Yang Jadi Menjadi Yang Dijadikan Menjadikan


Gambar: vemale.com

Alkitab mengajarkan bahwa menciptakan adalah membatasi dan memisahkan. Hidup adalah proses berpadu bertumbuh lalu aus dan luruh. Penciptaan adalah perubahan sesuatu menjadi sesuatu yang lain.

mah- še-hā-yāh hū še-yih-yeh, ū-mah- šen-na-‘ă-śāh, hū še-yê-‘ā-śeh wə-’ên kāl-  ḥā-ḏāš ta-ḥaṯ  haš-šā-meš. Pengkotbah 1:9

The thing that hath been, it [is that] which shall be; and that which is done [is] that which shall be done: and [there is] no new [thing] under the sun. Ecclesiastes 1:9 – KJV

Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari. Pengkotbah 1:9 – LAI

yang jadi menjadi. Apa yang dijadikan menjadikan. Makanya tidak ada yang baru di bawah matahari. Pengkotbah 1:9 – terjemahan lebih baik.

Meskipun Perjanjian Lama ditulis dalam bahasa Ibrani namun umumnya teolog Kristen mempelajarinya dengan LOGIKA bahasa Inggris dan menggunakan logika bahasa Inggris untuk mengajarkannya kepada umat Kristen. Logika bahasa Inggris yang paling sering digunakan untuk mempelajari dan mengajarkan Alkitab adalah “tense” yaitu pola kata kerja yang menunjukkan waktu berlangsungnya.

Dengan membandingkan terjemahan LAI dan KJV di atas maka nampak gamblang sekali bahwa penerjemah LAI menerjemahkan Pengkotbah 1:9 dengan logika bahasa Inggris. Terjemahan lebih baik menerjemahkan apa adanya saja. Apa yang anda dapatkan dengan membandingkan kedua terjemahan di atas? Tidak ada. Mereka yang paling kritis pun paling-paling hanya bertanya, ”Apa perbedaan jadi dan Menjadi? Dijadikan dan menjadikan?” Kisanak, anda baru akan memahami  Pengkotbah 1:9 dengan benar setelah memahami beberapa hal di bawah ini.

Cipta artinya angan-angan kreatif. Mencipta artinya berangan-angan kreatif. Menciptakan artinya menjadikan sesuatu di angan-angan. Menciptakan adalah membuat gambaran sesuatu di dalam pikiran. James Watt menciptakan mesin uap artinya menjadikan mesin uap di angan-angannya alias membuat gambaran mesin uap di dalam pikirannya. Berdasarkan mesin uap di angan-angannya itulah James Watt lalu membangun alias merakit mesin uap.

Membuat sesuatu dengan pikiran dan ucapan hanya ada di dalam pertunjukan sulap. Pesulap melakukan trik demikian untuk menghibur sedangkan dukun melakukannya untuk menipu. Membuat sesuatu dengan pikiran dan ucapan bukan ajaran Alkitab. Allah tidak menjadikan sorga  dan dunia dan segala isinya dengan cara demikian.

Dan diciptakan Elohim (way-yiḇ-rā ’ĕ-lō-hîm) manusia.  Menurut gambar dan rupa Elohim diciptakan (bā-rā). Laki-laki dan perempuan diciptakan mereka. Kejadian 1:27 – terjemahan lenbih baik

Dan dibentuk (way-yî-ṣer) YHWH Elohim manusia itu dari debu tanah dan dihembuskan (way-yip-paḥ) nafas hidup (niš-maṯ  ḥay-yîm) ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk hidup (lə-ne-p̄eš ḥay-yāh).  Kejadian 2:7 – terjemahan lenbih baik

Lalu YHWH Elohim membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, YHWH Elohim mengambil rusuknya, lalu menutup tempat itu dengan daging. Dan dari rusuk yang diambil YHWH Elohim dari manusia itu, dibangun (way-yi-ḇen) seorang perempuan yang lalu dibawa ke manusia itu. Kejadian 2:21-22 – terjemahan lebih baik

Kata Ibrani “bara” artinya menciptakan alias membuat blue print alias membuat gambaran di pikiran. Manusia yang diciptaan oleh Elohim baru ADA setelah dibentuk dari debu tanah dan dihembusi nafas hidup oleh YHWH Elohim. Saat diciptakan hanya ada blue printnya.

Lelaki dan perempuan yang diciptaan oleh Elohim baru ADA setelah diwujudkan oleh YHWH Elohim dengan memisahkan manusia  menjadi dua. Sisi yang satu disebut lelaki dan rusuk yang lain disebut perempuan. Ketika diciptakan baru ada blue printnya.

Berdasarkan fakta di atas maka doktrin “Elohim bersabda manusia pun ujug-ujug ada, Elohim berfirman lelaki dan perempuan tiba-tiba ada” adalah ajaran sesat alias bertentangan dengan ajaran Alkitab.

Alkitab mengajarkan bahwa SEGALA ada itu ADA melalui DUA cara yaitu:

1.    JADI (HAYAH)
2.    DIJADIKAN (ASAH)

way-yō-mer ĕ-lō-hîm yə-hî ’ō-wr way-hî- ō-wr. Kejadian 1:3

Dan Allah pun berfirman, “Jadilah terang” dan menjadi terang.  Kejadian 1:3 – terjemahan lebih baik

JADI artinya DARI dirinya sendiri MENJADI. Contoh: JADILAH terang, maka MENJADI teranglah. Ketika Dia mendapat AMANAT untuk menjadi TERANG maka Dia pun menjadikan diri-Nya sebagai terang. Sebelum Dia menjadi TERANG, terang itu tidak ada. TERANG itu baru ada ketika Dia menjadikan dirinya Terang. Mejadi terang artinya MEMBATASI diri hanya menjadi terang saja.

Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Kejadian 1:7

DIJADIKAN (asah) artinya diperanakan alias dikeluarkan dari induknya. Contoh. Allah menjadikan sorga artinya Allah MENGELUARKAN alias memperanakkan sorga dari diri-Nya. Sebelum diperanakan dari Allah, sorga itu tidak ada. Setelah diperanakan baru ada.

Manusia dijadikan alias dikeluarkan alias diperanakan dari induknya. Yang keluar dari induknya adalah peta teladan alias gambar dan rupa induknya alias segambar dan serupa induknya.

Taman Eden ada karena ditata (tata). Tubuh manusia ada karena dibentuk  (yatsar). Mesbah batu ada karena dibangun (banah). Tumbuhan ada karena keluar (yatsa). Pohon kacang ada karena bertunas (tsamach). Semuanya itu bukan ADA yang sebelumnya TIDAK ADA namun ADA yang sudah ADA dalam bentuk lain sebelumnya atau ADA yang ada di tempat lain sebelumnya. Semuanya itu hanya BERUBAH wujudnya.

MENJADI artinya membatasi diri hanya menjadi sesuatu saja. Menjadikan artinya memisahkan sesuatu dari diri. Itu sebabnya dikatakan bahwa MENCIPTAKAN adalah proses MEMBATASI dan MEMISAHKAN. Hidup adalah proses berpadu lalu bertumbuh kemudian AUS dan LURUH.

Penciptaan manusia adalah proses membatasi menjadi sperma dan memisahkannya dari induknya. Membatasi menjadi telur dan memisahkannya dari induknya. Sperma berpadu dengan sel telur, jadilah janin. Janin bertumbuh lalu aus dan luruh (lahir) menjadi bayi. Bayi bertumbuh lalu aus dan luruh alias mati. Mati adalah proses menciptakan jua karena mati adalah memisahkan tubuh dari jiwa.

yang jadi menjadi. Apa yang dijadikan menjadikan. Makanya tidak ada yang baru di bawah matahari. Pengkotbah 1:9 – terjemahan lebih baik.

Adakah hal yang dapat dikatakan: “Lihatlah, ini baru!”? Itu sudah jadi dahulu kala sebelum menjadi. Pengkotbah 1:10

Kerabatku sekalian, setelah mengerti bebarapa hal diatas maka   tidak sulit bagi anda sekarang untuk mengerti PILIHAN KATA dan AJARAN yang tercatat di dalam Pengkotbah 1:9-10.

Tidak ada ciptaan baru artinya tidak ada creatio ex nihilo alias penciptaan dari nihil. Tidak ada ciptaan baru karena yang ada hanya PERUBAHAN. PERUBAHAN sesuatu menjadi sesuatu yang lain.

Itu sebabnya dikatakan, “Menciptakan adalah membatasi dan memisahkan. Hidup adalah proses berpadu bertumbuh lalu aus dan luruh. Penciptaan adalah perubahan sesuatu menjadi sesuatu yang lain.”

3 thoughts on “Yang Jadi Menjadi Yang Dijadikan Menjadikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s