Membereskan Hati Sendiri Agar Pada Tempatnya


Gambar: juliet Ang

Rencana jemput anak istri dan mertua ke airport jam 10:55. Pulang lalu ikut Paskah 2015 GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia di depan istana jam 13.00 WIB. Pesawatnya telat mendarat. Aku harus bagaimana?

Wisely: Pa, kenapa papa nggak kesel? Gara-gara pesawatnya delai papa jadi nggak bisa ikut Paskah GKI Yasmin di depan istana?

hai hai: Menciptakan artinya memisahkan dan membatasi. Memisahkan terang menjadi terang dan gelap. memisahkan air menjadi air di atas sorga dan di bawah sorga. Memisahkan air di bawah sorga menjadi kumpulan air yang tidak kelihatan dari yang kering dan kelihatan. Memisahkan manusia menjadi lelaki dan perempuan. memisahkan perempuan menjadi ibu dan anak.

Menciptakan adalah menjadikan yang SEMPURNA menjadi TIDAK sempurna. Memisahkan yang sempurna menjadi tidak sempurna. Membatasi yang sempurnah menjadi tidak sempurna.

Keinginan adalah watak sejati manusia. Itu sebabnya semua manusia berusaha untuk mewujudkan keinginannya dengan berbagai cara. Karena masing-masing manusia mengejar keinginannya dalam KETERBATASANNYA dan KETERPISAHAN satu sama lainnya maka akibatnya banyak HAL yang TIDAK PADA tempatnya.

Keinginanku adalah pesawat mendarat tepat pada waktunya. Faktnya pesawat telat. Pesawat telat mendarat adalah kombinasi dari berbagai keinginan dari orang-orang yang terlibat dengan pesawat tersebut. Bagiku pesawat mendarat telat itu adalah HAL yang TIDAK PADA TEMPATNYA.

Manusia adalah satu-satunya makluk yang memiliki KEMAMPUAN untuk MENYANGKAL keinginannya guna MEMBERESKAN hal-hal yang TIDAK PADA tempatnya. Karena tidak bisa membereskan yang di luar diriku agar PADA TEMPAT-nya maka aku pun MEMBERESKAN hatiku sendiri agar PADA tempatnya menghadapi pesawat yang tidak mendarat pada waktunya.

Pintu Pengetahuan

Pintu pengetahuan terdiri dari dua pintu dalam satu kusen. Yang satu pintu BELAJAR. Yang satunya lagi pinta MENGAJAR. Ada kalahnya pintu BELAJAR terbuka namun pintu mengajar justru dibanting menutup. Akibatnya mungkin patah hati. Ada kalanya pintu mengajar terbuka namun pintu BELAJAR tertutup. Akibatnya marah lalu mendobrak pintu belajar membabi buta sia-sia.

Apakah anak kami yang berumur 14 tahun mengerti yang aku ajarkan kepadanya seperti tercatat di atas? Saya tidak tahu! Saya tidak bertanya kepadanya. Untuk apa bertanya? Kenapa demikian? Karena tidak ada yang mengharuskan dia MENDENGAR satu kali langsung mengerti. Karena dia masih punya banyak waktu untuk belajar mengerti. Aku masih akan sering mengajarkan hal demikian kepadanya lagi. Di samping itu, mengerti yang aku ajarkan di atas bukan kebutuhannya saat ini, bukan? Jadi, biarkan saja aku mengajarinya lagi di lain kali dan biarkan saja dia bosan lalu bilang, “Papa, jangan lagi karena aku sudah mengerti!”

Mengajar harus menjadi hal yang mengasyikan. Tidak boleh menjadikan MENGERTI-nya orang yang diajari sebagai hal yang mengasyikkan. Bila demikian, maka aku akan terus asyik mengajar meskipun dia belum mengerti setelah berkali-kali aku ajari.

Belajar harus menjadi hal yang mengasyikan dan menjadikan mengerti sebagai yang paling mengasyikkan. Dengan cara demikian maka meskipun belum mengerti tetap asyik belajar dan dan setelah mengerti akan terus belajar karena asyik sekali.

9 thoughts on “Membereskan Hati Sendiri Agar Pada Tempatnya

  1. Ngedumel apa termasuk hati yang tidak beres apa hanya reaksi dari keadaan sekitar yang tidak sesuai dg keinginan hati

    • ngedumel adalah hal yang wajar. namun tidak boleh jdi perilaku. Nyanyikanlah lagu ini

      apa guna keluh kesah?
      apa guna keluh kesah?
      keluh kesah MENAMBAH susah.
      apa guna keluh kesah?

        • PERASAAN marah, gembira dan sebagainya itu MUNCUL karena OTAK melepas HORMON. Itu adalah CARA otak memberi TAHU anda KONDISI anda agar berjaga-jaga atau mengelolanya. Itu sebabnya dalam menghadapinya kita harus:

          1. Jangan menentangnya agar OTAK tidak memproduksi hormon lebih banyak. Bila otak melepaskan hormon KESAL dan anda MENENTANGNYA maka OTAK akan MEMPRODUKSI lebih banyak lagi.

          2. Jangan MEMACUNYA sehingga OTAK memacu lebih banyak lagi.

          DENGAN menyanyi ketika KESAL maka anda MENGGANTI suasana. LAGU yang tepat adalah OLE OLE OLE karena MELODINYA maupun SYAIRNYA tidak ada arti. Kalau SUSAH cobalah nyanyi lagu Apa guna keluh sesah. Itu akan membantu anda STOP keluh kesah alias MERANGSANG otak mengeluarkan hormon KESAL lebih banyak lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s