Panipuan Philips Joeng Take Eat


Testimoni 10

Gambar: philips joeng

Orang picek adalah raja di antara orang buta. Itu sebabnya mereka yang buta akan pelatihan anjing pun TERTIPU bualan Philips Joeng bahwa dirinya murid Shaun Ellis dan adik seperguruan Cesar Milan.

Siapakah Shaun Ellis? Dia adalah peneliti perilaku serigala yang hidup dengan serigala liar. Anda bisa melihat fanspage FB-nya di bawah ini.  Cesar Milan adalah pelatih anjing yang menjadi bintang acara televisi The Dog Wisperer yang ditayangkan oleh National Geographic Channel. Tindakan Philips Joeng melakukan penipuan publik mengaku dirinya murid Shaun Elis dan adik seperguruan Cesar Milan benar-benar kampungan.

https://www.facebook.com/TheWolfCentre/timeline

Penipuan Rekor MURI

Kerabatku sekalian, Philips joeng alias Oen Tay Joeng alias Gintara yongky Wenas alias Pst Wenas alias philips Wenas adalah seorang pendeta yang karena dibongkar penipuan publik sehingga banting haluan melakukan penipuan publik sebagai pelatih anjing alias dog training. Ini adalah salah satu penipuan publiknya.

Apa jadinya bila Philips Joeng mendatangi MURI untuk mencatatkan rekor jalan cepat 75 meter? Bolehkah MURI menanggapinya dengan mengutus tiga orang juri untuk mencatat pemecahan rekor demikian lalu memberi sertifikat penghargaan rekor MURI kategori: jalan cepat 75 meter? Tidak boleh! Kenapa begitu? Karena MURI tidak punya kualifikasi untuk menyelenggarakan dan mencatat rekor jalan cepat. MURI juga tidak punya HAK untuk membuat kategori baru atletik jalan cepat 75 meter. PASI (Persatuan Atletik Indonesia) yang berwenang dan berkualifikasi untuk melakukan hal demikian.

Apa jadinya bila MURI mencatat rekor jalan cepat 75 meter Philips Joeng? Tentu saja kejadian demikian akan disebut PENIPUAN Rekor MURI. Rekornya disebut rekor MURI tepu-tepu sementara MURI-nya dipoyoki MURI abal-abal.

PERKIN (Persatuan Kinologi Indonesia) adalah satu-satunya induk organisasi yang mengurusi anjing ras (anjing trah) di Indonesia. Selain diakui oleh pemerintah Indonesia, keberadaannya juga diakui oleh Persatuan Kinologi Dunia (FCI – Federation Cynologique Internationale). Sementara itu ISDA (Indonesian Sporting Dog Association) adalah organisasi yang didirikan oleh penggemar ABP (American Pit Bull Terrier) pada tahun 2012.

Saat ini di Indonesia PERKIN adalah satu-satunya organisasi yang berkualifikasi untuk menguji dan memberi sertifikasi pelatih dan pusat pelatihan anjing (Dog Training center). PERKIN pula yang berkuasa untuk menetapkan KATEGORI perlombaan anjing dan menguji serta mensertifikasi juri lomba anjing. Mereka yang tidak memiliki sertifikat pelatih PERKIN atau yang diakui PERKIN mustahil menyebut dirinya pelatih anjing profesional dan pusat pelatihan anjing profesional. Mereka yang tidak punya sertifikat juri PERKIN atau yang diakui PERKIN mustahil menjadi juri perlombaan anjing.

Philips Joeng mendatangi MURI untuk mencatatkan rekor “Pelatih Kepatuhan Anjing Tercepat Dengan Variasi Gerakan Terbanyak (11 tricks dalam 1 jam)”. MURI pun mengutus tiga orang juri untuk mencatat pemecahan rekor tersebut. Akibatnya kejadian tersebut pun disebut Penipuan Rekor MURI dan rekornya disebut rekor MURI tepu-tepu sementara MURI-nya pun dipoyoki MURI abal-abal oleh para dog lover.

Tindakan Philips Joeng mengagul-agulkan rekor MURI abal-abalnya sebagai bukti kepakarannya melatih anjing benar-benar TOLOL. Sesumbarnya menantang siapa saja untuk memecahkan rekornya benar-benar GOBLOK. Perbuatannya menuduh orang lain iri melihat keberhasilannya memecahkan rekor MURI benar-benar DUNGU. Kenapa demikian? Karena MURI tidak punya kualifikasi untuk menguji kepakaran melatih anjing seseorang.

PERKIN yang punya kualifikasi menguji kepakaran melatih anjing. Itu sebabnya kalau mau mengagul-agulkan kepakarannya melatih anjing buktikan saja dengan sertifikat pelatih anjing PERKIN. Cara yang lain adalah menunjukkan kehebatannya melatih anjing di depan umum. Cara yang lain lagi adalah menunjukkan pengetahuannya lewat tulisan tentang pelatihan anjing. Philips Joeng memang menulis tentang anjing namun tulisannya tidak bermutu juga pebuh penipuan. Kita akan menguliti tulisannya nanti helai demi helai seperti menguliti bawang bombai.

Penipuan Dog Manners Training

Tidak ada perbedaan metode dalam melatih seorang perenang hoby dengan atlit renang. Atlit renang yang dipersiapkan untuk menghadapi pertandingan dilatih lebih intensif.

Tidak ada perbedaan metode melatih anjing rumahan dengan anjing karya guna (working dog) maupun anjing atlit (sporting dog). Anjing karya guna, misalnya pelacak narkoba dan anjing atlit misalnya untuk pertandingan IPO (Internationale Prüfungs-Ordnung) hanya dilatih lebih sistematis dan intensif dibandingkan anjing rumahan.

Untuk menipu pecinta anjing yang tidak mengerti ilmu pelatihan anjing, Philips Joeng mengagulkan diri sebagai pelatih anjing kawakan bahkan penemu metode pelatihan cepat yang rekor cepatnya diakui oleh MURI.

Ketika kemampuannya dipertanyakan oleh para pelatih anjing atlit, Philips Joeng pun melakukan PENIPUAN publik bahwa ilmu pelatihan kepatuhan anjing (abeidience training) yang diajarkannya berbeda dengan ilmu pelatihan anjing atlit (sport training), itu sebabnya para pelatih anjing atlit tidak bisa menghakimi dirinya karena standarnya beda.

Sesungguhnya di dalam pelatihan kepatuhan anjing ada dua hal yang dibina yaitu: Perilaku (dog behavior) dan ketangkasan (dog agility). Pelatihan perilaku bertujuan untuk membina tata krama (dog manner) sementara pelatihan ketangkasan untuk melatih anjing agar patuh melakukan perintah pawangnya melakukan berbagai gerakan.

Ketika  mendekati anjing anda yang sedang makan, dia menggeram kepada anda. Ketika istri anda ingin membersihkan sofa, anjing anda yang sedang tiduran menggeram, saat istri anda kekeh jumekah membersikan sofa, anjing anda pun menyerangnya. Perilaku anjing yang demikian disebut unjuk dominan (menjadikan dirinya bos) yang memerlukan pembinaan perilaku (dog manner training). Bila tidak dibina anjing anda akan sembarangan menggigit orang karena menganggapnya tidak sopan kepada dirinya.

Ketika dia keluar pagar, anjing anda tidak mau mendatangi meskipun dipanggil berulang-ulang. Perilaku anjing demikian disebut tidak patuh. Jadi, pelatihan ketangkasan bukan hanya melatih anjing untuk melakukan berbagai ketangkasan namun juga melatihanya agar patuh melakukan berbagai ketangkasan ketika disuruh oleh pawangnya di mana pun dan dalam kondisi apa pun.

Obedience Training adalah istilah yang umum digunakan dalam pelatihan anjing. Obeidience Training juga disebut Dog Manners Training. Philips Joeng melakukan PENIPUAN publik dengan mengaku dirinya menemukan metode pelatihan anjing baru yang dia namai Manners Training yang bisa melatih anjing patuh dalam waktu singkat, padahal tidak demikian.

Penipuan Take Eat

Training with marker artinya melatih dengan tanda. Caranya adalah memanipulasi atau menunggu anjing untuk melakukan tindakan tertentu yang diinginkan lalu MENANDAI-nya dengan kata “YES” lalu memberinya makanan atau mainan dan MENANDAI tindakannya yang tidak disukai dengan kata “NO” dan tidak memberinya makanan atau mainan.

Bagaimana melatih anjing untuk menatap mata anda? Caranya adalah menunggu. Ketika dia menatap mata anda, katakan “Yes” lalu memberinya makanan. Untuk memanipulasi anjing menatap mata anda, gerakan tangan anda menyentuh alis, ketika kalian beradu pandang, katakan “Yes” lalu beri dia makan.

Setelah tiga empat kali maka anjing akan menatap mata anda dengan harapan diberi makanan. Anda lalu namai gerakan itu “Look” dan memberi perintah “Look” bgitu melihat anjing anda bergerak akan menatap anda. Setelah berkali-kali berlatih maka anjing anda pun mengerti arti perintah “Look” yaitu menatap mata anda.

Philips Joeng: Teka/Eat adalah perintah yang diberikan setelah anjing dalam posisi siaga. Take/Eat berarti diperintah untuk mengambil jika itu sebuah benda atau memakan sesuatu jika itu makanan. Tricks ini sangat penting diberikan agar anjing tidak sembarangan memakan sesuatu yang bukan miliknya atau misal racun yang dilemparkan orang jahat ke halaman rumah. Tanpa perintah dari kita, anjing terlatih untuk mendiamkan benda asing tersebut.

Setelah anjing MENGAMBIL (take) suatu barang lalu apa yang harus dilakukannya? Membawa barang itu ke anda (fetch)? Menjatuhkannya ke suatu wadah (Clean up)? Menjatuhkannya begitu saja (drop it)?

Perintah “Leave” artinya “biarkan” digunakan untuk melatih anjing agar membiarkan suatu barang. Suatu barang bisa apa saja, bisa mainan, makanan, sampah, dll.

Anjing suka makanan, itu sebabnya dia tidak perlu perintah untuk makan. Lemparkan atau letakkan saja makanan di lantai maka tanpa disuruh pun anjing akan memakannya. Itu sebabnya perintah “EAT” tidak ada di dalam pelatihan anjing.

Anjing juga suka mainan, itu sebabnya dia tidak perlu diperintah untuk mengambil mainan. Lemparkan saja mainan yang disukainya maka anjing akan mengambilnya tanpa perlu diperintah.

Tentang perintah “take” Philip Joeng tidak menjelaskan setelah mengambil barang apa yang harus dilakukan oleh anjing tersebut? Hal demikian membuktikan dirinya tidak paham ilmu pelatihan anjing dengan baik.

Walaupun ilmunya cetek namun Philip joeng licik, itu sebabnya dia pun melakukan PENIPUAN publik bahwa perintah “Take” mengambil barang juga adalah perintah “Eat” makan makanan yang diberikan. Bila tidak suka mainan yang diberikan sehingga tidak mengambilnya anjingnya pasti suka makanan yang dilemparkannya. Itu sebabnya perintah TAKE yang juga berarti EAT adalah penipuan publik.

Pernyataannya bahwa trick “Teka/Eat” sangat penting agar anjing tidak sembarangan memakan sesuatu yang bukan miliknya. Tanpa perintah anjing terlatih untuk mendiamkan benda asing.” Adalah pembohongan publik. Melatih anjing untuk “take/eat” ala Philips joeng justru membuat anjing TERLATIH untuk makan dan ambil semua barang yang dilemparkan kepadanya.

Perintah “LEAVE (biarkan)” yang digunakan untuk melatih anjing agar tidak sembarangan mengambil barang yang dilemparkan kepadanya, bukan perintah TAKE apalagi EAT.

Juri MURI tidak punya pengetahuan tentang pelatihan anjing itu sebabnya TERTIPU mentah-mentah oleh Philips Joeng. Itu sebabnya disebut PENIPUAN Rekor MURI. Rekornya disebut rekor MURI tepu-tepu sedangkan MURI-nya abal-abal karena sembarangan mencatat rekor.

untuk mengetahui penipuan Philips Joeng yang lain, silahkan klik di SINI.

One thought on “Panipuan Philips Joeng Take Eat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s