Maulid Nabi Isa Alaihissalam Di Mata Seorang Tionghoa Kristen


Gambar: tyothebronew.blogspot.com

Mengucapkan “Selamat Natal” haram hukumnya karena perayaan Natal adalah cara umat Kristen menyiarkan agamanya. Mengucapkan “Selamat Natal” kepada umat Kristen berarti tasyabbuh (menyerupai) mereka. Menyerupai orang Kristen adalah Kufur. Kufur adalah kata sifat, kata bendanya adalah kafir. Kafir adalah orangnya dan kufur adalah sifatnya. Kata bahasa Arab “kufur” artinya menutup; tidak percaya; ingkar; tidak berterima kasih. Bagi umat Islam, makna kata “kufur” adalah mengingkari Allah dan Rasul-Nya alias mengingkari ajaran Alquran. Benarkah mengucapkan “Selamat Natal” haram hukumnya?

Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab artinya hari lahir. Maulid Nabi Muhammad SAW adalah perayaan untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhamad SAW. Benarkah nabi Muhammad SAW lahir tanggal 12 Rabiul Awal? Saya tidak tahu. Bahkan tidak ada satu ulama ahli sejarah Islam dari generasi ke generasi pun yang tahu pasti. Meskipun tidak ada kepastian namun umat Islam Indonesia merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tanggal 12 Rabiul Awal kalender Islam. Umat Islam Syiah merayakannya tanggal 17 Rabiul Awal, sedangkan umat Islam Salafi dan Wahhabi tidak merayakannya.

Apa yang dilakukan oleh umat Islam dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW? Apakah umat Islam merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan berdakwa? Tujuan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah bersyukur kepada Allah SWT yang telah mengaruniakan Nabi Muhammad SAW kepada dunia dan mengenang nabi Muhammad SAW untuk memacu diri meneladani kesalehannya. Boleh berdakwa sambil merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW? Asal dilakukan dengan ikhlas, silahkan!

Apa makna hari Natal bagi umat Islam? Bagi umat Islam Natal adalah Maulid Nabi Isa Alaihissalam. Dari generasi ke generasi ulama Kristen mengajarkan bahwa Natal bukan hari ulang tahun Yesus Kristus alias nabi Isa Alaihissalam namun hari umat Kristen bersyukur kepada Allah SWT yang telah mengaruniakan Nabi Nabi Alaihissalam kepada dunia mengenang nabi Isa Alaihissalam untuk memacu diri agar meneladani kesalehannya.

Bolehkah umat Kristen menyiarkan agamanya dengan memperingati Maulid Nabi Isa Alaihissalam? Selama dilakukan dengan ikhlas, silahkan! Bagi orang Islam, haram hukumnya menyiarkan agama Kristen, namun bagi umat Isa Alaihissalam tindakan demikian halal. Itu sebabnya orang Islam tidak boleh menyiarkan agama Kristen namun orang Kristen bebas untuk menyiarkan ajaran agamanya. Menyiarkan ajaran agama bukan memaksa orang lain memeluk agamanya.

Kisanak, apakah orang Islam boleh mengucapkan “Selamat Natal” kepada orang Kristen? Selama dilakukan dengan ikhlas, silahkan saja. Apabila anda mau toleransi kepada sebagian umat Islam yang takut KUFUR bila mengucapkan “Selamat Natal” kepada orang Kristen maka ucapkan saja, “Selamat maulid nabi Isa Alaihissalam! Semoga Allah SWT memberkati!”

2 thoughts on “Maulid Nabi Isa Alaihissalam Di Mata Seorang Tionghoa Kristen

  1. “Dan kesejahteraan (As Salaam) semoga dilimpahkan kepadaku (Isa Al-Masih), pada hari aku dilahirkan, pada hari aku (Isa Al-Masih) meninggal dan pada hari aku (Isa Al-Masih) dibangkitkan hidup kembali” (QS 19:33)

    • amin
      jangan mencari pertentangan dalam perbedaan.tp cari kesamaan dan menarik benang merah dr smua ajaran di berbagai bangsa yang sy yakin akhirnya terbukti sumber nya adalah satu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s