Prabowo Anti Cina Adalah Manusia Jerami


Gambar: tribunnews.com

Siapa yang pertama kali menuduh Prabowo anti Cina dan anti Kristen? Parcayalah! Anda mustahil menemukan orangnya sampai kuda gigit jari. Kenapa demikian? Karena Prabowo Anti Cina adalah Straw Man alias manusia jerami.

Salah satu jurus perang Tiongkok kuno yang paling populer adalah chújūn 刍军 (pasukan jerami). Prajurit membuat tentara dari jerami (chúzú 刍卒) agar musuh menyangka pasukannya banyak sekali. Praktek jurus manusia jerami adalah: Para pendekar kampungan Tiongkok kuno berlagak sakti dengan membayar preman untuk menyerang kampungnya lalu dia menghajar para preman tunggang langgang. Para preman Tiongkok kuno berlagak sakti dengan membayar seseorang untuk menyamar sebagai pendekar terkenal yang lalu tunggang langgang mereka hajar. Prabowo berlagak BERSIH dengan menyebarkan FITNAH dirinyaa anti Cina lalu tampil untuk membela diri bahwa dirinya tidak anti cina?

Sejak tahun 1998 Prabowo hanya menyandang dua tuduhan dari Komnas Ham yaitu:

1.    Dalang penculikan aktivis
2.    Dalang kerusuhan Mei 1998

Dan Komnas Ham punya bukti-bukti tuduhanya itu sebabnya menuntut Presiden membentuk Pengadilan Ham Adhoc. Di samping itu, Prabowo sudah berkali-kali mengaku dirinyalah dalang penculikan aktivis dan membela diri bahwa dia melakukannya untuk menjaga tumpah darah Indonesia.

Prabowo: Di situ saya merasa agak dicurangi dan diperlakukan tidak adil. Mengamankan enam orang ini kan suatu keberhasilan. Wong orang mau melakukan aksi pengeboman, kita mencegahnya. Mereka merakit 40 bom. Kita mendapatkan 18, ada 22 bom yang masih beredar di masyarakat. Katanya yang 22 itu sudah dibawa ke Banyuwangi. Bom yang meledak di rusun Tanah Tinggi dan di Demak, Jawa Tengah itu kan karena anak-anak itu, para aktivis, nggak begitu ahli merakit bom. Jadi, kurang hati-hati, salah sentuh, meledak. Di Kopassus pun tidak sembarang orang bisa merakit bom. Tidak semua orang bisa. Ini ada spesialisasinya. Saya tidak bisa bikin bom. Jadi kita ini mencegah peledakan bom di tempat-tempat strategis dan pembakaran terminal. Kita harusnya dapat ucapan terima kasih karena melindungi hak asasi masyarakat yang terancam peledakan itu. Soal tiga orang, memang kesalahan. Saya minta maaf pada Haryanto Taslam dan yang lain. Tapi dia juga akhirnya terima kasih. Untung yang menangkap saya. Kan hidup semua. Saya mau bertemu mereka.

Tersebut di atas adalah pangakuan Prabowo, “Untung yang menangkap saya,” dan  pembelaan Prabowo yang disampaikan ke wartawan majalah Panji yang dimuat dalam rubrik Wawancara Khas Majalah PANJI No. 28/III, 27 Oktober 1999. Sampai hari ini ke 6 orang yang dituduh teroris oleh Prabowo tidak pernah dibawa ke pengadilan apalagi divonis teroris atau melakukan kekerasan kepada masyarakat. Itu sebabnya alih-alih digelari pahlawan oleh Mahkamah Militer, semua anggota Satgas Mawar justru dijatuhi hukuman. Wayangnya sudah dihukum, kapan giliran dalangnya, ya?

Sampai hari ini Komnas Ham tidak pernah menuduh Prabowo mengkudeta Presiden, juga tidak pernah menuduhnya anti Cina apalagi anti Kristen. Sesungguhnya, sejak tahun 1998 sampai hari ini tidak ada yang menuduh Prabowo mengkudeta Presiden, anti cina dan anti Kristen.

Bila demikian, kenapa sejak tahun 1998 Prabowo getol sekali membuktikan dirinya tidak pernah mengkudeta presiden Soeharto dan Habibie juga tidak anti cina apalagi anti Kristen? Karena Prabowo sedang menggelar jurus straw man alias prajurit jerami.

Prabowo sengaja berlagak dirinya dituduh mengkudeta presiden dan anti cina serta anti Kristen dengan harapan setelah membuktikan dirinya tidak mengkudeta presiden dan tidak anti cina serta tidak anti Kristen maka masyarakat pun percaya ketika Prabowo menyatakan tuduhan Prabowo dalang penculikan aktivis dan dalang kerusuhan Mei 98 adalah kampanye hitam untuk menjegal pencapresannya.

Kerabatku sekalian, berapa banyak orang Tionghoa yang mendukung Prabowo dan menganggap tuduhan Prabowo dalang penculikan aktivis dan dalang kerusuhan Mei 98 adalah kampanye hitam karena Prabowo berhasil membuktikan dirinya tidak mengkudeta presiden dan bukan anti cina juga bukan anti Kristen? Banyak sekali!

Handai taulanku sekalian, berapa banyak pendeta dan orang Kristen yang mendukung Prabowo dan menganggap tuduhan Prabowo dalang penculikan aktivis dan dalang kerusuhan Mei 98 adalah kampanye hitam karena Prabowo berhasil membuktikan dirinya tidak mengkudeta presiden dan bukan anti cina juga bukan anti Kristen? Banyak sekali!

Jadi, kerabatku sekalian, pendeta-pendeta Kristen dan orang Kristen yang mulia serta orang-orang Tionghoa yang terhormat, Prabowo memang tidak pernah mengkudeta presiden, tidak anti cina apalagi anti Kristen namun dia sudah mengaku dengan gagah perkasa bahwa dirinya memang dalang penculikan aktivis, “Untung yang menangkap saya,”.  Di samping itu, Dewan Kehormatan Perwira sudah menyatakan bahwa Prabowo memang dalang penculikan aktivis tahun 1997-1998.

Kalau bukan dalang kerusuhan Mei 1998, kenapa Prabowo selalu menolak panggilan Komnas Ham? Dan lagi, sejak lama Komnas HAM menuntut presiden membentuk Pengadilan Ham Adhoc untuk mengadili Prabowo.  Tanpa bukti-bukti yang kuat, menyeret Prabowo ke Pengadilan Ham Adhoc hanya akan menjadikannya pahlawan. Kalau bukan dalang kerusuhan Mei 1998 kenapa Prabowo takut diadili sehingga dalam manifesto Gerindra menyatakan, “Adanya Pengadilan HAM merupakan sesuatu yang overbodig (berlebihan)”?

Satu hal lagi, Prabowo dicopot dari jabatan Pangkostrad karena mengudeta Panglima ABRI dengan menggerakkan pasukan Kostrad tanpa perintah Panglima ABRI untuk gentayangan di Jakarta. Kivlan Zen sudah bersaksi tentang Prabowo melanggar perintah Mabes ABRI dengan menggerakkan pasukan Kostrad dari Jawa dan Makasar ke Jakarta atas biaya sendiri. Itulah bukti Pangkostrad Prabowo mengudeta Panglima ABRI.

Prajurit sejati membersihkan diri dulu baru berjuang menjadi panglima tertinggi. Prajurit jadi-jadian berjuang untuk menjadi panglima tertinggi untuk membersihkan diri. Jangan dibutakan oleh prajurit jerami sehingga menyangka Prabowo dewa.

NB.
Silahkan klik di SINI untuk membaca blog-blog kisah Kerusuhan Mey 1998.

Advertisements

13 thoughts on “Prabowo Anti Cina Adalah Manusia Jerami

  1. Xie Xie GBU hai hai bengcu posted: “Siapa yang pertama kali menuduh Prabowo anti Cina dan anti Kristen? Parcayalah! Anda mustahil menemukan orangnya sampai kuda gigit jari. Kenapa demikian? Karena Prabowo Anti Cina adalah Straw Man alias manusia jerami. Salah satu jurus perang Tiongk”

  2. Ko Hai, apakah komnas HAM tidak mempunyai wewenang menjemput orang yang dipanggilnya tapi tidak memenuhi panggilan tersebut?

    • Menurut Undang-Undang Komnas HAM bisa menjemput orang secara PAKSA. kita lihat saja bagaimana Komnas HAM menjemput Kivlan Zen secara paksa. bila berjalan lancar nanti kita lihat apa tindakan Prabowo waktu dipanggil Komnas HAM.

  3. Istilah ‘straw man’ saya baca ketika debat hai hai dengan Ma Kuru. Saya tidak mengerti dengan istilah tersebut.

    Dengan adanya artikel ini saya mencari definisi straw man tersebut.

    Ternyata definisi yang digunakan hai hai berbeda dengan definisi umum.

    http://indoktrinesia.blogspot.com/2012/03/straw-man.html

    Dengan menggunakan definisi yang umum maka bisa dikatakan hai hai sering menggunakan straw man dalam berdebat.

  4. Taktik adalah taktik. Apapun itu bentuknya, untuk memenangkan pertempuran diperlukan suatu taktik yang jitu. Saat ini Prabowo sudah membuktikan bahwa taktiknya adalah yang paling hebat. Dari orang yang tertuduh, dapat tampil sebagai calon Presiden. Dia pemikir taktik yang hebat.

  5. Aktivis ditangkap ? Aktivis ditangkap bukankah dalam rangka spy tdk rusuh atau aman ? Kecuali prabowo bukan orang militer ? Pada saat itu panglima ABRI mlh di Malang ! Yg perlu dipertanyakan Wirantonya ! Mengapa pergi ? Masalah sebenarnya yg plg mendasar adl banyak org TNI loyal sama Prabowo ! Wiranto panas ! Tp Prabowo org yg naif dan prajurit tunduk pd komando atasan (Wiranto!) dijatuhkan oleh yg memberi komando sendiri! Org yg terlalu bercahaya akan dibuat buruk sedemikian rupa ! Anda Bengcu hanyalah balas dendam thd julukan Joko si boneka !

  6. Akan sy kemukakan tulisan bhw Joko benar2 boneka dr hasil artikel media2 internet merdeka, tribun, tempo dll (media mainstream atau katanya netral). Note : kamu = editor dan atau penulis media

    Dalam hal politik, salah 1 propaganda adalah pada saat kamu membuat judul artikel, kamu pilih fotonya untuk kamu tempelkan, kamu cuplik sepotong perkataan tokoh yang diartikelkan, dan kamu sharekan itu ke dalam media dengan bahasa pengantarmu. Artinya begini, tujuanmu bisa berubah 180 derajat ketika judul yang kamu pasang berbeda, foto yang kamu pasang berbeda, dan penyampaianmu berbeda walau cuplikan perkataannya tetap sama. Jadi kalau saya balik, propaganda selalu mempunyai 1 tujuan konstan, melalui bermacam cara dalam waktu lama dan dilakukan berulang – ulang. Kamu bisa benturkan 2 kejadian dalam 1 postingan artikelmu, atau kamu sertakan cuplikan kejadian lain dalam 1 postingan artikelmu untuk membentuk opini. Karena propaganda hanya bisa dilakukan melalui pengendalian, maka objekmu akan kamu tarik ulur, karena kalau tarik terus, objekmu akan mengetahui propagandamu, begitu juga kalau kamu ulur terus, maka objekmu tidak akan mengenalmu. Seseorang yang akan kamu targetkan untuk disukai, dalam judul artikel, bagian pembuka, maupun penutup, dia tidak boleh dijadikan sebagai “subjek”, tetapi harus predikat, objek, kata keterangan, kata sambung, kata ganti milik, kata ganti keterangan, kata ganti waktu dll. Sedangkan seseorang yang kamu targetkan untuk dibenci, dia akan kamu jadikan sebagai “subjek” dalam penyampaianmu. Dan kamu benturkan terhadap “kebenaran” yang dianggap benar dalam waktu lama dalam benak objekmu. Kamu benturkan dengan tokoh tokoh yang kamu orbit demi menyamarkan atau menenggelamkan dirinya. Seseorang yang kamu targetkan untuk dibenci/diantipati atau paling tidak, tidak dianggap, dicuekin, dia harus extra super sabar sebab dia pasti akan merasa dibully. Walhasil seseorang yang tidak pernah korupsi, melakukan pelanggaran hukum, ataupun mengkhianati negara, seluhur2nya cita2 dan visinya akan tetap bisa dibenci oleh objekmu. Maka pegangan dia adalah, jangan dengarkan propaganda tentang dirinya, maka dia akan tetap sanggup melangkah

    • Kisanak, terima kasih untuk penjelasan panjang lebarnya. Namun FAKTANYA yang disampaikan dalam blog ini adalah MuSLiHAT Prabowo memfitnah dirinya sendiri lalu MEMBELA DIRI.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s