BAIK Yang Tidak TEPAT Adalah JAHAT


Gambar: 2.bp.blogspot.com

Tidak berbuat jahat kepada orang lain itu baik. Namun, bolehkah SEMBARANGAN berbuat baik kepada orang lain? Tidak boleh! Perbuatan baik yang tidak pada tempatnya adalah KEJAHATAN. BAIK yang tidak TEPAT adalah JAHAT.

Kedua orang itu menganiaya anak tunggalnya sampai mati. Setelah menyatakan mengampuni kedua pembunuh itu, dia pun berkali-kali melakukan KEBAIKAN kepada kedua pembunuh anaknya. Ketika sidang digelar, ketika menunggu sidang, seorang perempuan, salah satu kerabat korban menghampiri kedua terdakwa pembunuh dan memberi mereka roti sambil berkata, “Dari ibu korban.” Perempuan itu lalu berjalan keluar ruang sidang dan kembali lagi beberapa saat kemudian. Setelah mengangsurkan sebotol air minum kepada masing-masing terdakwa dia pun menghilang keluar ruang sidang. Mas media mencatat, hanya kedua terdakwa yang disuguhi roti dan air minum, pengacaranya dan orang lainnya tidak.

Ketika beritanya beredar di media sosial, orang tua korban pembunuhan itu pun dielu-elukan sebagai orang saleh yang baik hati dan penuh kasih. Kerabatku sekalian, mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, yang belum teruji tidak layak dipuji. Ada banyak orang di ruang sidang itu, kenapa hanya kedua terdakwa yang disuguhi roti dan air minum? Untuk memancing rasa iba hakim agar menjatuhkan hukuman seberat-beratnya? Untuk membuat kedua terdakwa agar semakin merasa bersalah atas perbuatan mereka? Untuk memancing rasa iba masyarakat agar makin membenci kedua terdakwa? Untuk mencari pujian dari orang-orang sekampungnya? Saya tidak tahu! Namun, dengan asumsi tindakan tersebut dilakukan dengan tulus, maka itulah PERBUATAN baik yang tidak pada tempatnya. Perbuatan baik yang tidak pada tempatnya adalah KEJAHATAN.

Anggap saja MOTIVASI menyuguhkan roti itu BAIK. Perbuatan memberi roti dan air minum itu BAIK. Apakah PERBUATAN itu baik di mata penerimanya? Apakah perbuatan itu mendatangkan KEBAIKAN bagi penerimanya? Apakah perbuatan itu BAIK di mata masyarakat dan mendatangkan KEBAIKAN bagi masyarakat?

Kerabatku sekalian, silahkan berbuat BAIK namun jangan berbuat baik SEWENANG-WENANG!

Kerabatku sekalian, seorang ibu menggugurkan kandungannya karena dokter memberitahu dia bahwa janinnya akan lahir cacat bila kandungannya diteruskan. Ketika ditanya, perempuan itu bersumpah bahwa dia menggugurkan kandungannya karena menyayangi anaknya. Benarkah demikian? Saya tidak tahu!

Saya sudah bertanya kepada banyak sekali perempuan dan dari jawaban mereka saya menarik kesimpulan: Rasa sayang kepada janin dalam kandungan berbeda dengan rasa sayang setelah anak dilahirkan. Sesungguhnya ikatan cinta kasih baru terbentuk setelah janin dilahirkan. Sebelum itu, perempuan MERASAKAN janinnya seperti dia merasakan anggota tubuhnya yang lain. Itu sebabnya pengguguran kandungan tidak menimbulkan kehilangan sama sekali.

Handai taulanku sekalian, dengan asumsi tindakan menggugurkan kandungan dilakukan dengan tulus, maka itulah PERBUATAN baik yang tidak pada tempatnya. Perbuatan baik yang tidak pada tempatnya adalah KEJAHATAN.

Anggap saja MOTIVASI menggugurkan kandungan itu BAIK. Perbuatan menggugurkan kandungan alias MEMBUNUH anak sendiri yang cacat itu baik? Apakah menggugurkan kandungan itu baik di mata penerimanya? Apakah perbuatan itu mendatangkan KEBAIKAN bagi penerimanya? Apakah perbuatan itu BAIK di mata masyarakat dan mendatangkan KEBAIKAN bagi masyarakat?

Kerabatku sekalian, silahkan berbuat BAIK namun jangan berbuat baik SEWENANG-WENANG!

Seorang ibu menyuap guru-guru agar anaknya mendapat nilai tinggi. Dia melakukan hal demikian untuk menyatakan rasa sayangnya kepada anaknya. itulah PERBUATAN baik yang tidak pada tempatnya. Perbuatan baik yang tidak pada tempatnya adalah KEJAHATAN.

Anggap saja MOTIVASI menyuap itu BAIK. Anak itu menganggap perbuatan ibunya menyuap itu baik. Perbuatan menyuap itu mendatangkan kebaikan bagi anaknya? Apakah perbuatan itu BAIK di mata masyarakat dan mendatangkan KEBAIKAN bagi masyarakat?

Kerabatku sekalian, silahkan berbuat BAIK namun jangan berbuat baik SEWENANG-WENANG!

Alkitab mencatat, karena dijual oleh kakak-kakaknya kepada orang Ismael maka Yusuf pun terdampar ke Mesir. Bila tidak difitnah oleh istri Potifar mustahil Yusuf bertemu dengan juru minuman Firaun yang lalu menceritakan kemampuan Yusuf kepada Firaun. Bila juru minuman tidak bercerita mustahil Yusuf menjadi menteri Firaun.

Kerabatku sekalian, apa itu PERBUATAN BAIK alias KEBAIKAN? Atas dasar apa  sebuah PERBUATAN disebut BAIK?

Sebagian umat Kristen menjadikan MOTIVASI sebagai STANDAR perbuatan BAIK. Itu sebabnya kotbah-kotbah Kristen penuh dengan ajaran, “Yang penting adalah sikap hati alias motivasinya.” Itu sebabnya umat Kristen menganggap tindakan nabi Samuel mencincang raja Agag adalah perbuatan BAIK karena motivasinya memuliakan YHWH. Juga menganggap tindakan bangsa Israel memusnahkan bangsa Kanaan adalah baik karena motivasinya untuk menaati perintah YHWH.

Ada pula umat Kristen yang menjadikan HASIL sebagai STANDAR perbuatan BAIK. Itu sebabnya mereka menganggap tindakan kakak-kakaknya menjual Yusuf kepada orang Ismael dan tindakan istri Potifar memfitnah Yusuf hendak memperkosanya adalah BAIK meskipun MOTIVASINYA jahat sebab hasilnya BAIK. Orang-orang Kristen demikian, hidup dalam pengharapan, “Ketika dijahati, diam saja karena Allah akan mengubahnya menjadi indah pada waktunya.”

Dan Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Ada seorang kaya yang mempunyai seorang bendahara. Kepadanya disampaikan tuduhan, bahwa bendahara itu menghamburkan miliknya. Lukas 16:1

Lalu ia memanggil bendahara itu dan berkata kepadanya: Apakah yang kudengar tentang engkau? Berilah pertanggungan jawab atas urusanmu, sebab engkau tidak boleh lagi bekerja sebagai bendahara. Lukas 16:2

Kata bendahara itu di dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat? Tuanku memecat aku dari jabatanku sebagai bendahara. Mencangkul aku tidak dapat, mengemis aku malu. Lukas 16:3

Aku tahu apa yang akan aku perbuat, supaya apabila aku dipecat dari jabatanku sebagai bendahara, ada orang yang akan menampung aku di rumah mereka. Lukas 16:4

Lalu ia memanggil seorang demi seorang yang berhutang kepada tuannya. Katanya kepada yang pertama: Berapakah hutangmu kepada tuanku? Lukas 16:5

Jawab orang itu: Seratus tempayan minyak. Lalu katanya kepada orang itu: Inilah surat hutangmu, duduklah dan buat surat hutang lain sekarang juga: Lima puluh tempayan. Lukas 16:6

Kemudian ia berkata kepada yang kedua: Dan berapakah hutangmu? Jawab orang itu: Seratus pikul gandum. Katanya kepada orang itu: Inilah surat hutangmu, buatlah surat hutang lain: Delapan puluh pikul. Lukas 16:7
Lalu tuan itu memuji bendahara yang tidak jujur itu, karena ia telah bertindak dengan cerdik. Sebab anak-anak dunia ini lebih cerdik terhadap sesamanya dari pada anak-anak terang. Lukas 16:8

Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi.” Lukas 16:9

Kerabatku sekalian, motivasi bendahara dalam cerita Yesus sudah pasti jahat. Namun perbuatan JAHAT-nya adalah kebaikan di mata orang-orang yang berhutang kepada tuannya.

Nah, kerabatku sekalian, apa itu BAIK? Apa itu jahat? Tidak berbuat JAHAT kepada orang lain itu BAIK. Namun, perbuatan BAIK yang tidak pada tempatnya adalah KEJAHATAN. KEJAHATAN yang pada tempatnya itu BAIK. Itu sebabnya bila berbuat JAHAT, lakukan dengan BIJAKSANA. Ketika berbuat BAIK jangan SEWENANG-WENANG.

Advertisements

51 thoughts on “BAIK Yang Tidak TEPAT Adalah JAHAT

  1. ternyata cumakicaukacau saja yang dimoderation oleh bengcu. teganya dikau cuu…..

    cumakicaukacau on 12/11/2014 at 9:16 pm said:
    Your comment is awaiting moderation.

    0

    0

    Rate This

    bengcu yang budiman, sekali seorang pembual membual, maka ia akan terus membual untuk menutupi bualannya sebelumnya. sampai satu saat maka iapun akhirnya termakan bualannya sendiri sehingga hidup didalam dunianya sendiri yaitu dunia bualan diluar dunia nyata.

    seorang yang tidak membual, maka perkataanya akan selalu sama, sejalan, tidak berubah-ubah dan tidak bertabrakan dan juga saling melengkapi. Alkitablah standar kebenaran yang tidak pernah membual, makanya isi alkitab adalah kebenaran yang benar dan tidak bertabrakan.

    golongan manakah bengcu yang budiman ? apakah perkataannya selalu sejalan ? tidak tabrakan ? tidak kontradiksi ? tidak menjilat ludah sendiri ?

    mari kita nilai dari tulisannya sendiri :

    https://bengcumenggugat.wordpress.com/2012/02/03/bengcu-menggugat-karena-yesus-membual/

    Setelah membaca kisah Perkawinan di Kana, banyak jemaat yang salah faham dan menuduh Yesus PLINTAT PLINTUT. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), PLINTAT PLINTUT artinya mudah sekali goyah pendiriannya. Sesungguhnya yang terjadi di Kana adalah konsekuensi memiliki DUA hakekat yang mustahil MENTAS bareng. Itu sebabnya Kisah perkawinan di Kana harus dipahami dalam konteks doktrin Diofisitisme alias dua hakekat.

    Kenapa Yesus yang menyatakan waktunya belum sampai tiba-tiba berubah pikiran dan mengubah AIR menjadi ANGGUR? Sanak saudaraku sekalian, hal itu terjadi karena ketika Bunda Maria berbicara dengan Yesus, saat itu PRIBADI Yesus sedang BERKOLABORASI dengan hakekat manusia-Nya, itu sebabnya yang TAMPIL adalah KEPRIBADIAN Yesus Manusia Sejati yang tidak mahakuasa dan tidak mahatahu. Itu sebabnya Yesus bilang, “Saat-Ku belum tiba.” Yang Dia maksudkan adalah belum saatnya bagi Yesus Allah Sejati yang mahakuasa dan mahatahu unjuk GIGI. Itu sebabnya, beberapa saat kemudian, ketika giliran hakekat ilahi Yesus mentas, Yesus Allah sejati pun BERAKSI. Dan ewes …. ewes … ewes ….. MUJIZAT pun jadi.

    bengcu berkata bahwa peristiwa di kana adalah MUJIZAT

    lalu tidak lama kemudian muncul tulisan yang menjilat ludahnya sendiri, simak tulisannya :

    https://bengcumenggugat.wordpress.com/2014/09/20/mengungkap-misteri-mukjizat-perkawinan-di-kana

    Bila demikian, kenapa Yesus menggunakan tempayan pembasuhan untuk mengubah air menjadi anggur? Karena Yesus sama sekali tidak mengubah air menjadi anggur namun MENEMUKAN anggur yang dicuri dan disembunyikan oleh para pelayan di dalam tempayan pembasuhan. Itu sebabnya pemimpin pesta merasa perlu untuk melaporkan hal demikian kepada mempelai lelaki dengan ucapan, “Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.”

    disini dia menjilat ludahnya sendiri, plin plan, tarbrakan, kontradiksi, tidak konsisten. bengcu mengatakan bahwa perkawinan di kana bukan MUJIZAT melainkan MENEMUKAN anggur yang dicuri.

    bila tulisanmu sendiri saja saling bertentangan, bagaimana bisa kamu menafsirkan alkitab ? apakah tidak akan jungkir balik ?

    tolonglah kamu jalankan perkataanmu sendiri bahwa alkitab jangan ditafsirkan, namun dipahami.

    Apa yang tidak tertulis didalam alkitab namun kamu katakan seolah benar berasal dari alkitab, itu namanya MENAFSIRKAN !

    entah sinetron mana yang telah kamu tonton dan kamu jadikan acuan bahwa yesus ternyata adalah seorang penjiplak yang mencontek dari agama yunani dan mengajarkan kepada pengikutnya sebagai ajaranNya sendiri. Bukan hanya ngaco belo si bengcu ini tapi juga sudah melecehkan alkitab. ternyata alkitab cuma contekan belaka !

    Memangnya ada alkitab menuliskan kalau ajaran yesus adalah contekan dari agama yunani ? ingat ya bengcu yang budiman jangan menafsir tapi PAHAMI !

    mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat. saya menulis panjang lebar, karena mengikuti cara kamu dalam menjawab. muter-muter. kalau tidak setuju jiwa bisa dibinasakan, maka jawablah dengan argumen yang tepat yang disertai ayat alkitab sebagai standar kebenaran. bukan hanya ngomong berbual tanpa dasar alkitab dan cuma bilang :

    “JIWA alias ROH manusia bisa dibinasakan? TIDAK BISA.”

    kalau tidak bisa, iya mengapa, alkitab bilang apa, ayatnya apa, buktikan. lah ini kok malah muter-muter bilang conteklah, doktrinlah, cuci otaklah, pret lah

    lalu dengan ocehan tidak jelasmu itu saya harus percaya sama kamu ? oohh tidak bisaaaaa !

      • bukan begitu kejadiannya beng, saya menanggapi komentar kamu, entah kenapa, bila menggunakan nama cumakicaukacau, komentar saya harus di moderasi dulu (takut ya ??) kemudian kalau saya pakai nama lain, langsung termuat tanpa dimoderasi.

        maksudnya apa bengbeng ? masalahnya bukan komentar isi sama kok, masalahnya kenapa cumakicaukacau yang harus dimoderasi sedangkan yang lain tidak ?

  2. bang kalau misalnya ada masa yg mengejr pencuri kemdian pencuri msk dalm rumh kita untk bersembunyi kemudian memhn bels kshan dri kta untk tdk mengatkn kalau pencri ada bersembuny di dlm rumh kta. Apkh kta hrus berbohong kepada masa kalau pencurinya tdk ada dlm rmh kita. Ataukh kta hrus jujur?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s