Daging Untuk Orang Miskin


gambar: bengcu

gambar: bengcu

Hari kamis yang lalu aku ngerumpi dengan adik-adikku di rumah mamaku. Orang-orang kampung GIZI-nya buruk karena kurang PROTEIN sebab JARANG makan DAGING dan IKAN. Protein adalah GIZI yang paling diperlukan oleh tubuh untuk membentuk sel dan berhubungan dengan kecerdasan. Kami lalu diskusi tentang  DAGING untuk orang kampung. Salah satu adikku bersaksi tentang pengalamannya BAKSOS ke Bali. Dia juga bersaksi tentang keliling Jawa Timur untuk melihat apa yang bisa dilakukan bagi pendeta-pendeta kampung dan anggota jemaat gerejanya.

Jangan Membangunkan Orang Malas

JANGAN membangunkan orang MALAS sebab bila dibangunkan mereka PASTI minta makan dan setelah makan mereka minta kopi. Sambil ngopi mereka pun bermalas-malasan. Kalau tidak dikasih mereka NGAMUK karena sudah dibangunkan. Pendeta itu gemuk dan klimis sekali namun gereja dan rumahnya nggak terurus. Jemaatnya hanya 12 orang. Dia memelihara 4 ekor bebek.

laut: kenapa puing-puing sisa perbaikan gereja TIDAK dibersihkan?

pendeta: kami kehabisan uang untuk membayar tukang. Saya berdoa dan beriman Tuhan pasti akan cukupkan.

laut: Selain dari persembahan jemaat, dari mana anda mencukupi biaya hidup?

Pendeta: istri saya bikin es mambo untuk dijual.

laut: Selain melayani anggota jemaat, apa yang bapak lakukan?

pendeta: Saya memelihari bebek.

laut: Berapa bebek yang bapa pelihara?

pendeta: Saya piara bebek 4 ekor?

laut: 4 ekor?

Pendeta: benar. 4 ekor.

laut: bapak tanam sayur untuk keperluan sehari-hari?

Pendeta: tidak. tanam sayur repot sekali.

laut: menjalani hidup seperti bapak pasti berat sekali.

Pendeta: Itulah salib yang harus kami pikul. Namun puji Tuhan, selama ini kami selalu dicukupkan.

Pdt itu lalu bersaksi tentang kebaikan Tuhan yang selalu mengirim UANG setiap bulannya. Adik saya bersaksi, dia merasa MUAK sekali. Rasanya mau MUNTAH ke muka pendeta tersebut. dia lalu bersaksi, “dulu, waktu gua masih di Yayasan, kami memindahkan batu dan pasir bahkan mencari batu dan pasir ke sungai agar tidak perlu membayar tukang.”

Pendeta Mencari DANA Bukan CARA

Daging kelinci untuk orang kampung. Suatu hari seorang teman mengirim beberapa pendeta kampung dari berbagai daerah ke rumahku untuk belajar beternak kelinci agar bisa mengamalkan ilmu “Daging Kelinci Untuk Orang Kampung.” Dengan bersemangat saya pun mengajari mereka. Namun apa mau dikata? Gerak tubuh dan pancaran mata mereka menyatakan dengan gamblang dan tegas, “Terserah apa katamu dech, namun kami menunggu uang persembahan KASIH dari anda!”

Aneh bin ajaib! Melihat lagak mereka, saya sama sekali tidak MARAH namun benar-benar MALU! Mereka adalah pendeta-pendeta kampung miskin yang datang ke kota untuk mencari DANA guna membantu gerejanya. Mereka tidak datang untuk mencari CARA namun mencari DANA sedangkan saya hanya tahu CARA namun tidak punya DANA!

Saya pun berhenti MENGAJAR lalu menjamu mereka. Setelah kenyang saya memberi mereka beberapa rupiah lalu menyuruh mereka segera pergi. Saya merasa MALU untuk menyita waktu mereka lebih lama lagi dan memaksa mereka untuk mendengarkan OCEHAN saya. Mereka mencari DANA bukan mencari CARA. Saya pun memberitahu temanku itu agar lain jangan mengirim pendeta yang mencari DANA ke rumahku lagi karena aku hanya bisa menunjukkan CARA.

Daging Untuk Orang Kampung

laut: Berapa ekor kambing yang anda pelihara?

pendeta:  4 ekor.

laut: Pernahkah anda memotong kambing untuk di makan anak istri?

pendeta: Pernah. Waktu itu kambing kami sakit lalu mati, langsung dipotong untuk makan.

laut: Pernahkah anda memotong kambing sehat untuk makan keluarga?

pendeta: tidak pernah.

laut: kapan keluarga anda makan daging selain di undangan alias ketika diundang pesta? Maksud saya, pernah beli daging untuk makan?

pendeta: Pernah. Ketika Natal!

laut: Apabila bapak pelihara satu pasang kelinci dan satu ekor kambing pada waktu bersamaan, dalam waktu satu tahun, mana yang lebih banyak, daging kelinci atau daging kambing?

Pendeta: Daging kambing!

Laut lalu menjelaskan bahwa PERTUMBUHAN dan perkembangbiakan Kelinci jauh lebih CEPAT dibandingkan dengan kambing dan sapi bahkan ayam. Artinya kelinci menghasilkan DAGING paling banyak dan cepat dibandingkan kerbau, sapi, kambing, domba bahkan ayam. Di samping itu, daging kelinci kandungan gizinya pun paling tinggi dibandingkan dengan daging lainnya.

Masalahnya adalah: Berdasarkan hasil riset baik yang dilakukan sendiri maupun dilakukan orang lain, SUDAH terbukti dengan GAMBLANG bahwa GIZI sangat penting bagi MAKLUK hidup. Hasil riset saya menunjukkan: Kelinci yang hanya makan RUMPUT, gizinya paling jelek. itu sebabnya selain pertumbuhannya lambat juga perkembangbiakannya lambat dan harapan hidup anakannya paling rendah. Di samping itu, kesehatannya juga paling rendah. Yang lain lagi, KECERDIKAN kelincinya pun paling RENDAH.

Masalahnya adalah orang-orang kampung GIZI-nya buruk karena mereka kekurangan PROTEIN sebab JARANG makan DAGING dan IKAN. Protein adalah GIZI yang paling diperlukan oleh tubuh untuk membentuk sel dan berhubungan dengan kecerdasan.

Masalahnya: Meskipun paling tinggi kandungan gizinya dan paling mudah memproduksinya namun daging kelinci kalah populer dibandingkan dengan daging bebek, ayam, kambing, domba kerbau, sapi dan lain-lainnya. Itu sebabnya pangsa pasarnya sangat terbatas. Itu sebabnya beternak kelinci tidak cocok untuk USAHA sebab pangsa pasarnya KECIL. Punya 10 kelinci anda bisa menjualnya dengan mudah namun punya 1000 ekor kelinci anda gigit jari karena hanya ada 10 orang yang mau beli daging kelinci anda.

Masalahnya adalah, apabila anda modali pendeta untuk memelihara kambing, dia tidak akan memotong kambing untuk makan sebab kambing untuk dijual. Hal yang sama juga terjadi bila anda modali dia pelihara kerbau dan ayam bahkan bebek.

Berdasarkan riset saya, dengan kelinci yang HANYA diberi makan rumput, apabila anda memelihara lima ekor kelinci, 4 ekor betina dan satu jantan maka setiap minggu anda punya kelinci untuk dipotong dan daging kelinci untuk dimakan. Pelihara kelinci untuk DIMAKAN dagingnya, bukan untuk DIJUAL. Kalaupun DIJUAL, karena pangsa pasarnya KECIL maka selalu ada SISA daging untuk konsumsi sendiri.

Meskipun kandang kelinci harus bisa mencegah serangan tikus namun harganya relatif jauh lebih murah dari kandang kambing atau domba apalagi kerbau dan sapi. Di samping itu, anak-anak MAMPU mengurusi kelinci baik untuk mencari rumput maupun menjaganya.

Adik saya menutup kesaksiannya dengan kalimat: Masalahnya adalah bagaimana melakukan penyuluhan dan membangkitkan kesadaran orang-orang kampung bahwa GIZI itu penting dan daging kelinci mengandung gizi yang luar biasa baiknya, itu sebabnya beternak kelinci adalah jalan termudah untuk memenuhi kebutuhan GIZI keluarga. Memberi penyuluhan memang mudah namun membangkitkan kesadaran, luar biasa sulitnya. Itu sebabnya sampai hari ini orang-orang kampung saya masih belum mau beternak kelinci untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi keluarga meskipun sudah berkali-kali menyuluhi mereka.

15 thoughts on “Daging Untuk Orang Miskin

  1. @hai hai: kadang miskin itu enak loh….nggk usah banyak mikir kreatif untuk usaha…. kalau lagi susah cukup maki-maki orang yang lebih mampu dan mengatai mereka egois karena tidak mau berbagi. No offence, hanya melihat dari tetangga belakang rumah……😀

      • saya hanya bersyukur krn ada org miskin jadi org yg punya faktor pmbanding lebih bisa disebut kaya jika dibanding dg faktor pmbanding yg nilainya lbh sdikit hahaha, tanpa harus mengugat2 sesuatu trus dibukukan tentunya HAHAHAHAHAAHAHA

    • Kadang-kadang memang saya melihat orang miskin (tidak semua) karena status kemiskinannya maka dia jadi MERASA BERHAK memaki-maki orang yang lebih mampu, dan mengatai orang lain egois kalo tidak membantu dia. Karena dia miskin maka ketika dia meminta bantuan pada seseorang maka orang yang dimintai bantuan HARUS memenuhi permintaannya.

      • @Garfield, banyak orang miskin menyebalkan dan SOMBONG. contohnya ketika pulang kampung, banyak orang kampung saya yang lalu kemana-mana menyebar GOSIP saya SOMBONG makanya nggak MAU mampir ke rumahnya sebab dia MISKIN. Memangnya dia KURANG sombong? Sudah tahu saya pulang KAMPUNG, alih-alih MENYAMBUT saya dia malah keliling kampung menyebar FITNAH saya sombong? Orang-orang KAYA yang tidak saya KUNJUNGI rumahnya nggak pernah tuh menyebar gosip saya SOMBONG makanya nggak mau mampir ke rumahnya karena dia KAYA. ha ha ha ha ha …

  2. pendeta: kami kehabisan uang untuk membayar tukang. Saya berdoa dan beriman Tuhan pasti akan cukupkan.
    Pendeta: Itulah salib yang harus kami pikul. Namun puji Tuhan, selama ini kami selalu dicukupkan.

    Jawaban yang ANEH

    • mas kaleb,menurut anda itu adalah ucapan sok bijak yang keluar dari mulut- pendeta yg malas ………? atau pendeta yg bodoh
      …? atau pendeta yg salah didikan…? atau apa…? he..he….

        • mas kaleb, katanya itulah salib yg harus kami pikul
          .? saya rasa mungkin dia benar, sayangnya dia tidak mau berpikir jernih tentang kenapa salib itu harus dia pikul. dia lebih suka mengkambinghitamkan Yesus dan ke kristenannya sebagai penyebabnya ketimbamg mengakui bahwa kemalasan dan ketidakmpuannya lah penyebab sesungguhnya. he..he..

        • @kalebyosua
          mas kaleb ,kagak ada itu Pendeta malas dan suka ngemis.? .ini dongengnya hai bengcu saja.. tidak ada pendeta yang malas, dan tidak ada pendeta yang ngemis , paling kotbahnya nyinder kalau dia serba kekurangan ini lebih bijak lagi dari pada Paulus yang langsung merampok jemaatnya 2korintus 11:8. kalau misalkan keterlaluan sampai ada pendeta yang malasdan suka mengemis…EMANG MASALAH BUAT ELUUUUU…..kehekekekkeekeke

  3. Ak47@kalo sudah tau susah ngapain maki maki orng,itu hnya orng stres yg jalananin cara begitu,semua orng ga bakalan mau hidup miskin tetapi ga jalanin akal pikirannya ya maka dri itu dia miskin+ setres (dan menyesal hnya bisa nyalahin orng lain)itu sebab nya kemauan orng tersebut sj,,,

  4. Kalo dilihat dan diselami lebih dalam lagi…. Makin banyak ya… Tipe pendeta2 / hamba Tuhan seperti yang dijelaskan bengcu ya…. Saya juga kesel sekali kalo ketemu yang gituan… Kurang gigih dalam berjuang, terlalu lembek, cengeng dan manja ( mau nya berkat datang via sumbangan).ckckckck

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s