YHWH Tidak Mahakuasa


Gambar: dark.pozadia.org

Ayub 1:12 mencatat: YHWH berfirman kepada Iblis, “Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya.” Namun, Ayub 2:3 mencatat pengakuan YHWH kepada SATAN, “engkau telah membujuk Aku melawan dia untuk mencelakakannya tanpa alasan.” Apabila memang memberi kuasa kepada Iblis untuk mencelakai Ayub, kenapa YHWH justru mengaku diri-Nya yang mencelakai Ayub tanpa alasan? Kerabatku sekalian, apa sesungguhnya yang terjadi?

Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu.” Ayub 1:11

Maka firman TUHAN kepada Iblis: “Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya.” Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN.  Ayub 1:12

Firman TUHAN (YHWH) kepada Iblis (Satan): “Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ia tetap tekun dalam kesalehannya, meskipun engkau telah membujuk Aku melawan dia untuk mencelakakannya tanpa alasan.” Ayub 2:3

Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: “Kulit ganti kulit! Orang akan memberikan segala yang dipunyainya ganti nyawanya. Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah tulang dan dagingnya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu.” Ayub 2:4-5

Maka firman TUHAN kepada Iblis: “Nah, ia dalam kuasamu; hanya sayangkan nyawanya.” Ayub 2:6

Kemudian Iblis pergi dari hadapan TUHAN, lalu ditimpanya Ayub dengan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya. Ayub 2:7

Kerabatku sekalian, Ibliskah yang mencelakai Ayub? Bukan! Iblis hanya memberitahu CARA untuk menguji Ayub. Ayub 2:3 mencatat pengakuan YHWH alias Yehova alias Yahwe bahwa Dialah yang mencelakai Ayub tanpa alasan karena termakan bujukan Iblis.

Bila YHWH yang mencelakai Ayub, kenapa Ayub 1:12 dan Ayub 2:6 mencatat ucapan YHWH memberi kuasa kepada Iblis? Bila iblis yang mencelakai Ayub kenapa YHWH mengaku diri-Nya yang mencelakai Ayub? Apa yang sesungguhnya terjadi?

Berfirmanlah TUHAN (YHWH): “Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka.” Kejadian 6:7

Berfirmanlah Allah (Elohiym) kepada Nuh: “Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi. Kejadian 6:13

Dan dari segala yang hidup, dari segala makhluk, dari semuanya haruslah engkau bawa satu pasang ke dalam bahtera itu, supaya terpelihara hidupnya bersama-sama dengan engkau; jantan dan betina harus kaubawa. Kejadian 6:19

Dari segala jenis burung dan dari segala jenis hewan, dari segala jenis binatang melata di muka bumi, dari semuanya itu harus datang satu pasang kepadamu, supaya terpelihara hidupnya. Kejadian 6:20

Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Nuh: “Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini. Kejadian 7:1

Dari segala binatang yang tidak haram haruslah kauambil tujuh pasang, jantan dan betinanya, tetapi dari binatang yang haram satu pasang, jantan dan betinanya; Kejadian 7:2

juga dari burung-burung di udara tujuh pasang, jantan dan betina, supaya terpelihara hidup keturunannya di seluruh bumi. Kejadian 7:3

Masuklah Nuh ke dalam bahtera itu bersama-sama dengan anak-anaknya dan isterinya dan isteri anak-anaknya karena air bah itu. Kejadian 7:7

Dari binatang yang tidak haram dan yang haram, dari burung-burung dan dari segala yang merayap di muka bumi, Kejadian 7:8

datanglah sepasang mendapatkan Nuh ke dalam bahtera itu, jantan dan betina, seperti yang diperintahkan Allah kepada Nuh. Kejadian 7:9

Tetapi datanglah firman TUHAN kepadanya, demikian: “Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu.” Kejadian 15:4

Tetapi Allah berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya. Kejadian 17:19

Tetapi perjanjian-Ku akan Kuadakan dengan Ishak, yang akan dilahirkan Sara bagimu tahun yang akan datang pada waktu seperti ini juga.” Kejadian 17:21

TUHAN berfirman kepada Musa: “Ambillah tongkatmu itu dan engkau dan Harun, kakakmu, harus menyuruh umat itu berkumpul; katakanlah di depan mata mereka kepada bukit batu itu supaya diberi airnya; demikianlah engkau mengeluarkan air dari bukit batu itu bagi mereka dan memberi minum umat itu serta ternaknya.” Bilangan 20:7-8

Lalu Musa mengambil tongkat itu dari hadapan TUHAN, seperti yang diperintahkan-Nya kepadanya. Bilangan 20:9

Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan jemaah itu di depan bukit batu itu, berkatalah ia kepada mereka: “Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?” Bilangan 20:10

Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum. Bilangan 20:11

Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: “Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka.” Bilangan 20:12

Handai taulanku sekalian, ketika YHWH memutuskan untuk menghapus manusia, kehendak-Nya tidak menjadi kenyataan saat itu. Ketika Elohiym (Allah) berfirman kepada Nuh tentang rencana-Nya membunuh manusia dengan air bah dan menyelamatkan Nuh sekeluarga, kehendak-Nya pun digenapi.

YHWH menyuruh Nuh membawa binatang halal masing-masing tujuh pasang dan binatang masing-masih sepasang. Elohiym mengharuskan semua makluk hidup datang ke bahtera masing-masing sepasang. Meskipun bertentangan kehendak YHWH namun kehendak Elohiym digenapi.

Ketika YHWH menjanjikan anak kepada Abraham, alih-alih menghamili Sarah Abraham justru beranak dengan Hagar. Ketika Elohhiym (Allah) bilang Sarah akan hamil tahun depan, Sarah pun hamil.

Ketika disuruh YHWH untuk meminta bukit batu mengeluarkan air, Musa justru menggebuk bukit batu itu dua kali. Meskipun Musa melanggar perintah YHWH namun bukit batu itu mengeluarkan air seperti yang diinginya. YHWH naik pitam lalu melarang Musa dan Harun masuk ke negeri Kanaan. Kenapa YHWH ngamuk? Karena rahasia-Nya ketahuan. Apa rahasia YHWH yang dibongkar oleh Musa dan Harun?

YHWH tidak mahakuasa. Tanpa dukungan Elohiym kehendak-Nya sia-sia. Elohiym maha kuasa itu sebabnya Dia tidak perlu YHWH untuk melakukan mujizat.

Jadi TUHAN (YHWH) mendatangkan penyakit sampar kepada orang Israel, maka tewaslah dari orang Israel tujuh puluh ribu orang. 1 Tawarikh 21:14

Pula Allah (Elohiym) mengutus malaikat (malak) ke Yerusalem untuk memusnahkannya, dan ketika hendak dimusnahkannya, maka TUHAN (YHWH) melihatnya, lalu menyesallah Ia karena malapetaka yang hendak didatangkan-Nya itu, lalu berfirmanlah Ia kepada malaikat pemusnah itu: “Cukup! Turunkanlah sekarang tanganmu itu!” Pada waktu itu malaikat TUHAN itu sedang berdiri dekat tempat pengirikan Ornan, orang Yebus. 1 Tawarikh 21:15

Ketika Daud mengangkat mukanya, maka dilihatnyalah malaikat TUHAN (Malak YHWH) berdiri di antara bumi dan langit, dengan di tangannya pedang terhunus yang diacungkan ke atas Yerusalem. Lalu dengan berpakaian kain kabung sujudlah Daud dan para tua-tua. 1 Tawarikh 21:16

Kerabatku sekalian, yang memusnahkan tujuh puluh ribu orang Israel dengan penyakit sampar adalah YHWH. Yang diutus oleh Elohiym untuk memusnahkan Yerusalem adalah MALAIKAT. Yang dilihat oleh YHWH akan menghancurkan Yerusalem adalah MALAIKAT. Yang berdiri di dekat tempat pengirikan Ornan adalah MALAIKAT YHWH. Yang dilihat Daud mengacungkan pedang ke Yerusalem adalah Malak YHWH.  Apa yang sesungguhnya terjadi?

Ketika itu TUHAN (YHWH) membuka mulut keledai itu, sehingga ia berkata kepada Bileam: “Apakah yang kulakukan kepadamu, sampai engkau memukul aku tiga kali?” Bilangan 22:28

Kerabatku sekalian, sama seperti YHWH berkuasa menggerakkan Keledai Bileam mengucapkan kata-kata-Nya, demikian pula Elohiym berkuasa menggerakkan YHWH melakukan kehendak-Nya. Itulah kejadian yang tercatat di Tawarikh 21:14-16. Itulah YHWH tidak maha kuasa apalagi berkuasa atas Elohiym. Itulah bukti Elohiym mahakuasa bahkan berkuasa atas YHWH.

Maka firman TUHAN kepada Iblis: “Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya.” Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN.  Ayub 1:12

Maka firman TUHAN kepada Iblis: “Nah, ia dalam kuasamu; hanya sayangkan nyawanya.” Ayub 2:6

Handai taulanku sekalian, apa yang terjadi di dalam kisah Ayub? Apa yang  tercatat di dalam Ayub 1:12 dan Ayub 2:6? Yang tercatat adalah firman Elohiym kepada YHWH. Yang terjadi adalah YHWH bernubuat alias mengucapkan kata-kata Elohiym. YHWH yang mengucapkannya namun Elohiym yang berkata-kata. Elohyim memberi kuasa kepada YHWH untuk mencelakai Ayub.

Untuk membaca blog-blog tentang YHWH yang lain, silahkan klik di SINI.

Advertisements

57 thoughts on “YHWH Tidak Mahakuasa

  1. saya udh baca bbrp tulisan anda (yg sebagian besar , lebih dominan mengkritik isi kitab-kitab taurat) padahal semua isi firman Allah 2tim3:16, tampaknya anda lupa klo Alkitab ga akan bisa masuk kehati walau udh dibaca tapi jika memang anda sejenis org di ayat ini 2kor 4:3,4
    ya saya bisa maklum dgn semua keberanian kritikan anda di setiap upaya menafsirkan sama ayat2 tertentu . sungguh kasian aja dgn opini sempit anda. tdk’kah anda merasa bersalah?

    kecuali semua aspek di galatia 5;22,23 udh nempel dlm kepribadian anda , seorang pengamat Alkitab yg matang mesti ada hal itu( serius saya yakin dlm’hati nurani anda masih dlm pencarian akan kebenaran) saran saya silahkan anda renungkan

    • Kisanak, yang perlu dikasihani itu diri anda. Lagak stinggi langit namun faktnya belum pernah baca alkitab bahkan baca Maius 1:1 sampai MAtius 28:20 saja anda belum pernah? ha ha ha ha ha … Baca alkitab dulu baru sok jagoan kisanak.

  2. “Aku Percaya, Maka Aku Akan Mengerti.” itu lah kunci membaca Alkitab. bengcu lupa akan hal itu. memang semua tertulis dengan gamblang. tetapi tidak semuanya secara gamblang bisa kita pahami. 😀

    • Kunci membaca Alkitab? ha ha ha ha … Kisanak, anda belum pernah baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu bahkan baca dari Matius 1:1 sampai Matius 28:20 saja anda belum. Jadi, jangan sok TAHU bicara tentang kunci membaca alkitab dech. ha ha ha ha ,,,

  3. Ayub 2:3 mencatat pengakuan YHWH kepada SATAN, “engkau telah membujuk Aku melawan dia untuk mencelakakannya tanpa alasan.” Apabila memang memberi kuasa kepada Iblis untuk mencelakai Ayub, kenapa YHWH justru mengaku diri-Nya yang mencelakai Ayub tanpa alasan?
    YHWH memberikan ijin kepada iblis untuk mencelakai ayub. ketika perlindungan YHWH terlepas, ayub celaka. tindakan YHWH untuk melepas perlindungan tersebut dianggap YHWH sebagai pencelakaan yang dilakukanNYA terhadap ayub.

    Kerabatku sekalian, Ibliskah yang mencelakai Ayub? Bukan! Iblis hanya memberitahu CARA untuk menguji Ayub. Ayub 2:3 mencatat pengakuan YHWH alias Yehova alias Yahwe bahwa Dialah yang mencelakai Ayub tanpa alasan karena termakan bujukan Iblis.
    Bila YHWH yang mencelakai Ayub, kenapa Ayub 1:12 dan Ayub 2:6 mencatat ucapan YHWH memberi kuasa kepada Iblis? Bila iblis yang mencelakai Ayub kenapa YHWH mengaku diri-Nya yang mencelakai Ayub? Apa yang sesungguhnya terjadi?

    kau sungguh tersesat. iblis tidak memberi tahu cara apapun, iblis menghasut YHWH untuk menguji bila mana ayub tetap setia apabila segala miliknya diambil dan ayub tetap setia. YHWH mencelakakan ayub, karena tanpa perlindunganNYA terhadap ayub, iblis menghancurkan segala miliknya. tapi iblis belum puas, iblis mengatakan bahwa bila ayub dicelakai, ayub akan murtad. oleh karena itu YHWH memberikan celaka lebih lanjut ke ayub dengan mengijinkan iblis menyentuh ayub.

    Ketika disuruh YHWH untuk meminta bukit batu mengeluarkan air, Musa justru menggebuk bukit batu itu dua kali. Meskipun Musa melanggar perintah YHWH namun bukit batu itu mengeluarkan air seperti yang diinginya. YHWH naik pitam lalu melarang Musa dan Harun masuk ke negeri Kanaan. Kenapa YHWH ngamuk? Karena rahasia-Nya ketahuan. Apa rahasia YHWH yang dibongkar oleh Musa dan Harun?
    YHWH tidak mahakuasa. Tanpa dukungan Elohiym kehendak-Nya sia-sia. Elohiym maha kuasa itu sebabnya Dia tidak perlu YHWH untuk melakukan mujizat.

    musa tidak memerintahkan air untuk keluar, tapi menggebuk batu, hal itu dipandang TUHAN sebagai pemberontakan. oleh karena itu musa tidak bisa masuk ke mesir.
    apakah kau tidak tahu bahwa YHWH adalah Elohim dan Elohim adalah YHWH?
    ketika musa bertemu YHWH, musa menanyakan nama dari YHWH. YHWH menjawab, mengapa kau menanyakan NamaKu, bukankah nama itu ajaib? tapi engkau boleh panggil Akulah Aku.

    * Keluaran 3:13
    LAI-TB, Lalu Musa berkata kepada Allah: “Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? -apakah yang harus kujawab kepada mereka?”
    Biblia Hebraic Stuttgartensia (BHS), Hebrew with vowels,
    וַיֹּאמֶר מֹשֶׁה אֶל־הָאֱלֹהִים הִנֵּה אָנֹכִי בָא אֶל־בְּנֵי יִשְׂרָאֵל וְאָמַרְתִּי לָהֶם אֱלֹהֵי אֲבֹותֵיכֶם שְׁלָחַנִי אֲלֵיכֶם וְאָמְרוּ־לִי מַה־שְּׁמֹו מָה אֹמַר אֲלֵהֶם׃
    Translit, VAYOMER MOSYEH ‘EL-HA’ELOHIM HINEH ANOKHI VA ‘EL-BENEY YISRA’EL VE’AMARTI LAHEM ‘ELOHEY AVOTEIKHEM SYELAKHANI ALEIKHEM VE’AMERU-LI MAH-SYEMO MAH ‘OMAR ‘ALEHEM

    * Keluaran 3:14
    LAI TB, Firman Allah kepada Musa: AKU ADALAH AKU Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”
    Hebrew,
    וַיֹּאמֶר אֱלֹהִים אֶל־מֹשֶׁה אֶהְיֶה אֲשֶׁר אֶהְיֶה וַיֹּאמֶר כֹּה תֹאמַר לִבְנֵי יִשְׂרָאֵל אֶהְיֶה שְׁלָחַנִי אֲלֵיכֶם׃
    Translit interlinear, VAYO’MER {dan Dia berfirman} ‘ELOHIM {Allah} ‘EL-MOSYEH {kepada Musa} ‘EHEYEH {Aku akan ada} ‘ASYER {yang} ‘EHEYEH {Aku akan ada} VAYO’MER {dan Dia berfirman} KOH {demikian} TO’MAR {engkau harus berkata} LIVENEY {kepada anak-anak} YISERA’EL {Israel} ‘EHEYEH {Aku akan ada} SYELAKHANI {mengutus aku} ‘ALEYKHEM {ke atas kalian}

    EHEYEH ASYER EHEYEH = aku akan ada yang aku akan ada
    Kata ” אהיה – ‘EHEYEH” adalah kata kerja dalam bentuk Qal Imperfect dari kata ” היה – HAYAH” , hê’-yõd-hê’. Stem Qal yang berarti “ringan” merupakan kata kerja aktif sederhana, belakangan istilah Qal lebih dikenal dengan istilah pâ’al.

    Dalam anggapan orang Ibrani tempo doeloe, suatu tindakan senantiasa dikenal dengan dua cara: selesai atau tidak selesai. Oleh karena itu, sebenarnya tidak ada ‘past tense’ (waktu lampau), ‘present tense’ (waktu sekarang), atau ‘future tense’ (waktu yang akan datang). Yang ada hanyalah ‘perfect’ (selesai) dan ‘imperfect’ (belum/tidak selesai, belum/tidak rampung).

    Belakangan, sesuai dengan perkembangan budaya dan bahasa, maka timbul aturan tentang Present Tense, Past Tense, dan Future Tense. Past Tense merujuk kepada Perfect-nya Ibrani. Present Tense menggunakan partisip aktif dengan perubahan vokal, dan Future Tense adalah Imperfect-Nya Ibrani tempo doeloe.

    Bentuk paling sederhana dari sebagian besar verba Ibrani sebagaimana tercantum dalam kamus adalah Qal Perfect untuk orang ketiga tunggal maskulin (“dia”), misalnya kata ” היה – HAYAH”, yang berarti “dia (dulu) ada”. Qal Perfect orang ketiga tunggal maskulin pada umumnya terdiri atas tiga konsonan plus dua vokal.

    mengapa nama YHWH sewaktu ditanya oleh musa adalah AKU YANG ADA?
    namamu bengcu, karena sudah ada orang yang lahir lebih dahulu dari padamu yakni orang tuamu, nama itu diberikan mereka kepadamu. Elohim adalah Allah pencipta. keberadaan Elohim mendahului segala ciptaanNya yaitu alam semesta. Lalu siapa yang menamai Elohim? tidak ada. karena itu nama Elohim sangat ajaib, Elohim bukanlah nama, tapi gelar, arti dari Elohim adalah ALLAH PENCIPTA.

    * Keluaran 6:2
    LAI-TB, Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: Akulah TUHAN.
    KJV, And God spake unto Moses, and said unto him, I am the LORD:
    Hebrew,
    וַיְדַבֵּר אֱלֹהִים אֶל־מֹשֶׁה וַיֹּאמֶר אֵלָיו אֲנִי יְהוָה׃
    Translit, VAYEDABER ‘ELOHIM EL-MOSYEH VAYOMER ‘ELAV ‘ANI “YEHOVAH” (YHVH, baca ‘Adonay, TUHAN)

    sudahkah kau paham? mengapa YHWH mengatakan NamaNYA ajaib?
    sebab YHWH TIDAK memiliki nama. YHWH ada sebelum segala sesuatu ada, ketika adam diciptakan adam menamai seluruh ciptaan YHWH. ketika musa bertanya siapa nama YHWY, YHWH mejawab dalam bahasa kita EHEYEH ASYER EHEYEH yaitu AKU YANG ADA, YANG SUDAH ADA, DAN YANG AKAN DATANG.
    oleh sebab Ia ADA sebelum segala penciptaan, Ia TIDAK BERNAMA. sehingga ketika ditanya siapa NamaMu jawabnya AKU YANG ADA, YANG SUDAH ADA, DAN YANG AKAN DATANG, yang juga mengungkapkan bahwa YHWH abadi, tidak terikat oleh waktu. ketika YHWH (Elohim) menciptakan alam semesta, di situ terciptalah waktu karena waktu ada di antara permulaan dan akhir. YHWH tidak bermula dan tidak berakhir

    Kerabatku sekalian, yang memusnahkan tujuh puluh ribu orang Israel dengan penyakit sampar adalah YHWH. Yang diutus oleh Elohiym untuk memusnahkan Yerusalem adalah MALAIKAT. Yang dilihat oleh YHWH akan menghancurkan Yerusalem adalah MALAIKAT. Yang berdiri di dekat tempat pengirikan Ornan adalah MALAIKAT YHWH. Yang dilihat Daud mengacungkan pedang ke Yerusalem adalah Malak YHWH. Apa yang sesungguhnya terjadi?

    baca keluaran 30:12, jangan tersesat lagi ya beng. israel adalah milik TUHAN oleh karena itu hanya TUHAN yang boleh menghitung bani israel.

    tidak mahakuasa?
    sudah kita bahas. sanggupkah kau tulahi seluruh mesir?
    tidak sanggup.

  4. Semua tulisan yang dibuat si Beng cu (nama samaran bagi penulis artikel “YHWH Tidak Mahakuasa”) berisi pernyataan-pernyataan yang bodoh, namun terlihat si “Beng cu” sangat berkeyakinan bahwa ia berhikmat…..padahal “didalam Hikmat tidak ada kebodohan”, seperti yang telah ia sajikan.

    Dengan model dan jenis kebodohan yang telah ditunjukkan, saya merasa si “Beng cu” ini termasuk salah satu anggota kelompok “antikristus” yang baru muncul. Ia mempelajari ALKITAB, namun Roh Kudus tidak membimbingnya. “Beng cu” adalah seorang pendusta, karena dia menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus, serta menyangkal baik Bapa maupun Anak. Dusta tersebut terlihat pada semua artikelnya.

    Keberadaan “Beng cu” ini telah tertulis dalam 1 Yohanes 2 : 18-19 dan 4 : 3, yakni :
    “Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, “sekarang telah” bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir. Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.”

    “dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.”

    Karena itu biarlah iblis dan si “Beng cu” itu menggugat sesuka hatinya, toh pada akhirnya akan ditelanjangi semua kebodohan mereka, seperti dahulu salah seorang “nabi palsu” yang dikenal dengan nama Ahmad atau Muhammad bin Abdullah. Mereka telah digerogoti oleh iblis, dan telah menjadi anak-anak atau keturunan iblis, karena iblis adalah bapak semua pendusta.

    Si “Beng cu” tidak mengetahui bahwa segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni. Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus , ia tidak akan diampuni.

    Dan “Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.”;

    Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. Sebab upah dosa ialah maut.

    Iblis sangat lihai mengutip ayat-ayat ALKITAB untuk memutarbalikkan kebenaran untuk kepentingan jahatnya…hal ini terjadi karena ia hanya tahu ayat-ayat ALKITAB secara hurufiah saja, tetapi tidak pernah memahami kehendak TUHAN ALLAH. Kesalahan dan kebodohan iblis, kemudian dilanjutkan oleh keturunan-keturunannya, diantaranya adalah si “beng cu” dan sebelumnya termasuk Muhammad bin Abdullah yang telah menyesatkan banyak orang.

    Semua analisis dan tafsiran “Beng cu” terkait isi ALKITAB adalah salah sama sekali dan penuh kebohongan..!!! namun demikian, dengan bangga ia menyebut dirinya memiliki hikmat….padahal pada tulisannya secara jelas terlihat penuh kebodohan dan kelicikan.

    Untuk lebih jelas, saya memberikan suatu contoh yang menunjukkan kebodohan iblis, yakni : ketika iblis bersama para imam-imam Yahudi dengan bangga menyatakan kepada dunia bahwa mereka telah berhasil menyalibkan dan membunuh Yesus Kristus di kayu Salib…, namun sebenarnya mereka tidak sadar bahwa dengan kematian Yesus Kristus, maka rencana dan kehendak-Nya dinyatakan secara sempurna kepada umat manusia dan alam semesta.

    Apabila para “antikristus- antikristus” itu menggugat..!!!, maka dengarlah firman TUHAN ALLAH, berikut ini :

    1. “Tetapi mereka itu tidak mengetahui rancangan TUHAN; mereka tidak mengerti keputusan-Nya, bahwa Ia akan menghimpunkan mereka seperti berkas gandum ke tempat pengirikan.”

    2. “Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi ? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian.”

    3. “Tidakkah kamu tahu? Tidakkah kamu dengar? Tidakkah diberitahukan kepadamu dari mulanya? Tidakkah kamu mengerti dari sejak dasar bumi diletakkan?”.

    4. “Tangan-Ku juga meletakkan dasar bumi, dan tangan kanan-Ku membentangkan langit. Ketika Aku menyebut namanya, semuanya bermunculan.”

    5. “Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan melalui dasar samudera raya?”

    6. “Masakan bersekutu dengan Engkau takhta kebusukan, yang merancangkan bencana berdasarkan ketetapan?”

    7. “Janganlah ada orang yang menipu dirinya sendiri. Jika ada di antara kamu yang menyangka dirinya berhikmat menurut dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya ia berhikmat.”

    8. “Karena hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah. Sebab ada tertulis : “Ia yang menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya.”

    9. “Juga tidak kupelajari hikmat, sehingga tidak dapat kukenal Yang Mahakudus.”

    10. Kesemuanya ini telah ku uji untuk mencapai hikmat. Kataku : “Aku hendak memperoleh hikmat, ” tetapi hikmat itu jauh dari padaku ;

    11. “Memang, kamulah orang-orang itu, dan bersama-sama kamu hikmat akan mati.”

    12. “Mulut orang benar mengeluarkan hikmat, tetapi lidah bercabang akan dikerat”

    Dengan firman TUHAN ALLAH tersebut, maka saya sarankan untuk “Beng cu” agar cepat sadar, berbalik dan bertobat selagi masih ada waktu..!!!, jangan membiarkan dirimu untuk terus digerayangi dan digerogoti oleh iblis.

    “Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya. Hal ini dibuatnya dalam semua suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain.” (2 Petrus 3:15-16)

    Janganlah keras hatimu, berbalik-lah kepada YESUS KRISTUS yang adalah TUHAN ALLAH Semesta Alam sebelum kedatangan-Nya yang kedua kali.

    Sebagai sesama manusia, saya menyampaikan bahwa anda (Beng cu) sudah terperosok ke jurang yang sangat dalam, dan hanya YESUS KRISTUS yang mampu menolong anda…!!!

    Berdasarkan KEBENARAN KRISTUS, saya akan menanggapi setiap pernyataan dalam tulisan “Beng Cu” dan saya akan menelanjangi setiap kebodohan iblis itu :

    A. Peristiwa yang dialami oleh Ayub adalah rencana dan kehendak TUHAN ALLAH.

    Semua yang terjadi di alam semesta adalah rencana dan kehendak TUHAN ALLAH dengan Hikmat-Nya. Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia : Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!.

    Peristiwa yang dialami oleh Ayub adalah rencana dan kehendak TUHAN ALLAH.

    Saya merasa lucu setelah membaca pernyataan bodoh dari “Beng cu”, yang tertulis demikian :

    “ Kerabatku sekalian, Ibliskah yang mencelakai Ayub? Bukan! Iblis hanya memberitahu CARA untuk menguji Ayub. Ayub 2:3 mencatat pengakuan YHWH alias Yehova alias Yahwe bahwa Dialah yang mencelakai Ayub tanpa alasan karena termakan bujukan Iblis.
    Bila YHWH yang mencelakai Ayub, kenapa Ayub 1:12 dan Ayub 2:6 mencatat ucapan YHWH memberi kuasa kepada Iblis? Bila iblis yang mencelakai Ayub kenapa YHWH mengaku diri-Nya yang mencelakai Ayub ? Apa yang sesungguhnya terjadi ? “

    Si “Beng cu” rupanya telah lupa firman TUHAN ALLAH berikut ini :

    “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu , dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.”

    “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”

    “TUHAN semesta alam telah merancang, siapakah yang dapat menggagalkannya? Tangan-Nya telah teracung, siapakah yang dapat membuatnya ditarik kembali?”

    “TUHAN semesta alam telah bersumpah, firman-Nya: “Sesungguhnya seperti yang Kumaksud, demikianlah akan terjadi, dan seperti yang Kurancang, demikianlah akan terlaksana :”

    Sebelum saya menanggapi pernyataan bodoh si “Beng cu”, saya ingin memberikan suatu contoh kasus, yaitu : “Peristiwa TUHAN ALLAH mengeraskan hati Firaun, ketika Ia akan mengeluarkan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir”.

    Lihat ayat-ayat berikut ini :

    Keluaran 7 : 13 : Tetapi hati Firaun berkeras, sehingga tidak mau mendengarkan mereka keduanya–seperti yang telah difirmankan TUHAN.

    Keluaran 7 : 14 : Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Firaun berkeras hati, ia menolak membiarkan bangsa itu pergi.
    Dalam ayat-ayat tersebut, diketahui bahwa Firaun berkeras tidak mau mengijinkan bangsa Israel untuk pergi.

    Siapakah yang membuat Firaun berkeras hati seperti itu???

    Apakah berasal dari kemauan Firaun sendiri??? Jawabnya adalah tidak, TUHAN ALLAH sendiri yang mengeraskan hati Firaun…,

    Hal ini tertulis dalam kitab Keluaran 4 : 21, 10 : 20, 27 dan 11 : 20, yaitu :

    “Firman TUHAN kepada Musa : “Pada waktu engkau hendak kembali ini ke Mesir, ingatlah, supaya segala mujizat yang telah Kuserahkan ke dalam tanganmu, kauperbuat di depan Firaun. Tetapi Aku akan mengeraskan hatinya , sehingga ia tidak membiarkan bangsa itu pergi.”

    “Tetapi TUHAN mengeraskan hati Firaun, sehingga tidak mau membiarkan orang Israel pergi”.

    “Musa dan Harun telah melakukan segala mujizat ini di depan Firaun. Tetapi TUHAN mengeraskan hati Firaun, sehingga tidak membiarkan orang Israel pergi dari negerinya”.

    Dengan kondisi tersebut, Apakah TUHAN ALLAH yang bersalah atau TUHAN ALLAH yang dipersalahkan..???

    Jawab saya adalah tidak sama sekali. TUHAN ALLAH tidak bersalah dalam kasus Firaun tersebut, tetapi TUHAN ALLAH adalah adil dan benar. Dia telah menyusun rencana dan melaksanakan kehendak-Nya.

    Apa rencana dan kehendak TUHAN ALLAH, sehingga Ia harus mengeraskan hati Firaun..???… Jawabannya, adalah :

    (1) TUHAN ALLAH akan memperbanyak tanda-tanda dan mujizat-mujizat di tanah Mesir, seperti yang tertulis dalam Keluaran 7 : 3 ;

    (2) Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Pergilah menghadap Firaun, sebab Aku telah membuat hatinya dan hati para pegawainya berkeras, SUPAYA AKU MENGADAKAN TANDA-TANDA MUJIZAT YANG KUBUAT INI DI ANTARA MEREKA”. (Keluaran 10 : 1).

    (3) Aku akan mengeraskan hati Firaun, sehingga ia mengejar mereka. Dan terhadap Firaun dan seluruh pasukannya AKU AKAN MENYATAKAN KEMULIAAN-KU, SEHINGGA ORANG MESIR MENGETAHUI, BAHWA AKULAH TUHAN.

    (4) Mengapa kamu berkeras hati, sama seperti orang Mesir dan Firaun berkeras hati? Bukankah mereka membiarkan bangsa itu pergi, ketika IA MEMPERMAIN-MAINKAN MEREKA? (1 Samuel 6 : 6).

    Ketika itu, Musa telah memahami kehendak TUHAN ALLAH, karena ia diberikan Hikmat oleh TUHAN ALLAH untuk memahami kehendak-Nya, jadi walaupun Firaun berkeras hati, tetapi pada dasarnya itu adalah rencana dan kehendak TUHAN ALLAH, yakni : DIA akan mengadakan tanda-tanda mujizat yang kubuat ini di antara mereka, DIA akan memperbanyak tanda-tanda dan mujizat-mujizat di tanah Mesir, DIA menyatakan Kemuliaan-Nya, sehingga orang Mesir mengetahui, bahwa DIA-lah TUHAN dan juga DIA mempermain-mainkan mereka.

    Ada hal menarik juga dalam kisah ini, yang bisa dicermati :

    Apakah ahli-ahli Nujum dari Mesir membuat mujizat-mujizat seperti yang dilakukan oleh Musa, adalah karena para ahli itu hebat dan bisa menandingi kuasa TUHAN ALLAH..???.

    Jawab saya adalah tidak sama sekali, ahli-ahli Nujum dari Mesir tidaklah hebat, tetapi TUHAN ALLAH yang memberikan kuasa bagi mereka untuk melakukannya, namun kemudian DIA AKAN MEMPERMALUKAN MEREKA..!!!

    Camkan kalimat ini baik-baik …!!! Bahwa DIA AKAN MEMPERMALUKAN MEREKA..!!!.

    Hal tersebut juga dirasakan oleh ahli-ahli Nujum dari Mesir itu, bahwa mereka sedang dipermainkan dan dipermalukan oleh TUHAN ALLAH. Lihatlah pernyataan mereka kepada Firaun (Keluaran 8 : 19), yakni :

    “Lalu berkatalah para ahli itu kepada Firaun : “INILAH TANGAN ALLAH.” Tetapi hati Firaun berkeras, dan ia tidak mau mendengarkan mereka–seperti yang telah difirmankan TUHAN.”.

    Lihatlah…TUHAN ALLAH sangat konsisten untuk melaksanakan segala yang telah direncanakan dan dikehendaki-Nya.

    Ada banyak kisah dalam ALKITAB, yang menyatakan bahwa TUHAN ALLAH dalam melaksanakan segala rencana dan kehendak-Nya adalah sempurna. Seperti halnya kisah Absalom dalam kitab 2 Samuel 17 : 14, yakni : “Lalu berkatalah Absalom dan setiap orang Israel: “Nasihat Husai, orang Arki itu, lebih baik dari pada nasihat Ahitofel.” Sebab TUHAN telah memutuskan, bahwa nasihat Ahitofel yang baik itu digagalkan, dengan maksud supaya TUHAN mendatangkan celaka kepada Absalom.”

    Mengapa TUHAN ALLAH mendatangkan celaka kepada Absalom..???, Karena Absalom sangat jahat perbuatannya, dan tetap ia akan dihukum.

    Nah…sekarang bagaimana dengan kisah Ayub..???
    Semua yang dialami oleh Ayub adalah rencana dan kehendak TUHAN ALLAH semata.

    Apakah iblis memiliki kuasa sendiri untuk mencobai Ayub…???, Jawabannya adalah tidak. Iblis tidak memiliki kuasa sedikitpun untuk mencobai Ayub, tetapi TUHAN ALLAH yang memberi kuasa kepadanya. Tanpa kuasa TUHAN ALLAH, tidak mungkin terjadi berbagai hal dalam kehidupan Ayub.

    Lalu apa sebenarnya rencana dan kehendak TUHAN ALLAH pada kasus Ayub tersebut..???
    1. TUHAN ALLAH ingin mempermalukan iblis, bahwa masih ada manusia yang mengasihi TUHAN ALLAH sebagai Sang Pencipta. Bukan karena berkat yang dimiliki ataupun tubuh yang sehat “walafiat” yang dimiliki, barulah manusia mencari dan mengasihi TUHAN ALLAH-nya. Tanpa itu semuapun, masih ada manusia seperti Ayub yang mengasihi dan setia kepada TUHAN ALLAH.

    TUHAN ALLAH Maha Tahu, sedangkan iblis tidak maha tahu, sehingga “HASIL AKHIR” akan menentukan…dimana Ayub tetap setia hingga akhir dan mengasihi TUHAN ALLAH-nya, walaupun segala harta benda, semua yang dikasihi termasuk tubuh kebahagiaan-nya telah di ambil dari padanya.

    TUHAN ALLAH sedang mempermainkan iblis yang bodoh dan tidak maha tahu itu…!!! dan membuktikan kepada iblis bahwa semua orang pilihan-Nya akan setia dan mengasihi Dia, dalam segala hal baik susah maupun senang..dan dalam hal ini IBLIS TELAH DIPERMALUKAN…!!!

    Apa yang ada di pikiran iblis yang bodoh itu..???, iblis berpikir bahwa manusia hanya akan mengasihi TUHAN ALLAH-nya, apabila manusia diberkati dengan kekayaan, kesenangan, kebesaran dan kesehatan saja. Tetapi iblis lupa, bahwa setiap anak-anak TUHAN ALLAH, akan setia karena mereka mengasihi TUHAN ALLAH dengan segenap hati, tubuh dan rohnya.

    Hal-hal duniawi ini yang selalu ditawarkan oleh iblis kepada orang-orang fasik, seperti saudara “Beng cu” termasuk juga Muhammad bin Abdullah yang telah terjebak dalam kelicikan iblis.

    Hal penting yang perlu anda ketahui saudara “Beng Cu”, bisa saja TUHAN ALLAH sedang menguji dan mempermainkan anda, dan DIA telah memberikan kuasa kepada iblis untuk menggerogoti anda…!!!, namun “HASIL AKHIR”nya tidak akan bahagia seperti Ayub, karena Ayub tetap setia walaupun ia dicobai sedemikian rupa…tetapi anda justru “mengutuki dan menggugat TUHAN ALLAH”. Dan bisa saja, nama anda tidak terdapat atau telah dihapus dalam KITAB KEHIDUPAN, yang telah ditulis sebelum dunia diciptakan…!!!

    Ini adalah peringatan kepada anda…!!!

    Barangsiapa Kukasihi, maka dia akan Kuhajar..!!!, rendahkanlah dirimu dihadapan TUHAN ALLAH yang kasih setia-Nya melampaui segala akal manusia. Akal budi yang baik mendatangkan karunia, tetapi jalan pengkhianat-pengkhianat mencelakakan mereka.

    B. Terkait nama “TUHAN” dan Allah.

    Anda (–saudara “Beng cu”) tidak memahami nama “TUHAN” dan Allah. Sehingga anda mau membedakan diantara kedua sebutan itu. Anda tidak perlu kuatir, karena iblis pun sama seperti anda, Iblis juga tidak bisa memahami nama “TUHAN” dan Allah. Hal itu juga terlihat pada Syahadat yang dibuat oleh Muhammad bin Abdullah, yakni : “tiada tuhan selain allah, dan muhammad adalah rasul allah”.

    Upaya kalian bersama iblis adalah suatu “Grand Strategi” yang seolah-olah lurus, tetapi ujungnya menuju jurang kebinasaan. Banyak orang telah tertipu dan tersesat dengan kelicikan iblis tersebut.

    Sangat disayangkan, karena ada tertulis :

    “Sampaikanlah perkataan-perkataan-Ku kepada mereka, baik mereka mau mendengarkan atau tidak, sebab mereka adalah pemberontak.”

    “ Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” ;

    “Hai kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak! Bagaimanakah mungkin kamu dapat meluputkan diri dari hukuman neraka?”

    “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.”

    “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.”

    Terkait nama “TUHAN” dan Allah…anda perlu membaca ulang dengan baik, sehingga anda tidak bodoh untuk memisahkan kedua sebutan tersebut.

    Ada banyak penjelasan dalam ALKITAB yang menunjukkan hal tersebut. Mungkin 20 ayat ALKITAB berikut ini bisa membantu anda untuk memahami, apabila TUHAN ALLAH menghendaki anda untuk memahaminya. Hanya TUHAN ALLAH yang bisa menjelaskan diri-Nya kepada anda. Simak isi firman TUHAN ALLAH berikut ini :

    1. Jawab Yesus : “Hukum yang terutama ialah : Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.” (Markus 12 : 29) ;

    2. Akulah TUHAN, Allahmu, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, supaya Aku menjadi Allah bagimu; Akulah TUHAN, Allahmu. (Bilangan 15 : 41) ;

    3. Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya. Sebab Aku membenci perceraian , firman TUHAN, Allah Israel–juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat (Maleakhi 2 : 15-16) ;

    4. Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, (1 Timotius 2 : 5) ;

    5. Dengarlah, hai orang Israel : TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa (Ulangan 6 : 4) ;

    6. Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin. (Yudas 1 : 25)

    7. Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin.

    8. Sebab siapakah Allah selain dari TUHAN, dan siapakah gunung batu selain dari Allah kita? ;

    9. Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: “Akulah TUHAN. (Keluaran 6 : 2) ;

    10. Akulah TUHAN, Yang Mahakudus, Allahmu, Rajamu, yang menciptakan Israel. (Yesaya 43 : 15);

    11. Sebab TUHAN adalah Allah yang besar, dan Raja yang besar mengatasi segala allah. (Mazmur 95 : 3) ;

    12. Jangan kamu berbuat seperti itu terhadap TUHAN, Allahmu (Ulangan 12 : 4) ;

    13. Sebab nama TUHAN akan kuserukan : Berilah hormat kepada Allah kita (Ulangan 32 : 3) ;

    14. Tetapi walaupun demikian, kamu tidak percaya kepada TUHAN, Allahmu : (Ulangan 1 : 32) ;

    15. TUHAN adalah pengasih dan adil, Allah kita penyayang. (Mazmur 116 : 5) ;

    16. Tetapi TUHAN, Allahmu, tidak mau mendengarkan Bileam dan TUHAN, Allahmu, telah mengubah kutuk itu menjadi berkat bagimu, karena TUHAN, Allahmu, mengasihi engkau. (Ulangan 23 : 5) ;

    17. Lalu berserulah Musa kepada TUHAN: “Ya Allah, sembuhkanlah kiranya dia (Bilangan 12 : 13);

    18. Yotam menjadi kuat, karena ia mengarahkan hidupnya kepada TUHAN, Allahnya. ( 2 Tawarikh 7 : 6);

    19. Berdoalah Yunus kepada TUHAN, Allahnya, dari dalam perut ikan itu, (Yunus : 1)

    20. Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: “Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia. (Markus 12 : 32).

    Berdasarkan 20 ayat AKITAB yang saya sajikan kepada Anda (–saudara “Beng cu”), anda akan memahami, jika anda memiliki HIKMAT KRISTUS.

    Dengan demikian, saya tidak perlu membahas semua pernyataan anda yang bodoh itu…!!!,
    Ada satu rahasia besar yang harus anda ketahui dan diketahui oleh semua makhluk di alam semesta, adalah bahwa :

    “YESUS KRISTUS adalah TUHAN ALLAH Sang Pencipta”,
    Dia-lah TUHAN ALLAH yang esa,
    Dia-lah Raja diatas segala raja,
    Dia-lah Hakim yang adil dan benar dan
    YESUS KRISTUS-lah TUHAN ALLAH yang telah merancang segala sesuatu baik di langit, dibumi maupun dibawah bumi, Dia telah dan akan melaksanakannya sesuai kehendak-Nya untuk kemuliaan nama-Nya.

    Sesuai Nats dalam ALKITAB : “Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.” Dan Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

    Inilah konsep “TUHAN ALLAH” yang benar sesuai INJIL KEBENARAN …!!!, iblis tidak mempunyai kemampuan untuk memahaminya, sehingga ia menghasut banyak orang untuk menentang YESUS KRISTUS yang adalah TUHAN ALLAH Semesta Alam.

    Kalaupun iblis tahu…, namun tidak ada pintu pertobatan dan pengampunan baginya…!!!

    Demi nama YESUS KRISTUS, kiranya TUHAN ALLAH sesuai kehendak-Nya, dapat bermurah hati untuk mengasihi anda (saudaraku Beng Cu)…!!!

    Salam hormat,

    CARTER MANGAR
    Pengikut KRISTUS
    Putra dari ufuk Timur.-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s