang masi didanau toba, jadi minimal ada 11 air danau toba di dunia ini kalau begitu, bener bukan saudara saudara? pastinya bener donk. nah pertanyaan berikutnya, kalau ke sepuluh air danau toba dalam botol tersebut kita tuang kedalam galon (kosong dong tentunya) apakah kita peroleh 10 air danau toba dalam galon? AHA, ternyata yang kita dapatkan hanya 1 air danau toba didalam galon (eits, sebelum protes, disini bukan ukuran kuantitas seperti sebotol, segalon, sedanau, tapi ukuran kuantitas berapa banyak air yang terlihat. mengertikan maksud saya? yang masih belum mengerti nanti kita jelaskan lagi ^^) plus 1 lagi yang di danau toba, berarti tinggal 2 air danau toba . dan kalau kita kembalikan air digalon tadi ke danau toba, apa yang kita lihat? yak hanya ada 1 air danau toba, yaitu air di dalam danau toba tersebut. jadi kalau air bisa begitu, kenapa heran roh kudus bisa turun ke banyak orang tidak bisa dianggap satu? anggap aja roh kudus itu aslinya lidah api yang ratusan kali lebih gede dari matahari, trus setiap orang yang percaya dapat bagian bagian kecil yang turun ke masing masing, dimana kalau masing masing bagian dapat bersatu membentuk lidah api yang lebih besar lagi (itulah gunanya berdoa bersama sama ^^)

              jadi jelas toh, semuanya adalah ALLAH sendiri dalam 3 wujud yang berbeda, dimana wujud selanjutnya selalu untuk menyempurnakan wujud sebelumnya. smua uda direncanakan.
              “kehancuran dulu, baru keteraturan, kemudian pertahankan keteraturan”
              “penderitaan dulu baru kebahagiaan, kemudian pertahankan kebahagiaan tersebut ”

              gimana hayoo penjelasan dari otak sok pinter saya? ni hi hi hi hi hi
              seperti biasa bro n sis mohon kritik dan saran. kalau sesat, tolong di tunjukin supaya bisa diperbaiki ^^

              WAKS! baru sadar gw ngetiknya panjang banget, ini comment atau artikel ? bingung dah gw ^^

  5. jangan hobi memutilasi ayat dan menjelaskannya secara sepotong2, coba baca lagi bagaimana kitab Wahyu itu ditulis, untuk siapakah kitab wahyu tersebut ditulis, didalamnya ada tujuh nasehat untuk tujuh jemaat, dan semuanya dijelaskan dengan gamblang apakah itu tujuh bintang, apakah itu tujuh kaki dian dan apakah itu tujuh roh. baca baca lagi oom

    • Denny, jangan berbasa-basi lagi. Mulai saja. Tunjukkan kesalahan tulisan hai hai dan ajarkan yang benar. Saya tidak butuh nasehat anda tentang cara belajar Alkitab. Saya sudah baca Alkita belasan bahkan puluhan RIBU jam, anda yang bahkan belum pernah baca Alkitab sampai TAMAT sebaiknya jangan mengajari saya cara membaca Alkitab. ha ha ha … Yang saya butuhkan adalah orang-orang yang menguji tulisan-tulisan saya dengan alkitab sebagai sumber pustaka dan standar kebenaran.

      Bukti bahwa pengetahuan Alkitab anda PAYAH adalah anda TIDAK tahu bahwa di kitab Wahyu tidak ada NASEHAT untuk TUJUH jemaat. Yang ada hanya SALAM dari Yohanes untuk tujuh Jemaat. Baca lagi kitab Wahyu dengan teliti dan hati-hati, kisanak. Ha ha ha … Saya sudah baca kitab wahyu RATUSAN kali, anda sudah baca berapa kali ya? ha ha ha ha …

      • coba uji dengan matius 28:19 : Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama BAPA dan ANAK dan ROH KUDUS
        1. Roh Allah mau jumlahnya banyak, mau jumlahnya sedikit namanya tetap sama yaitu roh Allah, karena Allah itu Kudus maka rohNya pun Kudus, mau jumlahnya seratus pun namanya juga tetap Roh Kudus..
        2. kitab matius 28:19 kalau ingin menjelaskan bahwa Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah pribadi yang benar2 berbeda dengan hakekat yang berbeda, maka maka si penulis tidak akan menggunakan kata onoma(nama) tetapi menggunakan onomata (nama nama)
        3. “Bukti bahwa pengetahuan Alkitab anda PAYAH adalah anda TIDAK tahu bahwa di kitab Wahyu tidak ada NASEHAT untuk TUJUH jemaat. Yang ada hanya SALAM dari Yohanes untuk tujuh Jemaat.”
        kalau anda belum bisa membedakan nasehat dan salam mendingan belajar bahasa lagi. baca lagi kitab wahyu pasal 2, coba jelaskan maksud dari kata “Bertaubatlah!!” ? apakah itu salam atau nasehat?

        • Kisanak, belajar Alkitab baik baik dulu barang 10 atau 20 tahun baru kembali lagi untuk komentar. Pada saat itu mungkin komentar anda akan lebih bermutu. ha ha ha ha …

          • hanya ini reply dari bengcu?
            wakakakakaka….
            kirain diskusi, ternyata debat
            wakakakaka…
            ya wis kalo memang hanya ini info dari bengcu yang bisa saya terima
            selamat beraktifitas

  6. setelah bacabaca blog ini.. cuman satu kesimpulannya.. jangan belajar alkitab menggunakan pikiran sendiri yaa.. ngga akan mampu kita mahh.. apa bangganya punya pengetahuan segudang tapi NOL KASIH.. inget mas.. “nubuat akan berakhir, bahasa roh akan berhenti, PENGETAHUAN akan LENYAP”.. so.. intinya kalo mau jadi seorang pengikut Yesus cuma satu sihh.. “MENGASIHI” yaa.. cuman itu yang bisa menghapuskan segala kebencian antar umat manusia yang terjadi.. apa? mau bilang orang bodoh yang belajar alkitab dari kulitnya saja? saya lebih memilih menjadi bodoh namun memiliki KASIH yang membawa DAMAI daripada memiliki PENGETAHUAN namun membawa kebencian terhadap yang lain.. GBU lahh :))

    • Orang BEBAL dan DUNGU seperti anda memang bisanya BERLAGAK punya KASIH. ha ha ha ha ha … Gimana mau KASIH kalau baca alkitab dari Matius 1:1 sampai Matius 28:20 saja anda tidak pernah? ha ha ha …

  7. Anda menafsirkan kitab Wahyu bukan sebagai simbol. ( Tentang 7 obor ). Padahal Alkitab sendiri penuh dengan simbol. Ke tujuh Roh Allah, jika memang Anda tidak setuju Tritunggal, lalu anda berkata ke tujuh Roh Allah itu maksudnya Roh Allah sempurna, berarti Allah ga sempurna dong?

    • hai orang BODOH, jangan SOK tahu kau! Anda belum pernah baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu. Bahkan anda belum pernah baca kitab Matius 1:1 sampai Matius 28:20, itu sebabnya belam saatnya anda SOK TAHU bicara ajaran alkitab. BELAJAR baca alkitab dulu baru sok jagoan, nak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s