Misteri Mukjizat Perkawinan di Kana


Gambar: sttrii.ac.id

Benarkah Yesus mengubah air menjadi anggur di Kana? Yesus pasti sanggup mengubah air menjadi anggur! Pertanyaannya bukan sanggupkah namun benarkah Yesus mengubah air menjadi anggur di Kana?

Andi Halim adalah pendeta GRII – Ngagel, Surabaya. Seorang anggota jemaat GRII Medan memberitahu saya bahwa Andi Halim adalah pendeta GENIUS. Jauh lebih genius dari Pdt. DR Stephen Tong. Padahal, ringkasan kotbahnya menunjukkan selain pengetahuan teologinya nggak beres, moralnya juga rendah.

Tentang  Yoh 2:1-11 di dalam khotbahnya tanggal 19 Juli 2009  Andi Halim mengajarkan:

Dalam suatu tafsiran atas perikop ini dijelaskan bahwa Katolik menafsirkan konteks ketika Maria, ibu Yesus mengatakan anggur habis sewaktu berbicara dengan Yesus, dengan satu penekanan bahwa Tuhan Yesus taat kepada ibu-Nya dan Maria adalah seorang yang mempunyai otoritas untuk mengatur Yesus yang mau taat, sehingga Maria dapat menjadi perantara untuk kita bisa meminta kepada Tuhan Yesus. Kesimpulannya adalah, menurut pandangan Katolik, kita meminta sesuatu yang diinginkan itu melalui Maria sebab Maria lebih berotoritas dan Maria bisa mengatur Yesus.

Di dalam bahasa aslinya, Tuhan Yesus tidak menyebut ‘ibu’ kepada Maria, tetapi menyebut dengan kata ‘perempuan’. Kalimat yang lebih tepat berdasarkan bahasa aslinya pada ayat 4, ialah ‘Apa kaitannya, hai perempuan, antara engkau dan Aku?’ Maka melalui kata-kata tersebut dan kalimat terakhir yang tertulis, ‘waktu-Ku belum tiba’, hendak menyatakan bahwa Tuhan Yesus menolak otoritas orang tuanya yang mau mengendalikan diri-Nya.

Maria tidak mempunyai otoritas apa-apa. Tuhan Yesus hanya mempunyai satu otoritas yaitu taat pada kehendak Bapa. Hal tersebut jelas tertulis dalam Flp 2:5-8. Kristus melakukan apa yang menjadi kehendak Bapa bukan apa yang menjadi kehendak Maria.

Di dalam Luk 8:20-21 juga jelas terlihat dan dengan tegas Tuhan Yesus menyatakan bahwa Dia tidak hidup di bawah otoritas orangtua-Nya. Petunjuk yang sama juga terlihat pada jawaban atas teguran Maria sewaktu Tuhan Yesus masih berusia dua belas tahun di Bait Allah.

Ketika Kristus bertindak melakukan mukjizat-Nya yang pertama di Kana ini bukanlah karena permintaan Maria. Bukan juga karena alasan bahwa akhirnya Tuhan Yesus tetap menuruti/taat pada Maria setelah Tuhan Yesus menjawab perkataan Maria tentang anggur yang habis. Kristus melakukan tindakan mengubah air menjadi anggur itu karena ketaatan pada Bapa-Nya.

Bengcu Menggugat Andi Halim:

Katolisitas: a. Dari ayat-ayat di atas, terlihat jelas, bahwa Maria membuat permohonan kepada Yesus, dengan mengatakan “Mereka kehabisan anggur” (ay.4). Dan Yesus mengerti permohonan ini dan bukan sekedar pemberitahuan, sehingga Dia mengatakan “Mau apakah engkau dari pada-Ku, Ibu? Saat-Ku belum tiba” (ay.5) Hal ini adalah sama saja dengan mengatakan “Mengapa engkau (Ibu Maria) meminta Aku untuk melakukan sesuatu [mukjizat], yang belum saatnya Aku lakukan?” Percaya dan tahu akan Putera-Nya, maka Bunda Maria bukan memohon kepada para pelayan, namun memerintahkan kepada para pelayan untuk melakukan apapun yang dikatakan oleh Yesus. (ay.5).

Katolisitas: b. Kita jangan lupa, bahwa Maria adalah satu-satunya orang yang pernah dilahirkan di dunia ini, yang berkumpul dengan Yesus setiap hari, sejak di kandungan sampai sekitar 30 tahun. Inilah sebabnya, kalau ada orang yang paling mengerti Yesus, maka orang itu adalah Bunda Maria. Mungkin, kita bersama-sama dapat merenungkan, bahwa jika kita yang mengklaim telah menerima Roh Kudus dapat mengerti ajaran Yesus dan apa yang dilakukan oleh Yesus, maka, terlebih lagi Bunda Maria, sang mempelai Roh Kudus. Bunda Maria telah mengandung Sang Sabda, hidup bersama-sama dengan Sang Sabda selama 30 tahun, setiap hari mengasihi Sang Sabda, sehingga Sabda tersebut menyatu dalam kehidupannya, perkataannya, dan perbuatannya, dan seluruh keberadaan dirinya. Bunda Maria sungguh mengenal dan memahami ajaran dan kehendak Kristus Puteranya, sehingga apa yang dipikirkan, dilakukan dan diminta oleh Bunda Maria senantiasa sesuai dan sejalan dengan kehendak Kristus Sang Sabda. Dengan fakta ini, kita harus mengakui, bahwa Bunda Maria dan Yesus mempunyai hubungan yang begitu dekat, begitu murni, saling membagi, sehingga keduanya dapat mengatakan “ini aku, aku milikmu“.  Yesus sendiri, sebagai manusia dalam kebudayaan Yahudi, menghormati dan taat kepada orang tuanya. Ini dicatat dalam Injil  Lukas, “Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka. Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya. Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.” (Lk 2:51-52).

Tersebut di atas adalah ajaran gereja Katolik tentang hubungan Maria dan Yesus sehubungan dengan kisah perkawinan di Kana. Ajaran Andi Halim bahwa gereja Katolik mengajarkan doktrin “Maria lebih berotoritas dan bisa mengatur Yesus,” adalah FITNAH. Gereja Katolik tidak mengajarkan hal demikian. Tindakannya memfitnah gereja Katolik menunjukkan betapa rendahnya MORAL Andi Halim.

Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Filipi 2:5-8

Orang memberitahukan kepada-Nya: “Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu k  ada di luar dan ingin bertemu dengan Engkau.” Tetapi Ia menjawab mereka: “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.” Lukas 8:20-21

“Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab orang itu: “Tuhan, supaya aku dapat melihat!” Lukas 18:41

Filipi 2:5-8 yang kita kutip di atas tidak mencatat Yesus HANYA mempunyai satu otoritas yaitu melakukan kehendak Bapa-Nya. Lukas 8:20-21 juga tidak mencatat bahwa Yesus menyatakan diri-Nya tidak hidup di bawah otoritas orang tua-Nya. Andi Halim menipu ketika menyatakan ayat-ayat di atas mengajarkan Yesus hanya mempunyai satu otoritas dan hanya melakukan kehendak Bapa-nya dis orga.

Lukas 18:41 mencatat kisah Yesus TAAT kepada kehendak orang buta. Bahkan keempat Injil mencatat dengan GAMBLANG bahwa selama 3,5 tahun pelayanan-Nya selain kehendak Iblis dan kehendak orang Farisi, Yesus tidak pernah menolak kehendak mereka yang meminta-Nya melakukan mukjizat.

Ketika perwira Roma meminta Yesus menyembuhkan hambanya, Yesus mengabulkannya Juga ketika dia menyatakan KEHENDAK-nya agar Yesus menyembuhkan hambanya tanpa berkunjung ke rumahnya, Yesus pun taat.  Ketika wanita Siro-Fenisia yang disebut anjing oleh Yesus menyatakan kehendaknya agar Yesus menyembuhkan anaknya, Yesus pun meluluskannya.

Saat berumur 12 tahun, karena mengakui kedaulatan Marialah maka, meskipun menyatakan keinginan-Nya untuk terus tinggal di bait TUHAN namun Yesus ikut pulang ke Galilea. Karena mengakui kedaulatan kaisarlah Yesus mengajarkan untuk memberi kepada kaisar yang menjadi milik kaisar. Karena mengakui kedaulatan Pontius Pilatuslah Yesus menyatakan kekuasaan Pontius Pilatus berasal dari Bapa-Nya. Karena mengakui kedaulatan mahkamah agama Yahudilah Yesus membayar pajak bait TUHAN. Karena mengakui kedaulatan Yohanes Pembaptislah Yesus memberi diri-nya dibaptis. Bahkan karena mengakui kedaulatan Imam Agung Kayafaslah Yesus menerima hukuman mati yang dijatuhkan kepada-Nya tanpa keluh kesah.

Alkitab tidak MENCATAT kisah Allah menyuruh Yesus mengubah air menjadi anggur. Juga tidak mencatat kisah Yesus mengubah air menjadi anggur untuk menaati perintah Bapa-Nya. Kenapa Andi Halim mengajarkan hal demikian? Untuk menjilat pantat Yesus setinggi langit. Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, hanya pendeta licik namun picik serta buta yang bertindak demikian karena pendeta yang baik hanya mengajarkan ajaran Alkitab apa adanya saja.

Mengajarkan yang tidak diajarkan Alkitab sebagai ajaran Alkitab namanya MEMBUAL. Mengajarkan yang bertentangan dengan ajaran Alkitab sebagai ajaran Alkitab namanya MENYESATKAN. Selain seorang PENYESAT Andi Halim juga seorang PEMBUAL bahkan PEMFITNAH. Kenapa demikian? Saya tidak tahu! Andi halim harus bertobat!

Bengcu Menggugat Mukjizat Perkawinan di Kana

Gambar: tripadvisor.co.uk

Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ; Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu. Yohanes 2:1-2

Ketika mereka kekurangan (hustereo) anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: “Mereka kehabisan (echo – butuh) anggur.” Kata Yesus kepadanya: “Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu (gune – perempuan)? Saat-Ku belum tiba.” Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!” Yohanes 2:3-5

Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung. Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: “Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air.” Dan merekapun mengisinya sampai penuh. Lalu kata Yesus kepada mereka: “Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta (architriklinos).” Lalu merekapun membawanya. Yohanes 2:6-8

Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu–dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya–ia memanggil mempelai laki-laki, dan berkata kepadanya: “Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.” Yohanes 2:9-10

Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya (semeion) dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya. Yohanes 2:11

Kerabatku sekalian, apabila anda bertanya kepada sepuluh orang Kristen, “Benarkah Yesus mengubah air menjadi anggur di Kana?” maka, percayalah kepada saya, sebelas orang Kristen akan menjawab, “Yesus pasti sanggup mengubah air menjadi anggur!” Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, pertanyaannya bukan SANGGUPKAH namun BENARKAH Yesus MENGUBAH air menjadi anggur di Kana?

Tujuan menguji kesaksian mukjizat Yesus yang tercatat di dalam Alkitab bukan untuk membuktikan kemampuan Yesus melakukan mukjizat namun untuk membuktikan bahwa yang diajarkan oleh oleh gereja memang yang tercatat di dalam Alkitab. Tujuannya adalah untuk menguji apakah yang dipahami oleh generasi terdahulu benar adanya.

Dan Yesus menjawab mereka: “Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.” Lukas 7:22-23

Kerabatku sekalian, kisah perkawinan di Kana hanya dicatat dalam kitab Yohanes. Yohanes menyatakan itulah tanda pertama yang dilakukan oleh Yesus. Tiga kitab Injil lainnya tidak menyinggungnya sama sekali. Kenapa demikian? Mungkin karena tidak tahu kejadian tersebut atau menganggapnya tidak penting?

Lukas mencatat, ketika Yohanes Pembaptis mengirim muridnya untuk bertanya, menjawab pertanyaan mereka Yesus sama sekali tidak menyebutkan mujizat air menjadi anggur. Itukah alasan Lukas tidak mencatatnya? Karena Yesus tidak menyebutkannya? Saya tidak tahu.

Mujizat-mujizat yang dilakukan oleh Yesus ada batasnya. Meskipun sering menyembuhkan orang lumpuh namun Yesus tidak pernah menumbuhkan kaki orang puntung. Yang kakinya lumpuh bisa disembuhkan namun yang tidak punya kaki tidak bisa ditumbuhkan. Yesus menjadikan roti dan ikan menjadi banyak namun tidak mengubah batu menjadi roti. Yesus membangkitkan orang mati namun tidak membangkitkan bangkai alias tubuh yang sudah membusuk.

Pembusukan isi perut  mayat mulai terjadi pada hari ke 2 dan pembusukan tubuh mulai terjadi pada hari ke 3. Itu sebabnya meskipun dibangkitkan pada hari ke 4 namun Alkitab sama sekali tidak mencatat tentang orang banyak mencium bau busuk ketika kuburan Lazarus dibuka sebelum dia dibangkitkan.

Sebagian sarjana Kristen mengajarkan bahwa pada hari ketiga para tamu perkawinan di Kana sudah mabok sehingga tidak bisa membedakan air dan anggur. Tentu saja ajaran demikian tolol sekali sebab mabok anggur tidak menjadikan alat pengecap menjadi tumpul dan menghilangkan kemampuan membedakan air dan anggur. Di samping itu, tindakan dan ucapan pemimpin pesta sama sekali tidak menunjukkan dia mabok.

Banyak yang mengajarkan bahwa pesta nikah orang Yahudi berlangsung selama tujuh hari. Tentu saja ajaran demikian ngaco-belo sebab

Pesta orang Yahudi mustahil berlangsung selama tujuh hari karena orang Yahudi tidak mungkin berpesta pada hari Sabat. Itu sebabnya hanya orang TOLOL yang nggak beres pengetahuan Alkitabnya yang mengajarkan pesta perkawinan orang Yahudi berlangsung tujuh hari.

Pemimpin pesta bukan orang yang memimpin tamu-tamu menikmati pesta namun orang yang memimpin para pelayan melayani para tamu. Sebelum pesta berlangsung pemimpin pesta yang baik pasti sudah menghitung semua kebutuhan pestanya termasuk di dalamnya anggur.

“Mereka kehabisan anggur.” Itulah terjemahan ucapan Maria kepada Yesus menurut LAI padahal terjemahan yang lebih baik adalah “Mereka perlu (echo) anggur,” kata Maria. “Apa urusanku hai perempuan? Waktu-Ku belum tiba,” jawab Yesus. Berdasarkan kalimat Maria dan Yesus Andi Halim pun mendongeng bahwa Maria meminta Yesus untuk membuat mukjizat namun Yesus menolaknya. Dongeng tolol sekali.

Yohanes mencatat, yang terjadi di Kana adalah yang pertama. Itu berarti sebelumnya, belum pernah. Karena belum pernah, mustahil Maria minta Yesus mengubah air menjadi anggur sebab dia tidak tahu Yesus bisa mengubah air menjadi anggur. Makanya, MENUDUH Maria menyuruh Yesus mengubah air menjadi anggur adalah fitnah.

Sebelum pesta berlangsung, pemimpin pesta menghitung jumlah anggur yang dimiliki dan menyusun strategi agar anggurnya cukup sampai pesta berakhir. Dia mengetahui jumlah anggur yang dimiliki dengan menghitung (stock opname) atau laporan. Selama pesta berlangsung, para pelayan menaati perintah pemimpin pesta.

Dengan membandingkan sisa anggur dan jumlah anggur yang sudah disajikan sebelumnya. Dengan mengecapnya maka pemimpin pesta pun mengetahui kualitas anggur yang dicicipinya lebih berkualitas dari anggur hari-hari sebelumnya.

Apabila bukan pemimpin pesta, kenapa Maria tahu mereka kekurangan anggur dan memberi perintah dan ditaati para pelayan tanpa mempertanyakannya? Kenapa Yesus menyuruh pelayan menyedok air untuk dicicipi pemimpin pesta, bukan dicicipi Maria yang mengadu kepada-Nya mereka perlu anggur? Karena Maria adalah pemimpin pesta kawin di Kana itu? Benar!

Kerabatku sekalian, kalau mau mencuri anggur di pesta kawin di Kana pastilah mencuri anggur yang baik yang disajikan di awal pesta. Kalau mencuri anggur di awal pesta maka tempat yang paling aman untuk menyembunyikannya adalah tempayan pembasuhan yang ditaruh di dalam rumah. Para tamu yang datang tidak akan menyedok isinya untuk membasuh tangan dan kaki sementara tuan rumah menyangka itu  tempayan-tempayan yang sudah kosong karena airnya sudah habis digunakan untuk membasuh para tamu.

Tempayan anggur bukan tempayan pembasuhan. Tempayan pembasuhan ditaruh di luar rumah di mana airnya digunakan untuk membasuh kaki dan tangan para tamu yang baru datang. Kalau Yesus menyuruh pelayan mengisi tempayan pembasuhan dengan air lalu mengubahnya menjadi anggur maka para tamu pun akan membasuh tangan dan kakinya dengan anggur. Kalau semua tempayan pembasuhan digunakan untuk wadah anggur maka para tamu yang datang tidak akan mendapat air untuk membasuh kaki dan tangannya. Itu sebabnya, kalau mau mengubah air menjadi anggur seharusnya Yesus menggunakan tempayan anggur bukan tempayan pembasuhan. Berdasarkan fakta demikian maka dapat disimpulkan bahwa kekurangan enam tempayan pembasuhan sama sekali tidak mengganggu pelayanan pembasuhan tamu-tamu.

Bila demikian, kenapa Yesus menggunakan tempayan pembasuhan untuk mengubah air menjadi anggur? Karena Yesus sama sekali tidak mengubah air menjadi anggur namun MENEMUKAN anggur yang dicuri dan disembunyikan oleh para pelayan di dalam tempayan pembasuhan. Itu sebabnya pemimpin pesta merasa perlu untuk melaporkan hal demikian kepada mempelai lelaki dengan ucapan, “Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.”

Mustahil mempelai lelaki yang mengatur pelayan untuk menyajikan anggur yang mana kepada para tamu sebab itulah tugas pemimpin pesta. Itu sebabnya yang dilakukan oleh pemimpin pesta itu bukan menegor mempelai lelaki namun melaporkan tindakan pelayan-pelayannya yang menyembunyikan anggur yang baik sampai sekarang.

118 thoughts on “Misteri Mukjizat Perkawinan di Kana

  1. Yakin nih bengcu pada tulisan ini tidak menafsir Alkitab?

    Bila memang benar angggur yang dicuri itu disembunyikan didalam tempayan dan Yesus menemukan anggur yang dicuri tersebut berarti tempayan-tempayan tersebut seharusnya dalam keadaan berisi dua tiga buyung entah itu air untuk pembasuhan atau air anggur yang telah dicuri sesuai dengan ayat Yohanes 2:6-8 (Saya copas ayatnya dari tulisan Anda)

    Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung. Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: “Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air.” Dan merekapun mengisinya sampai penuh. Lalu kata Yesus kepada mereka: “Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta (architriklinos).” Lalu merekapun membawanya. Yohanes 2:6-8

    Lalu untuk apa Yesus menyuruh pelayan-pelayan mengisi tempayan tersebut dengan air sampai penuh? Bukankah bila tempayan tersebut sudah ada isi anggur curian maka akan tercampur dengan air? Dan bagaimana rasanya anggur yang dicampur dengan air bisa dikatakan anggur yang baik ketika dikecap ?

    Apakah salah bila Yesus mengubah air menjadi anggur yang menggunakan wadah tempayan pembasuhan bukan tempayan anggur? Tempayan anggur dan tempayan pembasuhan bukankah itu hanya wadah ?

    Bisakah Yesus merubah air menjadi anggur ? Bisa ! Karena Yohanes 2 :1-11 adalah kisahnya dan tanpa harus direka-reka sesuai apa adanya dikisahkan apa adanya air yang diisi didalam tempayan pembasuhan ketika dikecap berasa anggur yang baik.

    • Siapa yang mengawasi pelayan pelayan itu mengisi gentong dengan air untuk memastikan pelayan memeng mengisi gentong dengan air? Yesus tidak pernah bikin mujizat MENUMBUHKAN kaki atau tangan. Itulah BUKTI bahwa semua MUJIZAT yang tercatat di alkitab ada BATASNYA.

      • Kata kuncinya ada pada jawaban Yesus kali ya yangmenjawab Maria dengan mengatakan “Saatku belum tiba”, jadi karena saatnya belum tiba maka Yesus masih belum bisa melakukan mujizat, jadi dalam kisah tersebut hai-hai mengatakan bahwa Yesus hanya menemukan anggur yang disembunyikan didalam gentong pembasuhan.

        • itulah akibatnya kalau anda nggak baca Alkitab namun MERASA diri pakar Alkitab. Akhinya yang anda lakukan hanya MERASA diri CERDAS karena mengajukan PERTANYAAN TOLOL. juga merasa diri BERPENGETAHUAN dengan mengeluarkan pernyataan TOLOL. MENYEBALKAN. Baca dulu alkitab anda kisanak. Baca kisahnya dengan teliti dan hati-hati. SEtelah baca dan PAHAM baru kembali lagi untuk komentar nak.

          • Lah situkan yang lebih ngerti dan lebih pintar saya mah ga ngerti hanya baca dan saya merasa janggal dengan kesimpulan yang anda tulis, oleh karena itu saya nanya dengan kalimat berandai-andai berharap situ bersedia membagi keppintaran kepada saya….karena saya ga ngerti dan ga paham makanya saya nanya sama situ yang bikin tulisan kalau saya merasa diri saya berpengetahuan ngapain saya nanya?

            Yang ga paham alkitab dan terkena racun/doktrin dari ajaran yang dulu-dulu bukan saya saja, kakek nenek saya yang sudah meninggalpun sama dengan saya dan masih banyak orang kristen lainnya yang sama seperti saya, karena situ punya kepandaian dan memahami alkitab yang menurut saya situ jujur dan apa adanya dari alkitab alias punya cara pandang yang beda oleh karena itu saya tertarik dengan tulisan-tulisan situ, Saya kira sampean terbuka untuk berbagi ilmu dan bersedia menerangkan bila ada yg baca tulisan sampean dan masih tidak ngerti.

            Ya sudah lah mungkin sampean sibuk atau cape makasih untuk tulisan-tulisannya semenjak saya menemukan blog ini saya langsung menjadi salah satu penikmat tulisan sampean. Tapi kalo saya nanya lalu tanggapannya seperti itu ya kapok juga sih jadinya mau nanya lagi. Saya hanya orang awam yang tidak mempunyai hikmat seperti sampean, salam dari saya yang TOLOL dan masih TOLOL.

            • Anda bertanya berandai-0andai. JAWAB sendiri dengan berandai-andai.BERES kan? untuk berandai andai anda tidak butuh bantuan siapa pun. Kalau mau bELAJAR Alkitba, BACA Alkitab anda baik-baik.

              • Saya copas sebagian tulisan sampean disalah satu tulisan sampean yg judulnya “BENGCU MENGGUGAT KARENA YESUS MEMBUAL”, disana sampean juga menggunakan kisah perkawinan di Kana, disana sampean mau mengakui bahwa ada mujizat air jadi anggur bukan anggur yang dicuri lalu ditemukan.

                Kenapa Yesus yang menyatakan waktunya belum sampai tiba-tiba berubah pikiran dan mengubah AIR menjadi ANGGUR? Sanak saudaraku sekalian, hal itu terjadi karena ketika Bunda Maria berbicara dengan Yesus, saat itu PRIBADI Yesus sedang BERKOLABORASI dengan hakekat manusia-Nya, itu sebabnya yang TAMPIL adalah KEPRIBADIAN Yesus Manusia Sejati yang tidak mahakuasa dan tidak mahatahu. Itu sebabnya Yesus bilang, “Saat-Ku belum tiba.” Yang Dia maksudkan adalah belum saatnya bagi Yesus Allah Sejati yang mahakuasa dan mahatahu unjuk GIGI. Itu sebabnya, beberapa saat kemudian, ketika giliran hakekat ilahi Yesus mentas, Yesus Allah sejati pun BERAKSI. Dan ewes …. ewes … ewes ….. Mujizat pun jadi.

                Bandingkan dengan tulisan sampean yang ini, kenapa jadi beda-beda ? Ditulisan ini katanya anggurnya dicuri dan ditemukan di tulisan yang disana kok malah beda dan mengakui mujizat air jadi anggur ?

                Saya hanya orang TOLOL dan masih TOLOL sampai sekarang, sekiranya sampean mau berbagi hikmat / kepandaian sampean mohon dijelaskan dengan baik dan terbuka untuk sharing dengan saya yang TOLOL

                • Dalam sebuah tafsiran yang saya baca arti “saat-Ku belum tiba” itu dikaitkan dengan saat dimana Yesus akan dimuliakan sebagai mempelai dalam perjamuan kawin Anak Domba, yang sebelumnya harus dilalui melalui kesengsaraan di kayu salib. Beberapa ayat yang mengungkapkan hal yang sama adalah di:
                  Yohanes 7:30 Mereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba.
                  Yoh 8:20 Kata-kata itu dikatakan Yesus dekat perbendaharaan, waktu Ia mengajar di dalam Bait Allah. Dan tidak seorangpun yang menangkap Dia, karena saat-Nya belum tiba.

                  Ayat yang lain menyatakan tentang “sudah tiba saatNya” Dia dimuliakan:
                  Yoh 12:23 Tetapi Yesus menjawab mereka, kata-Nya: “Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan.
                  Yoh 13:1 Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya.
                  Yohanes 17:1 Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata: “Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau.

                  Mengenai perkawinan di Kana, dalam Dimensi Iman Kristen | Pdt.Bigman Sirait, dia menjelaskan bahwa fokus dari kisah ini adalah mengenai ‘menyelamatkan perkawinan’ dari aib, beban berat. Ini adalah kepeduliah Yesus pada pentingnya kehidupan keluarga. Dalam perjanjian lama kehidupan keluarga telah di kotori dengan adanya poligami, pilih kasih, dll.
                  Kehidupan keluarga merupakan miniatur dalam hubungan kasih Allah terhadap jemaat. Jika kasih Agape itu menjadi pengikat dalam keluarga, maka kehidupan keluarga akan mempermuliakan Allah. Tuhan memberkati.

      • Yohanes adalah Rasul yg hidup dijaman Yesus dan mencatat beberapa kisah kehidupan dan pelayanan Yesus sendiripun mengeluarkan statement : tidak semua mujizat yg Yesus lakukan dicatat. Bisa jadi loh Yesus pernah bikin mujizat tumbuhkan kaki atau tangan, akan tetapi tidak dicatat.
        Yoh 21: 25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

        Salam,
        Mobile

        • Kalau YEsus menumbuhkan kaki atau tangan puntung, pasti dicatat. Kalau anda BACA alkitab dengan teliti maka anda akan tahu stiap mujizat yang dicatat itu MEWAKILI jenis mujizat.

      • Astaga mas. Jangan pernah membatasi Tuhan. Mau agama apapun mas, engga pernah ada agama yang membatasi kekuatan Tuhan, mas. Camkan Itu.
        Katanya baca alkitab? Saya jamin mas enggak tau isi Markus 9:23, yang berbunyi, “Jawab Yesus: “Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!”
        Once again, jangan pernah membatasi Tuhan. Tuhan itu tidak terbatas oleh apapun including ruang dan waktu.
        Mas Bengcu adalah orang yang sudah disesatkan oleh pengertiannya sendiri, dan tulisan ini bukan tulisan dari Tuhan, namun tulisan dari Alkitab yang fakta-fakta nya was misinterpretated by Mas Bengcu.
        Secepatnya mas Bengcu yang terhormat langsung bertobat, maka anda akan diselamatkan oleh-Nya. God Bless.

          • Syalom! Tunggu deh, anda bilang baca Alkitab yang bener, pelajari baik baik. Oh, ya, saya baca itu, saya pelajari itu, dan itu adalah Mujizat Yang Diadakan Tuhan Yesus Kristus tetapi dengan sembunyi-sembunyi. Menurut saya ya, Tuhan Yesus itu HatiNya Sangat Baik, maka Dia Mau Melayani manusia juga, Yesus Menyuruh pelayan itu mengisi buyungnya dengan air, DENGAN AIR, dan Maria, Ibu Yesus berkata berkata kepada pelayan itu untuk menuruti semua perintah Yesus, maka, kesimpulan manusiawinya, Tuhan Yesus Menyuruh pelayan itu mengisi buyung itu dengan air, dan Jadilah Kehendak Yesus, pelayan itu mengisinya DENGAN AIR, bukan dengan anggur! Dari mana kah Saudara Bengcu mendapat pengetahuan bahwa pelayan itu mengisi anggur? Oh ya, soal menumbuhkan kaki dan tangan, memang tidak dicatat, tetapi ini cukup bagi kami, umat Kristus Yesus yang Percaya Dia, untuk Percaya Bahwa “Apa yang mustahil bagi manusia, mungkin bagi Tuhan”.
            Tuhan Yesus Kristus Memberkati saudara bengcu Selalu!🙂

            • Kisanak, kalau anda mempelajari blog ini maka anda akan TAHU bahwa hai hai TIDAK pernah MENULIS pelayan-pelayan itu MENGISI tempayan itu dengan ANGGUR ketika Yesus menyuruhnya mengisi dengan AIR.

              Kalau benar Yesus BERKEHENDAK pelayan-pelayan MENGISI dengan AIR dan pelayan-pelayan MENGISI dengan AIR maka seharusnya yang ada di dalam tempayan itu adalah AIR sebab Yesus TIDAK pernah MEMBERI perintah agar air-air di dalam tempayan BERUBAH menjadi anggur.

              Kisanak, anda bebas untuk PERCAYA apa saja namun KEPERCAYAAN anda tidak mengubah apa pun apalagi MEMBUAT YESus jadi SAKTI mandraguna bisa menumbuhkan kaki dan tangan.

            • Dalam kisah perkawinan di Kana, Yesus mengatakan bahwa “saat-Ku belum tiba” ini memang agak membingungkan.
              Dalam sebuah tafsiran yang saya baca arti “saat-Ku belum tiba” itu dikaitkan dengan saat dimana Yesus akan dimuliakan sebagai mempelai dalam perjamuan kawin Anak Domba, yang sebelumnya harus dilalui melalui kesengsaraan di kayu salib. Beberapa ayat yang mengungkapkan hal yang sama adalah di:
              Yohanes 7: 30 Mereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba.
              Yoh 8: 20 Kata-kata itu dikatakan Yesus dekat perbendaharaan, waktu Ia mengajar di dalam Bait Allah. Dan tidak seorangpun yang menangkap Dia, karena saat-Nya belum tiba.

              Ayat yang lain menyatakan tentang “sudah tiba saatNya” Dia dimuliakan:
              Yoh 12: 23 Tetapi Yesus menjawab mereka, kata-Nya: “Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan.
              Yoh 13: 1 Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya.
              Yohanes 17: 1 Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata: “Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau.

              Mengenai perkawinan di Kana, dalam Dimensi Iman Kristen | Pdt.Bigman Sirait, dia menjelaskan bahwa fokus dari kisah ini adalah mengenai ‘menyelamatkan perkawinan’ dari aib, beban berat. Ini adalah kepeduliah Yesus pada pentingnya kehidupan keluarga. Dalam perjanjian lama kehidupan keluarga telah di kotori dengan adanya poligami, pilih kasih, dll.
              Kehidupan keluarga merupakan miniatur dalam hubungan kasih Allah terhadap jemaat. Jika kasih Agape itu menjadi pengikat dalam keluarga, maka kehidupan keluarga akan mempermuliakan Allah. Tuhan memberkati.

  2. Bengcu, mau dong diulas dimana Yesus menghilang setelah peristiwa Kana trus kemudian muncul cerita sudah umur 30 thn dari sudut pandang alkitab.

    Thanks

  3. itu semua hanyalah tafsiran manusia, tetapi Sdr lupa kalo Sdr punya Roh Kudus, tanya aja pada Roh Kudus saya jamin pasti benar ndak usah debat, mosok sesama hamba kok eker-ekeran kapan kita memenangkan jiwa kalo setiap hari kejaannya cuma debat…. yang mau rukun katakan AMIN

    • Ha ha ha ha …. Kisanak, Kalau Roh Kudus memang bisa ditanyain, maka semua orang Kristen pasti jadi JUARA KELAS karena ketika menghadapi UJIAN NASIONAL, tinggal tanya roh Kudus dan anda JAMIN psti benar, jadi nggak usah BELAJAR. ha ha ha ha … anda nggak DEBAT jadi sudah MENGINJILI berapa orang kisanak? ha ha ha ha … Baru bisa SLOGAN kosong saja sudah SOK SUCI? ha ha ha ha … bloon deh lu!

      • Mas Bengcu, eumm.
        Pernah dengar nggak kalimat, “Ora et Labora”? Berdoa iya. Tetapi harus berusaha. Apabila kita enggak berusaha, ya kita bakal gagal. Seperti mas Bengcu disini yang telah gagal meyakinkan saya bahwa Ps. Phillip Mantofa itu palsu, hanya karena tulisan-tulisannya yang ngegamblang banget.
        Mungkin mas harus belajar lebih lagi.
        Btw, blog ini dan seluruh isinya harus dipertanggung jawabkan di Hari Penghakiman.
        Lebih baik, mas Bengcu berdoa, lalu pikirkan langkah selanjutnya.
        Saya akan mendoakan mas, agar Mas Bengcu cepat kembali ke jalan yang benar, yaitu jalan nya Yesus. God Bless.

          • Syalom!
            Mas Bengcu, hai! Tuhan Yesus Kristus tidak pernah menjelekkan orang lain loh!🙂
            Tuhan Yesus Kristus Memberkati mas bengcu dan sekeluarga sekalian!🙂

        • Mas Bengcu menulis itu bukan untuk meyakinkan sampean. Mas Bengcu juga ga pernah nulis bahwa Ps. Phillip Mantofa itu palsu, saya sendiri ga tahu kalo ada versi palsu dari Phillip Mantofa.
          Mas Bengcu menulis hanya untuk ngajak kita mulai mikir dan menguji terhadap sesuatu, dia ngasih fakta – faktanya untuk membuktikan apakah satu perkara itu benar atau salah. Kalo sudah banyak fakta mengatakan satu perkara itu benar, namun sampean tetep nganggep perkara itu salah yaah mungkin karena sampean gagal mikir. Kalo sudah dinyatakan fakta-fakta bahwa satu perkara salah, tapi anda tetap yakin dan percaya bahwa perkara itu benar dengan prinsip “Kalo kita percaya, semua pasti terjadi” yaah itu juga mungkin karena sampean gagal mikir.
          Apakah kalo sampean gagal mikir itu salah? Ga juga, mungkin memang kemampuannya cuma segitu yaah mau bagaimana lagi.

          Tentang kesaksian-kesaksian Phillip Mantofa memang banyak yang harus disangsikan, apalagi kesaksiannya pergi ke neraka, terus nyebutin neraka kaya gimana dan cari ayat pendukungnya bahwa memang neraka bgitu. Masalahnya memang tidak ada orang lain selain dirinya yang pernah liat dia ke neraka. Tidak ada bukti otentiknya dia pernah ke neraka. Menganggap kesaksiannya itu benar hanya karena anda merasa “diberkati” dan jadi yakin bahwa itu benar itu tidak akan membuat kesaksiannya jadi benar. Semua orang yang tertipu juga ngaku bahwa dia merasa si penipu itu ngomongnya benar dan dia merasa diyakinkan, hanya dalam istilah Kristen, bukan merasa diyakinkan hanya merasa “diberkati”.

  4. Hai hai itu orang sesat banget musuh Tuhan jgn dengerin dia ,pengikut iblis yg pura2 jadi nabi tuhan ha ha ha

    • Sebaiknya anda jangan SOK JAGO karena anda belum pernah membaca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu bahkan membaca alkitab dari Matius 1:1 sampai Matius 28:20 pun anda tidak pernah. ketahuilah kisanak, hai hai bengcu sudah baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu 100 kali lebih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s