Petrus Membual Diselamatkan Oleh Malaikat


Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Tidak mungkin tidak ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.” Pernakah anda menguji Alkitab, “Apakah para rasul dan murid-murid Yesus menyesatkan?”

Keyakinan orang Kristen bahwa Alkitab ditulis atas ilham Roh Kudus sehingga pasti benar dan tidak bisa keliru (infallibility) dan mustahil ada salahnya (inerrancy) sama sekali tidak menjadikan Alkitab pasti benar. Doktrin demikian hanya berguna untuk menipu orang bodoh dan membodohi orang bebal.

Ajaran Paulus di 1Tesalonika 5:21, “Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik,” sangat bijaksana. Yang belum teruji belum layak dipuji.

Petrus Dan Malaikat Di Penjara

Kira-kira pada waktu itu raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat. Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang. Ketika ia melihat, bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh menahan Petrus. Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi. Kisah Para Rasul 12:1-3

Setelah Petrus ditangkap, Herodes menyuruh memenjarakannya di bawah penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit. Maksudnya ialah, supaya sehabis Paskah ia menghadapkannya ke depan orang banyak. Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah. Kisah Para Rasul 12:4-5

Pada malam sebelum Herodes hendak menghadapkannya kepada orang banyak, Petrus tidur di antara dua orang prajurit, terbelenggu dengan dua rantai. Selain itu prajurit-prajurit pengawal sedang berkawal di muka pintu. Kisah Para Rasul 12:6

Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan dekat Petrus dan cahaya bersinar dalam ruang itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya, katanya: “Bangunlah segera!” Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus. Kisah Para Rasul 12:7

Lalu kata malaikat itu kepadanya: “Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu!” Iapun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya: “Kenakanlah jubahmu dan ikutlah aku!” Kisah Para Rasul 12:8

Lalu ia mengikuti malaikat itu ke luar dan ia tidak tahu, bahwa apa yang dilakukan malaikat itu sungguh-sungguh terjadi, sangkanya ia melihat suatu penglihatan. Kisah Para Rasul 12:9

Setelah mereka melalui tempat kawal pertama dan tempat kawal kedua, sampailah mereka ke pintu gerbang besi yang menuju ke kota. Pintu itu terbuka dengan sendirinya bagi mereka. Sesudah tiba di luar, mereka berjalan sampai ke ujung jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia. Kisah Para Rasul 12:10

Dan setelah sadar akan dirinya, Petrus berkata: “Sekarang tahulah aku benar-benar bahwa Tuhan telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang Yahudi.” Kisah Para Rasul 12:11

Dan setelah berpikir sebentar, pergilah ia ke rumah Maria, ibu Yohanes yang disebut juga Markus. Di situ banyak orang berkumpul dan berdoa. Kisah Para Rasul 12:12

Dan ketika ia mengetuk pintu gerbang, datanglah seorang hamba perempuan bernama Rode untuk mengetahui siapa yang mengetuk itu. Kisah Para Rasul 12:13

Ia terus mengenal suara Petrus, tetapi karena girangnya ia tidak membuka pintu gerbang itu dan segera masuk ke dalam untuk memberitahukan, bahwa Petrus ada di depan pintu gerbang. Kisah Para Rasul 12:14

Kata mereka kepada perempuan itu: “Engkau mengigau.” Akan tetapi ia tetap mengatakan, bahwa benar-benar demikian. Kata mereka: “Itu malaikatnya. ” Kisah Para Rasul 12:15

Tetapi Petrus terus-menerus mengetuk dan ketika mereka membuka pintu dan melihat dia, mereka tercengang-cengang. Kisah Para Rasul 12:16

Tetapi Petrus memberi isyarat dengan tangannya, supaya mereka diam, lalu ia menceriterakan bagaimana Tuhan menuntunnya ke luar dari penjara. Katanya: “Beritahukanlah hal ini kepada Yakobus dan saudara-saudara kita.” Lalu ia keluar dan pergi ke tempat lain. Kisah Para Rasul 12:17

Pada keesokan harinya gemparlah prajurit-prajurit itu. Mereka bertanya-tanya apakah yang telah terjadi dengan Petrus. Herodes menyuruh mencari Petrus, tetapi ia tidak ditemukan. Lalu Herodes menyuruh memeriksa pengawal-pengawal itu dan membunuh mereka. Kemudian ia berangkat dari Yudea ke Kaisarea dan tinggal di situ. Kisah Para Rasul 12:18-19

Para pendeta Kristen yang mulia, “Sudah berapa kali anda mengotbahkan kisah di atas? Sudah berapa kali membacanya di Alkitab?” Saya sudah membaca Alkitab dari kejadian sampai Wahyu lebih dari 100 kali lebih selama 44 tahun ini namun belum mampu memahaminya dengan sempurna. Ternyata membaca Alkitab dan memahaminya tidak mudah.

Siapa yang melakukan pembohongan publik kisah tersebut? Lukas yang mencatatnya? Petrus atau orang lain yang menceritakannya? Para penyalin yang mengeditnya? Saya tidak tahu namun faktanya kesaksian tersebut ngaco belo.

Lihat alamat ayatnya dan baca ayatnya dengan teliti kemudian bandingkan dengan komentar saya:

Kisah Para Rasul 12:6: Kalau takut Petrus kabur maka yang harus dilakukan sipir adalah memborgol kedua tangan dan kedua kaki Petrus serta mengunci pintu sel penjara juga menempatkan para prajurit untuk berjaga giliran. Memborgol Petrus dengan dua orang prajurit di sel penjara adalah tindakan bodoh.

Kisah Para Rasul 12:8: Selama Petrus diborgol, ikat pinggang dan sepatu serta jubahnya di taruh di mana ya? Memangnya ada gantungan baju di sel penjara?

Kisah Para Rasul 12:10: Penjara itu di luar kota, makanya gerbang besinya menuju ke kota. Kemudian dikatakan, “Sesudah tiba di luar,” sebenarnya malaikat dan Petrus itu mau kemana? Ke dalam kota atau ke luar kota?

Kisah Para Rasul 12:7 mencatat bahwa ketika malaikat itu berdiri dekat Petrus, cahaya bersinar dalam ruang itu. Cahaya dari mana itu? Ketika malaikat dan Petrus keluar dari sel, apakah cahaya itu padam? Apakah ketika malaikat berjalan dengan Petrus keluar penjara sampai pintu gerbang, cahaya bersinar mengiringi mereka? Benarkah semua prajurit dan penghuni penjara yang lain juga penjaga gerbang kota dan masyarakat Yudea tidur sehingga tidak ada yang melihat cahaya malikat bersinar itu?

Kisah Para Rasul 12:13: Petrus mengetuk pintu gerbang. Itu berarti rumah Maria, ibu Yohanes yang disebut Markus, besar sekali sehingga ada pintu gerbangnya. Rumahnya pasti besar sekali itu sebabnya di Kisah Para Rasul 12:12, dikatakan, “Di situ banyak orang berkumpul dan berdoa.”

Kisah Para Rasul 12:14: Petrus mengetok pintu gerbang. Ketika budak bernama Rode itu mendengar suara Petrus, orang-orang lainnya tidak mendengarnya, itu berarti jarak antara ruangan tempat orang-orang itu bekumpul dan pintu gerbang lumayan jauh. Itu berarti rumah Ibunya Markus besar sekali.

Kisah Para Rasul 12:15: Petrus hanya dipenjara dan dia belum dihukum mati oleh Herodes. Orang-orang dipenjara itu harapannya untuk dilepaskan, bukan? Bukankah mereka sedang berdoa agar Petrus dilepaskan? Kenapa mereka ujug-ujug menuduh itu malaikatnya Petrus?

Kisah Para Rasul 12:17: Bukankah Kisah Para Rasul 12:7 mencatat bahwa malaikat itu datang waktu malam, setelah Petrus tidur nyenyak? Kenapa setelah bersusah payah ke rumah Maria ibu Markus, Petrus justru pergi ke tempat lain malam-malam buta? Tempat lain yang didatanginya itu rumah siapa? Bukankah di rumah besar itu banyak orang sedang berkumpul dan berdoa? Kenapa Petrus justru ujug-ujug pergi? Kenapa Petrus justru menyuruh mereka untuk memberitahu yang lainnnya? Bukankah itu berarti Petrus memang tidak mau bertemu dengan yang lainnya?

Kenapa Petrus justru menyuruh mereka memberitahu YAKOBUS? Bukankah Yakobus sudah MATI dibunuh oleh Herodes? Kalau Yakobus yang disebutnya bukan Yakobus yang sudah dibunuh oleh Herodes, lalu Yakobus yang mana?

Handai taulanku sekalian, kesaksian Petrus tersebut benar-benar tidak sedap baunya. Kita imani saja? Imani bahwa menurut SBY kisah tersebut telah disadap oleh BIN? Ha ha ha …

Advertisements

9 thoughts on “Petrus Membual Diselamatkan Oleh Malaikat

  1. Waduh, kalau urusannya sampai mengaudit Alkitab, saya angkat tangan pak hai… krn kalau sdah sampe masuk k ranah itu jd lain urusannya.

    Bahkan, keberadaan kitab Kisah Para Rasul dan kitab2 lainnya di alkitab bs dipertanyakan lg, termasuk kitab tiongkok kuno pun, bahkan konklusi logisnya bisa sampai pd prtnyaan, ” bnar gak Alkitab itu wahyu atau benar kh jmlhnya segitu? Knp mesti 66 kitab?”

    Kalau udah bgtu, saya rasa poin gugatannya makin melebar entah smpai dimna.

    Jd, saran sya, cb ttp kan dulu standar itu semua agar memulai, menjlni, dan mengakhirinya terkesan lebih afdol, dan tidak memusingkan agar tdk sesat, tersesat bhkan menyesatkan.

    Maaf, pak hai, mungkin itu hanya ktidakmampuan saya memahami poin2 Anda di atas. **CMIIW.

    Terimakasih

    • Kita gunakan 39 kitab Perjanjian Lama dan 27 kitab Perjanjian Lama sebagai sumber pustaka dan standar kebenaran.

      Kita berpatokan kepada ucapan Yesus bahwa, “Tidak mungkin tidak ada penyesatan.”

      Kita sudah pelajari Perjanjian Lama dan menemukan fakta adanya penyesatan oleh YHWH.

      Kita juga sudah pelajari Perjanjian Baru dan menemukan fakta adanya penyesatan oleh Stefanus yang lalu dihukum mati oleh imam-imam Yahudi juga Agabus si nabi palsu serta Petrus, mungkin ada juga yang lainnya.

      Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

      Kita tidak percaya bahwa semua murid Yesus bahkan para rasul itu manusia tanpa dosa. Mereka juga manusia biasa. Itu sebabnya tercatatnya kisah mereka bukan berarti semuanya benar. kita bisa lihat bahwa tindakan Petrus mendiskriminasi orang non Yahudi itu salah. Kita gak mungkin bilang bahwa yang dilakukan oleh Petrus itu pasti benar karena dia adalah rasul Yesus.

      Ada kesalahan Petrus yang dibongkar oleh Paulus, kita bisa membacanya di Alkitab. Namun ada juga kesalahan Petrus yang tidak tercatat dalam Alkitab namun bila kita pelajari dengan teliti dan hati-hati maka kisa pun bisa melihatnya dengan gamblang. ITU

      Bukankah saya sudah sering memberitahu anda dan yang lainnya bahwa salah satu bukti kehebatan Alkitab adalah MENCATAT apa adanya saja sehingga tidak ada disembunyikan dan kita bisa melihat ITU kesalahan siapa? Dengan cara demikianlah kita MENARIK kesimpulan dan PELAJARAN darinya.

      Pelajaran apa yang kita dapat dari kisah Petrus membual diselamatkan oleh Alkitab? Ketika membicarakan Injil, kita pun sering seperti Petrsus yaitu MEMBUAL agar Injil itu kelihatan lebih menarik. bukankah kita juga sudah melihat tindakan yang sama seperti PEtrus yaitu yang dilakukan oleh Philip Mantofa? Membual dalam nama Yesus demi kemuliaan Allah?

      • Terima kasih pak hai hai utk respons-nya. Saya masih terus merenungkan jabaran anda di atas. Mungkin perlu berkali-kali saya membacanya ulang agar lebih paham. Sepertinya otak saya terlalu lamban untuk mengikuti semua yang Anda uraikan selama ini.

        • nggak masalah. Ada yang belajar satu kali langsung mengerti. Ada yang harus belajar 10 kali baru mengerti. Saya belajar ratusan kali baru mengerti. Karena selama ini tidak memberi tahu orang lain, maka mereka tahunya saya mengerti namun tidak tahu kalau saya belajar ratusan kali baru mengerti. ha ha ha …

  2. Matius 10:2-4 (TB) Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya,
    Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,
    Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.

    Kenapa Petrus justru menyuruh mereka memberitahu YAKOBUS? Bukankah Yakobus sudah MATI dibunuh oleh Herodes? Kalau Yakobus yang disebutnya bukan Yakobus yang sudah dibunuh oleh Herodes, lalu Yakobus yang mana?

    Ko, dari 12 Rasul, selain Yakobus saudara Yohanes ada juga Yakobus anak Alfeus, apakah Yakobus anak Alfeus yg Petrus maksudkan?

    • Yakubus yang dimaksudkan itu bukan Yakobus saudara Yohanes anak Zebedeus, dari ke 12 RASUL namun Yakobus penatua yang tercatat sebagai penulis kitab Yakobus. Dia adalah saudara Yesus.

      Pada keesokan harinya pergilah Paulus bersama-sama dengan kami mengunjungi Yakobus; semua penatua telah hadir di situ. Kisah Para Rasul 21:18

      Tetapi aku tidak melihat seorangpun dari rasul-rasul yang lain, kecuali Yakobus, saudara Tuhan Yesus. Galatia 1:19

  3. ————————–
    Kisah Para Rasul 12:6: Kalau takut Petrus kabur maka yang harus dilakukan sipir adalah memborgol kedua tangan dan kedua kaki Petrus serta mengunci pintu sel penjara juga menempatkan para prajurit untuk berjaga giliran. Memborgol Petrus dengan dua orang prajurit di sel penjara adalah tindakan bodoh.
    ————————–
    *Petrus dijaga oleh empat regu, masing-masing regu terdiri dari empat orang. Total yang menjaga adalah 16 orang. Selain itu dia dirantai dengan dua orang prajurit. Penjagaan yang demikian adalah penjagaan yang sangat ketat. Menyebut penjagaan sangat ketat seperti itu adalah sebuah tindakan bodoh, adalah pikiran yang bebal bin dungu bin goblok.

    ————————–
    Kisah Para Rasul 12:8: Selama Petrus diborgol, ikat pinggang dan sepatu serta jubahnya di taruh di mana ya? Memangnya ada gantungan baju di sel penjara?
    ————————–
    *Meletakan ikat pinggang, jubah dan sepatu apakah harus digantung ? kamu kurang wawasan ya Beng ?

    ————————–
    Kisah Para Rasul 12:10: Penjara itu di luar kota, makanya gerbang besinya menuju ke kota. Kemudian dikatakan, “Sesudah tiba di luar,” sebenarnya malaikat dan Petrus itu mau kemana? Ke dalam kota atau ke luar kota?
    ————————–
    *Ada empat kawalan penjagaan, tetapi malaikat membawanya hanya melewati dua kawalan penjagaan, mengapa begitu Beng ? Mana lewatan dua kawalannya lagi ? kok tidak dilewati ? Karena lewati dua kawalan itulah gerbang menuju dalam kota. sampek sini udin ngerti ?

    ————————–
    Kisah Para Rasul 12:7 mencatat bahwa ketika malaikat itu berdiri dekat Petrus, cahaya bersinar dalam ruang itu. Cahaya dari mana itu? Ketika malaikat dan Petrus keluar dari sel, apakah cahaya itu padam? Apakah ketika malaikat berjalan dengan Petrus keluar penjara sampai pintu gerbang, cahaya bersinar mengiringi mereka? Benarkah semua prajurit dan penghuni penjara yang lain juga penjaga gerbang kota dan masyarakat Yudea tidur sehingga tidak ada yang melihat cahaya malikat bersinar itu?
    ————————–
    *Coba kamu baca kembali ayat ayat tsb ya Beng, kali ini bacanya jangan sambil nonton upin dan ipin. Petrus mengalami peristiwa tsb, dalam kondisi yang tidak sepenuhnya sadar, sehingga dia menyangka mengalami penglihatan, dikatakan pula dalam ayat tsb, “Setelah sadar akan dirinya…”. Dari ayat tsb dapat diketahui kondisi Petrus saat mengalami peristiwa tsb. Sinar terang yang dimaksudkan oleh Petrus adalah sinar yang dilihatnya sendiri. Hal ini tidaklah aneh, seumpama saya hajar kepalamu ya Beng (seumpama loh) tentu matamu berkunang-kunang dan akan seolah melihat sinar terang haha. Tetapi yang dialami oleh Petrus, tentu bukan dia dihajar oleh Malaikat, saya hanya mencontohkan bahwa sinar terang bisa dari manifestasi apapun, tergantung situasi dan kondisi. Dan Petrus menyatakan bahwa dia ditolong oleh malaikat, dia tahu dari mana ? tahu dari buahnya Beng, buah kebaikan.

    ————————–
    Kisah Para Rasul 12:13: Petrus mengetuk pintu gerbang. Itu berarti rumah Maria, ibu Yohanes yang disebut Markus, besar sekali sehingga ada pintu gerbangnya. Rumahnya pasti besar sekali itu sebabnya di Kisah Para Rasul 12:12, dikatakan, “Di situ banyak orang berkumpul dan berdoa.”

    Kisah Para Rasul 12:14: Petrus mengetok pintu gerbang. Ketika budak bernama Rode itu mendengar suara Petrus, orang-orang lainnya tidak mendengarnya, itu berarti jarak antara ruangan tempat orang-orang itu bekumpul dan pintu gerbang lumayan jauh. Itu berarti rumah Ibunya Markus besar sekali.

    Kisah Para Rasul 12:15: Petrus hanya dipenjara dan dia belum dihukum mati oleh Herodes. Orang-orang dipenjara itu harapannya untuk dilepaskan, bukan? Bukankah mereka sedang berdoa agar Petrus dilepaskan? Kenapa mereka ujug-ujug menuduh itu malaikatnya Petrus?
    ————————–
    *Ini sekali lagi membuktikan bahwa penjagaan Petrus sangat super ketat, sehingga mustahil bisa meloloskan diri, sehingga merekapun menyangka itu malaikatnya bukan Petrus yang datang.

    ————————–
    Kisah Para Rasul 12:17: Bukankah Kisah Para Rasul 12:7 mencatat bahwa malaikat itu datang waktu malam, setelah Petrus tidur nyenyak? Kenapa setelah bersusah payah ke rumah Maria ibu Markus, Petrus justru pergi ke tempat lain malam-malam buta? Tempat lain yang didatanginya itu rumah siapa? Bukankah di rumah besar itu banyak orang sedang berkumpul dan berdoa? Kenapa Petrus justru ujug-ujug pergi? Kenapa Petrus justru menyuruh mereka untuk memberitahu yang lainnnya? Bukankah itu berarti Petrus memang tidak mau bertemu dengan yang lainnya?
    —————————
    *Petrus baru saja sadar, suasana batinnya masih labil antara takut tertangkap, antara takjub dengan apa yang telah terjadi. Dia mau pergi kemana, bukan urusanmu Beng. Haha.

    —————————
    Kenapa Petrus justru menyuruh mereka memberitahu YAKOBUS? Bukankah Yakobus sudah MATI dibunuh oleh Herodes? Kalau Yakobus yang disebutnya bukan Yakobus yang sudah dibunuh oleh Herodes, lalu Yakobus yang mana?
    —————————
    *Nah yang ini coba ditanyakan kepadanya nanti ya Beng. Saya juga tidak tahu. Petrus lagi baru sadar saat itu.

    —————————
    Handai taulanku sekalian, kesaksian Petrus tersebut benar-benar tidak sedap baunya. Kita imani saja? Imani bahwa menurut SBY kisah tersebut telah disadap oleh BIN? Ha ha ha …
    —————————
    *Yang saya cium bau yang tidak sedap, hanya dari mulutmu saja Beng, makanya kalau sikat gigi, jangan pakai sikat wc lagi yah Beng.
    ketawa gak ya ? ketawa deh. hahahahaha

    • “Satu orang saksi saja tidak dapat menggugat seseorang mengenai perkara kesalahan apapun atau dosa apapun yang mungkin dilakukannya; baru atas keterangan dua atau tiga orang saksi perkara itu tidak disangsikan. Ulangan 19:15

      ha ha ha ha …

      • Bengcu bertanya, siapa saksinya ? harus ada dua atau tiga orang yang menyaksikan peristiwa itu agar kesaksiannya sah, demikian Bengcu mencoba mbulet.

        Mari kembali ke laptop, maksudnya ke alkitab ya Beng, bukan laptop beneran haha.
        —————
        Kira-kira pada waktu itu raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat. Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang. Ketika ia melihat, bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh menahan Petrus. Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi. Kisah Para Rasul 12:1-3
        —————
        Siapa saksinya dalam peristiwa di atas ? yap, mereka adalah :
        1. Beberapa orang dari jemaat
        2. Prajurit yang disuruh oleh Herodes membunuh Yakobus, saudara Yohanes
        3. Orang-orang Yahudi yang senang hatinya melihat peristiwa tsb.
        Total ada berapa itu Beng ?

        —————
        Setelah Petrus ditangkap, Herodes menyuruh memenjarakannya di bawah penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit. Maksudnya ialah, supaya sehabis Paskah ia menghadapkannya ke depan orang banyak. Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah. Kisah Para Rasul 12:4-5
        —————
        Siapa saksi dalam ayat di atas ?
        1. Empat regu penjaga yang terdiri dari empat prajurit dan dua orang prajurit yang dirantai bersama Petrus.
        2. Jemaat yang tekun berdoa.
        Total ada berapa itu Beng ?

        —————
        Dan setelah berpikir sebentar, pergilah ia ke rumah Maria, ibu Yohanes yang disebut juga Markus. Di situ banyak orang berkumpul dan berdoa. Kisah Para Rasul 12:12
        Dan ketika ia mengetuk pintu gerbang, datanglah seorang hamba perempuan bernama Rode untuk mengetahui siapa yang mengetuk itu. Kisah Para Rasul 12:13
        —————-
        Siapa saksi dalam ayat di atas ?
        1. Orang-orang yang berkumpul di rumah Maria, ibu Yohanes
        2. Seorang hamba bernama Rode
        Total ada berapa itu Beng ?

        —————-
        Pada keesokan harinya gemparlah prajurit-prajurit itu. Mereka bertanya-tanya apakah yang telah terjadi dengan Petrus. Herodes menyuruh mencari Petrus, tetapi ia tidak ditemukan. Lalu Herodes menyuruh memeriksa pengawal-pengawal itu dan membunuh mereka. Kemudian ia berangkat dari Yudea ke Kaisarea dan tinggal di situ. Kisah Para Rasul 12:18-19
        —————-
        Siapa saksi dalam ayat di atas ?
        1. Para prajurit yang gempar
        2. Herodes
        3. Para prajurit yang disuruh memeriksa prajurit penjaga.
        Total ada berapa itu Beng ?

        Sudahkah kamu hitung seluruh jumlah saksi yang ada Beng ? Lebih dari tiga orang gak Beng ? ayo hitung yang benar ya kalau tak mau kutampar pantatmu haha.

        Apakah para saksi itu sah ? sangat sah sekalilah Beng, dari rentetan peristiwa-peristiwa tersebut, semua saksi berhubungan baik langsung maupun tidak langsung yang memberikan kesatuan sebuah kejadian yang auditable.

        Apakah para saksinya kompeten ? sangat kompeten sekali, bahkan harus dibayar nyawa oleh prajurit yang menjaga Petrus. Ini juga membuktikan bahwa tidak ada kerja sama kong kali kong antara prajurit penjaga dengan Petrus, yang membuat Petrus bebas melarikan diri dari penjara.

        Demikianlah sekali lagi bualan Bengcu gagal total. Fitnahannya tidak bermutu sama sekali. Sekali lagi Alkitab terbukti bukan omong kosong baik tulisan maupun kisah yang diceritakannya.

        Masih ketawa Beng ? mingkem sana ah, bau tahuuu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s