Katolisitas Adalah Kontol Memar Tetap Perawan


Gambar: Katolisitas

Kontol Memar Tetap Perawan adalah singkatan dari Konspirasi Tolol Memaksa Maria Tetap Perawan. Karena mereka memelintir ayat-ayat alkitab untuk menipu murid-murid Kristus maka kita pun bangkit berapologetika.

Ingrid Listiati adalah sarjana teologi S2 Universitas Ave Maria, Institute for Pastoral Theology, Amerika. Dia melakukan penyesatan alias mengajarkan yang bertentangan dengan ajaran alkitab sebagai ajaran alkitab dalam blog berjudul “Bunda Maria, tetap Perawan, mungkinkah?” Karena dipajang di Katolisitas.Org maka yang semula disebut penyesatan Ingrid Listiati pun menjadi penipuan Katolisitas.

Kita akan menguliti ajaran Ingrid Listiati alias Penipuan Katolisitas itu helai demi helai seperti menguliti bawang bombai dengan alkitab sebagai sumber pustaka dan standar kebenaran sehingga semua bisa melihat kesesatannya dan penipuannya.

Maria Bersetubuh Dan Beranak-Pinak

Sesungguhnya engkau akan mengandung DALAM KANDUNGAN (syllempse en gastri ) dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Lukas 1:31 – terjemahan lebih baik

Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum MENGENAL LELAKI (epei andra ou ginosko)?” Lukas 1:34 – terjemahan  lebih baik

Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Yang Mahatinggi (Hypsistou) akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan DILAHIRKAN KUDUS  (gennōmenon hagion) akan disebut Anak Allah. Lukas 1:35 – Terjemahan lebnih baik

Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai (heos) ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus. Matius 1:24-25

Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. Lukas 2:6-7

Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya (adelphoi): Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas? Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan (adelphai) semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?” Matius 13:55-56

Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara lelaki (adelphos) Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan (adelphai) ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Markus 6:3

Dengan Yang Mahatinggi Maria mengandung Roh Kudus. Dia tidak bersetubuh dengan suaminya sampai melahirkan Yesus. Setelah melahirkan Yesus Maria pun bersetubuh dengan suaminya dan melahirkan empat orang anak lelaki dan minimal dua orang anak perempuan. Itu sebabnya Yesus pun disebut anak sulung.

Kisah Kemenakan Menjadi Saudara Lelaki

Inilah keturunan Terah. Terah memperanakkan Abram, Nahor dan Haran, dan Haran memperanakkan Lot. Kejadian 11:27

Ketika Terah, ayahnya, masih hidup, matilah Haran di negeri kelahirannya, di Ur-Kasdim. Kejadian 11:28

Abram dan Nahor kedua-duanya kawin; nama isteri Abram ialah Sarai, dan nama isteri Nahor ialah Milka, anak Haran ayah Milka dan Yiska. Kejadian 11:29

Sarai itu mandul, tidak mempunyai anak. Kejadian 11:30

Lalu Terah membawa Abram, anaknya, serta cucunya, Lot, yaitu anak Haran, dan Sarai, menantunya, isteri Abram, anaknya; ia berangkat bersama-sama dengan mereka dari Ur-Kasdim untuk pergi ke tanah Kanaan, lalu sampailah mereka ke Haran, dan menetap di sana. Kejadian 11:31

Juga Lot, anak lelaki saudara lelaki (ben ach) Abram, beserta harta bendanya, dibawa musuh, lalu mereka pergi–sebab Lot itu diam di Sodom. Kejadian 14:12– terjemahan lebih baik

Ketika Abram mendengar, bahwa saudara lelakinya (ach) tertawan, maka dikerahkannyalah orang-orangnya yang terlatih, yakni mereka yang lahir di rumahnya, tiga ratus delapan belas orang banyaknya, lalu mengejar musuh sampai ke Dan. Kejadian 14:14 – terjemahan lebih baik

Dibawanyalah kembali segala harta benda itu; juga Lot, saudara lelakinya itu  (ach), serta harta bendanya dibawanya kembali, demikian juga perempuan-perempuan dan orang-orangnya. Kejadian 14:16 – terjemahan lebih baik

Bukankah orang itu sendiri mengatakan kepadaku: Dia saudara perempuanku (achowth)? Dan perempuan itu sendiri telah mengatakan: Ia saudara lelakiku (ach). Jadi hal ini kulakukan dengan hati yang tulus  dan dengan tangan yang suci.” Kejadian 20:5 –Terjemahan lebih baik

Lalu Abraham berkata: “Aku berpikir: Takut akan Allah tidak ada di tempat ini; tentulah- aku akan dibunuh karena isteriku. Lagipula dia benar-benar saudara perempuanku (achowth).  Anak ayahku namun bukan anak ibuku, tetapi dia kemudian menjadi isteriku. Kejadian 20:11-12 – Terjemahan lebih baik

Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu  dan dari sanak saudaramu (mowledeth) dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Kejadian 12:1

Kejadian 14:12 mencatat: Lot adalah kemenakan alias anak lelaki saudara lelaki (ben ach) Abram. Kejadian 14:14 dan Kejadian 14:16 mencatat bahwa Lot adalah saudara lelaki Abram. Kenapa Lot yang ponakan lelaki ujug-ujug berubah menjadi saudara lelaki? Salah tulis? Bukan! Salah salin? Tidak! Inilah kejadian sebenarnya.

Terah punya tiga orang anak yaitu: Abram, Nahor dan Haran. Haran punya dua orang anak perempuan, Milka dan Yiska serta seorang anak lelaki yaitu Lot. Ketika Haran mati, Terah ayahnya mengangkat ketiga cucunya menjadi anaknya. Itu sebabnya Lot yang semula kemenakan Abram pun menjadi saudara lelaki Abram. Demikian pula Milka dan Yiska yang semula ponakan pun menjadi saudara perempuan Abram.

Nahor menikahi Milka sementara Abram menikahi Yiska lalu menamainya Sarai. Itu sebabnya tentang istrinya, Sarai alias Yiska, Abram berkata, “Dia benar-benar saudara perempuanku, anak ayahku namun bukan anak ibuku, tetapi dia kemudian menjadi isteriku.”

Lot yang ponakan disebut saudara lelaki bukan karena penulis Alkitab sembarangan menggunakan kata “saudara,” namun karena Lot sang ponakan diangkat anak oleh Terah ayah Abram menjadi anaknya.

Kerabatku sekalian, mereka yang belajar bahasa Ibrani tidak mungkin tidak tahu bahwa kata “ach” artinya saudara lelaki dan “achowth” artinya saudara perempuan dan “ben ach” artinya ponakan serta “mowledeth” artinya sanak saudara. Di Perjanjian Lama kata-kata tersebut digunakan secara benar dan konsisten.

Saudara Kandung Mustahil Saudara Sepupu

Kata mereka kepadanya: “Tidak ada di antara sanak saudaramu (suggeneia) yang bernama demikian.” Lukas 1:61

Ketika tetangga-tetangganya (perioikos) serta kerabatnya (suggenes) mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia.  Lukas 1:58 – terjemahan lebih baik

Hai saudara-saudaraku (aner adelphos), baik yang termasuk keturunan (genos) Abraham, maupun yang takut akan Allah, kabar keselamatan itu sudah disampaikan kepada kita. Kisah Para Rasul 13:26

Salam kepada kamu dari Aristarkhus, temanku sepenjara (sunaichmalotos) dan dari Markus,   sepupu (anepsios) Barnabas –tentang dia kamu telah menerima pesan; terimalah dia, apabila dia datang kepadamu– Kolose 4:10

Dari Tirus kami tiba di Ptolemais dan di situ berakhirlah pelayaran kami. Kami memberi salam kepada saudara-saudara (adelphos) dan tinggal satu hari di antara mereka.  Kisah Para Rasul 21:7

Adelphos artinya saudara kandung lelaki. Adhelpe artinya saudara kandung perempuan. Anepsios artinya saudara sepupu. Suggeneia artinya sanak saudara. Suggenes artinya kerabat. Aner adelphos artinya saudar-saudara sekalian.  Sunaichmalotos artinya teman sepenjara. Di Perjanjian Baru kata-kata tersebut digunakan secara benar dan konsisten.

Di keempat Injil (Matius, Markus, Lukas, Yohanes), kata Adelphos dan Adhelpe hanya digunakan untuk menyebut saudara kandung. Setelah Yesus naik ke sorga kedua kata itu juga digunakan untuk menyebut saudara seiman, namun tidak pernah digunakan untuk menyebut saudara sepupu. Saudara sepupu punya katanya sendiri yaitu Anepsios.

Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara lelaki (adelphos) Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan (adelphe) ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Markus 6:3

Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya (adelphos): Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas? Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan (adelphe) semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?” Matius 13:55-56

Yang tercatat di Markus 6:3 dan Matius 13:55-56 sangat gamblang dan tegas. Yesus adalah saudara kandung lelaki (adelphos) bukan saudara sepupu (anepsios). Yesus punya saudara perempuan (adelphe) bukan saudara sepupu (anepsios).

Mereka adalah Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus. Matius 27:56

Ada juga beberapa perempuan yang melihat dari jauh, di antaranya Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses, serta Salome. Markus 15:40

Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Yohanes 19:25

Matius 27:56 dan Markus 15:40 tidak mengindikasikan apalagi menyatakan Maria ibu Yakobus dan Yusuf bukan Maria ibu Yesus. Yohanes 19:25 juga tidak menyatakan Maria ibu Yakobus dan Yusuf adalah Maria istri Klopas.

Karena Yakobus dan Yusuf disebut saudara kandung lelaki (adelphos) Yesus di Markus 6:3 dan Matius 13:55-56 itu sebabnya Maria ibu Yakobus adalah Maria ibu Yesus.

Kalau Yakobus dan Yusuf adalah anak Maria saudara Ibu Yesus mustahil Markus 6:3 dan Matius 13:55-56 menyebut Yakobus dan Yusuf saudara kandung lelaki (adelphos) Yesus. Mereka pasti disebut saudara sepupu (anepsios).

Ingrid Listiati: Jadi untuk memeriksa apakah Yakobus dan Yusuf itu adalah saudara Yesus, kita melihat kepada ayat-ayat yang lain, yaitu ayat Matius 27:56 dan Markus 15:40, yang menuliskan nama-nama perempuan yang ‘melihat dari jauh’ ketika Yesus disalibkan. Alkitab menunjukkan bahwa Maria ibu Yakobus ini tidak sama dengan Bunda Maria.

Ingrid Listiati: Mungkin yang paling jelas adalah kutipan dari Injil Yohanes, yang menyebutkan bahwa yang hadir dekat salib Yesus adalah, Bunda Maria, saudara Bunda Maria yang juga bernama Maria, istri dari Klopas, dan Maria Magdalena (Yoh 19:25). Jadi di sini jelaslah bahwa Maria (saudara Bunda Maria) ini adalah istri Klopas/ Kleopas, yang adalah juga ibu dari Yakobus dan Yoses. Kesimpulannya, Yakobus dan Yoses ini bukanlah saudara kandung Yesus.

Tulisan Ingrid Listiati di atas adalah pembohongan publik alias penyesatan!

Penipuan Tentang Sulung

Akupun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi. Mazmur 89:27

Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman TUHAN: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung; Kejadian 4:2

Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara (pollois adelphois). Roma 8:29

Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, Kolose 1:15

Ingrid Listiati: Kata kunci di sini adalah, ‘sulung’. Sulung di sini tidak berarti bahwa Yesus kemudian mempunyai adik-adik. ‘Sulung’ di dalam Alkitab menerangkan hak istimewa dari seseorang. Contoh, pada Kitab Mazmur, Allah menyebut Daud ‘anak sulung’ (Mzm 89:28), meskipun Daud adalah anak ke-8 dari Isai (1 Sam 16).

Ingrid Listiati: Allah menyebut bangsa Israel disebut sebagai anak yang sulung (Kel 4:22). Kristus disebut ‘sulung’ adalah untuk menunjukkan bahwa Ia adalah ‘Israel’ yang baru, yang menjadi yang sulung dari banyak saudara (Rom 8:29), yang sulung dari segala ciptaan (Kol 1:15).

“Sebab Akulah yang punya semua anak sulung. Pada waktu Aku membunuh semua anak sulung di tanah Mesir, maka Aku menguduskan bagi-Ku semua anak sulung yang ada pada orang Israel, baik dari manusia maupun dari hewan; semuanya itu kepunyaan-Ku; Akulah TUHAN.” Bilangan 3:12-13

Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Catatlah semua anak sulung laki-laki Israel yang berumur satu bulan ke atas, lalu hitunglah jumlah mereka, dan ambillah orang-orang Lewi bagi-Ku–Akulah TUHAN  –sebagai ganti semua anak sulung yang ada pada orang Israel, juga hewan orang Lewi ganti semua anak sulung di antara hewan orang Israel.” Bilangan 3:40-41

Kerabatku sekalian, Bilangan 3:12-13 dan Bilangan 3:40-41 mengajarkan dengan gamblang bahwa tujuan YHWH mengakui bangsa Israel sebagai anak sulung-Nya bukan untuk memuliakan apalagi memberi hak istimewa namun untuk MENGKLAIM bahwa mereka adalah milik-Nya yang harus ditebus.

Akupun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi. Mazmur 89:27

Yang tercatat di Mazmur 89:27 adalah: YHWH berencana mengangkat Daud menjadi sulung di antara raja-raja di bumi bukan menjadi sulung atas saudara-saudaranya. Tindakan Ingrid Listiati menyatakan YHWH mengangkat Daud yang anak ke 8 menjadi anak sulung Isai adalah pembohongan publik.

Yakub tidak pernah disebut anak sulung meskipun telah membeli hak anak sulung dari Esau dan diberkati oleh Ishak dengan berkat anak sulung. Yehuda adalah anak keempat Yakub. Meskipun dimuliakan namun tidak pernah disebut anak sulung. Di alkitab tidak ada tradisi memuliakan seseorang dengan menggelarinya anak sulung. Ajaran Ingrid Listiadi bahwa di alkitab gelar anak sulung untuk menunjukkan keistimewaan seseorang adalah pembohongan publik.

Daud akan diangkat menjadi sulung di antara raja-raja bumi. Israel adalah anak sulung YHWH di antara bangsa-bangsa. Kristus adalah sulung di antara segala ciptaan.  Kristus adalah sulung di antara banyak saudara. Ketika Lukas menyebut Yesus anak sulung, pastilah maksudnya Yesus adalah sulung di antara keempat adik lelaki-Nya dan minimal dua adik perempuan-Nya. Mustahil Yesus disebut SULUNG bila Dia anak tunggal Maria.

Penipuan Tentang Sampai

Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai (heos) ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus. Matius 1:24-25

Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai (achri) Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya. 1 Korintus 15:25

Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai (heos) Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.” Matius 2:13

Tetapi apa yang ada padamu, peganglah itu sampai (achri) Aku datang. Wahyu 2:25

Ingrid Listiati: Banyak saudara-saudari kita dari gereja lain mengartikan ayat ini bahwa Maria tidak lagi perawan setelah melahirkan Yesus. Kata kuncinya di sini adalah kata ‘sampai’. Di dalam Alkitab, kata ‘sampai‘ ini tidak selalu berarti diikuti oleh perubahan kondisi. Contoh, pada 1 Kor 15:25, dikatakan, “Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.” Hal ini tidak bermaksud bahwa setelah Yesus mengalahkan musuh-Nya Ia tidak lagi menjadi Raja.

Kerabatku sekalian, kitab Matius dan 1 Korintus tidak ditulis dalam bahasa Indonesia. Di dalam bukunya Historia Ecclesiastica 3.24.5-8, Eusebius dari Kaisarea (275-339) mencatat bahwa Matius selain menulis kitab Matius berbahasa Aram untuk bangsa Yahudi juga menulis kitab Matius berbahasa Yunani untuk Yohanes dan jemaat non Yahudi. Menurut para ilmuwan yang kita miliki saat ini adalah salinan Matius berbahasa Yunani. Berdasarkan fakta demikian maka dikatakan, “Matius dan 1 Korintus sama-sama ditulis dalam bahasa Yunani.”

Kata sampai di dalam Matius 1:25 diterjemahkan dari kata heos sedangkan kata sampai di 1 Korintus 15:25 diterjemahkan dari kata achri.  Apa perbedaan kata heos dan achri?

Tindakan LAI menerjemahkan heos menjadi sampai pada Matius 1:25 sudah benar. Artinya Yusuf “tidak bersetubuh” dengannya sampai Maria melahirkan dan setelah itu dia TIDAK “tidak bersetubuh” lagi. Kata heos menyatakan suatu hal tidak berlanjut lagi setelah mencapai batas. Halnya adalah “tidak bersetubuh” dan batasnya adalah “melahirkan anak”. Setelah batas “melahirkan anak” dicapai maka hal “tidak bersetubuh” tidak berlanjut lagi. Itu sebabnya disimpulkan setelah Maria melahirkan dia pun bersetubuh dengan Yusuf suaminya.

Tindakan LAI menerjemahkan kata achri menjadi sampai dalam 1 Korintus 15:25 tidak tepat karena achri artinya adalah meskipun sampai. Kata achri menyatakan suatu hal TERUS berlanjut MESKIPUN batasnya telah dilampaui. Halnya adalah “sebagai Raja” dan batasnya adalah “semua musuh diletakkan di bawah kaki-Nya”. Setelah batas “semua musuh diletakkan di bawah kaki-Nya” hal “sebagai raja” terus berlanjut.

Silahkan membaca Matius 2:13 agar anda bisa melihat konsistensi penggunaan kata heos dan Wahyu 2:25 untuk melihat konsistensi pemakaian kata achri di Perjanjian Baru.

Kesimpulan

Kerabatku sekalian, semu penjelasan di atas adalah pengetahuan dasar bahasa ibrani dan Yunani. Mustahil Ingrid Listiati yang sarjana teologi S2 dan para master dan doktor bahkan profesor di Katolisitas tidak tahu kebenaran demikian. Kenapa alih-alih memberi pencerahan mereka justru melakukan pembohongan publik? Tentu saja demi Kontol Memar Tetap perawan alias Konspirasi TOLOL Memaksa Maria Tetap Perawan.

48 thoughts on “Katolisitas Adalah Kontol Memar Tetap Perawan

  1. Selama 36 tahun jadi Protestan, dan punya om yang pendeta GKI, gue belum pernah dengar nama Bengcu. Halo saya punya banyak saran untuk jadi terkenal selain cara kreatifitas judul bunda Maria. Anyway sejak 2009 gue Katolik koq, karna Rosario lho. Tapi untuk marah judul kreatif anda Tentang Bunda Maria, rasanya lebih baik saya berikan tawaran terbaik lain ke anda untuk Jadi protestan yang populer yang lebih santun dalam iman anda.

  2. Anyway, itu foro profil anak atau cucu anda? Pasti bangga bisa mempunyai keluarga dekat yang sehebat anda menggunakan kata – kata

    • Kemungkinan besar setali tiga uang-lah, namanya juga keluarga – ya pasti diajarinnya tentang perkontolan. Bapaknya doyan kontol, anak2nya dari kecik diajarin maen kontol, udah pada gede ya jadi pada doyan kontol. Bangga lah seluruh keluarga perkontolan ini.

  3. Alkitab dibuat manusia.
    Doktrin/Dogma dibuat manusia berdasarkan ayat sana-sini di Alkitab.
    Ayat2 dijadikan senjata logika untuk mendukung doktrin/dogma yang dipegang.
    Dilain sisi, ayat2 juga dijadikan senjata logika untuk mendukung penentangan pada suatu doktrin/dogma
    Hasilnya : perang ayat.

    Iman adalah percaya/yakin pada sesuatu yang tidak diketahui atopun bisa dibuktikan.
    Adalah possible seseorang bisa percaya bhw Yesus itu Tuhan tanpa pengetahuan ayat secara heboh
    Idem possiblenya seseorang bisa percaya bhw Bunda Maria tetap perawan tanpa pengetahuan ayat secara heboh

    Apa gunanya menyodorkan ayat untuk membuktikan secara logika bahwa :
    Yesus itu Tuhan ?
    Yesus itu bukan Tuhan ?

    Apa gunanya menyodorkan ayat untuk membuktikan secara logika bahwa :
    Bunda Maria tetap perawan ?
    Bunda Maria tidak perawan ?

    Dimana yang salah kalo seseorang percaya Bunda Maria tetap tidak pernah bersetubuh ?
    Apakah ini suatu kejahatan di point of view Tuhan ?

    IMO, apa yang seseorang percayai biarkanlah dia percayai selama ybs tau bhw membunuh/mencuri/menyembah berhala/berbohong/menghina/melawan ortu dlsb adalah jahat di point of view Tuhan. Tidak berubah (tetap percaya) atopun berubah menjadi tidak percaya bhw Bunda Maria perawan setelah blakangan mendapat pengetahuan selanjutnya, bukanlah suatu keharusan … melainkan dengarkanlah kata hatinya.

    anyway, saya sependapat ama haihai bhw :
    1. Bunda Maria bersetubuh dengan Yusuf setelah Yesus lahir
    2. Nggak ada itu gara-gara iblis orang berbuat jahat (ngloco). Yang ada adalah keinginan manusia itu sendiri.

    tambahan dari saya :
    3. Nggak ada itu KainHabil oakoek lahir berdosa gara-gara bonyok mereka makan buah.

    Ketiga pendapat saya tsb berangkat tanpa pengetahuan ayat secara heboh ngjlimet, melainkan logika sendiri.

    Blog yang menarik.

    • Kisanak, BELAJAR dulu baik-baik sebelum MENGAJAR. Anda pernah baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu? Belum pernah BAACA Alkitab kok SOK TAHU? ha ha ha … BACA dulu alkitab anda barang 3 kali baru kembali lagi untuk komentar. Ha haha … BARU bisa mengutip slogaN kosong belum pantas mengajar nak.

      lOGIKA anda nggak ada gunanya. Kongzi bilang, “BELAJAR tanpa berpikir sia-sia. BERPIKIR tanpa belajar BERBAHAYA!”

      • Jangan jadi orang goblog lah, apa apa semua tergantung Alkitab.
        TANPA ALKITAB, orang bisa tau Maria bersetubuh setelah Yesus lahir.
        TANPA ALKITAB, orang bisa tau nggak ada itu iblis yang nyuruh2 elu ngloco.
        JELAS ?!

        Norak banget sih utk mau ngasih tau [Maria bersetubuh setelah Yesus lahir] + [nggak ada itu iblis yang nyuruh2 elu ngloco] aja pake bawa-bawa “ngerti Alkitab dengan bahasa2 Ibrani”.
        Dongo jangan di piara yah, Alkitab itu eksis BUKAN untuk membuktikan benar/tidaknya Maria bersetubuh setelah Yesus lahir. MIKIR ! Susah mikir ? Ya ga heran, kontol aja sih lo maenan-nya.

  4. Ditilik dari citarasa bahasanya si penulis ini pintar ttp sayang kurang terdidik. Baca judul tulisan dan kesimpulan. Sama saja tekun menjalani perintah agama tapi buang sampah gak bisa, sayang!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s