Anies Pilih WO Daripada KO



Kompas.tv

Pilkada itu ajang menyeleksi Cagub DKI. Selain kebaikan-kebaikannya warga DKI juga tahu keburukan-keburukan Ahok. Mungkinkah Anies menang dengan menebar janji dan mengorek-ngorek keburukan Ahok?

Semua orang pernah marah. Ahok bukan pemarah walaupun dia suka memarahi orang tanpa tedeng aling-aling. Sekarang kita tahu bahwa kita tahu bahwa apa yang dilakukan oleh orang-orang yang dimarahi oleh Ahok itu memang keterlaluan. Orang-orang itu memang layak dimarahi. Selain tanpa tedeng aling-aling warga DKI adalah orang-orang jujur dan cerdas yang tidak suka orang-orang plintat-plintut yang suka menjilat.

Itu sebabnya ketika apa yang disebut dengan program-program Anies dikuliti helai demi helai seperti menguliti bawang bombai maka segera nampak ulatnya bahkan busuknya. Program OK OCE yang menjanjikan 100 mesin jahit entah di mana rimbanya? Sepatu Sandiaga karya Hartono sampai sekarang nggak tahu dimana tokonya dan di situs mana penjualan online-nya?

Di mana ke 5.000 orang yang lalu bertambah menjadi 7.500 orang pengusaha hasil pembinaan program OK OCE Anies Sandi? Di mana tokonya? Di mana warung martabaknya? Di mana tukang AC-nya? Di mana toko materialnya? Di mana wartegnya? Kenapa Anies Sandi tidak pernah mengundang wartawan untuk meliputnya?

Kenapa Anes Sandi tidak pernah mengundang wartawan untuk meliput satu pun OK OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) yang kata Anies sudah menghasilkan 7.500 orang Entrepreneur tersebut?

Acara Mata Najwa Mar 27, 2017 mendokumentasikan dengan gamblang program-program Ahok yang sudah berjalan selama ini dan akan dilanjutkannya nanti. Tidak perlu menjadi genius untuk melihat bahwa program-progam Anies itu hanya janji-janji belaka. Celakanya, janji-janji Anies itu hanya janji kosong belaka. Selain tidak mungkin dilaksanakan juga membahayakan pembangunan DKI yang telah dilakukan oleh Ahok selama ini.

Tindakan Anies menuduh Ahok mencuri programnya? Perbuatan Anies menuduh Ahok baru menjalankan program-programnya, misalnya program Kartu Jakarta Lansia, dalam rangka kampanye Pilkada? Menuduh Ahok hanya membangun fisiknya namun lupa membangun masyarakatnya? Kita tahu pasti bahwa yang dikatakan Anies itu bohong belaka.

Handai taulanku sekalian, dari debat di Mata Najwa tersebut kita langsung bertanya-tanya, apa yang akan disampaikan oleh Anies di debat berikutnya? Semua bahan Anies sudah dikuliti helai demi helai oleh Ahok dengan mengungkapkan fakta-fakta pembangunan DKI yang sudah dilakukannya. Fakta-fakta tersebut sekaligus menunjukkan bahwa apa yang disebut ide dan program oleh Anies itu hanya slogan kosong belaka. Selain mustahil dijalankan juga membahayakan pembangunan DKI yang sudah berlangsung sampai saat ini.

Itu sebabnya kita tidak merasa heran ketika Anies ujug-ujug membatalkan acara debat di acara Rossi Show Kompas TV hari ini. Kita sudah tahu pasti bahwa dalam debat tersebut program-progam Anies khususnya OK OCE dan DP 0% pasti menjadi bulan-bulanan dan lelucon.

Itu sebabnya dari pada melihat Anies Sandi menjadi sasaran stand up comedy lalu KO maka Eep Saefulloh Fatah pun segera melempar anduk. Keok! Keok! Keok! … ptok prok, Keok! Keok! Keok! …

Advertisements

2 thoughts on “Anies Pilih WO Daripada KO

  1. Mkin pnas kontestasi pilkada DKI ini ya pak hai hai. Isu2 yg dimunculkan pun mcem2, smga tgl 17 nnti, yg terbaik aja dech yg trjdi.

    Sy kdang gak ngrti politik kok bs bikin blunder. Org yg “pinter” bs tampak goblok, tp ada jg yg bnar2 lurus, tp trpancing utk mnjdi goblok, khususnya para partisan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s